The Continents Worlds

By StingSsS17

13.2K 2.2K 2K

Dimasa depan dimana teknologi canggih sudah membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, salah satunya ada... More

Chapter 01 : Create Character.
Chapter 02 : Weird Nickname
Chapter 03 : Lets meet irl.
Chapter 04 : Difficult Situation.
Chapter 05 : New Player Join the Harem!?.
Chapter 07 : Boss Room!?
Chapter 08 : Dead Man Treasure.
Chapter 09 : Title.
Chapter 10 : Narag Great Dungeon Boss.
Chapter 11 : Blue Bird Guild Leader.
Chapter 12 : Little Sister!?.
Chapter 13 : Zerelina Pisa aka Zeppy.
Chapter 14 : Let's Play
Chapter 15 : Grave of Lost Soul.
Chapter 16 : Undead Warlord.
Chapter 17 : Mistaken
Chapter 18 : Father in Law?.
Chapter 19 : For Real!?.
Chapter 20 : Mysterious Player.
Chapter 21 : What!?.
Chapter 22 : Developer.
Chaper 23 : Guild Phoenix Reborn in Another Dimension!.
Chapter 24 : Let's Level You up!.
Chapter 25 : Boss Room Again.
Chapter 26 : Play With You?.
Chapter 27 : My Little Sister are...
Chapter 28 : Pretty Strong.
Chapter 29 : I'll Help, Okay.
Chapter 30 : Strong?.
Chapter 31 : Corrupted Night Samurai.
Chapter 32 : New Companion.
Chapter 33 : Stampede.
Chapter 34 : Lets Go!.
Chapter 35 : Its Over.
Chapter 36 : Invitation.
Chapter 37 : Birthday Party.
Chapter 38 : Mother in Law?.
Chapter 39 : Is It Dream? or...
Chapter 40 : Guild Dungeon Raid.
Chapter 41 : The Abyss.
Chapter 42 : Gacha and Other World.
Chapter 43 : Cross Over.
Chapter 44 : Going Back.
Chapter 45 : Underground City
Chapter 46 : Underground City 2.0
Chaptet 47 : 'Shaking' Journey.
Chapter 48 : Glove of Water.
Chapter 49 : Cinder.
Chapter 50 : Memory.
Chapter 51 : L'esvoir.
Chapter 52 : Er'Fortress.
Chapter 53 : LeBlanc
Chapter 54 : Work As A Butler.
Chapter 55 : Cocktail Drink.
Chapter 56 : Convention
Chapter 57 : Intruder.
Chapter 58 - More Intruders.
Chapter 59 : Confession Night.
Chapter 60 : You Too!?.
Chapter 61 : Side-quest
Chapter 62 : Start Searching.
Chapter 63 : Dark Elf
Chapter 64 : Clash
Chapter 65 : Almost
Chapter 66 : Possessed
Chapter 67 : It's Over
Chapter 68 : Bow of Wind and...
Chapter 69 : Fourth Companion
Chapter 70 : Slumber Sailor
Chapter 71 : Another Memory?.
Chapter 72 : Others
Chapter 73 : Can you teach me?
Chapter 74 : Almost forget
Chapter 75 : The Aftermath
Chapter 76: Lord of the Sea
Chapter 77 : New Dagger
Chapter 78 : Something Weird?.
Chapter 79 : Start Exploring
Chapter 80 : Rose Kingdom
Chapter 81 : Strongest Mage?!.
Chapter 82 : Strongest Mage Life.
Chapter 83 : Revealed too soon? or...
Chapter 84 : Revealed.
Chapter 85 : It's a Trap!.
Chaptet 86 : Not Again!.
Chapter 87 : Teleported Again.
Chapter 88 : Just A Test?
Chapter 89 : You Might not Realize, but you did.
Chapter 90 : Let's Talk
Chapter 91 : Highest Non-believer.
Chapter 92 : Talks
Chapter 93 : Why Not Just Devour Everything?
Chapter 94: Another Apostle?
Chapter 95 : My Precious Past is You.
Chapter 96 : More Trouble.
Chapter 97: Back to the Game.
Chapter 98: Lord of Water Join the Harem.
Chapter 99: Compensation
Chapter 100 : PK Ambush.
Chapter 101 : Become a Target.
Chapter 102: Another Ambush.
Chapter 103: New Harem?
Chapter 104: The Start of the Great Hunt

Chapter 06 : Infested Crystal Cave

219 37 21
By StingSsS17

Mereka berempat tiba di tempat yang ditunjukkan di peta, Red juga masih diseret oleh OtakUdang dan MissV. Player - player yang melihat mereka hanya bisa geleng - geleng kepala dan menghindari mereka. Cukup mengerikan melihat dua orang player wanita menyeret seorang player pria sambil mengobrol santai, apalagi yang diseret justru terlihat menikmati keadaannya itu.

Tempat yang dituju mereka itu jauh dari keramaian player, tertutup oleh pepohonan yang rimbun serta berada diluar zona aman. Dungeon yang mereka temui juga sangat tertutup dan tersembunyi, jika tanpa peta yang mereka punya mungkin akan sulit untuk mereka menemukan jalan masuknya.

[Menemukan sebuah dungeon.]

[Infested Crystal Cave.]

[Karena menemukan dungeon ini pertama kali, mendapatkan tambahan exp 100% saat hunting didalam dungeon ini selama 1 hari.]

[Attention : Dungeon ini berisi monster berlevel 30 keatas!."] 

Saat melihat peringatan yang muncul dari sistem itu, mereka berempat memutuskan untuk sedikit mengatur strategi sebelum masuk.

OtakUdang dan MissV melepaskan genggaman mereka di kaki Red.

"Baiklah, dungeon ini 20 level diatas kami bertiga." ucap OtakUdang dengan serius kepada Cat Maid, sementara MissV membantu Red berdiri dan membersihkan debu yang menempel pada pakaiannya Red.

"Ditambah lagi orang goblok yang satu itu masih belum mempunyai armor apapun." lanjut OtakUdang lagi.

"Aku mendengarmu!."

"Karena Levelmu juga diatas level dungeon ini, maka kau adalah harapan kami untuk menyelesaikan dungeon ini." OtakUdang tidak menghiraukan Red.

"Tapi karena aku adalah seorang player mage aku tidak bisa bertarung di depan." ucap Cat Maid pula.

OtakUdang terlihat memikirkan sesuatu, tidak lama kemudian dia terlihat mendapatkan ide yang bagus.

"Kau bisa membantu kami dari belakang." ucap OtakUdang.

"Kami menahan monster yang kami tidak mampu lawan dan kau bisa menghabisi monster itu dengan skill milikmu." lanjut OtakUdang lagi.

"Itu ide bagus." ucap Red yang sudah berdiri disamping OtakUdang secara tiba - tiba dan membuat OtakUdang kaget.

"Siapa sangka kau bisa membuat rencana yang bagus." lanjut Red sambil menepuk - nepuk punggung OtakUdang membuatnya jadi sedikit kesal.

"Kalau aku mungkin sudah langsung terobos ke dalam tanpa rencana apapun."

"Aku heran kau bisa bertahan sampai sekarang." ucap OtakUdang.

Red tersenyum. "Kalian berdua yang menyelamatkanku." ucapnya sambil tersenyum dan mengusap kepala OtakUdang dan MissV.

MissV hanya bisa tersipu malu diperlakukan seperti itu oleh Red, OtakUdang justru mencubit Red tanpa mengatakan apapun dan melangkah menuju pintu masuk dungeon. Cat Maid yang melihat itu tersenyum kecil.

Mereka bertiga hanya menatap OtakUdang tanpa bergerak sedikitpun, OtakUdang jadi merasa risih.

"A-apa yang kalian tunggu?." tanya OtakUdang pada mereka bertiga sambil terpatah - patah, pipinya juga tampak memerah walau pun sudah sedikit berkurang.

Red, MissV, dan Cat Maid hanya tersenyum melihatnya, setelah itu mereka berempat memasuki dungeon itu.



.................



Saat mereka memasuki dungeon itu, mereka disambut dengan pemandangan yang menkjubkan, seluruh isi goa itu ditumbuhi dengan kristal bercahaya biru muda. baik di dinding goa maupun di pinggir goa semuanya dipenuhi oleh kristal bercahaya itu sehingga seisi goa bersinar terang.

Red mencoba mematahkan salah satu kristal, saat dia berhasil kristal yang dia ambil itu tidak bersinar lagi dan menghilang dari genggamannya. Hal ini berarti kristal tersebut tidak bisa diambil.

Mereka berempat menyusuri dungeon tersebut, saat sampai di sebuah belokan, mereka berempat menemukan tempat yang lebih terbuka, disana juga ada jalan lagi tapi dijaga oleh sekelompok monster berbentuk kerangka manusia yang ditumbuhi oleh kristal yang sama seperti yang tumbuh di dinding dungeon. 

Mereka menghitung jumlah monster yang menjaga jalan itu ada 12 skeleton, ke 6 skeleton itu membawa pedang panjang yang sudah rusak, sementara sisanya tidak membawa apa - apa.

Setelah mengetahui jumlah dari monster - monster itu, Cat Maid mengaktifkan sebuah skill.

"Firebolt!." ucapnya. Sebuah bola api sebesar kepala manusia mengarah ke arah salah satu skeleton itu.

Saat Firebolt milik Cat Maid sedikit lagi mengenai skeleton itu, dia menggerakkan tangannya kedepan membuat Firebolt miliknya menjadi tambah cepat dan menghantam salah satu skeleton itu, membunuhnya seketika.

"Wow, keren!." seru Red.

Firebolt yang membunuh salah satu skeleton itu masih ada dan masih dikendalikan oleh Cat Maid menghabisi setidaknya 7 skeleton yang ada diruangan itu sebelum akhirnya bola api itu menghilang. Kini skeleton yang tersisa mengarah ke tempat Red dan yang lainnya bersembunyi.

"Kuharap kalian bisa menghadapi sisanya." ucap Cat Maid.

Mereka bertiga mengangguk dan langsung menghadapi skeleton yang tersisa. ada 5 skeleton yang tersisa, 2 tidak bersenjata dan 3 membawa pedang.

"Kami berdua akan menghadapi 2 yang tidak bersenjata, kau hadapi sisanya." perintah OtakUdang pada Red.

"Oke, hmm tunggu dulu." Red menyadari sesuatu.

"Curang!." seru Red pula.

Kini Red ditinggal oleh OtakUdang dan MissV, dia jadi harus melawan 3 skeleton yang membawa pedang. Walaupun sudah rusak, tapi tetap berbahaya apalagi monster - monster ini berlevel 30.

"Tidak perlu khawatir Red, kubantu dari belakang. Kau hanya perlu menahan mereka dan akan kuhabisi mereka menggunakan skill Firebolt milikku." seru Cat Maid yang berada tidak jauh di belakang Red, dia tampak sedang menyiapkan sebuah skill dan menunggu momen yang tepat untuk menggunakannya.

Red mengangguk, dia pun langsung menggunakan dagger miliknya dan menyerang skeleton yang paling dekat dengannya.

Serangannya ditangkis dengan mudah oleh skeleton itu, tapi sepertinya hal itulah yang ditunggu oleh Red, Dia menggenggam pergelangan tangan skeleton itu setelah itu dengan kuat dia menendang lutut skeleton itu sehingga monster itu terduduk. Karena skeleton itu terduduk Red dapat dengan mudah membunuhnya dengan skill Dagger Thrust yang dia arahkan tepat di kepala skeleton itu.

Sementara skeleton yang kedua sudah di habisi oleh Cat Maid menggunakan skill Firebolt miliknya.

Kini satu lawan satu antara Red dengan skeleton terakhir. 

Skeleton itu menerjang maju, kini jaraknya sudah sangat dekat dengan Red. Pedang monster itu dan Dagger Red saling beradu, membuat percikan api tiap kali sisi tajamnya saling bertemu. Perbedaan level dapat dilihat disini, setiap kali Red berhasil menahan serangan skeleton itu di selalu terdorong mundur beberapa langkah. Walau begitu Red tidak merasa bahwa skeleton ini lawan yang sulit, bahkan tampaknya dia menikmati pertarungan itu, tampak dari senyuman diwajahnya saat melawan skeleton itu. Sepertinya hal yang sama juga tampaknya terjadi pada si skeleton, jika memiliki wajah juga mungkin skeleton itu tersenyum juga.

Pertarungan antara Red dan skeleton itu di tonton oleh Cat Maid, OtakUdang serta MissV yang baru saja mengalahkan lawan mereka. Pertarungan Red itu tampak seperti di film - film.

"Haruskan kita bantu?." tanya MissV.

"Sepertinya tidak perlu." ucap OtakUdang yang diikuti anggukan Cat Maid.

"Toh dia menikmatinya." lanjut Cat Maid pula.

Tidak lama setelah itu Red berhasil mengaktifkan Dagger Thrust miliknya dan mengenai skeleton itu tepat di tangan kanan monster itu, menghancurkan sebagian tubuh dari skeleton itu, menghabisi si skeleton dengan seketika.

"Kau benar - benar kuat." Sebuah suara terdengar, bersamaan dengan itu sebuah bayangan yang menyerupai skeleton yang Red lawan tadi muncul dihadapannya. Skeleton itu bertekuk lutut dihadapan Red sambil meletakkan tangan kanan didadanya, seperti ksatria yang tengah menghormati pemimpinnya.

"Izinkan aku, prajurit tidak bernama ini melayanimu. Wahai ksatria tak berpedang." lanjut bayangan skeleton itu.

[Crystal Skeleton ingin membuat kontrak denganmu, terima?."

Red serta teman - temannya terkejut melihat itu, siapa sangka hanya karena terlalu mendalami pertarungan hingga bisa mendapatkan sebuah kontrak dari monster yang dilawannya, mereka semua tidak pernah mengetahui bahwa hal tersebut dapat terjadi.

Red menatap kearah OtakUdang, MissV dan Cat Maid, mereka bertiga mengangguk dengan semangat.

Red tersenyum kecil.




"Terima!."





                                                                  To Be Continued






Hari Ke-4 menulis menggunakan komputer. Author mulai berpikir apakah punggung itu nyata? :v.

Continue Reading

You'll Also Like

4.6K 550 106
Sejak dia masih kecil, Issac tidak dapat meningkatkan kekuatannya tidak peduli seberapa keras dia mencoba, seperti dia dikutuk oleh para Dewa. Suatu...
7.9K 1K 31
Sinopsis Di tahun 2047 , terciptanya teknologi VR atau Virtual Reality yang sering disebut (VD-Gear), yang memungkinkan pemakai dapat memasuki dunia...
11.6K 1.1K 200
Sejak dia masih kecil, Issac tidak dapat meningkatkan kekuatannya tidak peduli seberapa keras dia mencoba, seperti dia dikutuk oleh para Dewa. Suatu...
13.3K 819 200
Lucien dipilih oleh Dewa Penjudi untuk berpartisipasi dalam Proyek Gerbang Surga. Tujuan mereka adalah membantu menyelamatkan dunia yang sedang sekar...
Wattpad App - Unlock exclusive features