S T R A I G H T

142 18 2
                                        

Ini hanya one shoot dan fiktif ya!

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Ini hanya one shoot dan fiktif ya!

Be smart readers, thank you 😉

.

.

.

🌻🌻🌻

"Kita akan menikah, kenapa tiba-tiba kau membatalkan semuanya? Bahkan hubungan kita yang tidak mudah ini juga kau hentikan. Ada apa denganmu, Tae? Apakah ada pria lain selain aku?" Kata Jungkook protes melontarkan banyak pertanyaan di apartement Taehyung.

Dia tidak ingin berakhir tanpa kejelasan. Namun, Taehyung yang dingin mendominasi hanya diam menyorotkan mata tajam. Sementara Jungkook masih menuntut jawaban. Hingga suaranya bergetar tak percaya, memang Taehyung ingin menyudahi ini semua.

Jungkook menghampirinya meraih tangan Taehyung yang segera dilepas kasar. "Tidak seharusnya kita memiliki hubungan seperti ini, Jung, ini salah. Aku ingin kembali normal. Keluargaku adalah prioritas utama. Ibuku sudah tua, dia ingin aku cepat menikah dengan wanita cantik dan segera memiliki anak-Dan itu tidak bisa terjadi jika aku menikahimu. Ibuku bisa terkena serangan jantung, jika tau kita bukan hanya berteman biasa melainkan sepasang kekasih. Kuharap kau mengerti." Tutur Taehyung lebih dewasa.

"Tae, kau tidak bisa memutuskan begitu saja tanpa persetujuanku. Berapa banyak waktu kukorbankan untukmu. Tidak bisa, Tae, aku sangat mencintaimu!" Keras Jungkook.

"Jangan keras kepala, Jung! Apa kau bisa memberiku anak dari rahimmu? Rahim saja kau tidak punya, bagaimana bisa kita menikah. Sekali lagi kukatakan, keluarga prioritas utama bagiku. Jadi, kumohon selesaikan hubungan terlarang kita mulai sekarang." Tegasnya.

Tau bagaimana perasaan Jungkook. Kecewa dan sakit menjadi satu. Air matanya sudah luruh membuat ujung hidungnya merah. Semula hubungan yang dijalani mereka secara sembunyi dan sudah direncanakan akan berakhir di altar hancur begitu saja.

Taehyung tidak peduli bagaimana hancurnya Jungkook saat ini. Dia membuka pintu ketika bunyi bel terdengar panjang. Dan pada detik itu pula saat pintu terbuka, seorang wanita datang memeluk Taehyung. Dengan sengaja Taehyung mencium mesra bibir wanita itu. Dia adalah calon yang dijodohkan sang ibu. Sebab Taehyung tak kunjung memperkenalkan wanita pada ibunya. Mendengar ibunya sakit keras, alhasil Taehyung terketuk dan mau menerima perjodohan itu. Meski dia tau konsekuensinya harus memutuskan harapan dengan Jungkook.

Perih dan terbakar rasa di dada. Jungkook kesal bukan main. Taehyungnya tidak tanggung-tanggung menyakitinya, bukan hanya sekedar ciuman, tapi lumatan panas dan touching pada daerah intim membuat Jungkook gerah dan harus pergi dari tempat itu sekarang juga.

🌻🌻🌻

Keesokan paginya Jungkook terbangun dengan kepala berat sekali dan seluruh badan rasanya remuk. Tatapan matanya mengedar kesegala arah untuk mendeteksi dimana, di tempat apa sekarang dia berada.

STRAIGHT || ONE SHOOTWhere stories live. Discover now