00-Awal baru

6 3 10
                                        

Aku Aliya, ini tahun pertamaku di SMA Sakura, salah satu sekolah paling populer di kotaku. Aku memilih jurusan IPS karena aku sangat suka bersosialisasi, ditambah aku tidak hebat dalam hal berhitung.

Semasa di SMP aku cukup terkenal, semua orang mengenaliku bahkan kelas satu sekalipun, semoga hal itu bisa terulang di sini. meski begitu aku belum pernah pacaran, mungkin karena standarku yang terlalu tinggi jadi susah mencari pasangan yang ideal. Kuharap nanti aku bertemu orang yang pas.

Aku melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kananku, jarum panjang menunjuk pada angka 7. "Sial sepertinya aku akan telat." Ucapku sembari mempercepat Langkah kakiku, akhirnya aku pun berlari sampai ke depan kelas.

Aku berhenti sejenak di depan pintu kelas yang megah, pintu yang tampak baru di cat, tak ada coretan sedikit pun. Kacanya pun bersih mengkilap, lantai yang bersih, papan kelas yang bertulisa IPS 3 terpasang dengan mantap. "Huu suasana kelas di tahun pertama emang beda." Pikirku.

Aku mulai membuka pintu setelah nafasku kembali normal, suasana pun seketika berubah. Suasana bising di luar kelas mendadak menjadi hening ketika masuk ruang kelas, semua orang memasang wajah canggung dan tak ada satu pun yang mengobrol. "Benar benar lucu, sebentar lagi kelas ini pasti akan berubah menjadi ruangan yang berisik, semua orang akan mulai mengobrol dan bercanda, anak laki-laki akan berlarian di dalam kelas, sedangkan perempuannya pasti sibuk bergosip. Hihi tahun pertama memang sangat menarik." Aku bergumam dalam pikiranku sendiri sambil berjalan menuju kursi kosong di pojok belakang kelas.

Tak lama kemudian seseorang memasuki kelas kami, rambut terurai dengan indah, sorotan mata yang cantik ditambah dengan kacamata merahnya, tubuh ideal dilengkapi dengan kaki yang panjang. Wanita itu sungguh menawan.

"Selamat pagi semuanya, perkenalkan nama Ibu Sri Permatasari, panggil saja Bu Sri. Mulai hari ini ibu akan menjadi wali kelas kalian, ada yang ditanyakan?" Ucap wanita yang baru hadir beberapa detik yang lalu itu.

"Ibu ibuu......" Teriak salah seorang cowok yang duduk di belakang.

"Yaaa ada apa yang dibelakang?" Saut Bu Sri.

"Buah mangga buah kedongdong, bagi WA-nya dong" Cowok tadi berteriak lagi namun kali ini dibarengi dengan tepuk tangan cowok yang lain.

"Adehhh kamu mah bisa aja deh! Iyaa nanti di akhir ibu tulis nomernya yah." Bu Sri menjawab sembari memasang wajah tersipu malu.

"Yaudah tanya tanya dilanjut nanti yah, sekarang kita perkenalan dulu aja. Kita mulai dari absen pertama yah.... Eeee Aliya yang mana aliya."

"Akuu buu." Aku menyaut dengan spontan.

"Ayo nak ke depan." Bu Sri menyuruhku untuk maju kedepan.

Aku pun berjalan ke depan, menghadap 34 teman kelas ku yang belum aku ketahui namanya. Aku berdiri di samping Bu Sri dan langsung memperkenalkan diri.

"Haiii semuanya namaku Aliya."

"Haiii Aliya." Sapa seisi kelas.

"Aku sangat suka memelihara hewan terutama anjing, aku punya anjing bernama Heri biasanya dia ikut kemanapun aku pergi tapi sayang nya tidak boleh bawa hewan ke sekolah hehe." Aku melanjutkan perkenalanku.

"Wahh keren Aliya ibu juga suka anjing lohh." Bu Sri menaggapi ku.

Aku pun langsung kembali ke tempat dudukku, dan absen pun berlanjut terus, sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan perkenalan ini. Namun ada satu cowok yang membuatku penasaran, dia bernama Raja, tinggi dan berotot namun kata katanya sangat lembut, tidak terlalu tampan namun sikapnya hangat. Kuharap suatu saat nanti kita bisa berteman.

Ditengah lamunanku tiba tiba gadis yang duduk disampingku menyapa "Heii, Heri itu anjng warna coklat kan?"

"Lahhh kok kamu bisa tau? Padahal tadi aku ga nyebut warnanya." Jawabku terheran.

"Ahh cuman nebak, kenalin nama aku Diana panggil aja Dina." Jawab gadis itu yang ternyata bernama Diana.

"Aku Aliya, salam kenal ya." Aku menjawab sembari mengajaknya bersalaman yang sekaligus menutup basa-basi kami.

To Be Continued

Aku dan DirikuDonde viven las historias. Descúbrelo ahora