UnTold

By Ksmf92

1.2K 148 26

mengapa disaat aku bersamanya hatiku terasa lebih nyaman dan lebih sering deg-deg'an ? apa ini yg namanya cin... More

HAEEEE !!
Casteu ^ ^
PROLOUGE
Chapter 1
PENGUMUMAN 🙌
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Pengumuman !
NEW
Chapter 9
Chapter 10

Chapter 8

110 7 3
By Ksmf92

Sekarang ini semua sedang menunggu di loby rumah sakit pamannya seok jin , mereka sudah tidak bisa menghilangkan raut cemas dari wajah mereka

" aigoo bagaimana ini kok dokter yg nanganin mereka berdua belum keluar " ujar yuju
" heeii tenanglah bukan lo doang yg khawatir dikit lagi pasti keluar kok " sahut mina menenangkan
" hyung bagaimana ini , jin hyung kok masih belum selesai di tanganin ? gw takut hyung " ujar taehyung menahan tangis
" udah tae lo tenang dulu , kita harus yakin jin hyung itu orangnya kuat , arra ? " ucap namjoon
" hmm nee arraseo " jawab taehyung

tak lama kemudian terbukalah pintu dari ruangan yg menangani sana

" bagaimana keadaan sana uissa- nim ? " tanya siwon
" keadaannya sedikit membaik , namun ia tadi sempat terkena efek dari hipotermia yg hampir mengancam nyawanya dia akan kami rawat sampai keadaan nya membaik " jelas uissa
" gomawo uissa-nim " ujar Siwon
" hmm nee " jawab uissa
" gimana ini siwon-ssi kenapa kyungsoo lama sekali menangani seok jin , aku jadi makin khawatir eoh " ucap jongdae
" tenang jongdae kau harus percaya bahwa jin itu namja yg kuat , dia gk akan meninggalkan kita begitu saja bukan ? dan ku harap kau tetap tenang untuk kedepannya " jelas Siwon
" hmm nee gomawo siwon-ssi " ujar jongdae
" hmm nee , gwaenchana " jawab Siwon

tak lama kemudian kyungsoo pun keluar dengan wajah yg sedikit berkeringat dan kelelahan

" bagaimana keadaan seok jin kyungsoo ? " tanya jongdae
" karena dia terkena gejala hipotermia tadi kami hampir kehilangan dia hyung tapi sekarang gwaenchana tinggal menunggu dia sadar , dia tetap harus di rawat hyung dan kajja ikut ke ruangan ku sebentar " jelas kyungsoo
" nee kajja ke ruanganmu " jawab jongdae

kyungsoo dan jongdae pun pergi ke ruangan kyungsoo , semua yg ada disana tak tau mereka akan membicarakan hal apa

semua yg ada disana terkejut mendengar pernyataan kyungsoo

" hmm yeorobun ahjushi ingin pergi menengok sana sebentar ya , kalian jika mau tunggu saja nee " ujar Siwon yg lalu pergi ketika di jawab anggukan oleh semua
" hyung bagaimana ini hiks jin hyung hampir pergi tadi hiks gw kan takut hyung hiks " ujar taehyung yg sudah menangis sekarang
" heii tenang tae yg penting kan jin hyung selamat " ujar hoseok
" iya tae lo tenang dulu dong " bahkan kini yoongi yg berucap
" hmm yaudah gw mengerti gw akan tenang untuk sekarang " jawab taehyung yg sudah tak menangis lagi cuman tetap aja dia masih sedih
" hyung apa kita bakal nginap disini ? " tanya jimin mengalihkan topik , dia juga tak ingin yg lain tenggelam dalam rasa sedih
" pasti dong , lagipula kita besok tak ada jadwal kuliah " jawab hoseok
" hmm tapi kami boleh kan nginap sini ? " tanya mina
" hmm boleh tapi tidur di ruangan sana saja asal tak mengganggu " jawab namjoon
" hmm oke deh kita berdua mau ambil baju dulu " ujar mina
" abis mereka sampai disini kita ambil baju kita oke " titah yoongi
" hmm nee " jawab semuanya

.

.

.

di ruangan kyungsoo

" apa terjadi masalah dengan keadaan jin , kyungsoo-ah ? " tanya jongdae
" hyung sebenarnya tadi aku melihat bahwa sel kanker jin hampir menyebar untung bisa ku atasi dengan obat yg ku berikan , namun tetap saja seok jin harus segera mendapat donor tulang sumsum secepatnya hyung , kemoterapi hanya membuatnya tersiksa kalau kau mau tau " jelas kyungsoo panjang lebar
" nah itu yg sebenarnya aku khawatir kan kyungsoo-ah , sampai sekarang aku masih belum mendapatkan pendonornya " jawab jongdae
" yasudah sekarang kau tenang dulu hyung , aku akan memberikan obat yg dapat memperlambat sel kanker nya berkembang " ujar Kyungsoo
" gomawo kyungsoo-ah kau sudah banyak membantu kami " ucap jongdae
" gwaenchana hyung , lagipula kita ini keluarga bukan , nah yasudah kajja kita jumpai yg lain " jawab kyungsoo
" nee , kajja " ucap jongdae lalu keluar dari ruangan bersama kyungsoo

.

.


diruang tunggu

" hai kalian , ngomong ngomong kemana 2 yeoja yg tadi disini ? " tanya jongdae yg tidak melihat mina dan yuju
" mereka pergi ambil baju untuk menginap disini " ujar yoongi singkat
" haah menginap ? " jongdae agak bingung rupanya
" nee , jadi selama jin dan sana di rawat kami akan menjaga mereka disini , kami juga akan mengambil baju setelah ini " jelas namjoon
" tapi kenapa repot begini kalian kan harus kuliah" jawab jongdae
" mumpung kami diliburkan selama seminggu kenapa kami tidak membantu kalian ? lagipula kami tidak tega melihat kalian berjaga disini berhari-hari tanpa tau kapan mereka boleh pulang " kini taehyung yg berujar
" haiisshh yasudah - yasudah kami akan menuruti kalian , tapi kalau menjenguk bolehkan ? " tanya jongdae
" kami tidak ada hak untuk melarangmu ahjushii " jawab hoseok
" yasudah tapi jangan lupa beritahu Siwon nee dia kan masih menunggu sana di dalam aku mau ke ruangan jin dulu " titah jongdae
" hmm nee " jawab semuanya

~ ~ ~

1 jam kemudian diruangan Sana

" eeunghh " lenguh sana membuat Siwon langsung menghampiri ranjang Sana
" kau sudah sadar eoh ? syukurlah appa sangat khawatir tadi , apa ada yg masih sakit ? " ujar Siwon
" hmmm ani appa , gwaenchana "
" yasudah appa panggilkan uissa dulu ne " ucap siwon
" hmm nee " jawab sana

uissa pun datang dan sudah selesai memeriksa sana sekarang

" appa , jin dimana ? " tanya sana
" hmm jin sudah di ruang rawat " jawab Siwon
" hiks appa ini semua salah ku hiks harusnya aku saja yg dirawat hiks tapi dia malah mengorbankan dirinya hiks " ujar sana sambil terisak
" heeeii dengarkan appa sini , kau itu harus percaya pada jin dia itu namja yg kuat , appa yakin itu dan kau harus tenang sekarang karena ia itu sudah berada di ruang rawat untuk masa pemulihan " jelas Siwon menenangkan sambil memeluk sana
" hmm tapi apakah jin sudah sadar appa ? " tanya sana
" sepertinya belum , kau tenang saja ya " jawab Siwon
" hmm yasudah tapi aku ingin keluar boleh gk ? " tanya sana
" hmm boleh kok biar appa bantu pakai kursi roda ya " ujar Siwon yg di jawab anggukan oleh sana

.

.

.

di ruang tunggu

semuanya sedang duduk menunggu kabar dari appa sana dan seok jin bahkan semuanya sudah mengambil baju masing masing , tapi satu suara mengalihkan atensi mereka

" hai yeorobun " sapa sana
" eehh sana ? kok lo keluar , kan harusnya didalam aja klo baru sadar " ujar yuju
" hmm gwaenchana dia hanya butuh udara segar " jawab Siwon
" tau nih yuju gw jadi ngerasa lo eomma nya sana ahahahahahhaha " ucap mina
" iiihh namanya juga khawatir " jawab yuju
" tapi ngomong ngomong kenapa keliatan membawa baju ? mau menginap memang ? " tanya Siwon
" nee kami mau menginap ahjushii , pokoknya jin dan sana biar kami yg jaga , nak Bangtan juga udah bilang ke jongdae ahjushii " ujar yuju
" hmm tapi kan jadi ngerepotin kalian nanti " jawab Siwon
" gwaenchana ahjushii kami hanya tidak mau kalian nanti kelelahan lagipula kan kami libur seminggu , jadi kami mohon ahjushi mengerti ya kalian kan bisa menjenguk kapan saja " kini hoseok yg berujar
" yasudah terserah kalian tapi ingat , makan tetap teratur ya , sana akan menjadi saksinya nanti ahahaha , yasudah ahjushii mau mengabarkan eomma sana dulu kalian jaga sana ya " ucap siwon

lalu mereka pun bersenda gurau sejenak untuk menghilangkan kesedihan di dalam hati sana





TBC~~









anyyeong yeorobun , lama gk update ya ? maaf yaa :( pokoknya author bakal berusaha yg terbaik untuk ff ini dan mian juga klo kependekan

jangan lupa vote dan koment ya ^ ^

Continue Reading

You'll Also Like

86.4K 8.1K 73
jeon jeongguk seorang ketua mafia yang terkenal berdarah dingin dan sadis, siapa yang mengetahui jika dia memiliki masa lalu yang manis dan masih men...
530 10 8
yang satu nyarinya cowok cool macem sasuke,yang satu lagi pengennya yang petakilan kaya naruto,trus kalo lu punya temen cool tapi ngebosenin sama pek...
30K 2.9K 21
jeon Jungkook yang dicintai dua pria tampan sekaligus, namun ia harus memilih siapa kah yang akan memenangkan hati nya suatu saat nanti.
Wattpad App - Unlock exclusive features