"Kasih gue amanah, percaya sama gue"
🎉🎉🎉
S
eorang laki-laki dengan outfit boyfriendable berlari melintasi koridor mencari seorang junior yang menjadi target penerusnya.
"Jen!!!!"
Doyoung. Lelaki itu menepuk pundak jeno. Helaan napas terdengar dari jeno, dia udah tau alasan kenapa doyoung mencarinya. Dengan perlahan, jeno menolehkan kepala dan tersenyum tipis.
"Bang... Gue ga bisa" ucapnya lembut. Jeno ini lumayan jarang senyum dan sedikit ketus. Tapi untuk orang-orang yang dia anggap nyaman, dia bisa tunjukkin sisi lembutnya.
"Tapi cuma lo sama sarah doang nyet dari angkatan lo yang bertahan di UKM kita. Kalau ga lo, siapa lagi yang jadi ketua?!"
"Ya terus kalau gue ketua, staff gue siapa bang? ogah ah ogah!"
"Kan ada sarah"
Jeno terdiam beberapa saat, perempuan dari jurusan psikologi dari divisi acara. Kalau diingat-ingat, memang dari seluruh mahasiswa angkatannya, hanya dirinya dan sarah yang bertahan di UKM-127. Sarah sendiri bergabung karena Johnny, kakaknya.
"Adeknya bang Johnny? Duh ga yakin gue kalau dia mau, lagian gue ga terlalu deket sama dia bang"
Sebenarnya Jeno kurang suka dengan Sarah. Alasannya sih jelas. Sarah orang yang manja dan pecicilan. Menurut jeno, karena sarah adik Johnny, terkadang sarah pecicilan dan tidak bisa diam saat rapat.
Dan faktanya, sarah dan Jeno memang gak dekat. Karena Johnny sangat posesif.
Saking sayang dan posesifnya johnny ke sarah, sampai-sampai johnny pernah menonjok wajah yuta karena lelaki itu berani PHP-in adik kesayangannya.
"Pokoknya lo ketua, sarah juga jadiin kadib atau malah jadiin wakil lo aja, dia kan anaknya kreatif banget buat konsep acara. Soal staff yang lain, ntar gue sama alumni lain bakalan bantu, santai aja!"
Tanpa permisi, doyoung langsung berlari meninggalkan Jeno, lelaki satu itu ternyata sudah ditunggu oleh dosen pembimbingnya. Meninggalkan jeno yang mutung karena ia terpaksa harus menjadi seorang ketua UKM.
UKM yang saat kepengurusan doyoung diberi nama UKM-127 bukan organisasi formal seperti BEM atau himpunan.
Bahkan UKM ini gak memiliki struktur organisasi yang tetap, ada beberapa divisi yang memiliki staff, ada pula yang digerakkan sendiri oleh kepalanya. Semua dijalankan sesuai kebutuhan setiap divisinya. Dan, semua yang dilakukan oleh UKM dilakukan berdasarkan kesepakatan senja, yaitu rapat atau diskusi santai bersama sambil ngopi sore.
UKM ini masih tergolong baru. Dibangun oleh alumni mereka bernama heechul yang merasa acara kampus ga seru dan flat, heechul dan kawan-kawan nekat memberikan proposal untuk membangun UKM yang bergerak dalam bidang event organizer di kampus.
Sebenarnya, nama UKM ini juga tidak tetap. Setiap kepengurusan berbeda. Kalau tahun kemarin, angkatan doyoung memberi nama UKM-127.
Kenapa hanya tersisa jeno dan sarah diakhir kepengurusan UKM-127?
Sebenarnya sangat banyak mahasiswa yang ingin bergabung.
Siapa sih yang ga mau bergabung dengan UKM yang anggotanya adalah mahasiswa paling hits sekampus. Belum lagi setiap acara pasti ada anak UKM-127, hitung-hitung pansos dan tebar pesona.
Tapi ada dua alasan yang akhirnya ngebuat hanya Jeno dan Sarah yang bertahan di UKM-127:
1. Saking hits nya UKM-127, para maba justru insecure dan takut untuk daftar.
Gimana gak insecure kalau foto pengurus yang ditunjukkin ke maba saat MOS aja begini,
Mereka sampai sewa studio dan senjata mainan sebagai properti.
(Tolong abaikan mark dan haechan difoto ini 🙏)
2. Ada sih beberapa yang daftar ke UKM-127, tapi beberapa bulan bergabung mereka mengundurkan diri karena ga kuat. Ga kuat ngadepin ketampanan para kadiv, dan ga kuat karena harus bekerja ekstra supaya acara kampus sukses dan meriah. Mereka-mereka yang keluar karena ga kuat biasanya sih yang niat bergabung karena hanya ingin pansos dan hits, padahal tujuan UKM-127 untuk menyukseskan semua acara kampus.
Hingga akhirnya hanya Jeno dan Sarah yang tersisa.
🎉🎉🎉
Dengan enggan jeno mengeluarkan smartphone miliknya, membuka group chat UKM-127 dan mencari kontak Sarah.
Sarah seo
Sarah|
Ini Jeno|
Ntar bisa ketemu di padang rumput?|
Setengah jam lagi gue tunggu|
Sekali lagi, terdengar helaan napas dari jeno. Kayanya kehidupan kampusnya sebagai mahasiswa Kura-kura (kuliah rapat- kuliah rapat) akan berlanjut.
🎉🎉🎉
Lami menatap sarah dengan tatapan iba, antara kasian sama gemes sih sebenernya. Kasian karena sarah kayanya harus mengurungkan niat untuk gak jadi mahasiswa kupu-kupu tahun ini, dan gemes sama ceritanya sarah tentang kakaknya, Johnny.
Setelah selesai curhat dengan lami, sarah mengecek Hsmartphone-nya, udah jam 2:24 itu berarti ia harus pamit karena ia memiliki janji dengan jeno.
Padang rumput, panggilan para mahasiswa untuk sebuah lapangan luas dengan rumput pendek dan beberapa pohon rimbun, biasa dipakai oleh mahasiswa untuk kerja kelompok, rapat, atau sekedar kumpul dengan mahasiswa lainnya.
"Mii, gue cabut ya udah ditunggu hehe. Bye!"
Setelah berpamitan, sarah berjalan sedikit cepat dari kantin fakultasnya menuju padang rumput. Untung lokasi padang rumput berada di tengah-tengah kampus, sehingga jarak yang ditempuh sarah gak terlalu jauh.
"Oit!"
Jeno yang awalnya sedang mabar dengan temannya menoleh sekilas sebelum akhirnya kembali fokus ke game miliknya.
"Bentar sar, tanggung dikit lagi"
Sarah mendengus pelan. Padahal tadi dia jalan cukup cepat supaya jeno ga nunggu lama, eh malah sekarang dia yang disuruh nunggu.
"Jenooo lama lu! Iya gue mau!"
"Hah?!"
"Jadi wakil atau kadiv lu kan? Iyaiya gue mau. Semaleman gue diteror sama Ka johnny"
Semaleman Johnny ga keluar dari kamar sarah, ngebujuk supaya adiknya mau jadi wakil atau kadiv di kepengurusan UKM selanjutnya. Bahkan johnny sampai batalin janji dia sama gebetannya untuk ngedate demi ngebujuk sarah.
Sarah sebenernya gamau. Jeno tuh jarang senyum. Dia senyum ke orang yang udah dia nyaman aja. Padahal menurut sarah, jeno tuh kalau senyum manis.
Tapi, berhubung kakaknya yang bongsor itu rela ga ngebucin demi dia, dan banyak juga ide kreatif dia yang belum sempet direalisasikan di kepungurusan doyoung, jadilan sarah mengiyakan permintaan Johnny untuk menjadi wakil atau kadiv.
Perkataan sarah membuat Jeno langsung mematikan permainannya, membuat temannya misuh-misuh karna ia harus melawan bos sendiri.
"Serius? Tapi gue ga butuh orang yang cuma mau pansos atau ngeksis doang di UKM ini" tanya jeno sarkas. Iyalah, kalau dilihat secara kasat mata sarah ini sebelum kuliah cukup eksis dikalangan remaja karena punya kepribadian yang riang, pas masih maba dia juga terkenal sebagai adiknya Johnny, dan semakin eksis sejak bergabung dengan UKM-127.
Sarah memutar bola mata sebal, kalau cuma karena ngeksis atau pansos kayanya sarah udah ngundurin diri sejak minggu pertama deh. Lagian cukup posting foto bareng Johnny atau SG di akun instagram Johnny aja udah cukup pansos dan ngeksis kok, ga perlu repot gabung UKM. Sarah itu emang kepingin ikut UKM selain karena ajakan Johnny dan keinginannya untuk merealisasikan ide kreatif untuk acara, sarah punya alasan pribadi kenapa dirinya mau ikut UKM.
"Kasih gue amanah, gue usahain bakal kerja semaksimal mungkin. Percaya sama gue" ucap sarah mantap. Dia gamau dianggap remeh oleh jeno. Sebenarnya sarah sadar kalau ada beberapa orang yang menganggapnya remeh dan ga bisa 'bekerja' karena sifatnya yang manja dan pecicilan. Tapi kali ini sarah mau nunjukkin ke orang-orsng kalau dirinya bisa.
Teman Jeno yang tadinya rebahan di rumput sambil mabar pun spontan ikut mematikan HP nya dan duduk, "Kenalin gue Narayana Jaemin, panggilnya sayang aja ya hehe. Gue kadiv media yang direkrut jeno 20 menit yang lalu" ucap jaemin sembari mengulurkan tangan.
🎉🎉🎉