"Nazhiraaaa... awasss!!!"
Pria itu pun langsung terbangun dari tidurnya dengan wajah pucat dan nafas nya yang terengah-engah "Mimpi itu lagi". Ya mimpi buruk itu yang selalu menghantuinya semenjak kejadian 2 tahun lalu.
***
James Nata Rahardja. Saat ini pria itu sedang merebahkan tubuhnya di rooftop sambil mendengarkan lantunan lagu di handphone nya,sepi sunyi dan damai itulah yang ia rasakan saat ini.
Sekarang ia sedang merasakan ketenangan yang selama ini ingin ia rasakan karena terlalu lelah dengan tugas-tugas sekolahnya, Tiba-tiba handphone nya berbunyi seperti ada notif pesan dari Line masuk, ia pun langsung bangun dan membuka pesan yang masuk ke ponsel nya.
1 unread message
BonarPanggabean : heee James kau dimana?? Sudah bel istirahat, tak mau ke kantin kah?
JamesRahardja : di rooftop
BonarPanggabean : kau jangan kemana mana aku dan yang lain kesana...
-read
James hanya membaca pesan yang di kirim oleh sahabatnya itu, baru saja ia merasakan ketenangan yang selama ini ingin ia rasakan, Tapi ada saja yang hal yang selalu mengganggu.
Lalu 3 sahabatnya pun datang dan langsung menghampirinya. "Kumaha si lu Jem ke rooftop sendirian aja ga ngajak kita, padahal gue juga mumet pelajaran si Handoko itu" ujar Mamat pria asal Bandung dengan logat Sunda nya.
Dia adalah Ahmad Virgo Sadeli, tapi teman-temannya lebih sering memanggilnya Mamat, karena Mamat terasa seperti nama orang Sunda asli pada umumnya.
"Lagian mat lu mah apa-apa ikut mulu, gue juga kalo jadi si Jemy ogah ngajak lu." ujar pria yang bernama Achil.
Achil Galileo Gauzan,lebih sering dipanggil dengan sebutan Achil, bisa dibilang dia yang paling banyak di di gandrungi siswi-siswi di SMA DIRGANTARA diantara teman-temannya ia juga di juluki sebagai FAKBOI.
Oh iya Jemy itu adalah nama panggilan teman-temannya pada James, hanya mereka yang memanggil James dengan sebutan Jemy supaya berbeda dari yang lain katanya.
"Suka suka atuh, gausah bawel " lanjut Mamat.
"Kalian berdua ini tak pernah akur ku nampak" ucap Bonar.
Bonar Panggabean, Pria dengan postur badan tinggi besar dengan cara bicara khas berlogat Batak yang membuat Bonar terlihat lebih sangar dan menyeramkan, Tapi sebenarnya ia pria yang sangat lemah lembut dan penyayang, ia juga sering menggunakan gombalannya untuk memikat Siswi-siswi yang ada di SMA DIRGANTARA ini.
"Ditto sama Ubay kemana?" Tanya James pada Achil, Bonar dan Mamat
"Biasalah ke kelas XI IPA 2, mengunjungi girlfriend nya, kayak gatau mereka aja lah kau ini" jawab Bonar.
"Kuy lah kantin, laper banget nih gue" ujar Achil.
"Sama atuh gue juga nih,biarin aja si Ubay sama Ditto nanti juga nyusul" jawab si Mamat sambil mengusap-usap perutnya yang terasa lapar.
"Sebentar, gue ngabarin mereka dulu," ujar James, lalu ia mengeluarkan ponselnya yang tadi ia masukan ke saku celananya.
JamesRahardja : bay lu lagi sama Ditto kan? Gue sama yang lain ke kantin duluan, lu berdua nyusul aja
UbayGustinoor : iya Jem gue lagi sama Ditto,oke ntar gue nyusul
read
***
Sesampainya mereka di kantin, Achil dan Mamat langsung menuju warung Kang Idot untuk memesan makanan, sedangkan Bonar dan James menunggu pesanan di meja yang biasa mereka tempati di kantin.
"Ku tengok si Ditto sama Ubay betah kali kayaknya di kelas girlfriend nya itu" ujar Bonar geram.
"Setiap orang juga punya urusan masing-masing Bon," Jawab James.
"Iya si Jem, tapi bisa lah dia kenalin aku sekalian" ujar Bonar, James tak menjawab ia hanya menggedikan bahunya sambil menaikkan satu alisnya.
"Pesanann datanggg....." Ujar Achil yang berjalan menuju meja teman- temannya, sambil membawa nampan yang berisikan 3 mangkok Bakso dan 3 gelas Es teh manis.
"Wuahhh mantappp" sahut Bonar, lalu membantu Achil menaruh makanannya di meja.
"Mamat mana?" Tanya James.
"Noh lagi nungguin pesenan siomay,buat si Ditto sama Ubay" Jawab Achil.
"Tumben kali itu anak ada pikiran kek gitu,kesambet setan apa dia?" Ujar Bonar.
"Hahaha gatau dah tuh bocah" Ucap Achil sambil tertawa.
"Mamat in heree.." tak berseling waktu lama kemudian Mamat pun tiba. "Wei tolongin atuh ini berat" lanjutnya.
"Yaelah Mat, gini doang berat" Ujar Achil.
"Jem coba atuh lu chat si Ubay lagi, mereka jadi kesini ga." Ucap Mamat pada James yang sedang mengaduk-aduk Es teh manisnya.
JamesRahardja : Bay lo dimana?buruan kesini.
UbayGustinoor : iya Jem ini gue udah di koridor otw kantin
JamesRahardja : oke.
"Lagi otw katanya" Ujar James.
Tak lama kemudian Ubay dan Ditto pun datang menghampiri James, Bonar, Achil dan Mamat. "Wehh broo... tumben gue udah di pesenin" Ujar Ubay, lalu Ubay dan Ditto pun duduk di sebelah James.
"Sorry ya tadi cewe gue lagi manja banget" Ucap si Ditto, sambil mengaduk-aduk siomay yang ada di piringnya.
Ditto Tri Satya, anak ketiga dari tiga bersaudara, ya Ditto anak bungsu, walaupun dia anak laki-laki tapi ia selalu dimanja oleh orangtuanya, Ditto adalah si anak Mami itulah julukannya.
"Dit lu srius kan sama yang sekarang?" Ujar si Mamat.
"Yaelah Mat tenang aja gue udah tobat Mat, gue ngerasa udah sayang banget sama si Vilvia, dia itu beda dari cewek-cewek yang pernah gue kenal dia itu SPESIAL..." pada kata spesial Ditto langsung tersenyum dengan tangan menopang dagu.
"Yang lagi kasmaran mah bedaaaa...." Ujar Achil.
"Lu pada gatau si Ubay sama Olin bucinnya ngelebihin gue sama Vilvia." ujar Ditto.
"Walaupun pacaran udah lama, gue sama Olin harus tetep mesra" Ujar Ubay membela diri.
Ubay Gusti Noor, diantara semua nya Ubay lah yang paling BUCIN walaupun banyak yang bilang begitu, Ubay tak pernah menyangkalnya, ia memang BUCIN , tapi Ubay adalah sosok laki-laki yang sangat setia, ia dan Olin pacaran pada saat masa SMP dan sekarang mereka berdua memutuskan untuk satu sekolah lagi di SMA.
"Iya dah mas BUCIN, bisa apa aku?" Ucap Bonar, sambil memasukkan bakso ke mulutnya.
"Eh tapi boleh tuh temennya Olin si Siska" Ujar Achil sambil unjuk gigi.
"Kalo gue tetep setia lah nunggu si Anggi." Lanjut Mamat.
"Hani punya aku jangan berani berani kalian rebut dia dari aku" Sahut Bonar.
"Eh lo bertiga kepedean mending, mereka mau sama lo pada" Jawab Ditto.
"Kalo gue sama Siska mah udah sering chat terus vidcallan tiap malem, lampu ijo" Ucap Achil bangga.
"Iya chil lo lampu ijo, tapi temen-temen lo ni si 2 jomblo berkarat kepedean banget, tapi emang si temen-temenya Olin cakep-cakep wajar kalo kita pada naksir, kecuali si Jemy tuh" Ujar Ditto.
Mereka lebih dikenal dengan sebutan AMIGOS, tapi cowo-cowo itu bukan anak geng motor atau geng suka tawuran itu cuma sebutan nama kelompok mereka aja, lebih tepatnya JULUKAN.
J
ames bangun dari tempat duduknya. "Mo kemana jem? " tanya ubay.
"Toilet" jawabnya.
"Bareng dong gue juga mau ke kelas ambil duit" sahut Achil.
James dan Achil pun pergi beranjak meninggalkan meja kantin dan teman-temannya. Sesampainya di toilet Achil pun pergi meninggalkan James untuk ke kelas "Jem gue ke kelas dulu nanti ketemu di koridor depan" ujar Achil lalu dibalas anggukan kepala James.
***
Ketika sampai di kelas Achil melihat anak-anak kelas sedang berkumpul entah apa yang mereka bicarakan, karena Achil kepo ia pun bertanya kepada Farhan. "Han ada apasi? " tanya nya
"Anak-anak Osis lagi nyari buat calon Ketua Osis,terus kelas kita setuju buat nyalonin James jadi salah satu kandidat nya" Jelas Farhan.
"Emang mereka ga milih dari anggota Osis?" Tanya Achil.
"Engga Chil soalnya guru-guru kaya milih dua kelas yang ada anak-anak paling berprestasi di sekolah ini, dan yang kepilih XI IPS 3 sama XI IPA 2 kalo di IPA 2 calon kandidat nya cewe"
"Kenapa pada ga milih surya? James kan ga suka kaya yang gini-gini"
"Yah lu tau sendiri si surya mana punya temen mana ada yang mau dukung dia, kurang bergaul gitu tu anak" Jelas Farhan lagi.
"Iya juga si yauda thanks Han nanti gue tanya si James dulu" Ujar Achil.
James pun keluar dari toilet sambil merapihkan pakaian seragam nya, "Aduhh" tanpa sengaja ia menabrak seorang gadis yang sedang berjalan terburu-buru.
"Punya mata ga si liat-liat dong jangan meleng aja" oceh gadis itu, Tapi James tak menggubris sama sekali.
"Hello lu gapunya kuping juga? " Lanjutnya.
"Lu yang jalan ga hati-hati trus lu yang marah? " Ucap James.
"Eh lu tuh.. " Tiba-tiba omongan gadis itu terpotong karena ia dihampiri oleh temannya. "Taraaa buruan ishh ngapain si" Ujar temannya lalu menarik tangannya.
"Awas lo ya" Ucap gadis itu sambil membulatkan matanya pada James. "Dasar aneh" Gumam James.
"Ada apa Jem? " Tanya Achil yang tiba-tiba datang menepuk pundak James.
"Gapapa".
"yauda buru anak-anak masih nunggu disana" Ujar Achil.
***
Pulang sekolah hari ini anak-anak Amigos berencana untuk nongkrong ke rumah Ditto karena orang tua ditto sedang tidak dirumah beberapa minggu ini karena ada urusan pekerjaan, Ditto tinggal bersama kedua orang tuanya dan pembantunya Mbo Ijah. Kedua kakak ditto yang sudah menikah tinggal di beda rumah.
"Ditt hari ini aku nginap aja lah dirumah kau, bete kali aku dirumah" Ucap si Bonar sambil mengunyah kripik yang ia ambil dari kulkas Ditto.
"Gue juga deh mumpung besok libur ya kan" Sahut Ubay.
"Semua aja atuh nginap kalo gitu mah" Ujar Mamat
"Niceee Mamat pinter, tumben Mat" Ujar Achil sambil mengacungkan jempol ke Mamat.
"Ya terserah kalian lah pintu rumah gue kan selalu terbuka buat kalian, lu gimana Jem tidur disini juga kan? " Jawab Ditto yang sedang bermain game FIFA di PS bersama James.
"Gue ngikut aja" Jawab James.
"Eh oiya tadi pas gue ke kelas ngambil duit, si Farhan bilang ke gue kalo si James kepilih jadi calon Ketua Osis, ada dua calon sih katanya dari kelas kita satu orang trus kelas XI IPA 2 satu orang " Ujar Achil kepada teman-temannya.
"Wahhh gila gue bangga banget Jem sama lu, keren Jem mantap " Ucap ditto salut.
"Iya atuh jelas si Jemy orang pinter, emang kaya lu Dit bisa nya mainin perempuan aja" Sindir Mamat.
"Mat lu kalo ga laku gausa ngejelekin temen gitu dong" Balas ditto.
"Ga sia-sia temenan sama si Jemy, gue bisa numpang pansos ke cewe-cewe kalo si Jemy jadi ketos" Ujar Ubay.
"Gue gamau ikut begituan" Jawab James.
"Bodoh kali kau Jem kesempatan emas jangan kau tolak" Ujar Bonar geram.
"Gue uda tau si pasti Jemy jawab gitu" Ucap Achil pasrah.
-maaf kalo typo dimana-mana bund
-vote komen bund