Putih Abu

By RahmaDewi_90

312 14 20

Apa yang membuat masa putih abu adalah yang tergokil di antara masa sekolah lainnya?? tentu saja karena masa... More

Nge'rujak
Ruang favorit
Sesuatu yang...
Perkenalan tokoh
Miss Nebeng
Tukang palak
Tuman Loe
Gebetan
Gebetan part 2
Kisah klasik
Kisah Klasik part 2
Hijau, awal mula
Asisten
Ikutin semua...
Rasa itu...
Rasa itu (2)
Ke'geer'an
TTM(2)
Senior cool
Renggang
Kelas XII
Sekapur Sirih
*kangen*

TTM

12 0 0
By RahmaDewi_90

KELAS X-6

"Anak-anak, tugas geografi hari ini, ibu mau kalian berkelompok mengukur garis lintang bujur suatu bangunan"

Rara masih diam terpaku. Ia masih mengingat kata-kata dari Ana,Ria, dan Lia. Kalau semenjak ia duduk sebangku dengan Rahmat, ia seakan ngga mau ngumpul-ngumpul lagi bareng mereka.

Kenapa Rara sebangku dengan Rahmat, bukannya sebelum ia duduk sama Ana.
Itu karena wali kelasnya prihatin dengan nilai Rahmat yang merosot dan darimana timbul ide beliau untuk Rara mengajari si cowok tengil tapi lumayan cakep lah ya😅.
Dan alhasil, Rara sebangku dengan Rahmat.

Dan itu juga membuat Rara dan 3 sohibnya merenggang jarang ngumpul.
Ana, meskipun jarang ngumpul tapi tetap tak ada niat menjauhinya.
Tapi berbeda dengan Ria dan Lia, mereka berdua cukup terlihat marah dan jengkel dengan Rara.
Jadinya, Rara merasa serba salah.

"Ra, loe ngelamun ya. Ntar sore kita ke kampus nyokap gue, kan kita bisa ngukur tuh karena bangunannya di lantai 3" Rahmat membuyarkan lamunan Rara.

"Ehh... maksudnya?" Rara bingung

"Kita sekelompok kan, sama Lola dan Sela" Rahmat memutuskan.

Rara hanya diam terbengong.
Perlahan ia mengangguk ragu tanda setuju, tapi ada sedikit kejanggalan di hatinya.

"Ra, kita sekelompok yukk, bareng Ria dan Lia" tiba-tiba Ana menghampiri duduk Rara.

"Oh ngga bisa. Rara udah sekelompok sama gue" sahut Rahmat seraya berdiri

"Ngga papa, loe sama Rara masuk kelompok kita" Ana masih tak beranjak dari depan Rara

"Mana bisa coy,gue sekelompok sama Lola dan Sela"

Pudar senyum Ana dari wajahnya. Tak seberapa lama Lia segera menggamit lengan Ana.

"Biar aja Na, kita bertiga aja" kata Lia dengan wajah kecewa dan marah. Tanpa menoleh ke arah Rara, cewek hitam manis itu merengut ke arah Rahmat.

Rahmat hanya ketawa lebar, seakan ia tak mau tahu situasi hati cewek di sebelahnya itu.

Rahmat menoleh tersenyum pada Rara. Rara tersenyum kecut. Badannya merosot pasrah. Dengan suasana hati yang serba salah dan ngga enak.
---
Bel istirahat bunyi.

Rara segera beranjak dari duduknya menghampiri tempat duduk Ria dan Lia yang berada di belakang.

"Hai..." Rara basa-basi.

Ria menoleh dengan senyum paksa. Lia pun tersenyum kecut saat Rara berdiri di depannya.

"Hai Ra.." Lia menyahut mengalihkan pandangannya ke buku di depannya.

Rara merasa canggung.
Sikap Ria dan Lia seperti itu, cukup mengganggu pikirannya.
Padahal dulu mereka cukup akrab dan tanpa canggung bercanda atau sekedar ngobrol ngalor ngidul.
Sekarang sungguh berbeda suasananya.

"Kelompok loe rencananya dimana, ngukur?" Lia memulai obrolan, walaupun di hatinya ia merasa malas untuk mengobrol dengan Rara 😔😔.

"Itu katanya ,di kampus nyokap Rahmat" Rara menjawab dengan terbata.

Ria sedari tadi hanya diam tak berkata mengulum senyumnya dengan terpaksa ke arah Rara.
Rara berpaling ke arah lain dengan sedikit kesal.

"Oh iya Ra..." kalimat Lia terputus saat Rahmat datang menghampiri Rara.

Rara menoleh sesaat ke arah datang Rahmat.

"Loe gue tungguin juga di koperasi, ngga datang-datang" celetuk Rahmat menghitam pelan kening Rara.

"Gue sengaja..." Rara menjawab.

Rahmat cemberut memandang Rara. Dan membelai kepala Rara dengan senyun lebar menampakkan lesung pipinya yang bulat.

Entah kenapa muka Rara berubah pink kemerahan. Tak mau terlihat oleh Rahmat, Rara berpaling ke Lia

"Kenapa tadi Lia?"

"Ngga jadi Ra"

"Tuh kan Lia gitu.." Rara memelas berusaha mencairkan suasana dan mengalihkan perhatiannya dari Rahmat.

"Lupa gue Ra" Lia berpaling ke buku yang di pegangnya.

Rara menoleh ke arah Rahmat.
Rahmat segera menggamit lengan Rara untuk beranjak dari situ.

"Ehh,gue mau di culik kemana..."

Rara ketawa lebar dan sesaat menoleh ke Ria. Ia melihat wajah Ria dengan cemberut dan seolah tak suka saat Rahmat menggamit lengan Rara.

Jleb...

*Bersambung...

RD051120 7.05 BPP

Continue Reading

You'll Also Like

52.6K 3.3K 43
Bukan cerita cinta semasa SMA yang romantis. Bukan kisah putih abu-abu, tentang cewek biasa yang pacaran dengan most wanted sekolah atau cucu pemilik...
122K 5.5K 51
SMA? masa dimana para remaja mengalami jatuh cinta dan indahnya dicintai, menjalin kisah klasik anak remaja, masa-masa diSMA Apakah kisah diSMA berla...
126K 7.9K 37
[Completed] My 1st story Masa putih abu-abu. Kata sebagian orang masa putih abu-abu adalah masa yang paling menyenangkan. Terutama jika berkaitan den...
13.6K 559 22
Satu hal yang Anne tidak sukai dari kehidupan SMA, tentang sombongnya anak borju, belagunya the most wanted, ngesoknya senior, dan menyeramkannya gen...
Wattpad App - Unlock exclusive features