HALU

By kucingkyod62

703 53 2

YANG PENGEN TAU BACA YAAA #JIPLAKTANDAGAMAMPU More

PROLOG
1
2
4
5
6
7
8
9
10
11

3

45 6 0
By kucingkyod62

HAI GUYYYY KAMBALI LAGI SAMA AUTHOR YANG CANTIK DAN GANTENG INI

IYA LAH KAN DISINI AUTHORNYA BANYAK, WKWKWK

BENERAN GUYS, GA BOONG. NGAPAIN BOONG, KAN BOONG DOSA

UDAH AH GAJE

LANJUT YA GUYSSS

HAPPY READINGGGGG, MAAP KALO ADA TYPOOOOO

-----------------

Pagi ceria, seperti saat seorang gadis manis menatap sang idola. Idola yang semu! Tapi akan nyata di hidup gadis manis ini. Terkadang rasa tertarik muncul dari hal sederhana, sama halnya jatuh cinta mudah untuk datang tapi tak mudah mendapatkan.

"Pagi abaaangg!!" teriak Fely sembari menuruni tangga dan menuju ruang makan

"Tumben bangun awal, biasanya mepel sama jam sekolah bangunnya" ucap Rolang cuek

"Hehehe, khilaf lah bang" jawab Fely sembari mengambil makanannya

Mereka menjalankan sarapan dengan keheningan, menyantap setiap apa yang mereka makan. Sesekali Fely mengoceh tidak jelas, dan hanya diangguki oleh abangnya, Fely berdecak sebal dengan respond sang abang.

"Bareng gue gak?" tanya abang

"Boleh deh bang, tapi baru setengah tujuh, gapapa?" jawab Fely

"Hm" jawab abang dengan cuek

Setelah menyelesaikan sarapan mereka pun berangkat ke sekolah. Diperjalanan hening melanda, padahal biasanya abangnya selalu heboh menggangu adiknya, aneh memang! Sesampainya disekolah mereka malah menjadi sorotan pasalnya, Fely anak baru bisa bisanya berangkat bareng sama Roland si most wanted. Fely tidak menghiraukan tatapan sirik dari para fans fana dari abangnya, toh dia adiknya bukan perempuan yang hamil diluar nikah, seolah olah tatapan mereka mengejek dan merendahkan.

Sesampainya Fely dikelas ia langsung duduk dan mengecek semua yang ia bawa, kebiasaan Fely adalah kelupaan bawa barang, seperti kotak pensil, buku, dan lain lain. Yah bisa dibilang pelupa dan ceroboh.

"Pagii semuaaa" teria Joanna

"Pagi Jon" jawab Fely

"Jangan panggil Jon plisss, panggil aja Anna kek, cantik kek gini dipanggil Jon. Mit amit" ucap Joanna sembari mengipas kan tangannya didepan muka

"Hai gaannn" teriak Aqilla dan Kyla bersamaan

"Kok lo berdua barengan?" tanya Fely

"Biasa, ketemu diparkiran yaudah barengan aja kesini" jawab Kyla

"Fel, udah kerjain pr yang kemarin belom?" tanya Aqilla

"Pr fisika ya? Udah tuh ditas ambil aja gue lagi stalking pacar" jawab Fely sembari menatap layar ponsel dengan tersenyum

"Yaudah gue ambil tas lo" ucap Aqilla

"Join sist" ucap Kyla dan Joanna bersamaan

Fely tidak menghiraukan teman - temannya, ia tetap fokus pada ponselnya dan menatap gambar yang didalamnya lekat lekat. Fely yang melihat teman - temannya dengan tatapan kepo pun, hanya terkekeh. Ini lah saatnya melancarkan aksi Fely.

Kriinggg

"Oi Bu Dwi gak masuk, anaknya lahiran" seru Jono sang ketua kelas

"Yuhuu, freeclas 3 jam" teriak Joanna

"Bu Dwi ngajar apa disini?" tanya Fely

"Guru Geografi, kita seminggu cuma tiga jam ketemu tuh orang, itupun dijadiin satu hari biar gak ribet mungkin. Tapi cara ngajarnya yang gak disukai sama anak anak disini" ujar Kyla panjang lebar

"Oalah, yaudah gue mau ke perpus nyari Wi-Fi, mau vc doi" ucap Fely

"Heh ogeb, perpus ada yang jaga. Guru killer, kalo ketahuan bolos siap siap aja ketemu Pak Sap" ujar Joanna sembari menonyor kepala Fely

"Sakit ogeb, ya kan gue gatau disana ada yang jaga" ucap Fely sambil mengelus kepalanya

"Btw lo udah ada doi?" tanya Aqilla memastikan

"Iya udah, dia selebgram. Ganteng banget!" jawab Fely sambil senyum - senyum sendiri

"Huaaa, pengen dong liat doi nya. Gue mah boro boro punya doi, deket sama cowok aja kagak" ucap Joanna

"Emang kenal dimana Fely?" tanya Kyla

Pertanyaan Kyla membuat Fely bungkam, pasalnya ia belum memikirkan dan belum mengstalk sedalam itu. Fely tidak tau harus menjawab apa, melihat Fely diam Kyla merasa bersalah, dan terlihat sekali wajah pucat dari Fely.

"Gue kenal di New York. Waktu gue liburan keluarga, gak sengaja ketemu dia di mall. Yaudah deh tukeran nomor ponsel dan sekarang jadian" ucap Fely lancar dan sedikit kegugupan

"Oalahhhhh, yayayaaaa" seru mereka bertiga dengan tidak curiga. Benar mereka tidak curiga karena Fely kaya, patut saja liburan ke luar negeri.

"Kantin yuk" ucap Fely mencairkan suasana dan mengatasi kegugupan

"Ah ogah, gue lupa gak bawa duit cepet cepet tadi" ucap Kyla

"Aelah, gue traktir aja deh" jawab Fely

"Kita bertiga ditraktir Fely, yokk berangkaat!" teriak Joanna

"Ogeb, yang ditraktir siapa yang seneng siapa! Tekor banget gue hari ini" ucap Fely sembari menggelengkan kepalanya

Diperjalanan menuju kantin, mereka sibuk bercanda gurau. Mereka sibuk melihat cogan di sekolah, ternyata semua kelas freeclass, tapi tidak tau apa penyebab freeclass hari ini. Sesampainya ia di kantin, mereka memilih tepat di didekat jendela alasannya ingin melihat anak yang bermain basket.

"Mau pesen apa? Biar gue pesenin, Fely yang bayar tenang aja" ucap Kyla sembari terkekeh

"Hadeh bocahhh" ucap Fely sambil menonyor kepala Kyla

"Ampun sobat" ucap Kyla

"Samain aja deh kek lo" ucap Aqilla dan Joanna serempak

"Fely?" tanya Joanna

"Gue alpukat kocok aja deh 1, gue kenyang soalnya" ucap Fely sembari memberikan uang seratus ribu kepada Kyla

"Aqilla ikut gue" ucap Kyla

"Yang ada harusnya lo bilang, Aqilla ayo ikut gue buat bantu bawa. Nah gini kesannya gue babu lo suruh ngikut sana sini, gue mah ogah jadi babu lo" ujar Aqilla dengan berdecak kesal

Mereka hanya terkekeh melihat tingkah Aqilla dan Kyla. Fely sesekali bercanda gurau dengan Joanna, dan tidak disangka mereka bertemu dengan si most wanted sekolah. Dan mereka menghampiri tempat dimana Fely duduk.

"Boleh gabung, cantik?" tanya Ardian

"Gak usah ganggu adik gue, gue dorong dari sini biar lo jatoh sekalian kalo lo ganggu adik gue" ucap Roland

"Boleh gabung?" tanya Ansell

Fely melirik Joanna dan memastikan apakah ia setuju atau tidak. Ternyata Joanna mengangguk pertanda memperbolehkan, akhirnya Fely mengangguk kepada Ansell. Lima belas menit menunggu akhirnya pesanan Fely dkk datang, Kyla dan Aqilla dibuat kaget karena kehadiran si geng most wanted. Tapi mereka tidak ambil pusing dengan itu, mereka segera duduk dan menyantap makanan nya, Fely meminum alpukat kocoknya dengan menatap sekitar.

"Dek, gak niatan kenalin temen temen lo?" tanya abang Roland

"Iya tuh" ucap Leonardo

"Hm, ini yang disebelah kiri gue namanya Joanna, sebelah kanan gue Kyla, sebelahnya Kyla Aqilla" ucap Fely

"Dedek Kyla boleh dong jadi pacar abang Ardian yang handsome melebihi abang Ansell" ucap Ardian

"Yain ae Ar, biar cepet" ucap Ansell sembari menatap Fely

"Abang jahat sama dedek Ardian, dedek marah. Abang Leo bantu dedek Ardian dong" ucap Ardian dengan manjah

"Ogah gue deket deket lo, ketularan gila gue lama lama, dan paling parahnya ketularan virus homo punya lo" ucap Leonardo dengan bergidik ngeri.

Fely dan teman temannya hanya menatap keempat pria di depan mereka dengan tatapan heran, kenapa ada makhluk kek mereka coba. Setelah menyelesaikan makannya Fely dkk segera meninggal kan kantin.

"Eh dek, lo pulang ntar naik ojek ya. Gue ada kepentingan nih" ujar bang Roland

"Lo tuh ya, ga ngerti apa duit gue dah habis. Seenaknya aja lo nyuruh gue pulang naik ojek, gini ae deh gue mau naik ojek, minta uang bang!" ucap Fely sembari mengadahkan tangan didepan abangnya

"Adek laknat bener lo, nih jangan dihabisin gue tempeleng juga lo" ucap abang sembari mengeluarkan uang lima puluh ribu

"Oke abang ganteng, makasih" ucap Fely

"Gue anter aja ntar pulang"ucap Ansell

"Kyla pulang sama abang Ardian aja yuk" tawar Ardian

"Gapapa kak? Gak ngerepotin?" tanya Kyla

"Engga kok, buat kamu apa si yang enggak" goda Ardian

"Joanna balik sama gue mau?" tanya Roland

"Eeh, gue bawa kendaraan kak. Sorry, next time aja ya" ujar Joanna tidak enak

"Oke, besok gue jemput"ucap Roland

"Aqilla, jalan sama gue yuk" ucap Leonardo to the point

"Wah ngegas nih anak, modusin dulu kek anter pulang apa gimana, ini maen ngajak jalan aja" ucap Ansell

"Biar cepat jadian, ya gak Aqilla?"ucap Leonardo

"eeh" ucap Aqilla dengan sedikit kaget

"Bang terus besok gue berangkat sama siapa?" tanya Fely sambil menggoyang goyangkan badan abang nya

"Ojek"ucap Roland singkat

"Anju banget lo" ucap Fely sambil menonyor kepala abangnya dan berjalan meninggalkan kantin bersama teman temannya

"Bodo nying!" teriak abang Roland

Disisi lain Ansell tersenyum, seolah olah ini adalah kesempatan emas untuk PDKT dengan Fely. Ansell pun mengajak teman temannya untuk kembali ke kelas, dan setelah itu biar mereka saja yang tau.

Dikelas Fely....

"Lo tuh ya gatau diri banget sih, njing" ujar Yana

"Inget lo tuh anak miskin, masuk disini untung untungan karena beasiswa" timpal Wan

"Cupu cuk" teriak Sara

Fely melihat aksi bullying di kelas nya, Reana Feamicilla anak yang cukup pintar dikelas, dan anak beasiswa satu satunya dikelas. Itulah kenapa Sara dkk membully Rea karena miskin! Hello miskin kek gini juga pemberian Tuhan, lah situ kaya tapi cuma kaya monyet aja bangga.

Fely yang melihatnya geram sendiri, pasalnya separah parahnya kelakuan Fely, Fely tidak pernah memukul atau membully temannya.

"Eh cabe" teriak Fely dari pintu

"Wah wah ada murid baru nih, mau jadi pahlawan kesiangan lo?" tanya Sara meremehkan

"Wah wah, ada tante girang yang mainin cewek lemah nih" sarkas Fely dengan tidak santuy

"Ngelunjak amat njing! Hajar ada Sar, kalo di biarin malah gak tau diri tuh" ujar Wan

"Fel fel cuma anak baru, jangan belagu" ujar Yana

"Belagu lo bilang? gak salah? Dasar bisanya bully orang lemah, kalo bisa bully tuh anak pemilik sekolah, berani kaga lo. Jangan suka nyari masalah, karena kalo lo buat masalah didepan mata gue. Gue gak segan segan gorok leher lo sekalipun" ujar Fely sinis

"Hai nama kamu siapa?" tanya Fely sembari mengulurkan tangan

"Reana Feamicilla, panggil aja Rea" ujar Rea sambil menerima jabat tangan Fely

"Mulai sekarang, kalo lo Sara, Yana, Wan ganggu dia lagi. Lo semua bakal berurusan sama gue, gak berlaku untuk lo aja, semua yang ada disini awas aja sampe berani bully Rea. Bakal mati lo!" teriak Fely yang membuat seisi kelas bergidik ngeri

Fely mengajak Rea untuk bersama dengan teman temannya, untung saja teman teman Fely sangat welcome terhadap Rea, bahkan tak segan segan teman teman Fely menawarkan tumpangan, ongkos jajan dan banyak hal. Rea sangat senang bisa kenal mereka walau baru 10 menit semenjak insiden bullying.

Teeetttt.....teettt

Mereka berlima segera memasukkan barang barang kedalam tas, dan bergegas menuju parkiran.

"Pulang sama siapa Re?" tanya Joanna

"Ah angkot An, kenapa?" jawab Rea

"Gue anter aja, toh rumahnya searah" ucap Joanna

"Eh gak usah, ngerepotin banget. Gue gamau jadi beban, toh kita baru kenal" ujar Rea tidak enak

"Eeitts jangan ngomong gitu lagi, kita sekarang sahabatan. Sahabat gak mandang kaya miskin tapi kejujuran dan ketulusan yang diperluin" ujar Aqilla tak terima jika Rea belum menerima mereka

"Makasih udah mau jadi temen gue" ucap Rea sambil mengelap air mata yang jatuh

"Yaudah yuk pulang Re" ucap Joanna

"Oke" jawab Rea singkat

Ansell dkk sudah tampak dari kejauhan, Fely, Kyla, dan Aqilla berdecak sebal karena Ansell dkk sangat lama.

"Lo tuh jadi nganter kita kita gak sih? Kita nunggu lama banget, njing!" ucap Fely dengan emosi

"Iya cantik, maaf telat dateng, tadi ada pertemuan basket bentar" ujar Ansell sembari mengelus kepala Fely, Fely yang diperlakukan seperti itu dibuat kaget dan blushing

"Yaudah sana anter cewek lo pada. Gue jalan bentar ya sama adek lo" ucap Ansell yang diacungi jempol Roland

"Gosah kemana mana, gue capek kak" ujar Fely

"Gue traktir ice cream" ucap Ansell

"Oke, cus berangkat aja" ucap Fely sembari menaiki motornya Ansell dan memegangi bahu Ansell

"Gue bukan tukang ojek, pegangan di pinggang aja elah, kaga macem macem juga kan" ucap Ansell yang diangguki Fely

Gue akan perjuangin lo Fely, walaupun itu susah. Sesusah memotong air di selang. Batin Ansell

-----------

OKEEE PART 3 SELESAIIIIII

LANJUT GA NIIIIIIII

OKE LANJUT YAAAAA

JAN LUPA TINGGALIN JEJAK (VOTE) KALO GA TAU, WKWKWK

AJAK TEMEN KALIAN JUGA YA, BIAR RAME AJA. BANYAK PEMINATNYA

SEMOGA BERMANFAAT

NEXTT YAAAA....

Continue Reading

You'll Also Like

52.9K 1.3K 28
males buat deskripsi kalo tertarik baca aja yaa.
78.6K 499 16
"Saya berjanji akan membayar semua hutang sekaligus bunganya dalam jangka waktu tertentu tuan, saya sangat memohon bantuan anda untuk kali ini saja."...
928K 16.7K 25
Pada awalnya Alika hanya ingin ikut berlibur ke kampung temannya, tanpa menyadari bahwa keputusannya tersebut justru malah membawanya pada pertemuan...
28.3K 571 13
Langsung baca aja yah...
Wattpad App - Unlock exclusive features