"Selamat malam cantik." Ucap seorang pria berjas yang datang menghampiri ku.
"Malam juga."
"Kamu kesini sendirian? Kenapa tidak mau aku jemput?"
"Aku gak mau repotin kamu. Lagi pula kau tidak membaca pesan ku kan."
"Ah maaf sayang, tadi siang aku ada Meeting penting jadinya belum sempat buka hp."
"Gak apa-apa kok. Kamu malem ini sangat.. berbeda."
"Agatha kamu juga berbeda. Lebih cantik dari biasanya."
Aku tersipu malu di pujinya. Kenalkan ia James McLaren, cowo yang sedang aku dekati. Ia adalah pengusaha kaya berkebangsaan Amerika.
Aku sudah dekat dengannya kurang lebih 3 bulan. Aku bekerja sebagai sekertaris pribadinya. Ia memiliki perasaan kepadaku, lalu ia mengajakku kencan malam ini.
"Pelayan!"
"Ya ada apa tuan?"
"Saya pesan dua wine."
"Baik Tuan. Segera kami siapkan."
James adalah pengusaha sukses berumur 32tahun. Di umurnya berkepala tiga, ia belum memiliki istri.
Ia sangat baik kepadaku, membelikan semua barang yang aku mau. Bahkan ia memberikan aku 10 ATM miliknya dengan isi yang berbeda.
"James apa kau tidak ingin menikah?" Tanyaku sambil menatap matanya.
"Aku sangat ingin menikah, apalagi menikah dengan kamu Agatha."
"Ini pesanannya tuan."
"Terima kasih."
Aku menanyakan beberapa hal kepadanya sambil menggoda dirinya. Aku melepaskan sepatu ku dan meraba kakinya dari bawah sampai atas.
Aku menatap matanya dalam dan menarik dasinya untuk mendekat ke arahku.
"Kau ingin menikahi ku James?"
"Tentu! Kau adalah satu-satunya wanita yang aku cintai!"
Aku berjalan mendekatinya dan mengelus pipi putihnya itu. Aku menarik kerah bajunya dan melilitkan dasinya di lehernya sampai ia tercekik
"Uhukk.. Agatha apa yang kamu lakukan?"
"Apa yang aku lakukan? Harusnya kau bertanya kepada dirimu apa yang sudah kau lakukan!"
Aku menghajar wajahnya dan menarik dasinya agar lebih kencang di lehernya. Semua Bodyguard nya menatapku dan berjalan ke arah ku.
"Kalian! Hajar perempuan ini!"
"Oh kalian mau bermain keroyokan? Sini!"
Aku menghajar Bodyguard James yang bertubuh kekar dan lebih tinggi dariku. Semua Bodyguard nya berjumlah 10 orang.
Beberapa ada yang membawa senjata api. Namun sebelum mereka menembakkan nya aku sudah merebutnya dan menebaki mereka.
"Kalian pengecut! Beraninya hanya kroyokan dengan seorang wanita!"
Ketika aku selesai membereskan Bodyguard James, tim bantuan datang ingin membantuku.
"Kalian telat. Aku sudah membereskan semuanya, termasuk bosnya."
"Seharusnya aku tidak datang." Ucap seorang wanita berambut coklat. Ia adalah Catrine rekanku. Ia adalah teman satu angkatan ku yang paling baik.
"(Y/n) awas!"
Aku langsung salto untuk menghindari tembakan yang di luncurkan James. Memang laki-laki itu licik!
"Kau harus berlatih menembak James." Ucapku
KAMU SEDANG MEMBACA
My Favorite Agent [Daisuke x Reader] || Ongoing
FanfictionSeorang wanita cantik yang di tugaskan menjadi seorang guardian untuk pengusaha kaya raya yang sikapnya sangat dingin. (y/n) wanita yang dari kecil sudah di ajari menjadi seorang mata-mata sekaligus seorang bodyguard oleh orangtuanya. Ia bersekolah...
![My Favorite Agent [Daisuke x Reader] || Ongoing](https://img.wattpad.com/cover/254127952-64-k12369.jpg)