Ikatan

1.5K 77 6
                                        

"sekarang aku menjadi milikmu seutuhnya". Tutur billar sembari merangkul istrinya di kursi depan tv.

"aku janji akan menjalani tugasku sebagai istri dengan baik". Ujar lesti tersenyum lalu mencium pipi suaminya.

Jam digital yang terpasang di dinding menunjukkan pukul 21:30.

"sayang, waktunya untuk...". Billar mengatakan dengan gugup.

"untuk?".

"untuk kita menghasilkan bibit". Jawab billar.

"Aa? Bibit? Maksud kamu?".

Tanpa menjawab pertanyaan istrinya billar menggendong lesti dengan lengannya menuju kamar.

"sayang kamu siap kan?". Tanya billar.

Lesti sedikit mengangguk.

"oke bismillah". Billar pun melakukan hal itu sebagai tanda ikatan mereka sudah sah.

(hayo kalian mikir apa).

Mereka tinggal dirumah ayah billar yang sudah di serahkan sepenuhnya atas nama billar. Pak bram dan istrinya memilih untuk tinggal di apartement agar tidak menganggu kenyamanan anaknya yang sudah menikah.

"aku ingin segera menggendong cucu". Ujar pak bram.

"aku juga, rasanya seperti mimpi ketika melihat putraku menikah". Balas istrinya.

"semoga pernikahan mereka jauh dari kata perceraian". Tutur pak bram.

"aamiin".

Dirumah keluarga lesti.

"kedua anak kita sudah berumah tangga, sekarang saatnya kita menunggu kehadiran seorang cucu dari lesti dan adi". Ujar pak beni.

"ternyata kita sudah setua ini". Balas istri pak beni.

"kamu yang tua bukan aku". Ledek pak beni.

"apa?". Istrinya mengerutkan kening dan mengepalkan tangannya.

Melihat istrinya kesal, pak beni berlari menuju kamar seperti anak kecil.

"tunggu! Kamu harus tidur diluar!". Seru istri pak beni.

Mereka bercanda mengingatkan mereka pada masa muda saat itu.


--o0o--

Pagi cerah matahari menunjukkan sinarnya menembus semua tirai dari rumah billar.

Suara gaduh di dapur membangunkan lelaki berumur 25 tahun itu.

"suara apa itu?". Gumamnya lalu bergegas untuk turun.

Suara itu menuntun billar ke arah dapur, langkahnya tertehenti di depan dapur saat mendapati lesti memasak untuknya.

"inikah yang dinamakan suasana baru?". Gumamnya sembari memandangi istrinya.

Lesti sadar bahwa billar memperhatikannya. Wajahnya terlihat sangat malu dan beberapa kali mengalihkan pandangannya dari billar.

Billar tersenyum melihat istrinya yang gugup, lalu menghampirinya.

"kenapa?". Billar memeluk istrinya dari belakang.

"sayang awas aku megang pisau". Ujarnya.

"kamu terlihat gugup". Balas billar.

After MarriedStories to obsess over. Discover now