Saat ini Eldan sedang menunggu sendirian di cafe.
"El?" Seseorang menyapanya dan tersenyum pada Eldan.
Eldan menatap wanita paruh baya di depan nya yang menyapa nya. Eldan tersenyum
"Duduk mah. Mau pesen apa? Biar eldan pesenin"
"Mamah minum aja" Ucap Wanita paruh baya yang menyebutnya mamah-Viola
Ya saat ini Eldan ingin bertemu dengan mamah nya. Ia sudah memutuskan untuk menerima mamah nya.
"Mah... Eldan mau ngomong sama mamah" Ucap Eldan
"Mau ngomong apa?"
"Eldan minta maaf pas di Restorant, Eldan bentak mamah. Eldan marah sama mamah. Maafin Eldan" Ucap Eldan menunduk
Viola tersenyum ia mendekat ke tempat duduk Eldan
"Mamah udah maafin kamu, itu wajar karena kamu kecewa sama mamah"
"Mamah juga minta maaf udah ninggalin Eldan, sama Papih" Ucap Viola
"Iya aku ngerti kok mah" Ucap Eldan
"Sekarang kamu mau menerima mamah?" Tanya viola
"Iya aku selalu menerima mamah. Aku sayang mamah" Ucap Eldan memeluk Viola
Viola membalas pelukan nya, dan menangis bahagia
"Mamah juga sayang kamu"
"Mari kita membuat lembaran baru sayang, kita buat sesuatu yang bahagia bareng bareng ya?"
"Walaupun mamah nggak mungkin bisa tinggal bersama sama kamu, pasti papih mu tak mengijinkan nya"
"Iya mah, eldan gak bisa tinggal bareng mamah, tapi papih ijinin Eldan bertemu bahakan jalan jalan bersama mamah"
Lalu mereka bercerita bersama.
***
Tak terasa saat ini Anya sudah lulus sekolah saat 5 bulan yang lalu.
Sekarang ia sibuk mencari Universitas yang akan ia masuki.
"Bagaimana berhasil masuk?" Tanya Desta, Anya melihat laptop nya sambil mencari namanya di daftar murid yang di terima di salah satu Universitas gajah mada.
"Alhamdulillah! Anya masuk yah!" Seruh Anya bersemangat, ia senang bisa masuk Universitas Gajah Mada, karena itu tak terlalu jauh dari daerah rumah nya, dan yang paling penting Rinda, Andra, Eldan masuk Universitas yang sama.
Ia bersyukur bisa masuk
"Selamat sayang, belajar yang bener, jadi orang sukses kelak nanti" Ucap Canzha memeluk putri nya sayang, begitupun Desta.
Sedangkan Zafran yang 1 tahun lagi akan lulus, senang Adik nya bisa mewujudkan impian nya masuk jurusan psikologi di UGM.
"Eh dek? Katanya Si dion kan di sana? Ngambil jurusan sama" Ujar Zafran
"Bener juga sih, kok gua lupa ya? Nanti gua tanya ah" Ucap Anya
"Eh si Andra, Rinda, sama Eldan di sana juga? Ambil jurusan apa?" Tanya Zafran lagi
"Iya mereka pengen yang deket aja,terus biar bareng Anya sih hahah"
"Andra, sama Eldan kurang tau sih. Kalau Rinda Dokter" Ucap Anya
Zafran ber Oh-ria.
"Belajar yang bener, kurang kurangin main" Ucap Zafran
"Siap Bos!" Ucap Anya sambil menghormat
***
Di rumah Eldan
"Kamu mau masih lamar Anya?" Tanya Arlan
"Mau lah pih! Aku udah lulus nih, jadi boleh kan lamar?" Tanya Eldan
"Menurut papih, kamu cari pekerjaan dulu, setidanya yang ringan. Agar kamu punya penghasilan sendiri, walaupun nanti juga kamu bakal pengang usaha papih, kamu harus susah payah dulu" Ucap Arlan
"Hm iya deh pih, tapi secepat nya aku mau lamar Anya"
"Takut di rebut sama cogan kulah tuh" Ujar Ghace
"Apaan sih! Lo tuh jomblo terus!" Ujar Eldan
"Heh! Gua juga ada kali di london"
"Palingan si siapa itu? Si Moritz kan?" Tuduh Eldan
"N-nggak!" Protes Ghace
"Alah bohong!"
"Udah jangan ribut ih! Kamu Eldam siap siapa nanti buat kuliah!" lerai Elna
***
Saat ini Anya dan Eldan sedang mengajak Anya untuk jalan jalan.
Anya sudah cantik dengan gaun berwana baby blue. Sedangkan Eldan sudah ganteng dengan jas berwarna abu yang baju dalam nya berwarna putih.
"Loh kita ngapain naik ke atas?" Tanya Anya saat mereka sudah memasuki salah satu restoran, dan Eldan menaiki tangga menuju atas. Yang anya tahu restoran ini tak ada meja di rooftop.
Eldan hany tersenyum, mereka terus menaiki tangga.
"Selamat malam mas, mbak. Silakan masuk" Ujar Pelayan yang membuka kan pintu untuk menuju rooftop.
Pintu terbuka membuat Anya takjub akan tempat ini.
Eldan telah menyulap nya sebagai tempat romantis, yang diisi satu meja, 2 kursi, yang di atas meja sudah ada makanan, lilin, bunga. Lalu di sekitar meja ada bunga yang bertaburan serta balon, dan Lampu lampu.
"Ini?" Tanya Anya pada Eldan
"Ini buat kamu" Ucap Eldan sambil menuntun Anya untuk duduk
"Aku janji setelah aku mendapat penghasilan sendiri, aku akan melamar mu"
"Saat ini, hari ini, jam ini, menit ini, detik ini. Beljani Revanya Larasayu telah di ikat untuk Eldan Angkasa Gionendra!"
"Mari kita berjuang sampai kita bisa bersama selama nya" ujar Eldan sambil memberikan Balon yang di bentuk bunga
Anya tak tahu lagi harus bilang apa, ia menerima balon bunga tersebut.
"I LOVE YOU ANYA!!!!" Teriak Eldan
"I LOVE YOU TOO ELDAN!!!" Jawab Anya tak kalah kencang.
Lalu mereka saling memeluk dan tersenyum.
"Mari kita berjuang bersama. Aku tak akan melarang mu berdekat dengan cowo di kuliah, asal kan tak berlebihan karena kamu harus jaga perasaan ku" Ujar Eldan
"Aku juga sama kamu boleh dekat dengan siapapun, asal tak berlebihan" Ujar Anya.
-------
Alhamdulillah tamat!!!!
04 November 2020!
AYO KOMENT!!!!!
NIH AKU BAGIIN FOTO FOTO MEREKA!
Eldan Angkasa Gionendra
Choi Soobin
Beljani Revanya Larasayu
Arin
Eldan & Anya
Andra Gamel Respati
Yeonjun
Ghani Afreza
Beomgyu
Marinda Raloyvia Gelora
Seunghee
Ghacelyn Avtares Verinda
Lisa
Satria Gojali Yudistoro
Kim Taehyung
Zafran Akmal Pangestu
Kai
Desta Natanio (Ayah Anya)
Jaehyun
Canzha Putri Renjani (Bunda Anya)
Mina
Arlandra Gionendra/Arlan Herns (Papih Eldan)
Kang Daniel
Elna Rafunzhel Anandia (Mami Eldan)
Tzuyu
Gimana?! Puas nggak?! Ayo dong koment!!!!! Dan vote! Follow juga yaw!!!!
Q&A ayok!!!!
-Anya
-Eldan
-Andra
-Ghani
-Zafran
-Satria
-Rinda
Ayokk di tanya!