Forget [Junros]✔

By ygsalwa

25.8K 2.6K 557

Ketika Rose tidak tahu bahwa June dan Junhoe orang yang sama. *Ceritaku lain. Aku menampilkan pemeran utamany... More

Prolog
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26✔
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
Instagram Update!
43
44
45
46
47
48
50
51
Epilog
Soft Criminal - New Story
Junros - New Story

49

417 44 10
By ygsalwa

"Kamu ngapain ke taman kampus malem malem hm?"

Astaga.. Bagaimana Junhoe tau?

"A-aku.."

"Kenapa? Santai aja kali,"

Rose meneguk ludahnya.

"Mau ketemuan sama Jaehyun,"

"Apa?! Kenapa Rose?!" Bentak Junhoe

Rose menundukkan kepalanya. Ia tak berani menatap Junhoe.

Junhoe membuang nafasnya kasar. Lalu mengangkat dagu Rose agar dapat melihat wajah nya dengan jelas.

"Kenapa ketemuan?" Kali ini suara Junhoe mulai lembut.

"Jaehyun yang minta. Aku kira bakal ada yang penting,"

"Dia ngomong apa sama kamu?"

"Aku ngga ketemu sama dia, dia ternyata.. Sama cewek lain di sana,"

Rose menundukkan kepalanya, "Aku langsung pulang waktu kamu telfon,"

"Terus kenapa jadi gini?"

"Aku ke pertigaan buat nunggu taksi online, pas lagi jalan, ada mobil yang nabrak aku, terus ngga tau deh kenapa,"

Junhoe tersenyum, lalu membawa Rose ke pelukannya, "Makasih, udah mau jujur, maaf tadi bentak kamu,"

Rose membalas pelukan Junhoe, "Maafin aku juga Jun,"

"Ngga papa, aku seneng kok kamu jujur,"

Junhoe membelai pelan rambut Rose. Dia sangat bahagia.

🍀🍀🍀

3 hari kemudian

"Junhoe, aku ingin es krim," rengek Rose

"Sekarang? Tapi kita baru aja nyampe?"

Yap, hari ini Rose sudah diperbolehkan pulang karena keadaannya sudah stabil. Tetapi, kepala Rose masih dililit perban.

"Iya, kamu mau beliin buat aku kan?" Tanya Rose

"Yaudah, aku beli sekarang,"

"Aku ikut,"

"Jangan Rose, di sini aja. Kata dokter kamu harus banyak istirahat," Ujar Junhoe

"Ngga papa Jun. Aku pengin ikut, yuk!"

Rose menarik tangan Junhoe. Mereka membeli es krim di supermarket dekat apartemen.

"Kamu mau Jun?" Tawar Rose

"Ngga ah, kamu aja,"

"Awas aja kalo minta,"

Junhoe terkekeh pelan. Lalu segera membayar es krim tersebut.

"Enak Jun es krimnya. Kamu ngga mau serius?" Tanya Rose

"Ngga Rose buat kamu aja, aku udah kenyang,"

"Makan apa kenyang?"

"Ngga makan. Cuma liat kamu bahagia aja udah kenyang,"

Rose memukul lengan Junhoe pelan, "Ngga lucu,"

Rose melanjutkan makannya. Sedangkan Junhoe hanya menatap Rose. Lalu tangan Junhoe menyelipkan rambut Rose ke belakang telingannya. Rose terkejut, menatap Junhoe.

"Kamu cantik,"

Rose terkekeh pelan. Entah kenapa, lucu saja bagi Rose mendengar ucapan Junhoe.

"Iya tau, makasih,"

"Kamu ngga bales puji aku?" Tanya Junhoe

"Dih, minta banget di puji," cibir Rose

"Ayolah Rosee,"

Sekarang Junhoe sedang menjadi June.

"Ngga mau,"

"Roseee,"

"Ngga!"

"Rosee," June menunjukkan wajah memelasnya.

"Ishh yaudah deh,"

June menatap Rose dalam. Begitu juga dengan Rose.

"June," ucap Rose

"Junhoe aja, biar lebih enak,"

"Iya iya deh,"

Rose menghela nafasnya, "Junhoe,"

"Hmm," sahut June

"Kamu bobrok,"

June berdecak kesal. Sedangkan Rose tertawa lepas.

Karena merasa kesal, June berjalan lebih cepat mendahului Rose.

"Junee!!"

Rose pun mengejar June dengan berlari.

Bugh!

"Aww,"

June langsung menoleh ke belakang, "Rose!"

Yap, Rose terjatuh karena berlari mengejar nya. June pun mendekati Rose.

"Jan lari lari makanya," Ujar June

"Lah kamu ninggalin aku,"

"Ngga kok, kamu aja yang jalannya lama,"

Rose hanya mendengus kesal.

"Tuhkan luka," Ucap June

June langsung memegang luka Rose.

"Aw, sakit June," Ucap Rose reflek.

June hanya tertawa.

"Udah tau luka malah dipegang,"

"Iya maaf, yaudah pulang yuk," ajak June.

June langsung menggendong Rose di punggung nya.

"June! Turunin! Aku bisa jalan sendiri," Ucap Rose seraya menepuk pundak June

"Udah diem,"

June pun menggendong Rose hingga sampai di apartemen.

June mengobati luka Rose perlahan.

"Pelan pelan, awas kalo kasar!" tegas Rose.

June mengangguk, lalu perhalan tapi pasti, ia mengobati luka Rose.

"Masih sakit?"

"Perih doang. Makasih," Ucap Rose

"Sama sama, Ochi," June menahan tawanya.

Mendengar kata Ochi, Rose langsung menepuk lengan June.

"Ishh, jan panggil Ochi!" Protes Rose.

"Terus? Baby?" Goda June

"Ngga!"

"Sayang?"

"Ihh, panggil Rose aja lahh, susah banget deh,"

June tertawa, lalu mengecup pipi Rose kilat.

Rose yang tau apa yang Junhoe lakukan, ia hanya terdiam saja, mengingat memang Junhoe sudah sering melakukan hal ini. Namun, jantung Rose belum terbiasa.

Drrtt!! Drtt!!

Ponsel Junhoe tiba tiba berbunyi. Junhoe pun mengangkatnya.

"Halo?" Ucap Junhoe

"..."

"Kenapa?"

Rose menatap Junhoe bingung.

"Oke. Gue ke sana sekarang,"

Junhoe mematikan sambungannya.

"Kenapa Jun?" Tanya Rose

Junhoe menggaruk terngkuknya yang tidak gatal.

"Aku mau keluar sebentar boleh kan? Sebentar?" Tanya Junhoe

"Entar 5 jam lagi?"

Junhoe terkekeh pelan, "Ngga kok, paling 2 jam,"

Rose mengangguk pasti, "Hati hati,"

"Baik baik di sini,"

Junhoe mengecup pipi Rose lagi lalu keluar apartemen.

🍀🍀🍀

Happy ending atau sad ending nih?

Vote and comment bosquh:*

Continue Reading

You'll Also Like

5K 328 16
❝ Lɪᴋᴀ ʟɪᴋᴜ ᴋɪsᴀʜ ᴘᴇʀᴄɪɴᴛᴀᴀɴ ᴍᴇʀᴇᴋᴀ ʏᴀɴɢ ᴛᴇʀʟᴀʟᴜ ʀᴜᴍɪᴛ,ᴀᴋᴀɴᴋᴀʜ ᴍᴇʀᴇᴋᴀ ʙᴇʀᴀᴋʜɪʀ ʙᴀʜᴀɢɪᴀ?❞ [End]
111K 10.7K 36
[COMPLETED] [15+] Merried Life Junhoe & Rosê Awal yang buruk namun apakah berakhir dengan buruk(?)
8.6K 807 22
"Jun buat puisi coba" "Males ah" "Yahh kan lu jago bikin bikin puisi" "Buat apasih " "Gua mau punya cowok kayak jarjit yang bisa puisi tau" "Bukannya...
99.8K 6.7K 26
shxxbi131 commented "Kamu itu maunya apa sih? Bilang dong kalo maunya aku. Kan aku juga maunya kamu @jennierubyjane" jennierubyjane reply "HA? @shxxb...
Wattpad App - Unlock exclusive features