princess (Tahap Update)

By alpicah

939 159 42

Cerita ini beralih ke lapak satunya !!!! ini cerita gak tamat ga selesai Mon maaf More

PERKENALKAN
|PRINCESS-1|
|PART 4|
|PART 5 |
|PART 6|
|PART 7|
|PART 8|
|PART 9|
|PART 11|
|PART 12|
|PART 13|
| PART 14 |
|PART 15|

|PART 10|

48 12 6
By alpicah

Jangan lupa klik tanda bintang nya ya kawan pembaca:)
Satu saja klik dan komen sangat berharga
***
"Semua yang aku lalui adalah takdir dari tuhan,termasuk membenci mu"

****

Kezia pulang dengan wajah masam dan kesal.
Alisia yang melihat anaknya pulang sendiri dan marah marah pun mendekat.

"Sayang,kok kamu pulang sendiri?Abang kemana?" Tanya Alisia pada putrinya.
"Mana ku tau,orang tadi diparkiran sepi Abang gak ada motornya,yaudah aku naik ojol aja lah." Ucapnya menggebu-gebu.

"Loh gak biasanya Abang gitu,yaudah kamu ganti baju terus makan ya?nanti biar mama marahin itu Abang kamu." Ujar Alisia.

Kezia tak membalas ucapan mamanya,langsung pergi ke kamarnya dan membanting tubuh ke kasur empuknya.
Hari ini ia cukup capek disekolah.Bukan capek fisik tapi psikis.
Ia harus meminta penjelasan pada Cia tentang kejadian disekolah tadi.
Mulai ia bermesraan ditengah lapangan dengan Ferdi yang menyebabkan lambe turah sekolah berbunyi, penampilan nya yang absurd tak menutup aurat,dan sekelas dengannya,ditinggal pulang abangnya lagi,huft benar-benar menyebalkan.

OmongPadahal ia bilang akan tetap sekolah di Turki dan sekarang? Ia satu sekolah dengan sepupunya itu.

Kezia menutup matanya sebentar namun tidak tidur.Ia lelah sekali hari ini karena cukup menguras otak pintarnya.

Saat enak-enak nya menutup mata dan hampir terbawa mimpi,ponsel cantiknya berbunyi.
Dengan malas ia mengangkat tanpa melihat siapa yang menelepon kali ini.

Halo,siapa nih?
Kez gue kerumah Lo sekarang
Siapa sih?main kerumah gue segala,mau minta sumbangan ya Lo?
Ini gue Cia,gue udah otw naik ojol,Bye sampai ketemu di rumah Lo.

Tut..Tut..Tut..

Panggilan terputus,Kezia memijat pelipisnya dengan wajah lelah.
Buat apa gadis tolol itu kemari?mau menjelaskan?cih bukan urusan Kezia juga.

Baru 6 menit memejamkan mata,abangnya menggedor-gedor pintu kamar Kezia.

"Dek bukain pintunya dong pliss," ucap Azham.
"Maafin Abang,sumpah Abang lupa kalo kamu pulang sama Abang,tadi diajakin Main sama Arman.Sumpah dek Abang lupa bukain pintu dong!" Teriak Azham dari luar.

Kezia sama sekali tak peduli dengan abangnya itu.Ia hanya ingin istirahat sebentar saja namun tak ada yang mengerti saat ini.
Karena tak dibuka pintunya,Azham berjalan lesu ke bawah.

"Ma, Kezia ngambek sama aku,gimana dong?" Rengek Azham.
"Kamu sih pakek gak chat dulu langsung main aja,yaudah tanggung sendiri.Mama juga sibuk mau ke rumah sakit jaga siang.Oh ya,nanti Alan jangan lupa di jemput,terus kalo papa pulang pas kamu ada,suruh makan aja udah disiapin mama,oke?Babay sayang assalamualaikum." Ucap Alisia.

"Waalaikumsalam." Ucapnya.
Alisia pergi untuk shif siang dan pulang malam.
Azham merasa bersalah meninggalkan adik kesayangannya nya pulang naik ojol.
Karena dia capek juga,ia duduk di ruang keluarga sambil nyemil dan nonton tv.

Tok tok tok
"Assalamualaikum." Ujar orang dari luar.

"Waalaikumsalam sebentar ya." Ujar Azham.
Dibukanya pintu rumah,menampilkan Cia yang membawa samyang goreng lengkap dengan susu berdiri di depannya.

Ia menatap Cia dari atas sampai bawah.
Rok selutut,kaos putih,snekers putih,tas selempang,make up tipis,dan rambut digerai bebas memberikan kesan cantik bagi Azham.

"Eh bang Azham, Cia kesini mau nyari Kezia,ada gak?"

Azham nampak melamun langsung tersadar.
"Ada,masuk aja langsung ke atas."

Hal itu dibalas senyuman dari Cia dan langsung melenggang pergi ke lantai 2.
Azham heran,secepat itukah dia melepas kehijrahannya?
Ia hanya geleng-geleng kepala mengingat sepupunya menjadi bego sangat dan menutup pintu melanjutkan aktivitas sebelumnya tadi.

Kezia sudah setengah tertidur tanpa melepas sepatu atau seragam tiba-tiba seseorang mengganggu nya.

"Kezia bukain pintu dong,ini aku Cia." Ujar seseorang dari luar.
Mau tak mau,matanya terbuka lagi gara-gara gadis bodoh itu.
Ia bangkit dengan malas untuk membuka pintu kamarnya.

Saat membuka pintu,begitu takjubnya ia melihat kaki mulus,lengan putih,leher jenjang yang tak kalah mulusnya dan wajah yang sangat emm, cantik?

"Hai Kez,jangan bengong gitu dong liatin akunya,risih nih!"

Kezia memutar otaknya 180°.
Benar-benar gadis gila.

"Ngapain Lo mau kesini?" Tanya Kezia tanpa basa-basi lagi.

Cia meberi bukusan paper bag yang berisi samyang goreng lengkap dengan susu putih.
Mata Kezia terlihat tergiur kan dan langsung menarik Cia masuk ke dalam.

Cia tekekeh geli melihat ekspresi sepupunya plus temannya ini begitu melihat makanan favoritnya.

"Makannya pelan-pelan Kez,nanti kesedak baru tau"

Uhuk uhuk uhuk

"Tuh kan aku bilang juga apa,nih minum susunya."
Cia menyodorkan susu putih itu dan langsung diminum Kezia sampai tandas.

Keheningan mulai terjadi.Kezia sibuk memakan samyang goreng nya sedangkan Cia memandang Kezia dengan ekspresi campur aduk.
Dalam hati,Cia hanya merenungkan satu kalimat ini,

Apa aku salah bila mengambil Ferdi dari Kezia?

Omong-omong soal kejadian di part 9,Cia sudah menceritakan semuanya sampai akar-akar bahwa  yang membuat hubungannya putus adalah kesalah pahaman saja.
Satya memberi tau Ferdi mengenai laki-laki itu selingkuhannya Cia adalah,kakak angkatnya.
Dan yang ditemui Cia waktu dikafe saat bersama Ferdian itu adalan Bintang,kakak angkat Cia.
Semua dijelaskan Cia waktu sepulang sekolah tadi.

Flashback on

"Ferdi, tungguin gue dong!" Teriak Cia sekuat tenaga.
Ferdi tidak menghiraukan panggilan Cia.Ia tetap berjalan lurus menuju ke parkiran.

"Ferdi!ber..he.n..ti du...lu...a..ku..ca...p..ek..huh..huh.." ucap Cia sambil sesak nafas karena berlari mengejar langkah lebah Ferdi.

Ferdi berbalik badan melihat Cia dengan rambut acak-acakan dan seragam yang kusut karena berlari mengejar dirinya.
Dasar gadis bodoh

"Apa yang mau kau katakan padaku?" Tanya Ferdi.
Cia menarik nafas pelan-pelan.Ia ingin masalahnya selesai dengan mantan kekasihnya ini karena semenjak pulang dari kafe makan siang itu,ia diacuhkan oleh Ferdi seutuhnya.
Mulai dari chat atau bertemu langsung.

"Jadi gini,huh..huh..kamu ngehindar dari aku kan?gak perlu kamu jelasin kenapa karena aku yang akan jelasin.Jadi kamu kemarin lihat aku mencium pipi laki-laki yang diluar kafe itu kan? Nah asal kamu tau dia itu temen aku dulu yang di Turki.Dia udah aku anggap kakak aku sendiri Ferdi.
Dia sekarang jadi dokter dirumah sakit Tante Alisia.
Dan kata mama,dia yang ngobatin Kezia juga pas tangannya kena kaca gelas waktu itu.Dan yang Satya bilang kalau aku selingkuh itu,aku mau jelasin ke kamu bahwa itu Bintang temen aku.Aku memang tidur satu hotel dengannya,namun aku gak ngapa-ngapain karena aku akui aku mabuk waktu itu dan Bintang Dateng buat nolongin aku dari Omelan papa karena kau tau sendiri kalo aku dilarang keras main ke club kan? Dan semua udah aku jelasin ke kamu sore ini dan entah kamu percaya at-"

Belum sempat Cia melanjutkan penjelasannya,ia ditarik masuk ke dalam pelukan Ferdian.
Cia kaget bukan main,rasanya hangat sekali karena setelah sekian lama bahkan bertahun-tahun ia bisa merasakan pelukan ini lagi.

"Maafin aku,maafin karena aku gak mau denger penjelasan kamu dulu,maafin aku Ci.Maaf karena aku mutusin kamu sepihak karena gak mau dengerin penjelasan dari kamu dulu,dan maaf bahwa aku pernah membenci kamu karena aku kira kamu selingkuh maaf." Ujar Ferdi mengelus rambut gerai Cia perlahan.

Cairan bening bahagia keluar,membasahi seragam Ferdi.
"Hiks..hikss..sama-sama Ferdi,aku juga minta maaf kalo sekarang aku berubah penampilan kayak gini karena aku sadar,pakaian syar'i itu tak cocok untuk aku yang tak hijrah sungguh-sungguh,kau pasti akan bertanya tentang ini kan?" Tanya Cia.

"Lebih baik begitu kalau kamu belum siap,lebih baik jangan ya Ci,karena Hijrah bukan untuk main-main dan satu lagi,bagaimana pun kamu,mau kamu gak pakek jilbab kek atau pakek kek,aku gak peduli ya aku masih cinta dan sayang sama kamu dan aku mau kita jadi dulu lagi."

Keduanya senyum bahagia,melepas beban masa lalu bersama orang terkasih memang sangat lega,namun mereka tidak sadar ada hati yang tersakiti dan terhianati karena kepolosannya sendiri.

Flashback end

"Ci,Lo kesini mau ngapain?kalo Lo mau liatin gue makan,mending gausah deh repot-repot banget." Ujar Kezia asal.
"Gue kesini mau jelasin tentang bagaimana gue sekarang kok Kez."

Kezia mengerutkan keningnya.
"Emang apa alasan Lo buat buka aurat kayak gini?karena cowok?" Tanya Kezia.
"Enggak gitu,jadi gue udah mutusin buat gak pakek hijab lagi karena gue ngerasa masih belum sempurna,dalam arti gue masih belajar untuk hidup yang bener,emang sih kita dianjurkan sedikit demi sedikit pakai hijab walau masih ogah-ogahan.Tapi gue ngerasa bahwa gue akan siap berhijab sungguh-sungguh saat ada seseorang yang akan ngebimbing gue." Jelas Cia.

Kezia berpikir sama.Ada benarnya juga apabila gadis ini belum siap.
Kezia menampilkan ekspresi mengerti tentang apa yang di alami Cia,sepupunya.

"Btw,Lo masih hutang cerita tentang mantan Lo itu,ceritain ke gue sekarang!" Tegas Kezia.

Cia merasa bergetar tak karuan.
Bagaimana mungkin ia menceritakan seseorang yang Kezia suka yang ternyata juga pacarnya (sekarang).
Cia merasa bingung dan ingin menutupi hal ini kepada Kezia.

"Hah?ma-mantan? Ah yang mana sih aku lupa?" Ucapnya gugup.
"Lah mantan Lo masa lupa sih?mantan Lo kan cuman satu.Ayo lah tepatin janji Lo." Tagih Kezia.

Tiba-tiba ponsel Cia bergetar menampilkan nama prince❤️ is calling....

Cia bernafas lega karena kontak Ferdi sudah ia ganti jadi Kezia tak kan curiga dan juga ia tak jadi cerita tentang apa yang dijanjikan nya itu.
"Kez ini mama telpon paling suruh pulang,yaudah ya Kez salam buat Tante sama om dan juga see you Babay lain kali ya." Pamit Cia.

"Ah gak asik Lo,yaudah deh bye."

Cia pergi dari kamar Kezia dan bergegas pulang.Sebelum itu dia berpamitan kepada Azham dan langsung pulang.

Sedangkang Kezia dia membereskan bungkus samyang dan susu yang berserakan di meja lipatnya.
Ia mengambil ponsel diatas meja dan membuka aplikasi chat WhatsApp.
Ada banyak chat dari teman-temannya dan dari Grub sekolah.
Saat melihat story' teman-teman nya ada satu yang menarik perhatiannya.Iya,dia Ferdi.
Jarang sekali cowok ini membuat story' karena dia cukup pendiam dan bodo amat.
Dilihatnya story' tersebut.

Betapa mengejutkan dia melihat story' cowok tersebut.
Sebuah foto screenshot yang menampilkan panggilan nya dengan seseorang yang berisikan caption "sayang" dengan menggunakan emoticon love dengan lama panggilan 5 menit lebih 30 detik.

Hati Kezia begetar,suhu tubuhnya langusng panas,air matanya jatuh tanpa aba-aba.
Hp nya jatuh begitu saja dari tangan Kezia.
Beruntung jatuh diatas karpet bukan dilantai.
Ia menangis dalam diam,meratapi apa yang dilihatnya ini.

"Kenapa gue jadi lemah gini karena cowok?Ferdi bukan siapa siapa gue,jadi ga perlu Lo tangisi Kez!"
"Kamu pergi dari aku Fer,karena aku benci sama kamu! AKU BENCI OMONGAN CINTA PALSUMU SORE ITU!" teriak Kezia sambil menangis sejadi-jadinya.
Ia langsung lemas dan pandangan nya kabur.
Hp nya masih menyala memperlihatkan tampilan story' Ferdian yang menyayat hati.Kepalanya semakin berat dan semua berubah menjadi hitam.
....
Cia sangat senang karena sudah 1 jam ia bertelepon dengan Ferdi.Tak disangka ia sebahagia ini dengan laki-laki itu.

"Cia sayang? Kamu lagi senyum-senyum pasti? Jangan senyum-senyum nanti Abang luluh." Gombalan Ferdi berhasil mmebuat pipinya memerah.
"Udah ah Fer capek tau ih,Hp aku juga lowbat ini,yaudah ya bye sayang." Pamit Cia.
"Iya deh iya bye sayang."

Tut Tut Tut..

Panggilan terputus dan ia segera keluar kamar untuk mengisi perut nya.
Rumah nampak sepi sekali karena orang tuanya pergi keluar kota untuk beberapa Minggu kedepan.
Sudah hal biasa Cia sendiri dirumah.
Abang nya,Bintang pasti pulang malam karena shif nya tadi ia mengambil siang.
Cia membuka lemari dapurnya,hanya ada mie instan saja dan telur dikulkas.
Cia mulai memasak mie.

Saat selesai dan dan hendak makan,teleponnya kembali bergetar menampilkan nama Azham is calling...

Ci,buruan ke rumah sakit sekarang ya,Kezia masuk rumah sakit lagi.

Panggilan terputus sepihak.
Cia semakin banyak pikiran.Padahal barusan 2 jam yang lalu ia menemui Kezia dan bertengkar sebentar namun sekarang?ia masuk rumah sakit?

Cia gugup setengah mati,takut karena Kezia mengetahui hubungan dia dan Ferdi.
Namun dipikir-pikir dia tau dari mana?
Cia mengecek ponselnya mulai dari aplikasi chat maupun sosmed lainnya.
Dan ya,Ferdi membuat story' 2 jam yang lalu dengan menulis caption sayang menggunakan emoticon love di bagian deskripsi nya.
Dan yang dipasang adalan screenshot telpon dengannya tadi.
Cia mulai gugup tak karuan karena takut karena ini Kezia syok masuk rumah sakit.

Tanpa berpikir panjang,Cia langsung bersiap-siap untuk berangkat kerumah sakit untuk memastikan keadaan sepupunya itu.
....
Azham naik keatas untuk melihat kondisi Kezia yang ngambek terhadap dirinya.
Saat membuka pintu,ia kaget karena tak dikunci padahal sebelumnya dikunci dari dalam.
Dan Azham masuk ke dalam kamar adiknya itu.
Betapa terkejutnya bukan main,Kezia terbaring pingsan diatas karpet dengan wajahnya yang pucat dan suhu tubuhnya panas.
Azham langsung menggendong Kezia dan menuju rumah sakit.
......

Sesampainya di rumah sakit,Ardhan yang seharusnya pulang malam mendadak izin karena mnedapat kabar dari putranya tentang kondisi Kezia.
Alisia pun yang masih ada pasien terpaksa izin untuk melihat kondisi putrinya tersebut.
Cia datang tepat dimana Kezia didorong suster untuk ke ruang perawatan.
Dan lagi-lagi Bintang yang menjadi dokter penanganan Kezia.

"Kenapa kamu mudah rapuh sih dek?kenapa kamu harus sakit-sakitan kayak gini?" Batin Bintang.

Kezia masuk ke ruangan dan keluarganya menunggu diluar.
Cukup lama Kezia didalam dan membuat Alisia khawatir.

"Mas,kenapa sih anak kita sakit terus begini? Aku gak tega lihatnya mas hiks..hiks." ujar Alisia.
"Sayang,tenang dong.Kezia anak yang kuat dan kita belum tau penyebabnya apa jadi berdoa yang mampu menyelamatkan putri kita.
Cia dan Azham saling bertatap untuk meminta penjelasan apa yang sebenarnya terjadi.
Namun mereka hanya memilih diam.

Tiba-tiba Bintang keluar ruangan untuk memberi tahu kondisi Kezia.
"Dokter,bagaimana kondisi anak saya?" Tanya Ardhan penuh kekhawatiran.
"Begini pak,Kezia hanya syok ringan dan dia juga banyak pikiran." Jelas Bintang.

Alisia,Ardhan,dan Azham bernafas lega terkecuali Cia.Karena apa yang terjadi tepat sasaran pemikiran Cia bahwa Kezia kaget melihat story' Ferdi.
Dan hal ini membuat Cia menjadi takut untuk berterus terang kepada sepupunya itu.

****

OKEY GUYS,GIMANA UDAH KEBONGKARKAN TEKA TEKINYA?JADI KASIHAN HUHU SAMA KEZIA YANG TAK TAU APA- APA HARUS MENDAPAT TIKUNGAN DARI SEPUPUNYA SENDIRI.

JANGAN LUPA VOTENYA!

Continue Reading

You'll Also Like

463K 43.2K 40
Adanira Pranaya - Seorang fresh graduate yang memutuskan kembali ke kampung halamannya. Kesehariannya hanya diisi dengan membantu usaha ibunya dan me...
1.5M 90.4K 58
Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah me...
753K 43.6K 57
Gracia Latisha. Adalah rahasia yang disembunyikan oleh Gusti Pradana Kartanagara, tujuh tahun lamanya. Insiden kelam di masalalu membuat gadis itu ke...
543K 22.3K 17
Darah biru yang mengalir dalam nadi seorang Raden Ayu Kembang Sekar Arum seperti kutukan. Sekar harus rela melepas cinta matinya yang dianggap aib it...
Wattpad App - Unlock exclusive features