Pagi ini Doyoung akan menjalani jadwal syuting iklan, tidak bersama member lain karena memang klien hanya membutuhkan satu bintang iklan.
Seperti biasanya Doyoung selalu bersemangat walaupun harus menjalani pekerjaan tanpa member lain. Dia tampak segar dan rapi diiringi langkah pasti berjalan menemui manajernya.
Dia belum tersenyum tetapi ada tanda-tanda bahwa hatinya sedang senang.
Doyoung membawa secarik kertas, entah apa gunanya kertas tersebut. Dia menyerahkan secarik kertas tersebut kepada sang manajer.
Managernya hanya tertawa kecil dan tampaknya paham apa maksud Doyoung.
"Kamu merasa lebih baik hari ini ya?? Sepertinya kemarin kondisimu sedikit kurang baik. Aku bersyukur melihatmu masih bisa bercanda", kata sang manajer.
" Tenang.. Aku baik-baik saja, tidak ada yang perlu dicemaskan", jawab Doyoung.
Mereka berdua sudah siap dan akan segera berangkat ke lokasi.
Dia berjalan menuju mobil namun saat akan keluar dari gedung agensi dia menabrak seorang perempuan yang membawa setumpuk kertas bergambar.
Doyoung sudah menunduk untuk bertanggung jawab merapikan kertas-kertas yang berserakan.
Namun Manajer Lee menahannya, kita harus berangkat lebih cepat.
"Haii Jee...", sapa sangat manajer kepada perempuan itu.
" oh.. Hai, aku Jee", sambil mengulurkan tangannya ke manajer Lee.
Manajer Lee dengan cepat membalas uluran tangan tersebut.
"Maaf, kami merepotkanmu mengenai kertas-kertas itu, tapi Doyoung sudah ditunggu oleh para kru. Kami harus berangkat sekarang", kata manajer Lee.
"Cepat pergilah, aku bisa menanganinya", jawab Jee.
Doyoung hanya diam sambil tetap menatap perempuan itu namun langkah kakinya sudah mengikuti manajer Lee menuju ke mobil.
"Dia staf baru ya? ", tanya Doyoung
"Oh.. Kamu belum tahu ya, dia pengganti manajer PR kita. Yerim akan segera menikah. Kudengar calon suami Yerim seorang konglomerat jadi dia tidak akan bekerja lagi di agensi kita", ungkap manajer Lee.
"Oh... Begitu, jadi dia yang sempat dibicarakan para staf. Aku dengar dia lulusan dari Michigan, US", jelas Doyoung.
" Wahh, ternyata gosip para staf sudah meracuni para artis ya rupanya.", ucap Manajer Lee sambil tertawa.
Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju lokasi syuting.
-------bersambung-----