"Cewek galak itu bikin penasaran ya,
Jarang aja lihat cewek cantik tapi galak"
~Raka Alvino Franklin~
✨✨✨
Mobil Kelvin berhenti di gerbang sekolah gerbang sekolah yang sudah tertutup rapat. Zahra terlambat ,karena sih Kelvin bangun kesiangan,dan terjebak macet pula.
"Yah, sekarang gimana gue terlambat Kelvin ini semua gara gara loe!" Gerutu Zahra kesal.
"Jan nyalahin gue, salahin aja tuh jalanan yang macet.sekarng loe turun deh gue juga nanti terlambat."ujar Kelvin.
"Loe tadi bangun nya telat,gue ga mau sekolah biar aja Mama marahin loe,nanti gue kena hukum Kelvin!"
"Ga boleh loe harus sekolah, cepat Sekarang loe turun,gue ada kelas sekarang nanti gue terlambat!" Ujar Kelvin.
"Gak,!gak mau loe harus nyuruh tuh pak satpam bukain gerbangnya baru gue turun!"
"Arrhhg ya udh" ujar Kelvin frustasi.
Kelvin lalu membuka seatbelt dan bergegas membuka pintu mobil lalu menghampiri pak satpam.
"Pak, tolong bukain gerbangnya dong pak!" Ujar Kelvin di depan gerbang.
"Ini sudah terlambat 20 menit,kok saya baru liat kamu!" Tukas pak satpam
"Saya cuman nganterin adek saya pak, tolng bukain ya pak,"
"Ga bisa dek,sudah terlambat ga boleh masuk" ujar satpam.
Kelvin pun bergerutu kesal ia hendak kembali menuju mobil. Tiba-tiba ada yang menepuk pundak nya.
"Bang ngapain?" Tanya Raka.
"Eh loe terlambat juga ya?ini gue nganterin adek gue sekarang dia terlambat,dia ga mau turun gua juga buru buru mau ngampus"
"Oeh,adek loe Kayla Azzahra ya? Mending sama gue aja lewat tembok belakang,lagian Zahra sekelas kok sama gue!"
"Yaudah deh, sekrang mending ke Zahra dlu"
Kelvin dan Raka pun menuju mobil Kelvin,melihat Kelvin datang Zahra menurunkan kaca mobilnya dan ia heran kenapa ada Raka.
" Zahra mending loe sama dia aja lewat tembok belakang,pak satpam nya ga mau bukain gerbangnya" ujar Kelvin di depan kaca mobilnya.
"Ahh tapi kan,ck tapi nanti ketauan sama guru" tolak zahra
"Yaelah,sans aja lah Zahra gue udh berpengalaman kok" ujar Raka meyakinkan.
"Iyah,udh loe buruan gue telat nih"ujar Kelvin.
Zahra pun mengalah ia membuka seatbelt dan membuka pintu mobil sambil memanyunkan bibirnya.
"Yaudh loe jagain adek gue yah, tapi hati hati dia galak" bisik Kelvin ke Raka dan Kelvin bergegas memasuki mobilnya dan melaju pergi.
"Yaudh ayok,gak usah manyun gitu bibir nya ntar gue cium loh" ledek Raka.
"Otak mesum loe!"
Raka pun hanya terkekeh,ia menarik tangan Zahra menuju tembok belakang.
Mereka telah sampai di tembok sekolah yang lumayan tinggi.
"Raka,masak gue harus manjat sih!" Umpat Zahra.
"Ya enggak lah,loe kan cewek. Loe tunggu bentar ya" ujar Raka dan berlalu pergi
Zahra pun hanya menunggu,dan beberapa menit menunggu akhirnya Raka datang dengan membawa tangga,dan menaruhnya di tembok.
"Sekarang loe naik,biar gue pegangin"printah Raka.
"Ga mau gue,ntar gue jatuh lagi,"
"Ga kok gue nungguin disini kalau loe jatuh gue tangkep kok"ujarnya meyakinkan Zahra.
"Yaudh deh,loe jangan ngintip ya awas loe gue tabok ntar" ujar Zahra lalu menaikin satu persatu anak tangga ia melihat kebawah, Raka yang menunduk ke bwah.
Ia pun sudah sampai di atas tembok ia melompat dengan hati hati.
Bughh
Tubuh Zahra tersungkur di rerumputan ia memegangi bokong nya yang sedikit sakit lalu ia bangkit dan mengibas-ngibas kan rok nya yang sedikit kotor. Ia melihat Raka yang sedang berancang-ancang dan ia melompat dan mendarat dengan sempurna.
"Loe gak papa kan?" Tanya Raka.
"Gue,gak papa kok"
"Yaudh kita kekelas sebelum guru piket lihat"ujar Raka sambil menarik tangan Zahra dan menggenggam erat.
Mereka berjalan dengan hati hati karena takut ada guru piket.
Tapi alam tidak mendukung,guru piket melihat mereka dan menghampiri Meraka.
"Kalian berdua terlambat?" Tanya Ika guru piket hari ini.
"Hhmm,iya Bu" jawab Zahra gugup.
"Kamu anak baru udh buat ulah,dan kamu Raka terlambat lagi" ujar Ika.
"Iya buk, jalanan macet" ucap Raka.
"Alasan, sekarang hukumannya kalian berdiri hormat bendera sampai jam pelajaran ke-2,dan bersihkan toilet pulang sekolah" ucap Ika.
"Ya elah buk,iya dh"
Mereka meletakkan tas di pinggir lapangan dan bergegas menuju lapangan mereka pun menghadap bendera sambil hormat.
"Kay,sorry ya gara gara gue loe kena hukum" ujar Raka sambil menatap Zahra .
"Iya,gkpp btw makasih"
"Buat apa?
Zahra menatap Raka"buat semuanya"lalu beralih menatap bendera.
Raka mengerutkan kening bingung tapi ia hanya mengangguk.
Banyak yang menatap Zahra dan Raka dan banyak yang mencibir Zahra
"Ha? anak baru aja udah banyak tingkah"
"Ya Raka kenak hukum lagi, tapi bareng si tomboy"
"Hahhh kasian banget anak baru kenak hukum"
"Yaelah kalau sama Raka gue juga mau dihukum"
Zahra mengepalkan tangannya geram.ia ingin merobek mulut mereka.
Lama kelamaan Zahra merasa tidak bertenaga karena tadi pagi belum sempat sarapan
"Kay,loe pucet banget.loe gakpp kan?" Tanya Raka cemas.
",Gue gakpp,Ka" jwab Zahra pelan.
Zahra tidak dapat menahan tubuhnya,ia sangat lemas dan
1detik
2detik
3detik
4detik
5detik
Brugg
Tubuh Zahra ambruk jatuh melihat itu Raka sangat panik lalu bergegas mengangkat tubuh Zahra menuju UKS dan merebahkan tubuh Zahra di brankar
Zahra berusaha membuka matanya, kepalanya sangat sakit ia melihat di sekelilingnya dan melihat Raka.
"Gue ada dimana?" Tanya Zahra sambil memegang keningnya
"Loe ada di UKS tadi loe pingsan"
"Kepala gue pusing" rengek zahra sambil memegang keningnya
"Yaudah sini biar gue urut" ujarnya lalu mengambil minyak kayu putih menuangkan sedikit dan mengoleskan ke pelipis Zahra sambil memijit pelan kening Zahra.
Zahra menatap Raka ia merasa nyaman"perhatian banget loe Ka, walaupun gue suka judes sama loe" batin Zahra.
Raka menatap Zahra dan tatapan mereka bertemu dengan cepat Zahra mengalikan tatapan nya.
"Gimana udah ga pusing lagi?" Tanya Raka menyudahi memijit kening Zahra.
"Udh lumayan kok"
"Loe belum sarapan ya? makanya loe pingsan?
"Iyah gue ga sempat sarapan"
"Loe tunggu bentar disni jangan kemana mana"printah Raka dan berlalu keluar UKS.
Zahra pun menunggu Raka beberapa menit menunggu Raka pun datng membawa mangkok yang berisi bubur kacang ijo dan segelas teh hangat.
Ia menaruh teh hangat di meja yang disamping brankar.
"Loe makan dulu" ujar Raka sambil menyuapkan bubur ke mulut Zahra.
Zahra pun melahap nya. Setelah menerima beberapa sendok bubur ia merasa kenyang
"Udh Raka gue udh kenyang kok"ujar Zahra.
"Yaudh nih minum dulu"ucap Raka sembari meletakkan mangkuk dan berahli ke gelas yang berisi teh hangat.
Zahra pun menerima gelas,dan tanpa sengaja tangan Zahra memegang tangan Raka yang sedang memegang gelas itu juga.
Zahra pun meminumnya,ia terasa lega dan bertenaga lagi.
"Gue mau kekelas"pinta Zahra.
"Ga ush ini udh mau jam istirahat Disni aja sampai bel bunyi"
"Tapi gue udh bolos pelajaran"
"Tenang aja gue udh minta izin sama guru tadi"ucap Raka membuat Zahra lega.
"Makasih,loe udh banyak nolong gue, walaupun gue suka judes sama loe"ucap Zahra.
"Iya, gapp kok semua itu butuh perjuangan"
Zahra mengerutkan kening bingung
"Perjuangan? maksudnya?"
"Hhm,ga ada kok"jwb raka gugup
Zahra hanya mengangguk. Perjuangannya?bullsit. Semua lelaki buaya darat.
Menuggu bel istirahat berbunyi Raka mengambil HP nya di kantung baju,ia mengetik pesan
Azka, tolong absenin gue
Sama Zahra ya, soalnya Zahra
Lagi sakit di uks
Azka;
Yaudah nanti gue absenin
Zahra gakpp kan?
Dia pingsan tadi
Nanti aja gue jelasin
Azka;
Ok bro.
Read
Raka menaruh HP nya kedalam saku baju,dan melihat Zahra sedang tertidur.
Raka duduk disamping brankar dan menatap wajah Zahra lekat dan memegang tangan Zahra"Zahra gue udah sayang sama loe sejak pandangan pertama,gue berjuang buat dapatin hati loe"gumam Raka sambil mengelus rambut Zahra dengan lembut.
Raka pun ikut tertidur di samping zahra,ia meletakkan kepalanya di tangan Zahra sbg tumpuan.
_
_____
Kringgg
Bel istirahat berbunyi, pintu UKS terbuka menampakkan dua orang Azka dan Kinan.
Melihat pemandangan itu Mereka saling menatap"ya ampun swett banget mereka berdua,jadi gimna kita bangunin Mereka?" Tanya Kinan.
"Ga tega gue klo dibangunin"
Zahra membuka matanya perlahan ia melihat Kinan dan Azka."kalian berdua knp lihat nya begitu?"
"Eehhhh ga papa kok,itu si Raka" jawab Kinan sambil menunjuk Raka yang masih tertidur.
Zahra pun melihat disampingnya Raka yang tertidur."Raka,loe perhatian banget, padahal kan gue udh judes sama loe"batin Zahra.
Zahra mengelus rambut Raka dan membangun kan Raka dengan lembut"Raka bangun"
Raka pun megadahkan kepalanya ia merasa ada yng menyentuh rambutnya,ia melihat Zahra yang tersenyum manis.
"Udah bangun Zah?, gimana udh enakan blum?"tanya Raka.
"Udh,kok mkasih ya loe udh jagain gue sampe loe ketiduran"
"Iyh sans aja" ucap Raka.
"Eemmm woi loe berdua ga lihat kita berdua nih"Azka berdehem
Raka melihat kebelakang"eh loe ada loe berdua. ? Ujar Raka.
"Yaudh Zahra kita ke kantin yok,?Ajak Kinan
"Yaudh iya"
Zahra pun turun dari brankar dibantu Raka.
*****
Mereka menuju kantin yang semula riuh menjadi hening karena kedatangan Raka, Zahra, Kinan,dan Azka cowok famous bersama cewek Bitchy.
Zahra mengerutkan keningnya bingung mengapa Mereka menatap Zahra tajam, tapi Zahra tetap bersikap biasa saja.
Mereka menuju bangku yang paling pojok tempat biasa Raka dkk ,disana sudah ada farel,dan Arkan.
Zahra duduk di kursi panjang dan disusul Raka yang duduk disebelahnya.kinan dan Azka juga duduk bersebelahan.
"Ciee,cewek judes udah baper sama Raka sampe nurut gitu sama Raka"ledek Farel.
"Apaansih loe, siapa yng baper?" Ujar Zahra judes
Mereka hanya tertawa melihat Zahra yang sedang kesal
"Udh,loe farel ga ush ngeledek mending loe pesenin makanan. Zahra loe pesan apa? Ujar Raka.
"Gue teh anget aja deh,gue masih kenyang"
"Yaudh,gue batagor sama orange jus,klo loe berdua" ujar Raka
Kinan dan Azka pun mengucapkan pesanan mereka farel pun pergi memesan makanan Mereka.
"Zahra loe,knp bisa pingsan?"tanya Kinan.
"Gue tadi sama Raka terlambat terus kenal hukum hormat bendera gue kebetulan belum sarapan jadi pingsan"jelas Zahra.
Kinan hanya mengangguk,dan pesanan Meraka datang. Mereka menyantap makanan nya.
Mereka telah menyelesaikan makan dan mereka beranjak pergi menuju kelas dan meninggalkan selembar uang 100 ribu di meja.
_____
Kringgg
Bel pulang sekolah Bu Lina guru biologi mengakhiri pelajaran nya dan mengucapkan salam lalu keluar kelas dan disusul murid.
Dalam kelas tinggalah Kinan, Zahra,dan Raka dkk "Zahra pulang yok"ajak Kinan.
"Gue baru ingat kalau gue sama Raka disuruh bersihin toilat"
"Mau gue bantuin?"tawar Kinan.
"Ga ush Kinan gue sama Raka aja,lagian supir loe nanti nungguin"
"Yaudah gue balik duluan ya loe hati hati" ujar Kinan berlalu pergi.
Zahra menghampiri Raka di pojok belakang yang masih mengobrol.
"Raka,buruan bersihin toilat gue pengen cepat pulang nih"ujar Zahra.
"Eh,iya yaudh ayok,bro kalian dluan aja gue masih jalanin hukuman nih,"ujar Raka sambil menarik tangan Zahra dan menggenggam erat menuju toilet.
Mereka pun Dengan cekatan membersihkan toilet yang berbeda Raka membersihkan toilet cowok, Zahra membersihkan toilet cewek yang bersebelahan.
Raka selesai dengan toiletnya dan ia menghampiri Zahra"Gimana udh siap?
"Ntar lagi nih"
Raka membantu Zahra agar cepat selesai, Raka dan Zahra keluar dari toilet dengan keringat.
"Duh, capek banget"gerutu Zahra
"Sekarang kita pulang"ajak Raka.
Raka dan Zahra menuju gerbang sekolah. Zahra mengambil HP dari saku baju ia berniat menelpon Abang nya
"Mau ngapain?"tanya Raka.
"Nelpon bang Kelvin suruh jemput lh"
"Bareng gue aja,ga terima penolakan"ujar Raka.
Zahra pun mengikuti Raka menuju parkiran, Raka mengambil motornya.
"Jaket gue masih sama loe kan?"tanya Raka.
Zahra mengangguk dan mengambil jaket dari tasnya dan memberi nya ke Raka."pakek aja dlu"
Zahra menaiki motor sport Raka dan menaruh jaket ke rok nya.raka menjalankan motor nya dengan kecepatan sedang.
Motor sport Raka berhenti di depan gerbang rumah,dan Zahra turun dari motor"makasih udh mau nganterin,dan maksih juga udh nungguin gue di UKS." Ujar Zahra.
Raka tersenyum manis
"Iya, tapi jangan judes lagi sama gue"
"Kalo loe ga nyebelin gue ga akan judesin loe"
"Yaudh gue pamit pulang,salam buat Abang loe" ujar Raka menyalakan motor nya.
"Ia hati hati"
Raka pun melaju kan motor nya. Zahra menepuk jidatnya."yah jaketnya ketinggalan terus,bodo Zahra". ucap nya sambil berjalan menuju masuk ke rumah.
✨✨✨