Redamancy || The Boyz

By youisprincess

386K 61.4K 9.7K

The meows wanna love you forever! (n.) a love returned in full bxb More

Characters
Prologue (1)
Prologue (2)
Prologue (3)
Prologue (4)
Prologue (6)
[1]
[2]
[3]
[4]
[5]
[6]
[7]
[8]
[9]
[10]
[11]
[12]
[13]
[14]
[15]
[16]
[17]
[18]
[19]
[20]
[21]
[22]
[23]
[24]
[25]
[26]
[27]
[28]
[29]
[30]
[31]
[32]
[33]
[34]
[35]
[36]
[37]
[38]
[39]
[40]
[41]
[42]
[43]
[44]
Seraphic & Triplets
[45]
[46]
[47]
[48]
[49]
[50]
[51]
[52]
[53]
[54]
[55]
[56]
[57]
[58]
[59]
[60]
[61]
[62]
[63]
[64]
[65]
[66]
[67]
[68]
[69]
[70]
Wanderlust in Spectrum
[71]
[72]
[73]
[74]
[75]
[76]
[77]
[78]
[79]
[80]
Special: Role Switch
Season II : Insta Update
Season II in a Nutshell
[81]
[82]
[83]
[84]
[85]
[86]
Celestial Kaira

Prologue (5)

5.2K 931 108
By youisprincess

"Jake, jangan lupa ambil makan siang lo di depan tuh."

Jacob yang lagi ganti baju di pinggir ruang latihan noleh sebentar ke salah satu temennya sesama trainer. Jacob ngangguk, setelahnya temennya itu keluar ruangan duluan.

Masih jam dua siang sih, tapi Jacob udah ga ada kerjaan lagi di sini. Dia mau pulang aja.

Dia jalan keluar ruangan. Beberapa kali ada murid yang nyapa dia di lorong.

"Kak, telat banget ambil makan siangnya."

Jacob senyum waktu nerima nasi kotak dari salah satu muridnya yang hari ini piket bagiin makanan.

"Baru selesai ngajar. Makasih, ya."

Kalau orang lain biasanya makan bareng di ruang latihan atau lounge yang disediain di tiap lantai, Jacob lebih milih makan sendiri di taman samping studio.

Setelah keluar lift, Jacob ngelewatin lobi lalu belok ke kanan. Di taman banyak bangku panjang, pohonnya juga tinggi semua jadi rindang dan asik banget untuk santai.

Tapi, yang namanya Jacob, bukannya makan malah sekarang ngambil satu rokok lalu dia nyalain. Ga ada tulisan dilarang merokok sih di sini makanya dia santai aja.

Jacob kurang begitu hobi makan, palingan cuma satu sampai dua kali sehari.

Dia diam aja, ngeliatin sekeliling. Ga ada orang tumben banget.

"Miaw."

Jacob noleh ke kakinya begitu dia merasa ada sesuatu yang nyentuh sepatunya.

Lebih tepatnya berdiri di atas sepatunya. Seekor anak kucing kecil warna abu-abu yang lucu banget lagi ngeliatin dia sekarang.

"Halo, kamu dari mana?"

Jacob naruh rokoknya di space sampingnya yang kosong, angkat anak kucing itu dengan satu tangannya lalu ditaruh di samping satunya.

"Lucu banget," gumamnya.

Kucing ini dusel-dusel di tangan Jacob, sesekali ngeong gemes gitu. Masih kecil, mungkin baru beberapa hari atau minggu.

Si kecil berhenti duselin hidungnya, sekarang jalan mendekat ke kotak nasi Jacob.

"Miaw."

"Kamu laper, ya? Tapi masih kecil begini emangnya boleh dikasih makan aneh-aneh?"

Jacob iseng buka kotak nasinya, mau liat ada lauk apa aja.

Beruntungnya, ada satu kaleng tuna kecil yang emang cuma untuk sekali makan. Kayaknya sebagai pelengkap dari kimchi buat diaduk bareng nasi. Enak sih itu.

"Wah, you're lucky today, kitten."

Jacob bukain kalengnya. Dia cicip dulu takutnya asin. Ternyata yang plain, bukan yang salty atau oily jadi bisa lah untuk anak kucing.

"Nih, abisin ya."

Si kucing pertama ngendus-endus dulu, sampai akhirnya mulai jilatin sedikit demi sedikit ikannya. Makannya lucu, bukan yang rakus gitu karena ya emang masih kecil.

Jacob ngusap pipi si kucing sebentar lalu biarin aja dia makan. Rokoknya tinggal separuh btw, kelamaan dianggurin.

Dia balik ngelamun, liatin sekitar. Sesekali Jacob denger suara kucing ini. Lucu banget beneran ga bohong.

"Miaw."

Jacob noleh waktu ngerasa pahanya ditempelin si kucing.

"Ih pinter makannya abis," kata Jacob terus ketawa.

Dia matiin rokoknya, juga beresin sampah kaleng tadi.

Jacob berdiri, buang sampah tadi ke tong sampah terdekat lalu balik lagi ke kursi untuk ambil kotak makannya. Bawa pulang aja deh, lagi ga mau makan juga dia.

"Miaw."

Si kecil ini masih di kursi, ngeliatin Jacob.

"Astaga iya ya kamu masih kecil belum bisa turun sendiri."

Dia ketawa, lalu angkat si kucing dan naruh dia di rumput lagi.

"Bye."

Jacob jalan santai mau balik masuk studio, mau ngambil tasnya di ruang latihan sekalian pamitan sama yang lain baru pulang.

"Miaw."

Tapi langkahnya terhenti. Dia balik badan. Si kecil ternyata ngikutin dia.

"Aduh kok kamu ngikut sih," gumamnya.

Tapi susah, anak kucing ini tetap ngikutin dan Jacob ga tega ngusirnya.

Setelah mikir cukup lama, lama banget malah, akhirnya dia mutusin untuk bawa kucing ini pulang. Urusan nanti mau dititip di penampungan atau dipelihara itu belakangan, yang penting bawa pergi dari sini dulu.

Karena ga boleh ada hewan masuk ke studio, jadi Jacob sembunyiin si kucing di balik kemejanya. Untung juga dia bawa nasi kotak jadi bisa untuk nutupin juga.

Setelah masuk lift, untungnya juga dia sendirian, lalu keluar lift akhirnya Jacob sampai di ruang latihan.

Ga ada orang. Sumpah penyelundupan ini lancar banget. Jacob jadi geli sendiri bayanginnya.

Dia naruh si kucing di sofa. Kayaknya ngantuk deh, mungkin karena kekenyangan.

Jacob harus ngirim surel sebentar, jadi dia tinggal aja si kucing setelah sebelumnya diselimutin pakai kemejanya yang dia lepas, sisain kaus hitam polosnya.

Beberapa menit Jacob berkutat dengan komputer sampai akhirnya dia selesai.

"Miaw."

"Kamu udah bang—"

Dia ... ga percaya dengan apa yang dilihat matanya.

Maksudnya, demi Tuhan itu ada laki-laki dari mana???

"Miaw?"

Jacob beneran syok, apalagi keadaannya naked begitu, cuma tertutup kemejanya yang ga seberapa besar—

Sebentar. Kemeja?

"Kamu ... kucing yang tadi ...?"

Dia cuma ngeliatin Jacob, senyumannya polos banget kayak anak kecil.

"Miaw."

Astaga beneran, pikir Jacob.

Jacob buru-buru ambil ponselnya, dial satu kontak yang namanya langsung muncul di kepalanya.

"Lagi ngajar gue."

Judes banget, pikir Jacob. Tuman emang temennya satu ini.

"Jae, lo waktu itu bilang nemu kucing, atau apalah itu, terus jadi manusia kan?"

"Iya."

"Terus dia gimana sekarang?"

"Gue lagi ngajar dibilang nanti aja ngobrolnya—"

"Gue nemu juga! Padahal tadi masih jadi anak kucing sekarang jadi manusia ini gimana aduh??"

Temennya, iya si Hyun-Jae, ga langsung jawab. Tapi Jacob bisa denger ada suara langkah kaki. Mungkin Hyun-Jae ninggalin kelasnya demi ngobrol sama dia.

"Lo juga nemu anak kucing terus jadi manusia?" tanya Hyun-Jae akhirnya.

"Iya! Dia ngeong ke gue tadi, gue kasih makan terus dia minta ikut. Pas gue bawa masuk ke studio gue tinggal kerja bentar dia udah jadi manusia. Mana keadaannya—"

"Ga pakai baju? Hahaha ...."

"Lo tuh ya malah ngetawain."

Hyun-Jae masih ketawa, "Gue ketawa soalnya gue juga ngerasain kagetnya kayak lo. Ya udah pelihara aja. Nanti kita janjian deh sama Kak Sang-Yeon buat ngurusnya, gue juga belum daftarin si Ju-Yeon ini."

"Ju-Yeon siapa?"

"Kucing gue lah! Lo kasih nama deh tuh sana. Udah ya, lagi ngajar."

Jacob ... masih mencerna semuanya.

Kalau boleh jujur, dia kira kemarinan tuh Hyun-Jae ngelantur karena lagi mabuk. Karena dia baik ya udah ditanggapi aja seolah-olah itu beneran.

Ternyata emang beneran ada kucing bisa berubah jadi manusia!

Jacob ngeliatin laki-laki itu. Dia samperin, lalu duduk di sampingnya.

"Miaw."

Ge ... gemes ....

Padahal tadi kucingnya warna abu tapi ini rambut dia pirang.

Jacob diam aja waktu dia duselin kepalanya ke lengan Jacob.

"Kamu ... pakai baju dulu, ya? Kayaknya aku punya baju ganti deh di mana ya sebentar."

Jadilah Jacob ngurusin dia, pakain dia baju sementara seadanya daripada engga sama sekali kan. Mau bilang apa sama orang-orang yang liat nanti.

"Kata Hyun-Jae kamu harus dikasih nama. Tapi nama apa, ya ...."

"Miaw."

"Hm? Ga bisa ngomong, ya? Ngeong terus dari tadi."

"Miaw."

"Jangan ngeong terus! Gemes ...!"

"Miaw."

"Iya-iya! Ya udah deh Eric aja gimana? Nama Eric lucu kok."

"Miaw."

"Berhenti ngeong tolong!!!"

"Miaw."

"Eric diem!"

"Miaw!"

Siapa juga yang bisa kesel liat wajah Eric yang lucu itu? Udah jadi manusia pun masih aja sama gemesin kayak anak kucing.

Continue Reading

You'll Also Like

8.4K 983 12
[END] "Kita harus cari potongan terakhir itu sebelum dalang nya bertindak lebih jauh!" ▪️ ▪ ▪ ▪ "Jadi selama ini lo?!" ✒BxB ✒Non Baku ✒Kasar ☃️ Start...
14.4K 1.2K 15
Penyesalan selalu datang di akhir.
24.2K 2.3K 19
Hanya cerita ringan 6 pasang manusia di kala hujan turun The Boyz Story (bxb) pairing - Jujae/Jumil - Bbangkyu - Sunhak - Sangnew - Baeric - Kevhwall...
129K 15.9K 56
[complete] kalau the boyz jadi anak karang taruna.... local!au, non-baku, bxb cover by @kevhwall
Wattpad App - Unlock exclusive features