OUR INCOMPLETE STORY

By savadise

50K 2.3K 183

FAN FICTION OF PRINCE MATEEN (SUDAH TAMAT) Bagaimana rasanya saat pergi berlibur ke tempat impian dan tiba-ti... More

1
2
3
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42 (END)
Kata Penutup

4

1.8K 101 0
By savadise


~♡~♡~♡~♡~

Natin Orlee,
Berwajah tampan dan sangat kharismatik. Berbadan gagah serta atletis dengan tinggi 183cm. Memiliki kelopak mata yang kecil dengan bentuk alis yang indah dan tidak ketinggalan rahang yang tegas serta bibir yang seksi.

"Saya mau makan disitu!" Unjuk Alona saat mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di wilayah Kensington

Natin melihat sebuah restoran Italia yang sederhana "Italian restaurant?" Tanyanya memastikan

"Ya, come on! I'm starving" Alona agak ngegas

"Oh, okay okay" Jawab Natin sedikit takut saat melihat Alona yang seperti macan kelaparan.

--------

"Kamu sedang liburan disini?" Tanya Natin membuka pembicaraan di sela-sela mereka sedang menikmati hidangan

Alona menelan kunyahan pizzanya dengan cepat, "Ya, how about you?" Tanya Alona balik

"Menurutmu?"

"I don't know. Hmm... ngomong-ngomong kok kamu bisa berbahasa Indonesia?" Alona sangat merasa penasaran dengan pria tampan yang ada di hadapannya.

"Ya karena saya sempat tinggal di Indonesia dan juga belajar Bahasa" Jawab Natin

"Wow, so intresting"

Alona kembali mencoba untuk memperhatikan wajah Natin ketika pria itu sedang fokus dengan piring yang ada di depannya.

Alona mengernyitkan matanya seakan-seakan sedang berpikir, ia merasa similiar dengan wajah Natin yang terlihat masih seperti Asian, "Kamu berasal dari Negara mana?"

"Tetangga dari Negaramu" Jawab Natin dingin.

Alona mengendus kesal karena Natin tidak menjawabnya dengan niat, "Dimana tepatnya?"

"Coba saja tebak"

Alona menyerah, sepertinya Natin ingin dianggap sebagai orang yang misterius olehnya.

"Kamu tahu tidak siapa saya?" Ucap Natin tiba-tiba

Alona mengernyitkan dahinya, "Kamu pemilik semua kuda-kuda itu bukan?"

Natin tertawa, "Hahahaha ya benar!"

Alona masih terus merasa penasaran tentang pria pemilik kuda itu, "Kamu bermain polo untuk pertandingan?"

"Ya terkadang. Tapi selebihnya adalah hobi"

"Oh ya, dimana tempat kamu menginap?" Tanya Natin sedetik sebelum menyuapkan pizza ke mulutnya

"Dekat sini kok"

"Nanti biar saya sekalian antarkan pulang ya?" Pinta Natin

"Sure, terimakasih sekali lagi ya. Sebenarnya kamu tak perlu repot-repot, lagian itu tadi hanya kecelakaan" Balas Alona

"Sekali lagi saya minta maaf ya" Natin masih benar-benar merasa bersalah

Alona hanya mengganguk sembari memberikan senyum yang manis dari bibirnya. Bagaimana bisa ia menolak permintaan maaf pria baik ini.

"Kamu tahu, saya suka sekali dengan kuda. Rasanya ingin sekali memelihara kuda tetapi bingung akan taruh dimana nantinya" Celetuk Alona

"Oh ya? Pantas saja kamu begitu bersemangat memotret kuda-kuda tadi sampai-sampai terseruduk" Timpal Natin yang langsung membuat Alona tertunduk malu.

"Besok saya berniat untuk mengajakmu berkunjung ke lapangan tadi. Kebetulan disana juga tempat pertenakan kuda untuk Polo. Saya akan memperkenalkanmu dengan kuda yang tadi sudah menabrakmu itu" Ajak Natin

"Yeah, sure. Dengan senang hati saya terima. Tapi, besok saya tidak akan diseruduk lagi kan?" Tanya Alona yang sudah takut duluan

"Hahahaha tenang saja. Kamu tidak perlu setakut itu. Pausa sebenarnya adalah kuda yang baik. Kamu lihat saja besok" Jawab Natin meyakinkan Alona.

Dengan sedikit tergesa Natin mengeluarkan smartphone dari kantong celananya, "So, give your whatsapp number biar besok bisa saya telepon"

"Okay, Here you go" Jawab Alona sembari menyodorkan smartphone dirinya yang berisi nomor teleponnya.

-------

"Oh, jadi disini tempat kamu menginap?" Tanya Natin saat ia baru saja mengantarkan Alona tepat di depan penginapan gadis itu.

"Ya, tempat ini cukup nyaman dan harganya juga tidak terlalu mahal untukku"

Natin mengangguk "Oh ya, bagaimana kalau besok saya traktir breakfast sebelum kita pergi untuk melihat kuda?" Ajak Natin yang berharap Alona menyetujuinya

"Ditraktir lagi? Kenapa kamu masih terus-menerus merasa bersalah?"

"Bukan begitu, saya masih merasa tidak enak hati saja padamu. Saya harap kamu menerima ajakan saya" Balas Natin kaku

Alona tersenyum, "Okay, besok pagi kamu jemput saya. Jangan sampai kesiangan, okay!" Alona pun menyetujui ajakan Natin

"Okay, I promise! thank you Alona. See you tomorrow, bye bye" Natin melambaikan tangannya ke arah Alona tanda pamit dari hadapannya.

"Bye Natin! Hati-hati dijalan" Alona tak lupa ikut melambaikan tangannya ke arah Natin yang sudah menaiki mobil.

-------

"Ya ampun mimpi apa gue semalem kok tiba-tiba ketemu orang seganteng Natin" Ungkap Alona di depan cermin sembari membersihkan makeup di wajahnya.

Alona mencoba menyentuh pundak kirinya, "Arrgghh... kayaknya pundak gue bakalan biru nih jadinya!"

"Roof was fallin', let me, love me, fallin', I just know,
Roof was fallin', let me, love me,
Gold up in my, gold up in my teeth"

Suara nada dering telepon Alona berbunyi, Oh ternyata Aiva yang meneleponnya.

"Hei, Va!"

"Woy, gimana keadaan lu? Beneran sakit nggak pundak lu? Hahaha"

"Sakit beneran anjir tapi gapapa sih soalnya yang punya kuda, orangnya ganteng hehehe"

"Hahaha kelemahan lu mah ngeliat cowok ganteng. Terus gimana tuh orang tanggung jawab nggak?"

"Tanggung jawab dong, terus tadi gue makan siang juga sama dia. Baik banget cuy orangnya! Gue dianterin sampe depan penginapan, terus gue di perlakukan kayak ratu soalnya dia punya banyak bodyguard gitu!"

"Hahaha pepet terus jangan sampe lolos. Eh btw, kok dia ngerti bahasa Indonesia? Emang dia orang Indonesia?"

"Gatau deh, jujur gue malu sendiri karena udah ngomong kasar di depan dia, kan gue kira dia juga nggak bakalan ngerti eh ternyata malah ngerti! Huhuhu malu banget gue. Eh, tapi dari cara dia berbicara tuh baku banget bahasanya! Gue sama dia aja ngomongnya jadi pake 'saya kamu' hahaha pas gue tanya dia dari negara mana, katanya suruh tebak sendiri. Misterius banget nggak sih?"

"Hati-hati lu sama orang kayak gitu, nanti lu diculik lagi. Kewalahan nanti gue sama ortu lu nyari ke London hahaha"

"Nggak lah Va, dari wajahnya tuh nggak keliatan kalau dia orang jahat malahan besok gue diajak sarapan bareng trus pergi ke tempat kudanya berdua sama dia!"

"Wihh gokil! Kayaknya dia udah nyaman tuh sama lu hahaha"

"Hahaha masa sih?"

"Lo itu perfect banget, Lon! Pasti dia udah jatuh hati sama lo"

"Lo jangan bikin gue kegeeran deh! Udah ah gue mau mandi dulu"

"Hahaha yaudah, lu hati-hati ya disana!"

"Bye bye zheyengkuu Aiva muaachh!"

"Ih najis" Balas Iva ketus

Kemudian Alona melanjutkan membersihkan sisa makeupnya diwajahnya lalu pergi membersihkan dirinya di kamar mandi.

-------

Alona termenung sejak beberapa menit yang lalu sambil menatap layar smartphonenya. Rasanya rindu sekali bermain sosial media. Terhitung sudah hampir 2 tahun ia vakum dari semua itu.

"Gue kan udah ngelupain mantan gue dan gue juga udah mencapai impian gue untuk ke London. Gapapa kali ya kalo gue aktif di sosmed lagi? Toh, udah nggak ada masalah apa-apa lagi" Batinnya

Dengan hembusan nafasnya, Alona menyetujui akan keputusannya. Dengan segera ia mendownload segala sosial media mulai dari Instagram, facebook dan twitter.

Ah, rasanya senang sekali saat pertama kali membuka aplikasi-aplikasi itu. Selama hampir 2 tahun ini Alona hanya menggunakan aplikasi Whatsapp saja, itupun untuk menghubungi keluarga serta kerabatnya.

Matanya terpana saat melihat foto-fotonya yang terakhir ia upload semasa SMA.

Alona meng-klik beberapa foto dirinya saat sedang berada di menara Big Ben untuk kemudian ia upload. Setelah ia memencet tombol kirim, terlihat langsung muncul beberapa like serta komen dari teman-teman lama sekolahnya.

"Gila! Ini lo, Alona? Beda banget lo sama pas SMA dulu!"

"Akhirnya lu comeback setelah ngilang dua tahun"

"Asik! Alona kembali setelah bertapa di dalam goa!"

"Lo ngilang 2 tahun tiba-tiba udah di London aja! Bangga banget gue ama lo"

"Mantan lo pasti nyesel ngeliat lo yang sekarang!"

Terlihat beberapa komentar di salah satu postingan fotonya. Alona tersenyum sendiri membaca komentar-komentar lucu dari para teman lamanya. Ah, seru sekali bermain sosial media.

"Besok gue mau foto banyak-banyak ah, biar bisa di upload!" Seru Alona.

~♡~♡~♡~♡~

Continue Reading

You'll Also Like

1.4M 182K 95
[Terbit ✔ Link shopee ada di bio] Menuju akhir dari balas dendam... (Revisi lanjutan di ver. novel ya...😁) Terlahir dari "Wanita Jahat" dan memiliki...
6.2M 318K 22
17 tahun Leane hidup di ranjang rumah sakit tanpa mengenal dunia luar. Setiap hari, ia hanya tahu rasa sakit karena keadaan tubuhnya yang lemah. Pada...
3.8M 375K 60
Lisa Tamara lulusan S1 universitas terbaik yang cantik dan cerdas di abad ke 21, ketika mengunjungi adiknya di rumah sakit tanpa terduga di perjalana...
27.9K 1.8K 52
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA YAA] Kehidupan yang tidak ada tantangannya adalah hal paling membosankan. apalagi jiwa yang sepi ini karena hidup sendirian...
Wattpad App - Unlock exclusive features