[Non Fiction] Menjadi Lebih B...

By LambertusHermawan

2.5K 61 1

Dulu saya memiliki sebuah blog yang saya isi dengan pemikiran-pemikiran saya akan berbagai hal di dunia ini... More

Agar Harimu Tidak Semakin Buruk
Another Beautiful Time
Arti dari Sebuah Kesalahan Kecil
Awali dengan Syukur
Awaspadalah!
Balasan Atas Perbuatan
Berhentilah Berpikir!
Berlomba dengan Waktu
Biasa di Mata Kita, Tidak Biasa Bagi Orang Lain
Bila Rasaku Ini Rasamu
Cinta Tanpa Harus Dikatakan
Di Balik Tebing Tantangan
Di Belakangmu, Aku Bicara
Dinding Punya Telinga
Doa yang Hanya Tinggal Kata
Dosa dan Bertahan Hidup
Dunia yang Melihatmu
Huh, Hujan Lagi!
Ini Masih Masalah Kecil
Inspirasi Saya Ada di Toilet
Jika Ada yang Ingin Dikatakan
Jika Menghadapi Perpisahan
Jika Persiapan Masih Kurang Cukup
Jika Tidak Tahu Apa yang Harus Dilakukan...
Kau Tak Sebanding dengan yang Lain
Kebaikan dari Setiap Agama
Keinginanmu Keinginanku
Kekuatan Cadangan
Kelebihan adalah Kelemahan
Kelebihan Pesimis daripada Optimis
Kembali Beraktivitas
Kembali Kepada Mimpi
Kepanikan yang Wajar
Keputusan-Keputusan Kita
Keseimbangan
Kesuksesan di Balik Kegagalan
Kututup Mulutmu dengan Senyuman
Mana yang Ditingkatkan?
Manusia Pemimpi
Masalah Itu Gajah
Melihat Punggung Orang Lain
Melirik Pujian
Memaknai Ulang Tahun
Memberi Tanpa Syarat
Mencari Sahabat, Yuk!
Mendadak Disengat Perubahan
Mengakui Kesalahan
Mengapa Harus Kerja?
Mengharap yang Terbaik, Mempersiapkan yang Terburuk
Mengikuti Arah Tamparan
Mengucapkan Terima Kasih Sambil Kayang ?!
Menikmati Rasa Rindu
Menjadi Dekat dengan Tuhan
Menjadi Kuat dengan Hinaan
Menjadi Orang Malas yang Baik dan Benar
Menulis Buku Kehidupan
Menunda yang Benar
Momentum Perulangan
Musuhku, Terima Kasih!
Orang yang Baik
Para Pemain Puzzle
Penghiburan Bagi Para Minoritas
Riddikulus!
Saat Marah Pada Diri Sendiri
Saat Titik Target di Depan Mata
Saya Sukses Jika Bisa Bangun Pagi
Sebuah Titik Balik
Seni Beristirahat
Seorang Sahabat Bernama Antusias
Setegar Batu Karang, Seluwes Air
Siapa Meminta Maaf Lebih Dulu
Siapa yang Paling Baik?
Siapa yang Salah?
Sudahkah Berdoa Hari Ini?
Tentang Mengecewakan dan Dikecewakan
Tentang Memaafkan
Teori Spiral Kebahagiaan
Tersenyum Tanpa Alasan
Teruskanlah
The Power of Starting
Tidak Memotivasi Selamanya, Setiap Waktu
Tidak Semua Orang yang Menghina Itu Sama
Untuk Hidup yang Lebih Manis
Ups, Keceplosan!
Waspadai Kewaspadaanmu!
Yang Bisa Diubah, Yang Tak Bisa Diubah
Yang Patut Diirikan

Mencintai Negeri Sendiri

6 0 0
By LambertusHermawan

Seberapakah cintamu pada negara tempatmu bernaung? Tak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk kita, termasuk negara kita. Kita tahu apa yang baik dan tidak baik pada negara kita ini. Tapi, sekali lagi, seberapakah cintamu pada negara tempatmu bernaung ini? Manakah yang lebih kita pandang dari sebuah negara, kebaikannya atau keburukannya?

Kita boleh menggerutu melihat kekurangan-kekurangan yang terdapat di dalam tubuh negara kita. Pemerintahannya, masyarakatnya, fasilitas-fasilitasnya, dan hal-hal lain yang kita rasa kurang atau justru tidak baik. Kita boleh mengkritik, kita boleh mengkritisi. Kita boleh kecewa dengan kekurangan yang ada itu. Namun, janganlah sampai kita membenci negara kita sendiri.

Katakanlah negara adalah sebuah rumah dan kita adalah penghuninya. Kita tinggal di dalam sebuah rumah reyot dengan dinding papan yang lubang-lubang, panas menyengat di siang hari dan dingin menggigit di malam hari. Lantas, apa yang harus kita lakukan sebagai pemilik rumah tersebut? Menggerutu saja? Lebih memilih tidur di rumah tetangga?

Seorang pemilik rumah yang baik tidak akan membiarkan segala bentuk kekurangan yang ada pada rumahnya. Boleh jadi banyak hal yang perlu diperbaiki. Tapi juga tidak ada salahnya jika proses perbaikan itu dilakukan perlahan-lahan. Hari ini perbaiki atap, besok perbaiki dinding, besoknya lagi bersihkan selokan, dan seterusnya.

Apakah hanya kepala keluarga yang wajib memperbaiki rumah? Salah besar. Semua yang tinggal di dalam rumah itulah yang bertanggung jawab memperbaiki rumah. Meskipun setiap orang memiliki peran berbeda, tapi tujuannya sama, yaitu memperbaiki rumah.

Sejelek apapun keadaannya itu adalah rumah kita. Terimalah! Jika malu, maka lakukan sesuatu agar rumah itu tidak kelihatan memalukan. Apa kata orang jika kita sampai menghina rumah kita sendiri? Toh sesungguhnya ada juga kelebihan dari rumah kita, seperti dibangun dengan uang sendiri atau aliran udaranya yang lancar.

Kawan,
sebagai warga negara yang baik, marilah kita mengakui keberadaan negara kita. Di sini kita lahir, di sini kita tumbuh, dan di sini kita mati. Jika bukan kita yang bisa membesarkan negara ini, lalu siapa lagi?

Continue Reading

You'll Also Like

16.2K 1.5K 35
#1 Motivasi [28-01-2022] #1.Belajar [23-05-2.21] #1 pembelajaran [8-08-2021] #3 Self Reminder [24-05-2021] # 5 manfaat [24-12-2020] #2 renungan [29...
257K 21.5K 26
Aku menulis cerita ini hanyalah untuk memuaskan khayalanku. Memuaskan khayalan kalian bagi para pembaca yang mulai muak dengan masalah di setiap ceri...
10.4K 345 58
Kisah seorang cewe yang suka dengan seorang cowo yang polos dan imut. "Oh shit kenapa muka dia imut banget sih dia cowo kenapa ngegemesin banget kekn...
45K 1.9K 36
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Carany...
Wattpad App - Unlock exclusive features