'아사히°Boy In Luv

De ceuury

70 9 0

Satu pengakuan dari laki laki bernama Asahi membuat hubungan mereka menjadi canggung. Lalu tiba tiba Asahi be... Mais

1

38 9 0
De ceuury

Senin, adalah hari yang paling tak disukai semua murid sejagat raya. Hari dimana seluruh keringat akan bercucuran karena panasnya matahari dipagi hari, dan membuat kepala mendadak pusing berjamaah.

Badan menjadi pegal, apalagi yang tak suka berolahraga.

Seperti Yunhee contohnya, sekarang dia sedang mendusel duselkan kepalanya di lengan Yoshi, untungnya laki laki itu hanya diam ketika merasakan keringat perempuan itu sudah menempel di lengan bajunya.

Hyunsuk yang berdiri disamping Asahi, langsung menatap jijik kearah Yunhee ketika baru menyadari perempuan itu sedang mendusel dilengan sahabatnya.

“Cabai, jangan deket deket temen gue.” Ucap Hyunsuk tak terima ketika temannya didekati oleh perempuan itu.

Yunhee menoleh ke arah Hyunsuk. “Yoshi diem aja, kok lo yang sewot? Iri bilang bos!” Sahutnya.

Hyunsuk yang mendengar itu hanya menatap sinis Yunhee lalu kembali menghadap kedepan ketika Pembina Upacara hendak membacakan Pancasila.

•

•

•

•

•

“Mba Yuyun yang cantiq, seperti kekeyi bukan boneka. Lo kemanain buku catatan gue hah?!” Tanya Haruto sedikit berteriak.

“Lah mana gue tau!” Sahut Yunhee tak kalah nyaring.

“Kan yang terakhir kali minjem itu lo!” Ucapnya.

“Ya gak usah ngegas juga sat!”

“Ya abisnya lo ngeselin!”

“Nih.” Jeongwoo melemparkan sebuah buku kearah Haruto yang tepat mengenai wajah gantengnya.

“Tuhkan! Suka nuduh gajelas sih lo!”

“Ya mana gue tau, lagian si Jeong kaga bilang mau minjem.” Elak Haruto lalu berjalan kearah bangkunya.

Yunhee menatap kepergian laki laki itu dengan tatapan sinisnya, lalu kembali bermain game BTS World diponselnya, berasa enak jadi Manager walaupun hanya didunia virtual.

Ponselnya berdering menandakan seseorang sedang menelponnya. Yunhee pun segera mengangkatnya.

“Paan?”

“Gue pulang agak malam, lo gak papa kan dirumah sendirian?” Sahut seseorang dari ponselnya.

“Gue ajak temen gapapa yaa?”

“Terserah, atau gue suruh si Asahi jagain lo?”

“Kaga! Kalo gitu gue mending sendirian dirumah.”

“Serah lo deh, udah ya gue sibuk nih.”

“Iya...”

'tutttt

Yunhee terdiam beberapa saat sebelum seseorang dari belakangnya tiba tiba berbisik tepat di samping telinganya, membuat sensasi berbeda tentunya. “Yaudah gue mau.”

Perempuan itu terperanjat kaget lalu menoleh kebelakang dimana seorang laki laki sedang terkekeh.

“Ngagetin!” Ucap Yunhee.

“Tapi temenin gue ke kantin.” Kata Asahi sambil memainkan ponselnya.

“Males.” Sahut Yunhee lalu kembali berbalik.

Dan dengan kurang ajarnya Asahi tiba tiba mencium leher belakang Yunhee, saat perempuan itu sedang mengikat rambutnya.

Hyunsuk yang baru saja masuk kedalam kelas untuk mengajak temannya ke kantin, seketika langsung terbelalak dengan kelakuan salah satu temannya.

“Woi Sahi lo ngapain?!” Teriak Hyunsuk seketika membuat satu kelas ikut menatap kearah Asahi berada.

Bagaimana tidak, laki laki itu melakukan hal yang tak seharusnya dilakukan di sekolah. Ya kalau diluar boleh saja, mungkin. Ah, bukan. Maksudnya bagaimana bisa seorang Asahi melakukan itu? Laki laki cuek dan dingin seperti itu.

“Wahhh, lo bahaya juga bang.” Ucap Haruto berpura pura seakan kaget dengan apa yang ia lihat barusan.

Sama seperti Haruto, semua teman sekelasnya pun kaget dengan apa yang dilakukan oleh kakak tingkat mereka, bedanya mereka benar benar kaget tak seperti Haruto yang berpura pura kaget padahal sudah tahu kalau Asahi sedikit mesum.

“Huaaa, leher gue ternodai.” Rengek Yunhee mempoutkan bibirnya.

“Lagian lo cabai ngapain godain temen gue sih?” Ucap Hyunsuk yang kini sudah duduk disamping Haruto.

“Sialan lo yaa! Sejak kapan gue ngegoda nih orang?!” Teriak Yunhee menunjuk kearah Asahi yang masih diam dengan wajah datarnya.

“Terus ngapain pake ngiket rambut didepan Asahi segala?” Tanya Hyunsuk memicingkan matanya kearah Yunhee.

“Apa hubungannya?!” Sahut Yunhee semakin emosi.

“Lo kan tau kalo cewe lagi ngiket rambut tuh keliatan menggoda.” Timpal Haruto dengan wajah yang membuat Yunhee tentunya ingin menamparnya.

Jeongwoo yang sedari tadi hanya diam langsung memukul wajah Haruto, entahlah terlihat seperti ingin dipukul pikirnya.

“Ngapain lo mukul muka ganteng gue?!” Ucap Haruto tak terima. Sedangkan Jeongwoo hanya mengangkat bahunya acuh.

Tak lama kemudian, Jihoon datang dengan wajah yang sedikit bingung melihat isi kelas yang seperti menyaksikan suatu kejadian.

Padahal kan hal yang biasa saat mereka datang kekelas adik tingkat untuk menjemput teman mereka, lalu mengapa wajah adik kelasnya ini terlihat kaget.

Ah, Jihoon baru menyadari keberadaan Asahi yang sedang duduk dibelakang meja perempuan itu.

“Ayo cepet kekantin, gue udah laper.” Kata Jihoon menghentikan tatapan sinis Yunhee kepada Haruto dan Hyunsuk.

“Kalian duluan aja.” Ujar Asahi melambaikan tangannya bermaksud mengusir teman temannya. Haruto yang melihat itu hanya menatap penuh selidik kearahnya.

“Gue yakin, dia bakalan goda Yunhee habis ini.” Bisik Haruto kepada Hyunsuk, membuat laki laki itu jadi merinding saat memikirkannya.

•

•

•

•

•

“Ikut atau gue cium lagi?” Asahi sudah berancang ancang hendak mencium pipi Yunhee sebelum perempuan itu memukul wajahnya.

Sungguh tak sopan sekali laki laki bernama Asahi ini, mau mencium orang sembarangan. Apalagi sekarang mereka sedang berada didepan kelas Yunhee yang kebetulan sedang ramai.

Dengan terpaksa Yunhee mengiyakan perintah laki laki itu untuk menemaninya ke kantin, tak mungkin ia harus menerima ciuman dari laki laki mesum seperti Asahi.

Entahlah, laki laki itu bertindak sangat tak sopan kepadanya akhir akhir ini. Apalagi saat abangnya dengan tak masuk akalnya menyuruh Asahi agar menjaganya. Sangat malang nasipnya.

Dan sekarang mereka berdua sudah berada dikantin dengan saling bergenggaman tangan, Yunhee pun tak sadar kapan tangannya bertautan dengan laki laki itu.

“Yoshi!” Panggil Yunhee ketika melihat laki laki itu berdiri tak jauh darinya.

“Gausah deket deket dia bisa gak?” Kata Asahi tiba tiba membuat Yunhee mengkerutkan keningnya bingung.

“Apa masalahnya?” Tanya Yunhee.

“Kalo gue cemburu lo harus tanggung jawab.” Yunhee terdiam mencoba mencerna dengan apa yang barusan dikatakan oleh Asahi.

“Woi bray! Udah kali pegangan tangannya ntar itu tangan lama lama jadi berdebu kalo dibiarin.” Teriak Mashiho kepada kedua orang yang sedang berdiri diam dengan pikiran masing masing itu.

“Bukannya kalo lama kaga nyentuh cewe jadi berdebu bang?” Tanya Junghwan sang maknae.

“Iya, tapi masalahnya yang di pegang Sahi kan bukan cewe.” Sahut Hyunsuk membuat orang orang dimejanya tertawa.

Tak jauh dari mereka, Yoshi terlihat berjalan menuju kearah Asahi dan Yunhee. Haruto yang melibat itu langsung heboh sendiri. “Yoshi keanya mau nyamperin mereka!”

“Lah terus kenapa?” Tanya Doyoung bingung melihat tingkah Haruto.

“Lah mereka kan––”

“Diem lo.” Potong Hyunsuk membuat semua orang dimeja tersebut ikut terdiam, padahal yang disuruh diam hanya Haruto yang heboh sendiri.

“Itu kenapa Sahi kaya lagi marah?”

Semua anggota Treasure Boys langsung menoleh ketika mendengar ucapan Jaehyuk.

“Lah iya, itu kenapa si Yoshi kek pengen nampol Asahi?!” Ucap Mashiho sedikit berteriak membuat semua orang dikantin ikut menoleh serentak kearah mereka.

“Lah?!”

°°°•••———————————•••°°°

Iya tau ganteng °_°

Continue lendo

Você também vai gostar

283K 39.7K 41
Kamu dan duabelas saudara laki lakimu. ft. Treasure
9.4K 110 4
13+ Kehidupan seorang keenam remaja laki - laki yang sangat bandel sampai kakak perempuan mereka rela mengorbankan apapun demi mereka. keenam pria it...
356K 54.6K 71
↬ completed Bagaimana rasanya dikelilingi tiga belas laki-laki yang menyukaimu?
Wattpad App - Desbloqueie funcionalidades exclusivas