Semuanya bermula sebulan yang lalu pada saat itu kami memutuskan memasuki hutan yang tak jauh dari pemukiman desa, tujuan kami adalah mencari Rotan. Rotan adalah sebuah tumbuhan yang bernilai jual tinggi karena bisa dibuat menjadi kerajinan tangan, karena hal itulah kami memutuskan memasuki hutan untuk mencarinya. Kami memutuskan melakukan perjalanan selama 1 minggu ke dalam hutan selanjutkan kami menyiapkan segala kebutuhan untuk bertahan didalam hutan, setelah menyiapkan kami pun tidur dan bersiap untuk berangkat besok.
Dihutan tersebut sudah ada jalur yang dilalui warga untuk pulang pergi ke hutan dan ke desa karena memang hutan tersebut adalah salah satu tempat berburu dan meramu bagi para penduduk,dan di tengah hutan tersebut ada sungai yang mengalir melewati desa ini dan biasanya jalur air tersebut digunakan untuk pulang dan tentu saja itu adalah jalur pulang diakhir perjalanan kami nanti.
Hari nya telah tiba hari ini kami melakukan perjalanan ke dalam hutan melewati jalur yang sudah ada sampai kedalam hutan. Temasuk diriku jumlah kami ada 4 orang,3 orang adalah anak-anak muda Sekitar 20 tahunan dan salah satu tugasku juga menjaga mereka didalam hutan ini.
Aku pun menjelaskan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan didalam hutan, sudah menjadi pengetahuan umum jika memasuki hutan kita harus menjaga sikap karena kita adalah tamu ditempat tersebut. Selagi berjalan aku pun tetap menjelaskan kepada mereka dan mereka mengiyakan semua perkataanku.
Tak terasa kami sudah memasuki hutan lumayan dalam dan kami belum menemukan Rotan tersebut, tentu saja mencarinya tidak semudah itu karena itulah kami memutuskan perjalanan ini selama 1 minggu.
Kami pun memutuskan untuk beristirahat dikarenakan hari sudah gelap, kami mendirikan tenda dan membuat api serta memasak setelah kami makan salah satu anak mengeluarkan kan sebuah botol. Aku pun bertanya isi botol tersebut dan mereka menjawab bahwa isi botol itu adalah minuman dan tidak menjelaskan lebih lanjut. Aku tahu pasti kalau itu adalah minuman keras dan aku kembali mengingatkan hal-hal yang harus di taati dihutan tapi mereka tidak mengindahkan perkataanku dan terus meminum dari botol itu, karena sudah larut malam aku pun memutuskan untuk tidur.
Pagi pun datang aku bangun dan langsung merapikan tendaku dan setelah itu aku langsung memasak sarapan pagi. Kulihat 3 anak muda itu masih terlelap ya mungkin karena mereka mabuk tadi malam, setelah memasak aku pun membangunkan mereka untuk makan dan bersiap siap akhirnya setelah selesai makan kami merapikan barang-barang kami dan melanjutkan perjalanan.
Sudah lama kami berjalan dan hari pun menjadi sangat terik, kami pun memutuskan beristirahat sejenak didekat sebuah kolam sembari memakan makan siang. Saat makan pun mereka bertiga mulai bercerita tentang gadis-gadis dan berharap mereka ditemani seorang gadis dihutan ini. Aku pun kembali mengingatkan supaya menjaga perkataan mereka tetapi lagi-lagi mereka tidak mengindahkan nasehatku.
Setelah makan dan beristirahat sejenak kami pun melanjutkan perjalanan, tak terasa hari sudah berganti menjadi sore dan beruntungnya tak jauh dari tempat kami beristirahat sebelumnya akhirnya kami menemukan Rotan itu. Dengan perasaan senang kami pun segera memotong nya dan Mengulung nya supaya mudah dibawa karena struktur Rotan yang lentur jadi mudah menggulungnya dan membawanya, setelah merasa cukup kami pun memutuskan untuk pulang sangat beruntung ternyata kami mendapatkan lebih cepat dari perkiraan.
Kami pun memutuskan melalui jalur sungai yang biasa dipakai warga setempat, untuk itu kami pun mencari jalur bekas warga yang sudah ada untuk menuntun kami ke sungai tersebut. Sebelum matahari terbenam kami harus sampai ke sungai itu.
Matahari terbenam untungnya kami sudah sampai ke Sungai, disungai itu sudah ada kabin dengan 2 lantai akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat dan pulang ke desa besok pagi nya setelah kami merapikan barang dan makan malam aku pun memotong rotan dan merautnya supaya menjadi lebih tipis dan entah kenapa saat sampai di kabin ini aku merasa sangat cemas dan merinding dan aku pun tak tahu penyebabnya.
Waktu sudah menunjuk kan hampir tengah malam aku masih meraut Rotanku dan ketiga anak itu masih bercerita ria, tak lama kami pun dikagetkan dengan suara ketukan dari pintu dan suara panggilan dan entah kenapa rasa cemas dan takut menyelimuti seluruh tubuhku tidak seperti sebelumnya kali ini rasanya sangat berat sehingga aku sulit untuk bernapas.
Merespons ketukan dan panggilan itu salah satu anak muda itu membuka pintu dan kami sangat kaget karena yang muncul dibalik pintu adalah gadis-gadis muda. Para anak muda pun sangat senang dan segera Mempersilahkan mereka masuk tapi firasatku berkata lain aku yakin gadis-gadis ini bukanlah manusia, aku pun berusaha melarang mereka untuk mengundang mereka masuk tapi anak muda ini tidak mendengarkan kata kataku.
Waktu sudah menunjuk kan tengah malam setelah mereka minum dan bercanda ria ketiga anak itu pun membawa para gadis-gadis itu untuk tidur di lantai atas, aku masih memotong dan meraut rotanku dan salah satu dari gadis itu menemaniku sembari memaksaku untuk tidur dengannya dilantai atas aku tetap meraut tanpa menghiraukan ajak kan nya.
Saat anak-anak muda itu sampai di atas seketika keheningan menyelimuti malam itu suara gaduh atau pun suara tertawa dari mereka sebelumnya sekarang sudah hilang, aku pun berpikir apa yang terjadi dengan mereka apakah mereka sudah terlelap tidur? Secepat ini? Dan lagi aku merasakan perasaan cemas dan takut.
Gadis itu masih berusaha mengajakku untuk tidur dengan segala rayuannya tapi aku masih bisa menolaknya, entah kenapa saat itu ada bau yang sangat aneh dan tak lama sesuatu menetes dari atas dan sesuatu itu jatuh ke bahuku aku pun menyentuhnya aku sangat kaget karena yang kulihat adalah darah dan mungkin bau yang kucium tadi adalah bau darah. Jadi mereka ini benar-benar bukan manusia darah ini pasti milik anak-anak itu jika saja mereka mendengarkan perkataanku mungkin tidak akan terjadi hal yang seperti ini.
YOU ARE READING
"Wichita"
Mystery / ThrillerKisah empat orang dari desa yang memutuskan memasuki hutan untuk mencari sebuah bahan baku Rotan tetapi dengan ketidaksopanan prilaku mereka dihutan mengundang "Hal" lain..
