Prolog + Cast

578 70 21
                                        

Kadang, Bintang nanya sama Yudha: “Lo kok bisa suka sama Inda?”

Kalau ditanya begitu, Yudha cuma ketawa saja. Agaknya sedikit malu untuk menceritakan kisah cinta satu arahnya. Tapi, kalau boleh jujur, Yudha sendiri bingung kenapa dia bisa benar-benar kepincut dengan Inda selama lebih dari setahun. Aneh, memang. Kalau kata Bintang, sih, Yudha ini bulol. Bucin goblok.

Enggak salah, kok. Karena meski sudah saling kenal sejak MOS, Yudha sendiri seperti tidak punya itikad dekatin Inda. Iya, cinta diam-diam dan cuma bisa memandang dari kejauhan yang bikin Bintang kesal sendiri. Nanti kalau Bintang sudah ngomong, Yudha pasti pakai alibi kalau ngedeketin Inda itu sulit karena cewek itu selalu dikelilingi oleh dua teman cowoknya—Raka dan Orion—yang seolah menjadi penjaga pintu surga dan neraka. Kalau sudah begitu, Bintang cuma bisa diam saja karena memang bukan rahasia lagi kalau Orion dan Raka akan sangat menyebalkan kalau ada cowok yang dekatin Inda.

Berbicara soal MOS, Yudha jadi senyum-senyum sendiri. Dulu itu, Yudha satu kelas dengan Inda saat MOS. Saat membahagiakan meski waktu itu dia belum suka dengan Inda. Iya, kisah Yudha ini memang bukan cinta pada pandangan pertama seperti di film-film.

Inda itu cantik. Tapi, di kelas MOS Yudha dulu, masih banyak yang cantiknya setara atau lebih cantik dari Inda. Misalnya ada Bellatrix, Marsha, Karina—sebentar, kalau Karina ini cantik, sih, tapi bukan tipe Yudha mengingat wajahnya galak banget. Yudha memang suka tidak ngaca kalau wajahnya juga nggak kalah garang.

Kembali ke Inda. Alasan Yudha suka dengan cewek itu sebenarnya sederhana. Bisa dibilang terlalu klasik, jatuh cinta karena kebaikan.

Yudha lupa kejadian itu hari ke berapa, tapi dia sangat ingat kalau mereka disuruh membawa beberapa atribut. Lalu, teman sebangku Inda yang tak lain dan bukan adalah Karina, mulai heboh ketika dia sadar ada salah satu atributnya yang hilang. Tepat saat pengumpulan atribut, Inda dengan cepat memberikan atributnya pada Karina.

“Lari jongkok keliling lapangan lima kali!” suruh kakak senior yang bertanggung jawab atas kelas mereka. Mau tak mau Inda keluar barisan dan mulai berjalan jongkok.

“Lo bukannya bawa atribut ya, Ka?” tanya Inda pada seorang lelaki dari barisan kelas sebelah yang juga terkena hukuman. Mereka ngomongnya bisik-bisik, tapi anehnya Yudha bisa dengar. Sepertinya karena kekuatan cinta.

“Gak ada, Ubi. Ketinggalan,” jawab lelaki dengan nama plonco “Elsa Kekar” itu.

Yudha, yang mengamati semuanya, merasa bahwa Inda sangat mengagumkan. Lalu rasa kagum itu perlahan membuatnya selalu memikirkan Inda layaknya anak perawan yang lagi kasmaran. Dan di hari pertama ia sekolah dan tanpa sengaja bertemu Inda kembali, Yudha sadar bahwa dia telah jatuh cinta pada Inda. Pada kebaikan, senyum, dan segala tentang gadis itu yang ia ingat selama masa orientasi.

Begitulah kisah cinta Yudha dimulai dan tanpa sadar berlalu hingga setahun tanpa ada kemajuan.

 

Meet the cast

Meet the cast

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Perhaps LoveWhere stories live. Discover now