Bersaksi cinta diatas cinta
Dalam alunan tasbihku ini
Menerka hati yang tersembunyi
Berteman dimalam sunyi penuh do'a
Sebut namaMu terukir merdu
Tertulis dalam sajadah cinta
Tetapkan pilihan sebagai teman
Kekal abadi hingga akhir zaman..
Matanya menatap sendu ke arah hujan yg sdg turun dgn derasnya, menghujani bumi dgn juta'an tetesan air langit seolah melampiaskan rindu pd bumi setelah 1 pekan tak turun mnyirami tumbuhan dan tanah yg mulai kering, Air matanya perlahan menetes mengalir lembut di pipinya, Adifah sdg patah hati saat ini patah hati terparah yg pernah ia alami, bagaimana tidak, seorg pria yg ia sapa dgn kata Abah itu kini telah tiada telah pergi meninggalkan kehidupan dunia berpisah alam dgn mereka yg masih di sini, walau Difah tau bahwa dia bukan anak kandung Abah tapi jasa & kasih sayang Abah semasa ia kecil hingga remaja akan sllu mmbekas di hatinya, ada banyak hal yg ia sesalkan salah satunya ia menyesal 3thn terakhir mereka tak memiliki kenangan indah yg bisa di kenang terakhir kali ia tertawa dan tersenyum bersama Abah itu ketika ia duduk di bangku SMP dan semuanya berubah sejak ia mulai masuk SMA Abah tak lagi pernah lembut kpd nya hanya pertengkaran yg kerap terjadi di hari2 mereka bahkan untuk menyebut nama Difah saja Abah enggan, yaah! ini semua juga bukan salah Abah atau Difah ini semua kesalahan ibu dgn masalalunya membuat Difah yg tiada bersalah mnjdi korban dari kebenaran yg terungkap 3thn lalu, Hatinya juga hancur saat mengetahui kebenaran jika dirinya bukan anak kandung Abah yg sllu ia sayang dan yg lebih menyakitkan adlh ketika ibu memberitahunya jika Ayah nya adalah sahabat Abah di masa muda dulu yg terlibat cinta diam2 dgn ibu pdhal ibu sudah tunangan dgn Ayah saat itu, hingga terjdilah hubungan terlarang & ibu hamil di luar nikah laki2 itu pergi meninggalkan ibu dan ibu merahasiakan kehamilannya lalu menikah dgn Abah, 2 minggu setelah tau jika ibu hamil tentu saja ibu merahasiakn tentang kehamilannya dari Abah dan akhirnya terbongkar semua rahasia itu setelah dtg sepucuk surat dari ssorg yg adalah Ayah kandung Adifah yg meminta maaf dan ingin bertemu Difah walau sebentar saat itu yg menerima suratnya adalah Abah dan Abah mmbacanya bagai tersambar petir amarah Abah memuncak bahkan Abah sampai di larikan ke rs karena sakit jantung nya kambuh ketika emosi dan syok mengetahui kebenaran yg sebenarnya tak diinginkan siapapun di rumah itu dan sejak hari itu rumah terasa bagai Neraka bgi Difah, dia kehilangan cinta Abah sayang Abah dan apapun yg di lakukan Difah adalah kesalahan di mata Abah, terlebih ketika Difah memilih bersekolah di SMA negri favorit di jakarta dgn biayasiswa karena prestasinya semasa SMP pdhal saat itu Abah bersikeras untuk memasukkan Difah dan adiknya Layla ke sekolah MAN yg nota bene pendidikkanya fokus pd agama, tapi karena Difah merasa jika dirinya bukan lagi hal yg harus di campuri oleh Abah segala urusannya dia bersikeras untuk menolak dan semakin menambah marah Abah pdnya, sejak itu Difah yg terkenal periang dan lemah lembut berubah mndji gadis yg petakilan dan ikut genk sekolah yg sering tauran Adifah juga selalu menolak suruhan Abah untuk menggunakan hijab bahkan Difah jarang pulang dan lebih memilih menginap di rumah teman2nya karena tak tahan setiap kali Difah pulang sekolah baru satu langkah masuk ke rumah Abah sudah memarahinya dgn segala macam tuduhan, walau bgtu Difah tetaplah siswi yg berprestasi di sekolah ia banyak memenangkan lomba2 dan ikut mengharumkan nama sekolah walau bgtu Difah tak pernah membertahukan segala preatasinya kpd siapapun seisi rumah bginya itu hal yg gk penting, bisa tersenyum dan happy saja sudah cukup tak perlu peran kelurga untuk melanjutkan hidup bgtulah fikirnya saat itu, ibu pun tak lepas dari sakit hati yg Abah alami ssorg wanita yg ia cintai dari dulu tega mengkhianatinya dan berbohong selama itu.. Bedanya Abah tak pernah memaki dan kasar kpd Ibu, Abah hanya tak pernah bicara kpd ibu dalam hal apapun,Abah seolah tak membutuhkan ibu lagi, satu2nya yg Abah sayangi dan yg sllu menenangkan hati Abah ketika Abah mengamuk kpd Difah adalah Lyla anak kandung darah daging Abah yg beda usia 1thn dgn Difah & sllu mndji anak yg penurut sopan sikapnya dan santun tuturnya disenangi banyak org istiqomah berhijab dan rajin terlebih Lyla juga mndji guru ngaji di masjid dekat rumah mereka sdgkan Adifah adalah bahan gosippan emmak2 sekitar,..
Ssorg mengelus lembut kepala Difah dan membawa Difah kepelukkannya "kamu harus sabar kamu harus kuat.. maaffin aku di saat2 terberat di hidup kamu aku malah harus pergi ninggalin kamu.. Aku gk mau ini tapi aku gk bisa berbuat apa2" ucap Zhein yg saat itu adalah pacar Difah semasa SMA, mereka berpacaran sejak awal masuk SMA, "gk apa2 zhein slagi kamu masih tetap ingat aku tetap cinta sama aku sejauh & selama apapun kamu pergi aku akan tetap nunggu kamu" ucap Difah menatap wajah zhein air matanya semakin deras mengaliri pipinya dan mati di bibirnya, zhein memegangi kedua pipi Difah "kamu harus janji sama aku kalau kamu akan nunggu aku kembali" Difah menganggukkan kepalanya dan mereka kembali berpelukkan, Baru semalam Abah pergi meninggalkan dirinya dan besok zhein juga harus pergi, keluarga Zhein memutuskan untuk pindah ke Amerika dan Zhein akan kuliah di sana tak tau kapan Zhein akan kembali, di hari yg hujan itu mereka hanya menangisi keadaan yg tak pernah mereka inginkan untuk terjadi namun mereka tak bisa memilih..
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Tuhan.. Aku tau aku bukan org baik tapi aku berhak bahagiakan? Aku pasrah dgn segala takdir yg kau beri dlm hidupku tapi pliss beri aku takdir baik kedepannya setidaknya biarkan walau hanya satu saja ssorg yg memberi cintanya kpd ku.. Elegi esok Difah..