Kayla baru saja keluar dari kamarnya setelah sejak pukul tiga pagi dia bangun namun tak mau keluar dari kamarnya. Sejak bangun, yang ia lakukan hanya menonton drama dari laptopnya. Entahlah, itu ia lakukan setiap hari Minggu.
Dan sekarang, Kayla memutuskan keluar dari kamarnya dan menuju halaman samping rumahnya yang terpampang sebuah kolam renang disana.
Sang mama dan papa sudah sibuk pergi bekerja. Hanya Kayla sendiri yang ada di rumah.
Kayla mengucek matanya yang sedikit lelah karena terus menonton drama sejak subuh tadi.
"Hoaammm capek banget badan gue" ucapnya sambil meregangkan seluruh otot tubuhnya.
Tiba-tiba saja, rintik air mulai mengenai nya dan membasahi tubuh Kayla.
"Loh?! Hujan?! Masih pagi! Langit nya juga cerah, apa sih?!" Emosi Kayla yang langsung kembali masuk berteduh di bawah atap teras samping rumahnya.
Ternyata bukan air hujan seperti yang ia pikirkan, itu air keran dari halaman sebelah rumahnya.
"Ohh.. heh! Siape lo?!" Omel Kayla kesal.
Ia lalu berlari keluar dari rumahnya dan menuju halaman depan sebelum akhirnya dia berdiri di depan gerbang rumah disebelahnya.
"Hay kay" ucap seorang laki-laki tersenyum nakal sambil menyirami tanaman di hadapannya.
"Haechan?!" Kaget Kayla saat tahu orang tersebut adalah Haechan, teman satu kampus nya.
Haechan mematikan saluran keran air nya lalu berjalan menuju gerbang rumahnya dan membukakannya untuk Kayla.
"Lo ngapain disini?" Tanya Kayla.
Haechan malah melipat kedua tangannya di dada sambil tersenyum sombong pada Kayla.
"Tebak dong" sahut Haechan.
"Lo numpang sama tetangga gue yah?" Oceh Kayla sesukanya membuat Haechan menatapnya datar.
"Seenaknya lo! Ini rumah gue kali" jelas Haechan membuat Kayla langsung tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.
"Dih malah ngakak" omel Haechan.
"Ya abisnya gimana yah.. gue ga percaya kalo lo bakal tetanggaan sama gue. Kaya mustahil aja gitu" ucap Kayla membuat Haechan menatapnya dengan nanar.
"Lo mau ngerendahin gue?" Ujar Haechan dingin.
"Engga dong.." balas Kayla.
"Kalo ga percaya yaudah. Mau mampir ga?" Tawar Haechan. Kayla tersenyum remeh padanya lalu menerima ajakan Haechan yang mengajaknya masuk ke dalam rumah tersebut.
"Mama! Ada tetangga nih mampir" seru Haechan memanggil sang mama, dibelakangnya ada Kayla yang hanya terkekeh pelan.
"Ehh.. loh?? Kayla? Tante kirain siapa" ucap mama Haechan sambil menghampiri Kayla.
"Lupa kalo kita sekarang tetanggaan yah kay" ucap mama Haechan membuat Kayla langsung mendatarkan pandangannya dan diam di tempat. Ia mulai malu sekarang.
Di hadapannya sudah ada Haechan yang siap menertawai nya kapan saja.
"Lo sih, gue kata kaga mau percaya" ujar Haechan namun Kayla tak mau menanggapi nya.
"Emm.. anu.. Kayla pamit pulang yah Tante.. mau mandi hehe" ucap Kayla berpamitan pada mama Haechan. Mama Haechan tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Kuy lah gue anterin" sambung Haechan dengan wajah nakalnya.
Kayla tahu setelah ini, pasti ia akan diejek habis-habisan sama Haechan karena kesalahpahaman tadi.
YOU ARE READING
Rules
Random"Kita udah jadi suami istri masa gamau tidur bareng?" "Ogah banget anjir! Lo tidur nya ngorok"
