princess (Tahap Update)

By alpicah

939 159 42

Cerita ini beralih ke lapak satunya !!!! ini cerita gak tamat ga selesai Mon maaf More

PERKENALKAN
|PRINCESS-1|
|PART 4|
|PART 5 |
|PART 6|
|PART 8|
|PART 9|
|PART 10|
|PART 11|
|PART 12|
|PART 13|
| PART 14 |
|PART 15|

|PART 7|

51 14 6
By alpicah

Happy reading ✌️

BUDAYAKAN VOTE DAN KOMEN SETELAH BACA!
...
"Aku pernah dihianati seseorang yang menggantungkan dan memberi harapan namun aku hanya dilupakan begitu saja"
...

Tesya hendak pergi menyusul orangtuanya kerumah sakit namun dikejar oleh Ferdian.

"Dek tunggu ini salah paham!" Teriak Ferdian.

Namun tidak dihiraukan oleh Tesya.
Ia benci kakanya yang telat menyakiti hati seseorang, terutama perempuan.

"Maksud Lo dengan Lo menduakan mbak Kezia dan seenaknya balikan sama mantan murahan Lo itu?MAS FERDI YANG AKU KENAL GA KAYAK GITU!" bentak Tesya.

Saat Tesya marah benar benar marah ia menggunakan kata Lo gue ke semua orang kecuali orang tuanya.
Tesya tidak membenci abangnya,ia hanya kecewa sejak kapan abangnya berubah menjadi pengecut.

"Dengerin Abang dulu,kamu kan tau Abang dulu mantan dia dan Abang khilaf sungguh maaf bukan maksud Abang untuk melukai Kezia sedikit pun,Abang tau Abang salah karena bermuka dua kayak gini karena kamu juga tau Abang putus dengan dia tanpa kepastian yang jelas.Abang frustasi dan dorongan dari mana Abang mengungkapkan kalimat sialan itu ke Kezia,sungguh Abang khilaf sumpah demi Allah." Jelas Ferdi.

Tesya terdiam sejenak.Otaknya sedang mencerna penjelasan Ferdi.

"Kalo Lo emang bener bener sayang sama mbak Kezia,ikut gue kerumah sakit sekarang dan tinggalin cewek murahan itu,Tesya gak Sudi bakalan punya Kaka ipar bentukan kayak ular berbisa,camkan itu!" Ucap Tesya.

Ferdi mengusap wajahnya dengan kasar.
Bagaimanapun ia memang masih mencintai gadis itu,namun hati ini munafik,ia malahan memberi harapan kepada gadis yang saat ini terbaring lemah,Ferdian mengutuk mulutnya sendiri,
Karena kenyataan nya Ferdian tidak sama sekali

Perlu digaris bawahi ya!

Tidak sama sekali CINTA terhadap seorang KEZIA yang memang bukan tipenya dari awal!

...

"Pah gimana kalau Kezia enggak sadar,mamah takut Kezia ninggalin kita hiks hiks." Ucap Alisia menangis melihat anaknya terbaring lemah.

Ardhan yang melihat itu berkata,
"Hush harusnya mamah jangan nangis nanti anak kita ikutan nangis dan Azham sama Alan juga bakal sedih ya kan nak?" Ucap Ardhan.

Dibalas anggukan lesu oleh kedua anak lelaki itu.

Dari kejauhan nampak kakaknya dan keluarga Ferdi datang dengan tergesa gesa.

"Alisia kamu harus sabar ya aku disini,kamu jangan takut Kezia anak yang kuat kok." Ucap Ella menenangkan adiknya ini.

"Iya mbak makasih suport nya." Ucap Alisia.

"Jeng yang sabar ya kita semua juga mendoakan yang terbaik untuk Kezia,dia anaknya kuat kok." Ucap Ana.
"Makasih ya jeng." Ucap Alisia.

Dari kejauhan Azham melihat sahabatnya,Ferdi.
Dari wajahnya nampak santai santai saja tidak ada panik paniknya.

Berbeda dengan sebelahnya,Tesya.
Gadis itu tampak khawatir jelas terlihat dimuka cantiknya.

Azham sudah lama mengenal sahabatnya,Ferdian memang orang nya masa bodoh untuk hal semacam ini karena merasa tak menyangkut apa apa dengan dirinya.

Namun dibalik wajah santainya itu Ferdi sebenarnya memang tak ada rasa cinta sedikitpun ke Kezia.
Ia hanya tidak sengaja mengucapkan pernyataan cintanya itu.
Namun kali ini ia juga penasaran tentang bagaimana keadaan gadis itu.

Selang beberapa waktu lama,dokter keluar dari ruang perawatan Kezia.
"Atas nama keluarga nya Kezia yang mana ya?" Tanya dokter tersebut.
"Saya papahnya dok,ada apa dengan anak saya." Ucap Ardhan khawatir.

"Kezia tidak apa apa hanya luka kaca itu yang menyebabkan aliran darah nadinya tergores dan tadi sempat kehilangan banyak darah namun sudah bisa diatasi." Jawab dokter itu enteng.

Dokter yang menangani Kezia ini terbilang masih muda sekitar 25 tahunan.
Dokternya santai santai saja mengenai masalah Kezia ini padahal hampir saja keluarga nya resah gelisah takut Kezia meninggalkan mereka.

"Kalau mau jenguk dia gantian ya soalnya adeknya butuh istirahat penuh karena syok liat darah banyak keluar dari tubuhnya." Ucap dokter itu enteng.

Dari gelagatnya Alan,adik Kezia pernah melihat dokter tersebut hanya saja lupa.
Alan mengingat ingat siapa laki laki ini.

Setelah berpikir cukup lama,Alan teringat sesuatu.

"Ini kalau ga salah orang yang waktu itu datang seminar ke sekolah gue deh."

"Baiklah saya permisi dulu silahkan menjenguk selamat malam." Ucap ramah dokter tersebut.

Saat hendak melangkahkan kaki,Alan memanggilnya.

"Dokter tunggu!" Teriak Alan.
Semua yang ada disitu kaget,Sejak kapan Alan jadi sok kenal gini?

"Iya,ada yang bisa dokter bantu?" Tanya dokter itu.

"Dokter dulu yang Dateng ke seminar SMP aku kan?yang pas pulang tanya tanya kepo tentang kakak aku?" Ucap Alan.

Tesya yang satu sekolah dengan Alan juga ingat,itu dokter yang menjadi incaran para temannya, dasar jamet.

"Haha kamu inget ya?hehe makasih udah mempertemukan dokter sama kakakmu,kakakmu lumayan pas buat jadi kriteria dokter." Ucap santai dokter itu.

Kalian pasti penasaran siapa sih ini orang Dateng Dateng pemain baru macem pelakor.
Canda wkwk

Ia dokter muda,Bintang Irsya Alfarezi.
Seorang direktur muda sekaligus dokter muda yang terlahir dari keluarga kolongmerat.
Kekayaan nya tak sebanding dengan harga gedung rumah sakit ini,karena lebih tinggi.
Iya lah kaya raya karena Alno Alfarezi, papahnya Ersi Wijaya ,mamahnya dan dia memliki perusahaan dan semua berprofesi di bidang dokter.
Jangan heran bila ia sering mengenakan sesuatu yang mahal.
Dan juga wajah tampan dan keramahannya kepada semua orang mampu memikat hati para wanita.
Ia murah senyum bahkan hampir setiap bicara ia menampangkan Senyumnya.

Kembali ke topik.

"Aku lupa, nama dokter siapa?" Tanya Alan.
"Kalau kamu liat langit pada malam hari dan ada bulan maka kamu pasti tau temannya bulan." Jawab Bintang dengan kekehannya yang manis.

Melihat anaknya akrab dengan dokter tersebut,Ardhan sangat bangga memiliki anak yang berani bertanya pada yang lebih tua.
Anak laki laki seusia Alan biasanya bodo amat rebahan,maen,cari pacar tapi tidak dengan anaknya.

"Ah dok maaf ya karena kekepoan anak saya Dokter jadi menghabiskan waktunya cuman cuman,Ayo Alan kenalan nya nanti lagi." Ucap Ardhan.

"Papah tuh harus nya tau,ini Lo dokter yang bilang suka sama kakak dan mau menjadikan kakak istrinya,sableng sih otak jaman sekarang." Ucap jujur Alan.

"Iya udah nak udah sini sama mamah." Ucap Alisia.

"Mari dok silahkan bekerja." Ucap Ardhan.

Dibalas dengan anggukan serta senyum yang emm manis dehh.

Ferdi yang mendengar percakapan Alan dari tadi muak dengan wajah sok imut dokter tersebut.

"Jingan dokter sekarang ga ada akhlak," ucap Ferdi.

Sontak kaki Tesya menginjaknya.
"Aww" ucap ringis Ferdi.

"Lo masih ada urusan sama gue bang awas aja Lo." Ucap ketus Tesya.

Ferdi Lo kok jadi alay kamseupay gini macam terong busuk gitu aja Lo cemburu sihh Lo itu ga cinta Lo hanya cinta mantan Lo titik ga ada penolakan.

Ferdi merasa dokter itu terlalu berlebih-lebihan dalam berkomunikasi dengan adik nya Kezia.
Dipikir dia ga bisa apa kayak dia secara Ferdi juga tajir haha gak selevel

Tesya tau kakaknya ini cemburu melihat dokter itu menyebut Kezia sebagai kriteria Kezia.
Tapi kenapa ia selalu bilang bahwa ia cinta gadis murahan itu.
Stop it Tesya muak drama abangnya yang terbilang goblok dalam perasaanya sendiri.

Keluarga Ferdi dan kakanya berpamitan pulang,mengingat hari terlalu malam.
Ferdi yang hendak pergi tangan nya ditahan oleh Azham.

"Lo mau pulang juga?ga mau nemuin Kezia dulu?" Tanya Azham.
"Gak ngapain coba kuker banget gue." Jawab dingin Ferdi.
"It's okey emang Lo ga suka adik gue,gue gak maksa kok bro walaupun gue harus liat adik gue yang nyatanya udah suka sama Lo,gue harap Lo peka aja." Senyum kecut terbit di pipi Azham.

Kasihan adiknya yang lagi lagi cinta bertolak belakang.
(Sama ya kayak authornya:') canda ribet amat idup Lo.)

...

Pagi ini Kezia disuguhkan pemandangan jengah karena mamah nya begitu overprotektif sekali dalam merawatnya.
"Sayang kamu baru boleh pulang 2 hari lagi ya nanti jam 10 aja visit dokter jadi kamu mamah tinggal nanti jam setengah 10 aja nunggu Alan Dateng okey?"
"Oh ya kamu belum makan kamu jangan gerak dulu biar mamah ambilin."
"Kamu minum air putih dulu buat ga keselek bentar mamah ambilin."
"Mamah suapin kamu ya kamu ga boleh makan sendiri ntah kena tangan lagi."

Kezia muak banget melihat mamah nya jadi beda 360°

"Mah bisa gak sih mamah diem aja ,Kezia udah gede ihh bukan bayi lagi yang hanya bisa ngompol sama nangis jengah tauu liatnya." Keluh Kezia.

Tiba tiba...

Tok tok tok

"Saya mau cek kondisi nona Kezia dulu." Ucap suster tersebut.
Suster itu mulai mengecek perban,suhu tubuh,tensi dll.

"Baik saya keluar dulu 5 menit lagi dokter Bintang akan datang." Ucap suster tersebut.

Kezia kaget bukan maen,ini baru jam sembilan tadi katanya jam 10 gimana nih dia belum mandi lagi.

Semuanya terlambat dokter tampan itu masuk keruang Kezia sumringah dan senyum yang emmm manis!

"Assalamualaikum calon eh pasien boleh dokter masuk." Ucap Bintang.
"Mangga atuh masuk dok." Ucap Alisia.

"Eh tuan putrinya udah sehat udah sadar." Ucap Bintang kepada Kezia.
Kezia tertegun di depan.

Satu kata yang menggambarkan nya saat ini,

tampan.

"Anjir lah ini dokternya kok tampan banget pengen makan deh dibawa pulang boleh gak sih."
Jiwa BAPER Kezia mode on.
Kalo liat yang bening bening Kezia bakal semangat 45 untuk menggapai apapun agar tetap bisa bertemu dengan yang bening bening.

"Hellow anak manis kok bengong?saya ganteng ya?" Ucap Bintang dibales kekehan nya.

"Dokter manis kok baru kesini neng nya jadi kangen nih kenalan yuk namanya siapa nanti ga sayang loh."

Gatelnya kumat bro!

Hanya dibalas kekehan oleh dokter tersebut.
Alisia yang melihat itu lantas pamit.
"Mamah keluar bentar ada telpon." Ucap bohong mamanya.

Suster yang dari tadi mengikuti kemana pun Bintang pergi hanya disuruh Bintang keluar sebentar.

Saat semua sepi,Bintang mendekatkan wajahnya ke telinga Kezia yang tak memakai Hijab.
Alasannya gerah lagi sakit.

"Kamu tau gak kalo malem ada perlak perlik banyak banget bertaburan dilangit?nah kalau kamu tau itu nama aku." Ucap lembut dan halus itu berhasil membuat pipi Kezia memerah.

"Eh kok pipinya merah sih ululuh adek malu ya sama Abang."

"Abang ih adek kan jadi malu."
Lagi lagi hanya dibalas kekehan dan senyum kecil tapi bermakna.
Mulai dari mana dokter nya ini memanggil nya adek tapi itu mampu membuat jedag jedug dihati Kezia dan dibalas kekehan kecil milik Kezia.

Bintang sangat tepat apabila nanti ia menjatuhkan hatinya pada gadis kecil dan mungil ini sebagai pelabuhannya.
Wajah yang cantik,kulit putih bersih rambut yang lurus cukup sudah masuk ke dalam kriteria nya yang pertama hanya kurang racikan sedikit agar semua terasa sempurna,dengan melamarnya.

Dari kejauhan ada seseorang yang dendam dengan dokter itu.
Bagaiman tidak ia berhasil melihat Kezia dalam keadaan membuka aurat hijabnya.
Iya orang itu Ferdian yang plin plan soal perasaan.

"Lo hanya milik gue dan gue ga akan biarin cowok sok imut itu ambil hati Lo karena your mine babe" ucapnya sambil mengeluarkan smirk nya.

...

BUDAYAKAN VOTE DAN KOMEN!

KURANG GIMANA NIH BIKIN KESEL GA SIH SAMA ABANG FERDI AUTO PENGEN NAMPOL HEHE

HAPPY Q TIME✌️

Continue Reading

You'll Also Like

558K 36K 58
Hasan Hamzah -si duda anak satu- resmi mengakhiri hubungannya asmaranya dengan Namjia setelah mereka berpacaran selama satu tahun. Setelah Jia telah...
645K 18.4K 71
Nabila harus menanggung konsekuensi fatal dari ke tidak sadaran Dewa, Ayah sahabatnya karena pengaruh Alkohol. Pria yang ia hormati itu merebut paksa...
613K 52.7K 79
Seorang desainer pakaian, perhiasan dan memiliki butiqe yang sering dikunjungi artis dan ibu-ibu sosialita. Alean Eleovan adalah sosok jenius peranca...
480K 44.8K 41
Adanira Pranaya - Seorang fresh graduate yang memutuskan kembali ke kampung halamannya. Kesehariannya hanya diisi dengan membantu usaha ibunya dan me...
Wattpad App - Unlock exclusive features