Bang Sug || Suga

Da dearpupies

7.1K 528 286

[Sedang di revisi per bab] Iya ini kisah Yeon Hee adek Suga yang jahilnya keterlaluan kata Suga Tapi, emang... Altro

Pertama
Kedua
Ketiga
keempat
Balapan (1)
Balapan (2)
Masih Balapan
PURA-PURA SAKIT
KETAHUAN (?)
CEWEK BARU
TANDA-TANDA
KELANJUTAN DAN BERITA BURUK
SEMUA TENTANG YEON HEE
KANGEN
PESAN SUGA DAN PERLAKUAN JIN
PULANG
PULANG KE RUMAH
Main Bareng Dan Pelukan
SERAGAM SEKOLAH
[BUKAN UPDATE]
JANGAN DULU
Malam Minggu
YA UDAH, BE HAPPY
NURUT
RAINY DAY
FLASHBACK
M A S I H F L A S H B A C K
RELA
One Fine Day
Lagi????
CONFUSED
PARAS(H)IT
Kebohongan Pertama
Psycho
Bogosipda
Marah Dan Nangis
Rencana

SAKIT

191 12 0
Da dearpupies


Semenjak keputusan Jisoo yang menyuruh Taehyung memperjuangkan cintanya, Taehyung jadi kembali ke dirinya yang dulu, yabg sellau merecoki kehidupan Yeon Hee.

           Lihat aja sekarang, masih jam 06:15, dia udah duduk manis di ruang tamu rumah Yeon Hee. Duduk sambil mainin ponselnya.

"Ngapain lo?"

"Eh bang, mau berangkat bareng"

"Punya mobil kan?"

"Lagi gak pengen nyetir gue"

"Lo pikir gue supir lo, gadak gadak"

"Bang sekali doang"

"Tae-"

Ceklek

"Bang Sug sarapan kita gimana? Kalau buat sempat g-"

         Yeon Hee yang keluar dari kamar Suga memutuskan ucapannya, melihat siapa orang yang sedang berhadapan dengan abangnya.

"Kebo gue udah cantik"

"Sekali lagi panggil kebo gue tabok ya"

"Bahasanya gak usah pakek lo gue" peringat Suga

"Abisnya dia ngatain mulu bang :("

"Kalau Tae yang ngatain Yeon Hee gak pernah marah biasanya" balas Suga

        Ucapan Suga berhasil buat Yeon Hee bungkam, rasanya gak bisa mengeluarkan kata-kata, pipinya lama kelamaan memerah dan panas.

"Itu panggilan spesial gue buat lo, gak usah marah, lo spesial"

Deg














"Spesial? Abang yakin Yeon spesial buat abang?"

"Iya"

"Kalo spesial kenapa kemaren-kemaren di tinggalin gitu aja? Kenapa kemaren-kemaren gak dipeduliin? Kenapa kemaren-kemaren didiemin aja? Kenapa kemaren-kemaren di cuekin? Yang gitu yang abang bilang Spesial?!!! IYA ???!!!"

             Oke. Taehyung sukses bungkam. Gak bisa berkata-kata lagi, bahkan untuk senyum pun gak bisa. Tapi tetap, dia kepingin balik kayak dulu lagi sama Yeon Hee. Mungkin ini karma untuknya.

"Dek, inget peraturan, gak boleh bentak yang lebih tua"

"Ck!"

Yeon Hee berlalu dari ruang tamu ke dapur.

"Gak usah sok sedih lo" ujar Suga yang melihat Taehyung dengan wajah sendunya mengikuti perginya Yeon Hee.

"Gue mesti gimana bang? Marah banget adek lo"

"Mampus aja sana Tae. Jadi cowok goblok banget"

"Bang ntar kalo Yeon Hee benci gue gimana?"

" Emang udah benci"

"Kalok dia gak mau mainan sama gue lagi gimana?"

"Emang udah gak main sama lo lagi kan"

"Kalok dia suka Jimin gimana?"

         Kali ini Taehyung keceplosan. Sampai-sampai Suga mengeluarkan senyum miring penuh arti miliknya

"Takut kesaingan Jimin? Lo beneran sayang sama adek gue?suka? "

         Taehyung salah tingkah, seharusnya bukan gini. Kenapa juga tadi dia harus keceplosan.

"Selamat mencoba, lo tau kan kalo mau sama Yeon Hee harus apa?"

Taehyung menelan ludahnya kasar.

"Paling enggak, harus siap gue tonjok"

"BANG SUG SARAPAN GAK USAH BAHAS TONJOK TONJOK TERUS"

           Suga berlalu menuju dapur. Mengambil posisi duduk di depan Yeon Hee yang udah duduk lebih dulu.

"Mana?"

"Apa?"

"Yang tadi mana?"

"Iya apa?"

"Yang tadi sama abang"

"Siapa?"

"Yang tadi ih"

Suga menjukurkan tangannya mengusap ouncak kepala Yeon Hee

"Kalau memang sayang bilang aja, ntar diambil orang galau lagi"

Yeon Hee cuma nunduk memegang sandwich yang udah dia buat tadi

"Yeon Hee gak sayang" lirihnya

"Tae! Sarapan sini"

"Gak bang gue sarapan di sekolah aja!! "

            Yeon Hee sama Suga yang ada di dapur cuma tatap-tatapan, kemudian dengan santainya Suga memberi kode agar Yeon Hee yang memberikan sandwich nya ke Taehyung sendiri. Alhasil Yeon Hee bangkit, bawa sepiring sandwich lengkap dengan segelas susu ke ruang tamu

"Cepetan, 5 menit lagi berangkat" ucap Yeon Hee menyodorkan makanan  yang dibawanya keatas meja ruang tamu tempat Taehyung yang tengah duduk sambil menatapnnya intens.

          Belum sempat Taehyung bilang makasih, Yeon Hee udah terlanjur pergi, meningglakan Taehyung dengan senyum simpulnya. Setidaknya dia masih diperhatikan oleh Yeon Hee, jadi dia tau, dia perlu lebih keras berjuang, setidaknya dia harus memperbaiki sikapnya lebih dulu dan meluluhkan hati Yeon Hee.

         Bukan masalah susah, tapi bukan gampang juga. Yeon Hee kalau udah gak enak hati, lumayan susah dibujuk, tergantung mood nya sendiri, mau baikan atau enggak.

          Selepas sarapan, Suga keluar, menghidupkan mobil, sementara Taehyung, berdiri dibelakang Yeon Hee yang sibuk mengunci pintu rumah.

"Cepet dek" ucapnya

"Hmm"

"Yeon abang minta maap ya"

"Gak!"

"Cepat!!" sahut Suga dari dalam mobil

         Baiklah, tampaknya Taehyung harus lebih sabar lagi. Setelah berhasil mengunci gerbang depan, Taehyung lengkap denganYeon Hee masuk kedalam mobil. Yeon Hee yang duduk disebelah kemudi, disebelah Suga, dan Taehyung yang duduk di kursi belakang.

"Bang Sug" panggil Taehyung

"Hmm"

"Gue gak dimaafin sama Yeon Hee"

"Oh"

"Udah?gitu doang bang? Bantu kek"

"Bang bilangin ke Yeon Hee dong, gue minta maaf"

"Dek si Tae minta maaf"

"Bilang bang Yeon Hee gak terima"

"Adek gue gak terima Tae"

"Sampein bang, gue minta maaf lagi"

"Dia minta maaf lagi dek"

"Masih gak Yeon Hee terima bang"

"Belom mau Tae" ucap Suga sambil terus menyetir

"Sampein bang mau apa biar di maafin"

"Ck, mau apa dek biar di maafin?"

"Sampein bang, masak gitu aja gak tau"

"Masak gitu aja lo gak tau Tae"

"Apaan emang?" ucap Taehyung spontan

         Terus dia melamun sebentar, Suga sibuk menyetir dan gak sama sekali sampein lagi kata-kata Taehyung ke Yeon Hee karena gak ada instruksi. Karena sadar ucapannya gak di sampein, Taehyung mukul pundak Suga.

"Sampein bang"

"RIBET BANGET SIH LO BERDUA! SATU MOBIL KAN? TINGGAL SAMPEIN SENDIRI APA SUSAHNYA SIH? LAGIAN SAMA-SAMA DENGER KAN?! BIKIN SUSAH AJA!"

       Sebuah amukan sukses keluar dari mulut seorang Suga, sukses membuat kedua orang yang ada di dalam mobilnya diam seribu bahasa.

" Yeon, mau apa? "

" Gak jadi"

"KALAU MAU BILANG MAU, GAK USAH SOK JUAL MAHAL" sambar Suga

"Abang!"

"Mau apa? Hmm?" ujar Taehyung lagi, kali ini sambil memajukan wajahnya menatap Yeon Hee dari samping

"Mekdi lagi mau?" tawar Taehyung

         Oke, sepertinya tawaran Taehyung adalah apa yang dimaksud Yeon Hee, buktinya Yein Hee gak mengelurkan penolakan.

"Oke, balik sekolah langsung ke sana"

        Setelah mengucapkan kalimat tadi, Taehyung kembali memundurkan badannya dan duduk sambil tersenyum.






































"Booking Mekdi satu hari full cuma buat Yeon Hee" ucap Yeon Hee

Taehyung yang tadinya santai dibelakang, langsung bangkit, dan majuin lagi badannya

"Yeon"

"Gak mau yaudah gapapa" balas Yeon Hee kelewat santai

"Bang gimana ni?" tanya Taehyung memelas meminta bantuan Suga supaya diringankan permintaan Yeon Hee

"Tergantung lo lah. Mau maafan ya penuhi, gak mau yaudah gak usah. Jadi laki-laki tegas"

"Gak bisa di ganti lagi dek?" tanya Taehyung

"Gak"

         Taehyung memundurkan kembali tubuhnya, mendesah pelan kemudian merogok kantong celananya dan mengambil benda persegi panjang pintar, mengetikkan beberapa nomor disana

"Halo, mbak bisa booking Mekdi buat satu hari ini?"

"......"

"Cuma buat saya aja mbak, iya"

"....."

"Oke mbak, sekitar jam 2 saya ke sana"

        Setelahnya Taehyung memutuskan sambungan telepon, Yeon Hee yang mendengar sedikit senyum.

"Udah abang pesen, ntar barengan kesananya"

"Bang Sug ikut ya"

"Abang gak bisa ikut, mau ada latihan dek" sambar Suga

"Yaaaaah terus pergi naik apa?"

"Motor abang nanti, abang suruh temen tabg ambil" sambar Taehyung

        Yeon Hee diam, gak merespon ucapan Taehyung, Suga melirik ekspresi adiknya dari kaca spion. Sedikit tersenyum kemudian menggeleng

"Dasar bocah"

****

        Mobil yang dikendarai Suga sukses memasuki area parkir sekolah. Ketiganya turun dan berjalan beriringan menuju kelas.

"Hai Tae"

         Sapaan yang baru saja keluar membuat ketiga orang yang tengah berjalan beriringan berhenti. Baik Suga, Yeon Hee dan Taehyung langsung refleks membalikkan badan.

         Taehyung tersenyum melihat seorang gadis yang berlari menghampiri mereka dengan senyum manisnya.

"Hai"

"Hehhe hai, eh, hai Yeon Hee"

"H-hai juga kak Jisoo"

"Duh yang udah pergi bareng, udah baikan belum?" tanya Jisoo menatap Yeon Hee

"Emmm belum kak"

"Belum? Tae belum minta maaf? Gimana sih?!" tanya Jisoo yang sudah menatap Taehyung kesal

"Nanti siang Jis"

"Kok harus nanti siang?"

"Biar spesial"

"Oooooh I see. Hehehhe dek, bareng kakak aja yuk ke kelas nya"

         Jisoo mengapit lengan Yeon Hee dan menarik Yeon Hee jakan kedepan meninggalkan Taehyung dan Suga dibelakang.

"Kayak orang gila lo, senyum sendiri"

"Adek lo jahat bang"

"Apa lo bilang? Kenapa adek gue yabg disalahin?!"

"Iya adek lo jahat, terus-terusan buat gue senyum-senyum gak jelas"

         Suga menatap Taehyung geli, manusia satu ini ternyata udah kembali normal, tapi sepertinya sedikit mulai tidak waras.

"Lo yakin yang lo rasain ke adek gue itu cinta? Kalau sebatas sayang ke adek, gimana?"

"Gue sebenernya juga masih kurang yakin, tapi untuk sekarang gue pengen sama Yeon Hee bang"

"Hemmmm, siap-siap gue tonjok lo ya"

******

Jam pelajaran pertama sukses terlewati, sekarang Yeon Hee tengah disibukkan dengan dua buah novel yang tadi pagi dia dapat dari Jisoo, kalau di pikir-pikir kenapa Jisoo gak sedih ya putus dari Taehyung. Pun, kenapa tadi Jisoo malah ngomong gak jelas.

FLASHBACK

"Yeon gapapa kan lengannya kakak gandeng?"

"Gak apa-apa kak hehehhe"

"Lucu banget sihhhh" ucao Jisoo sambil mencubit pipi Yeon Hee yang chubby

"Dek baik-baik sama Taehyung ya, kasian dia, frustasi banget gak ada kamu dihidupnya hahahaha udah kayak orang gila"

"Kak Jisoo, eummmm kenapa putus?"

Langkah kedua orang ini berhenti, Jisoo menghadap ke arah Yeon Hee, lalu mengusap puncak kepalanya, sembari tersenyum

"Taehyung sayangnya gak sama kakak, kakak juga ternyata gak bener-bener punya rasa ke dia"

"Terus kalau bukan sayang ke kakak, ke siapa?"

"Hemmmm entahlah, kakak juga bingung, Taehyung itu sukanya sama kebo, intinya Taehyung sayang ke dia"

FLASHBACK OFF


      Satu yang Yeon Hee fikirkan sampai saat ini, mulai dari dia membaca novel di jam pelajaran pertama tadi, hingga sekarang dirinya berjalan menuju parkiran setelah sekolah usai.

"Kebo? Ih ada-ada aja itu orang, masak suka sama binatang, emang ada ya? Aneh banget sih Bang Hyung"

Tiiin





Tiiin





Tinnnnn







"Ayok"

       Yeon Hee memberhentikan langkahnya dan menatap cowok di depannya yang sudah berada diatas motor-gede nya, lengkap dengan helm di kepalanya.

"Cepetan boncel"

"Iya iya ih, gak usah ngatain juga!"

"Dasar kebo boncel"

       Perjalanan mereka ke temoat tujuan sekitar 20 menit, Yeon Hee yang tadinya gak mau pegangan harus rela memajukan badannya dan melingkarkan lengannya diperut Taehyung. Ini semua juga ulah Taehyung, karena Yeon Hee gak mau pegangan, Taehyung sengaja mengencangkan kemudinya. Mencari kesempatan dalam kesempitan memang.

"Oke sampe"

"Kok sepi?" tanya Yeon Hee

"Tadi siapa yang minta di booking-in satu hari khusus untuk dia?"

"Yaudah sih biasa aja jawabnya"

"Lama-lama ngeselin ya, semenjak gak pernah jalan sama abang jadi berubah gini Yeon"

"Siapa suruh ninggalin"

"Oh gak mau di tinggalin nih?"

         Taehyung maju, mengikis jarak antara dirinya dengan Yeon Hee. Gerakannya sukses membuat Yeon Hee menegang dan diam seketika membeku.

"Gak bakal lagi kok abang tinggalin" bisik Taehyung di telingan Yeon Hee membuat si empunya bergidik ngeri.

"I-ih sana jauh jauh!" ucap Yeon Hee mendorong Taehyung

"Hahahahah ayo masuk"

          Taehyung mendahului Yeon Hee masuk ke dalam toko makanan cepat saji tersebut. Yeon Hee yang berjalan dibelakang, sukses berhenti di tempat begitu melihat dinding,

🎉🎆BANG HYUNG MINTA MAAF YEON HEE
JANGAN MARAH LAGI YA KEBO BONCEL-NYA ABANG😘 🎉🎆

           Sedikit senyum tercipta disana di bibir mungil miliknya, dengan cepat dia merogoh kantongnya, kemudian mengeluarkan ponsel dan memotret tulisan itu.

          Taehyung yang sejak tadi ada di sampingnya ikutan senyum. Ini bocah gampang banget luluhinnya, batin Taehyung.

Gemes-Taehyung

"Maaf" ucap Taehyung sambil mengacak rambut Yeon Hee

"Gak mau" ucap Yeon Hee

"Oh iya kan belum makan, pantes belom dimaafin, mbak menunya keluarin aja ya"

          Kurang dari 20 menit, seluruh menu yang ada di dakam daftar menu sukses mendarat di meja Taehyung sama Yeon Hee. Bahkan mejanya aja harus digabung, ada dua meja yang disatuin demi semua menu mendarat sukses di deoan mereka.

"Uwaaaaa banyak"

"Abisin" jelas Taehyung

            
           Tanpa babibu, Yeon Hee mulai memakan satu persatu, diawali dengan Cheese Burger yang di makan dengan brutal sampai-sampai mulutnya belepotan dan mengundang gelak tawa Taehyung

"Makannya pelan-pelan"

             Tangan Taehyung menjulur dan menyapu kotoran bekas saus di ujung bibir Yeon Hee, membuat Yeon Hee berhenti mengunya dan kemudian tersenyum.

"Bang Hyung gak mau makan?"

"Nanti aja, abang kenyang ngeliat lo makan"

"Bwang Hyung kenwapa hidungnya mewrah?"

"Telan dulu baru ngomong"

         Seakan patuh, Yeon Hee menelan makanannya lebih dulu, kemudian berucap kembali

"Hidung bang Hyung kenapa? Kok merah? Lagi sakit ya?"

"Gapapa cuma flu doang"

"Pantes dari tadi suaranya bindeng"

"Udah makan aja"

            Yeon Hee melanjutkan makannya, selesai dari cheese burger, dia membidik makanan yang lainnya, mengambil ini dan itu, membjat Taehyung yabg sedari tadi bersin-berain tertawa gemas.

"Bang Hyung, masa tadi kak Jisoo bilang abang gak sayang sama dia, emang bener?"

"Iya"

"Ih jahat banget lo bang, pacaran tapi gak sayang"

"Ya gimana, gue terlanjur sayang sama yang lain"

"Eh iya, sama gadis yang setengah kebo gitu ya bang? Emang ada?"

"Setengah kebo?"

"Iya kak Jisoo yang bilang, siapa bang Hyung? Ih sekarang mah gitu, maen rahasia-rahasiaan, ngoming-ngomong, setengah kebo, apa dia siluman bang? "

"Ohh hahahahaha iya abang sayangnya sama yang setengah kebo, makannya banyak, suka ngambek, jahilnya luar biasa."

"Siapa?"

"Ntar juga Yeon Hee tau"
Yeon Hee memberhentikan kunyahannya dan memgerucutkan bibirnya, memberikan wajah sedih ke arah Taehyung

"Kenapa?"

"Nanti kalau abang udah jadian sama si setengah kebo, Yeon Hee di tinggal lagi gak punya temen lagi dong? Cuma Jimin doang :("

"Yeon"

"Hmm?"

"Gak tau siapa yang dimaksud kak Jisoo?"

"Enggak"

"Bego banget sih, gak peka" ucap Taehyung yang kemudian menoyor kepala Yeon Hee

Hatchiiii






"Jangan minum es" ucap Yeon Hee yang melihat Taehyung ingin menyeruput es setelah bersin yang cukup mengagetkan banyak pegawai disana

"Mba minta air hangatnya boleh?" ucap Yeon Hee kearah pegawai yang ada di sana.

"Kalo abang sakit, ntar jagain ya"

"Enggak ah, ngapain? Yeon Hee tinggalin lah"

"Jahat, main ninggalin"

"Abang juga kemaren ninggalin Yeon Hee"

"Iya iya abang minta maaf"

Drrrt

Drrrt

Drrt

"Dek bunyi tuh" seru Taehyung yang melihat ponsel Yeon Gee bergetar

"Eh, Jimin"

"Halo Jim"

"..."

"Hah? Dimana? Kok bisa sih?!!!!"

          Yeon Hee meletakkan burger ketiga yang ada di tangannya ke atas meja, satu air mata lolos gitu aja dari mata cantiknya membuat Taehyung kebingungan.

"Kenapa?" tanya Taehyung saat Yeon Hee selesai menelpon

"Bang Hyungggg bang Sug  kecelakaan" ucapnya dengan suara bergetar diiringi tangisan

"Hah?!"

"A-ayo pulang, Jimin u-udah bawa bnag Sug ke rumah"

"Ayo ayo" Taehyung berdiri mengambil kuncinya dan meninggalkan Yeon Hee yang masih diam di belakang, sadar tidak ada pergerakan dari Yeon Hee, Taehyung berbalik

"Kenapa?"

"Ini makanannya sayang :("

         Ingin rasanya Taehyung tertawa sekarang, di tengah-tengah kesedihan masih saja sempat memikirkan makanan

"Bungkus aja ya" ucap Taehyung

        
          Ucapan Taehyung di dengar oleh pegawai disana, alhasil, Yeon Hee pulang sambil membawa banyak plastik di tangan kanan kirinya, di atas boncengan Taehyung sambil sesenggukan.

          Berselang tiga pukuh menit, Yeon Hee sama Taehyung berhasil sampai di rumah, Yeon Hee langsung turun dan berlari masuk ke dalam rumah

"Jangan lari nanti jatuh"

"Bang Sugggg!"

           Satu tempat yang Yeon Hee langsung masuki, kamar abangnya, seakan lumpuh dia jatuh ke lantai, melihat kondisi abangnya. Tidak ada baju yang melekat di badan, dan bahu yang di lapisi dengan perban.

"Abang~ hiks hiks"

"Ck, gapapa gak usah nangis" ucap Suga sanfai di atas kasur

"Kenapa gini??? Siapa yang bikin gini?! Sini biar Yeon hee marahin!!!"

"Udah sini, abang pengen peluk, orang lagi sakit juga di bentak bentak"

"Ya abisnya abang-hiks hiks hiks"

"Udah sini deket abang, itu jajan banyak banget siapa yang beliin"

"Bang Sug" ucap Yeon Hee sambil membuka sepatunya dan naik ke atas kasur, memeluk abangnya adalah kegiatan yang selanjutnya ia lakuin

"Jangan sakitttt, Yeon Hee takut"

"Enggak, gak sakit"

"Bang Yun mah gak pernah mau jujur, kalau sakit bilang, biar adek bantu obatin" ujar Yeon Hee melihat ke arah abangnya dengan tangis yang udah banjir di wajahnya

"Abang gak apa-apa, cuma kegores"

"KE GORES SAMPE DI PERBAN GINI?! GAK USAH BOHONG! YEON HEE GAK SUKA! KALAU SAKIT YA SAKIT AJA GAK USAH SOK BELAGAK GAK SAKIT!!"

"Hahahahhaa udah-udah, iya sakit dek tapi udah diobatin sama dokter"

"Apa susahnya sih bilang sakit, kalo adek sakit abang yang urusin abang yang bantu obatin, sekarang gantian dong"

"Yaudah sini obatin, peluk" ucapnya yang membuat Yeon Hee kemudian meringsek kedalam pelukannya

"Udah makan?" tanya Yeon Hee

"Udah tadi, dibeliin Jimin"

"Jimin mana bang?"

"Udah pulang, mau jemput adeknya tadi"

"Yeon Hee belum bilang makasih"

"Besok aja"

"Tadi bareng Taehyung, kemana orangnya" sahut Suga lagi

"Gak tau, mungkin lagi baring di ruang tamu, dari tadi bersin-bersin aja dianya"

"Hmmm sakit? Obatin gih sana"

"Gak mau, abang dulu aja, dia nanti"

"Nanti kalo dia mati, kamu galau lagi"

"Abangg ih, mana mungkin orang flu langsung mati, udah ah tidur aja, biar cepat sehat"

           Yeon Hee memeluk abangnya erat, membiarkan abangnya merasa nyaman, hingga tertidur,  sesekali diusapnya punggung milik Suga, air mata tang tadi menghilang, kini muncul lagi

"Jangan sakit bang Sug, Yeon Hee sedih"

          
           Tidak ada balasan, rupanya Suga sudah terlarut menuju ke alam mimpi. Yeon Hee melepaskan pelukannya hati-hati, memandang Suga yang tidur dengan damai, ada rasa sesak di dalam hatinya, orang yang dia sayang, orang yang paling berharga dihidupnya, harua luka seperti ini. Dia mengusap pelan pipi putih mulus milik Suga

"Jangan sakit-sakit Yeon Hee gak suka abang sakit, Yeon Hee sayang abang"

Hatchiiiiii

Seakan tersadar, Yeon Hee perlahan turun dari ranjang abangnya. Dia lupa sedari tadi dia meninggalkan satu orang yang juga sedang sakit.

"Bang Hyung"

"Hemm"

"Dimana?!!!"

"Sini, di sofa"

Yeon Hee menuju ke arah sofa, tempat yang tadi dimaksud Taehyung

"Bang Hyung, astaga"

          Yeon Hee terkejut, sampai di sofa Taehyung udah keringatan, seluruh bajunya bahkan udah basah, badannya panas

"Ayok ke kamar" jelas Yeon Hee

         Alhasil dengan sisa tenaga yang dimilikinya, Yeon Hee membopong Taehyung menuju ke kamar tamu yang ada di sebelah kamar Suga.

"Bang bentar ya, Yeon Hee ambil kompresan dulu"

"Yeonn, dingin"

"Iya iya ini Yeon Hee selimuti"

           Setelahnya, Yeon Hee ke dapur dan mengambil semangkuk air lengkap dengan handuk kecil di tangannya. Kembali memasuki kamar dimana Taehyung dia baringkan tadi, dengan telaten dia mengompres Taehyung.

"Makasih" ucap Taehyung lemah

"Gak usah banyak ngomong, tidur aja biar cepet sembuh"

          Taehyung menurut, dengan handuk basah yang menempel diatas keningnya dia menutup matanya dan berangsur menuju ke alam mimpi.

"Kenapa pada sakit sih"

           Yeon Hee menghembuskan napas jengah, dia khawatir, dua orang kesayangannya sakit di waktu yang bersamaan, baiklah sepertinya dia harus ke dapur menyiapkan bubur, nanti ketika dua orang sakit di rumahnya ini bangun agar bisa langsung mengisi perut.

           Tapi saat hendak bangkit, dia terduduk kembali, tangannya digenggam erat, di genggam erat oleh Taehyung.

"Temenin"

"Mau buat bubur buat bang Hyung sama bang Sug"

"Nanti aja, sini dulu biar abang cepet sembuh"

"Yaudah tidur aja bang"

"Yeon"

"Hmm?"

















"Bang Hyung sayang Yeon Hee"

Holaaaaaaa
It's pupies
Selamat datang  ke chapter ini
.
.
.
.
.
.
Terimakaish sudah mau membaca
Terimakasih udah mau menunggu cerita dari pupies yang masih berantakan
.

.
First of all
Pupies mau ngucapin
Get well soon Min Yoon Gi a.k.a SUGA

Dear Mr. Min
Please kalau sakit bilang sakit jangan disembunyiin
we love you
Cepat pulih cepat kembali sudah rindu sama omongan savage nya
Sudah rindu sama mukanya di atas stage
Always waiting for you

Happy reading gaisssss
Maaf atas segala jenis typo
.
.
.
.

Borahae
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜

Continua a leggere

Ti piacerà anche

5.1K 348 20
I'am Okey and Always Okey Forever ***** Insting seorang saudara tidak pernah salah. Sejauh apapun jarak kita, tidak akan membuat persaudaraan kita p...
3.7K 268 51
Kalau mau sukses ya mikir jangan plagiat karya orang!! Karya sendiri DI INGAT INI ITU KARYA SENDIRI HASIL DARI JIWA DAN RAGA. Berawal dari sebuah kej...
373K 20.5K 62
[SUDAH DITERBITKAN] ⚠SEQUEL: LIFE GOES ON⚠ "hyung maaf kan aku" jungkook sambil menunduk kan kepalanya. "kau tidak pantas berada di rumah ini" "lebih...
1.7K 78 16
Bercerita tentang ketiga sahabat yang bersekolah di SMA KEBUN SWASTA yang menjalani hari mereka bersama kakak tercintanya dan bertemu teman baru "pun...
App Wattpad - Sblocca funzioni esclusive