You're Mine!!! (Werewolf)

By dherolin

762K 62.2K 2.7K

Rate 18+!!! Bagaimana perasaan mu dikejar-kejar oleh pria-pria aneh dan bertemu dengan pria tampan yang terny... More

prolog
part 1
part 2
part 3
part 4
part 5
part 6
part 7
part 8
part 9
part 10
part 11
part 12
part 13
part 14
part 15
part 16
part 17
part 18
part 19
part 20
part 21
part 23
part 24
part 25
part 26
part 27
part 28
part 29
part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
part 35
Part 36
Part 37
Part 39
Part 40
Part 41
part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
Part 49
Part 50
Part 51
part 52
part 53
part 54
part 55
part 56
part 57
part 58
part 59
part 60
part 61
part 62
part 63
part 64
part 65
part 66
Part 67
Part 68
part 69
Part 70
part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
part 83
Part 84
Part 85
Part 86
part 87
Part 88
Part 89 (end)
sekuel
sekuel update

Part 38

5.5K 587 19
By dherolin

"Kau ingin tau apa yang di lakukan Nicole disini?" Alexa mengangguk menjawab pertaanyaan Aldrich.

ALdrich menampilkan smirk nya ketika otak nya memunculkan ide yang cemerlang untuk mengerjai Alexa. Aldrich memundurkan kursi yang ia duduki dan menepuk paha nya.

"Apa?" tanya Alexa yang tidak mengerti dengan Aldrich.

"Duduk." Aldrich menepuk paha nya memerintahkan Alexa untuk duduk di paha  nya.

"Kau ingin tau apa yang Nicole lakukan kan?" Tanya Aldrich lagi. Alexa mengangguk.

"Maka kemari akan ku beritahu."

Alexa mengkuti ucapan Aldrich dan duduk di paha Aldrich dengan menghadap Aldrich jadi mereka saling berhadapan.

"Apa Nicole melakukan ini?" tanya Alexa sambil mengerutkan dahi nya.

"Hmm." Aldrich hanya berdehem sambil mengusap pipi Alexa.

"Kenapa?"

"Apa?"

"Kenapa Nicole duduk dipangkuan mu seperti ini?"

"Karena kau tidak mau duduk sini."

"Ini aku duduk disini." Aldrich hanya berdehem menjawab Alexa.

"Apa hanya ini?" 

"Tidak." Aldrich menarik tengkuk Alexa dan mencium bibir Alexa dengan lembut. Alexa seperti biasa tidak bisa menolak walaupun sekarang pikiran nya tengah berkecamuk. Apa Nicole sebenarnya kekasih Aldrich? apa Nicole ada suatu hubungan dengan Aldrich? apa Nicole bukan pelayan pribadi nya Axton tapi...

"Jangan berpikir yang tidak-tidak," ucap Aldrich sambil melepaskan ciuman nya.

"Bagaimana tidak berpikiran yang tidak-tidak kalau kau dan Nicole melakukan hal ini," ujar Alexa membuat Aldrich tertawa.

"Kau tertawa?" Alexa menatap bingung Aldrich, dia belum pernah melihat Aldrich tertawa dan sekarang tertawa karena entah lah Alexa juga tidak mengerti.

"Kau ini lucu sekali." Aldrich menangkup kedua pipi Alexa.

"Jadi kau melakukan ini dengan Nicole?" Alexa terlihat lesu tidak bersemangat.

"Kenapa memang nya?" Aldrich tersenyum menatap Alexa.

"Tidak tau, aku hanya hmm... tidak suka."

"Kau cemburu?"

"Tidak. Aku hanya tidak suka," jawab Alexa.

'Ternyata Luna kita bodoh,' sahut Richy di dalam diri Aldrich membuat nya terkekeh.

"Bisa kau tidak melakukan ini lagi dengan Nicole?"

"Kau ini bodoh sekali." Aldrich mengacak rambut Alexa gemas.

"Aldrich aku sedang tidak mau bercanda."

"Aku juga."

"Sudah lah aku ingin tidur saja sudah malam." Alexa ingin turun dari pangkuan Aldrich tapi dengan cepat di tahan Aldrich.

"Aku tidak mengizinkan mu."

"Memang nya kalau ingin tidur saja harus meminta izin dulu pada mu?" 

"Tentu saja."

"Ck yasudah Aldrich izinkan aku untuk tidur ya?"

"Tidak."

"Kau menyebalkan sekali." Alexa memukul bahu Aldrich yang membuat nya justru tertawa.

"Jangan memakan kripik kentang terlalu banyak, ini efek nya kau menjadi bodoh." Aldrich memeluk Alexa sambil mengusap kepala Alexa.

"Ck Aldrich lepas kan." Alexa memberontak karena kesal dengan Aldrich yang mengatai nya bodoh.

"Kau juga bodoh, kau mengatakan aku milik mu tapi kau mencium wanita lain," ucap Alexa kesal yang sudah tidak memberontak dan membiarkan Aldrich memeluk nya. Aldrich tertawa mendengar ucapan Alexa yang benar percaya dengan ucapan nya.

"Astaga kau menggemaskan kalau sedang cemburu seperti ini." Aldrich semakin mengeratkan pelukan nya.

"Aldrich aku tidak bisa bernafas." Aldrich melepaskan pelukannya dan menatap Alexa.

"Aku tidak melakukan apapun dengan Nicole," ujar Aldrich masih dengan senyuman diwajah nya.

"Tadi kau bilang..." ucap Alexa terpotong ketika menyadari kalau dirinya telah dibodohi oleh Aldrich yang kini tengah tertawa.

"Kau membohongi ku."

"Itu kau tau."

"Ternyata Daniel lebih mending dari mu," sahut Alexa.

"Jangan membandingkan diri ku dengan nya."

"Terserah diri ku." 

Aldrich bersandar pada bangku nya dan membiarkan Alexa yang juga bersandar pada bahu nya sambil menguap.

"Nicole hanya mengantarkan kopi."

"Apa?" Alexa menegak kan tubuh nya dan melihat cangkir berisi kopi di meja Aldrich yang masih penuh.

"Kau minum kopi?" Alexa menatap Aldrich geli karena tidak menyangka saja dan menggelikan membayangkan serigala meminum kopi.

"Kau pikir bangsa kami tidak bisa minum kopi?" 

"Iya." 

"Kami tidak terlalu sebeda itu dengan manusia, kami juga makan dan minum yang sama dengan manusia." 

Malam ini mereka habiskan dengan saling bercengkerama menceritakan pengalaman mereka sebelum mereka bertemu, membicarakan perbedaan mereka, dan bahkan di sela pembicaraan mereka Alexa masih sempat nya mengejek Daniel. Dan berakhir ketika Alexa tertidur dipangkuan Aldrich.  

Sejak saat itu Alexa dan Aldrich semakin dekat, semakin sering mengobrol membicarakan segala macam apapun itu bahkan terkadang Alexa mengadu pada Aldrich ketika Daniel atau Jay mengejek nya. Seperti saat ini Jay sedang di marahi oleh Aldrich karena terus mengusili Alexa dengan Daniel yang tertawa puas melihat saudaranya itu.

"Kau juga kemarin dihukum kan," ucap Alexa yang sedang memagang pedang karena saat ini mereka sedang berada di tempat pelatihan dengan bersama Aldrich tentu saja karena untuk mengawasi Alexa yang utama dan untuk memantau yang lain nya yang sedang berlatih juga. 

Tempat pelatihan ini jauh lebih ramai ketika berita tentang penyerang pack lain sudah di umum kan oleh Aldrich dan mereka sedang berlatih bersiap-siap untuk perang kerana entah kapan peperangan antar pack itu akan terjadi. Aldrich sedang memikirkan banyak rencana apa yang akan dilakukan nya nanti.

"Ya itu kan kemarin, sekarang Jay yang sedang di marahi."

"Luna sudah beristirahat nya? ayo berlatih bertarung sekarang," ajak Hans yang tadi sedang beristirahat sama nya dengan Alexa yang sedang beristirahat karena tadi sudah berlatih dengan pedang bersama dengan Hans dan juga Aldrich. 

"Ayo."

"Sini pedang nya." Daniel mengambil pedang yang sedang di pegang Alexa.

Hans mengajari Alexa bertarung yang dengan cepat Alexa tangkap. Sangat mudah mengajari Luna nya itu pikir Hans. 

"Dia seperti sudah memiliki bakat menjadi petarung yang handal ya," ucap Daniel pada Aldrich yang baru kembali datang setelah memarahi Jay, berdiri disamping nya menatap Alexa yang sedang dilatih bertarung dengan Hans.

"Ya, tentu saja aku tidak salah dalam memilih pasangan."

"Tapi apa kau yakin dia mate mu? kau tau kan kita itu sudah ditakdirkan bersama mate kita," ucap Daniel.

"Apa aku terlihat membutuhkan mate ku sedangkan aku sudah memilih nya menjadi pasangan ku?"

"Tapi Aldrich bagaiama kalau mate mu datang?"

Aldrich diam saja tidak menjawab pertanyaan Daniel, karena menurut Aldrich itu bukan pertanyaan yang begitu penting bagi nya jadi tidak perlu juga untuk di jawab.

"Alpha," panggil Nicole yang menunduk kan badan nya. 

"Ya?" tanya Aldrich tanpa mengalihkan sedikitpun pandangan nya dari Alexa.

"Mengawasi Alexa bertarung lagi?" tanya Axton yang datang bersama Nicole.

"Seperti yang kau lihat," jawab nya.

"Ketika bertarung berkeringat seperti itu membuat nya jauh lebih cantik ya," ucapan Axton yang mendapatkan tatapan tajam dari Aldrich. Daniel menahan tawa nya melihat Aldrich seperti itu.

"Jangan memulai Axton!" ujar Aldrich yang sudah mulai mengeluarkan feromon mencekam nya.

"Aldrich apa kau lihat Hans kalah melawan ku." Alexa berlari kearah Aldrich sambil tertawa membuat feromon Aldrich memudar dan tersenyum menatap Alexa.

"Kau jauh lebih hebat sekarang." Aldrich mengusap Alexa.

"Ya tentu saja."

"Hai Alexa kau semakin jago ya, ayo bermain bersama ku." Axton menekan kata 'bermain' untuk mengejak adik nya itu.

"Tidak boleh," sahut Aldrich.

"Kau posesif sekali, dia kan adik ipar ku."

"Ku katakan tidak ya tidak." Aldrich menarik Alexa pergi dari situ membuat tawa Axton dan Daniel pecah.

"Kurasa dia sudah mulai menyukai nya," Ucap Axton.

"Kupikir sejak awal memang Aldrich menyukai nya." Dan mereka berdua tertawa.



TBC

Yok mana nih yg nungguin aldrich wkwkwk

Continue Reading

You'll Also Like

2.6M 252K 100
Rank 1 werewolf ๐ŸŒŸ 30 juni 2020 Rank 2 werewolf ๐ŸŒŸ 21Desember 2019 Rank 2 werewolf ๐ŸŒŸ 15 Januari 2020 R 18+ Skuy, Follow me and found the other ke ba...
1.2K 225 44
Zahra Alexsa Putri nekat menyembunyikan identitasnya demi mencari sebuah pertemanan yang tulus di sekolah. Menyamar menjadi gadis berkacamata, rambut...
384K 19.6K 39
Bagaimana jika matemu adalah saudaramu sendiri? Apa itu mungkin? Lalu jika itu benar benar terjadi. Apa yang akan kau lakukan? Menghianati keluarga d...
1.3M 28.4K 12
~ kenyataan pahit yang harus aku alami, di saat bersamaan meninggalnya ayahku, aku harus mengetahui bahwa orang tuaku selama ini bukan orang tua kand...
Wattpad App - Unlock exclusive features