Save me

138 8 0
                                        

Dinginnya kota Daegu dan alunan angin segar yang menerpa wajah Soojung
semakin melengkapi kesendiriannya kali ini. Dengan tidak melihat sekeliling ia terus memantapkan derap langkahnya ke depan berharap-harap tak ada orang yang akan membunuh atau berniat jahat padanya. Soo jung yang parnoan.


Shhh

Samar samar ia dengar ada orang yang
merintih kesakitan'ah mungkin salah dengar' monolognya mencoba mengenyampingkan apa yang rungunya tangkap dan kembali melanjutkan perjalanan

"Dowajuseyo" (tolong aku)

Satu kata yang sukses membuat Soojung mematung ia yakin kali ini ia tidak salah dengar. Ia bisa dengar dengan jelas suara berat seorang pria yang sedang
membutuhkan pertolongan tak jauh dari tempat ia berdiri. Ia jadi bergidik ngeri sendiri sekarang entah itu manusia atau manusia-manusian, nyalinya seketika menciut sebagai manusia normal lainnya ia memilih mempercepat laju langkahnya tak memperdulikan apa yang detik sebelumnya ia dengar yang ia pikirkan sekarang yaitu rumah dan pulau kapuk favoritnya yang jaraknya tinggal sepersekian meter lagi. Cepat-cepat ia rogoh kunci didalam tas
kecil hitamnya, mencocokan dengan
kenop pintu sesekali memalingkan
wajahnya kebelakang untuk memastikan
keadaan

'Fyuhh'

Desisnya seraya menyadarkan
punggungnya dibalik pintu mencoba
menetralkan degup jantungnya yang
terpacu cepat layaknya telah bermain film horor 'Kira-kira siapa yang membutuhkan pertolongan tadi ya apakah itu manusia atau seolmaa..aah molla'

(mungkinkah)
(entahlah)

Lanjut membersihkan diri dan melakukan ritual perskincare-an
Dasar wanita
Soojung pun langsung merebahkan dirinya di atas spring bed ungu kesukaannya meraih ponsel diatas nakas dan tersenyum lebar melihat notif pesan yang masuk

[Jungkook oppa akan take off sebentar
lagi kau jaga diri ya di sana jangan lupa
kunci pintu rumah dan memberi makan
Snowy dalam beberapa hari aku akan
disini mengurus surat pindah Ning Ning]

[Arasseo, arasseo oppa safe flight~]

(baiklah)

Astaga Snowy!
Dengan sigap Soojung langsung pergi ke
arah dapur untuk mengambil makanan
Snowy dan menuju kehalaman belakang
tempat sahabat kecilnya itu berada anjing betina jenis pomerania putih yang telah bersamanya sejak duduk disekolah
menengah atas itu langsung masuk sembari menggoyangkan ekor kecilnya hal kecil yang mampu menerbitkan senyum diwajah Soojung setelah hari yang melelahkan ini. Semenjak menjadi seorang 'mahasiswi' Soojung memang menjadi super sibuk hingga terkadang tak ada waktu untuk mengurus sahabat kecilnya ini.

Disinilah Soojung sekarang di atas tempat tidurnya sambil terus menatapi langit- langit kamarnya mengeratkan selimut dan mencoba untuk memejamkan matanya. Guling kanan guling kiri 'aish insomnia lagi' Ada sesuatu yang mengganggu pikirannya hingga tubuhnya pun enggan tuk beristirahat.

'Aku harus menolongnya!'

The Truth UntoldWhere stories live. Discover now