Not a Bad Girl [End]

By buddycantik

28.8K 2.9K 425

JUDULNYA DI GANTI YGY HEHE TAHAP REVISI PERHATIAN!!!!!!!! DILARANG MEMBAYANGKAN UMJI YANG ASLINYA IMUT NYA KA... More

01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39 (END)
Extra Part

29

491 58 12
By buddycantik

Pagi yang cerah di sambut dengan gembira oleh beberapa orang, namun tidak dengan Umji. Umji berusaha menggerakkan kakinya melangkah menuju kelasnya.

Sinbi menoleh saat merasakan ada seseorang yang duduk di sampingnya. Gadis yang tengah asyik minum itu tersedak oleh minumannya sendiri.

"Yak! Kau kenapa?" Tanya Sinbi setelah berhasil melegakan tenggorokannya.

"Aku? Aku kenapa?" Umji heran karena Sinbi menanyakan hal itu.

"Kau tidak lihat wajahmu?" Sinbi lalu mengambil cermin dari lacinya dan memberikannya kepada Umji.

"Aakkhhh!" Umji berteriak setelah melihat wajahnya, terutama area bawah matanya yang terlihat hitam.

"Kau tidak tidur semalaman?"

"Kau tidak tau saja apa yang di lakukan Vernon tak tau diri itu," Umji meneyentuh area bawah matanya yang menghitam itu lalu mendengus kesal.

"Memangnya apa yang dia lakukan?"

Umji lalu menceritakan apa yang di lakukan Vernon padanya saat jam tiga pagi tadi. Umji juga menceritakan bahwa ia tak bisa tidur setelah itu hingga menghasilkan mata panda yang sangat indah itu di matanya.

Bukannya kasihan, Sinbi malah tertawa dengan keras hingga ia terjatuh dari bangkunya.

"Bagus, tertawa saja. Kau tidak tau kalau aku hampir mati karena ulahnya," Umji lalu mengeluarkan sebuah tas kecil dari dalam tas Sinbi kemudian mengambil beberapa alat make up disana. " aku pinjam ini,"

Setelah memperbaiki wajah dan juga menata rambutnya. Umji mengembalikan alat make up kepada pemiliknya.

Belum beberapa saat Umji duduk dengan tenang, Umji kembali terusik dengan kedatangan mahluk bergigi kelinci yang tersenyum ke arahnya.

"Selamat pagi kacung!" Jungkook membungkukkan tubuhnya agar bisa sejajar dengan Umji. "Wah, kau berdandan untukku? Cantik sekali," Jungkook kembali tersenyum saat melihat Umji lagi lagi menahan nafasnya.

"Yak! Kau tidak tau bagaimana penampilannya saat datang tadi," Sinbi masih tertawa saat dirinya kembali mengingat cerita Umji. "Yak! Tapi kalian tidak tidur berdua kan setelah itu?" Tanya Sinbi yang sebenarnya hanya ingin bercanda.

Umji tersedak oleh ludahnya sendiri saat kalimat kotor keluar dari mulut kotor Sinbi.

"T-tidur berdua?" Tanya Jungkook namun matanya menatap Umji.

"Apa kau gila? Aku tidur dikamar dan dia tidur di kamar sebelahnya, dia memang sudah biasa tidur disitu," Umji berusaha meyakinkan Jungkook bahwa ia tidak tidur berdua dengan mahluk menyebalkan yang diberi wajah tampan oleh tuhan yang di beri nama Vernon itu.

"Kalian sudah terbiasa tinggal satu atap seperti itu?" Tanya Jungkook lagi.

"Kau tidak tau? Mereka kadang tertidur bersama di ruang tamu,. Dan pemandangan itu hampir setiap aku datang kerumah Umji aku dapatkan," sambung Sinbi yang membuat Umji terpaksa harus menginjak kaki gadis itu. "Yak! Kenapa kau menginjakku?" Tanua Sinbi yang kemudian meringis kesakitan.

Umji kembali menatap wajah Jungkook. Entah kenapa, ekspresi wajah pria itu berubah.
"Apa ini hanya perasaanku saja?" Gumam Umji dalam hati.

Jungkook terlihat menangguk, namun setelah itu ia pergi tanpa mengucapkan apapun dan anpa ekspresi.

.
.
.

Umji memasukan makan siangnya kedalam mulutnya untuk kesekian kalinya. Dan untuk kesekian kalinya ia merasa heran, pandangannya mencari seseorang namun tak berhasil menemukan orang itu.

"Tumben sekali dia tak menggangguku," gumam Umji hampir tak terdengar.

Saat Umji sudah selesai dengan makan siangnya, ia bergegas kembali ke kelas sambil menarik Sinbi. Sekitar sepuluh langkah ia melangkahkan kakinya, akhirnya ia melihat orang yang sedari tadi ia cari sedang mengambil makan siangnya.

Umji mengerutkan keningnya sambil menatap pria itu.

"Yak! Kau lihat apa?" Tanya Sinbi yang sedari tadi merasa sahabatnya itu sedang tidak fokus.

"Eoh? Aku tidak lihat apa-apa,"

"Kalau begitu sampai kapan kau mau berdiri disini? Tidak ingin ke kelas?"

"Eoh? I-iya,"

.

Setelah memastikan Umji sudah menyelesaikan makan siangnya, barulah Jungkook memasuki kantin yang sudah tak ramai itu. Jungkook mengambil nampan makan siangnya dan membawanya kemudian menyantap makanannya. Ia sengaja tak mengganggu Umji kali ini, karena ia merasa malu akibat ulahnya tadi pagi.

"Kenapa juga aku cemburu terhadap apa yang bukan milikku?" Tanyanya pada dirinya sendiri. "Sadarlah Jungkook, kau itu bukan siapa-siapa bagi Umji," Jungkook memukul kepalanya berusaha menyadarkan dirinya dari kenyataan pahit ini.

Pria itu menatap ke arah Umji yang masih berdiri disana. Jungkook bisa melihat, gadis itu terlihat bingung.

"Dia pasti heran kenapa aku tak mengganggunya kali ini," gumamnya lagi.

Jungkook menatap Umji yang berdiri disana bersama Sinbi. Namun kali ini satu orang bertambah disana.

"Apa yang dilakukan pria menyebalkan itu disana?" Tanyanya lagi pada dirinya saat melihat Sanha disana tengah asyik berdiri disana, entah apa yang mereka bicarakan.

"Yak! Mau sampai kapan kau berbicara seperti orang gila seperti itu?" Tanya seseorang yang berhasil membuat Jungkook terkejut.

Jungkook menatap orang itu masih dengan ekspresi terkejut sambil memegang dadanya. Pria bergigi kelinci itu menatap pria yang duduk disampingnya itu dengan tatapan heran.

"S-siapa kau?" Pertanyaan Jungkook itu membuat pria yang mengejutkannya membuka mulutnya dan menatap Jungkook dengan tatapan tak percaya.

"Yak! Sudah berapa lama kau sekolah disini? Kau tidak tau aku? Kita kan sekelas, kau tidak tau aku? Yang benar saja. Keterlaluan sekali," orang itu mengomel dengan perasaan kesalnya.

Jungkook masih menatap pria itu sambil menunggu pria itu akan menjelaskannya sendiri tanpa ditanya.

Pria itu menghembuskan nafasnya secara kasar karena merasa kesal.

"Namaku," tanpa menyebutkan orang itu mengangkat sedikit tag namenya agar Jungkook dapa melihatnya.

Jungkook mendekatkan wajahnya dan membaca tag name itu. Jungkook menggaruk kepalanya tak gatal dan memiringkan sedikit kepalanya.

"Bang Chan?" Jungkook memutar ingatannya berusaha mengingat nama yang tak asing itu.

Bang Chan mengepalkan tangannya sambil menutup matanya berusaha menahan kekesalannya.

"Kau benar-benar tidak tau aku? Yak! Aku orang yang penting di kelas," rahang Bang Chan mulai mengeras karena Jungkook tak kunjung mengingatnya. "Hah... sepertinya aku harus lebih berusaha lagi,"

"Aku pernah dengar namamu tapi tak tau dimana," Jungkook akhirnya menyerah karena tak bisa mengingat dimana ia mendengar nama itu.

"AKU KETUA KELAS. K E T U A - K E L A S!" Emosi Bang Chan akhirnya meluap, kali ini ia tak bisa menahan emosinya lebih lama.

"Ah, benar juga. Aku sering mendengar namamu di kelas,"

Bang Chan kembali menatap Jungkook dengan tatapan tak percaya. Ia lalu mengelus dadanya. "Tenang! Kau tak bisa marah lagi pada kelinci ini," ucapnya berusaha menenangkan dirinya.

"Apa hanya Umji yang kau tau?" Tanya Bang Chan.

"Eoh!" Jawab Jungkook mantap.

"Hah... mentang-mentang kau menyukainya, kau hanya mengingat namanya,"

"Dari mana kau tau aku menyukainya?" Tanya Jungkook heran.

"Terlihat sangat jelas," jawab Bang Chan singkat.

Baru saja Jungkook ingin bertanya lagi, Bang Chan sudah meninggalkannya.

"Yak! Katua kelas, mau kemana?"

"SURGA!" Teriak Bang Chan namun tak berbalik menatap Jungkook.

Jungkook mengerutkan keningnya kemudian mengatakan sesuatu yang membuat Bang Chan ingin membuang pria itu ke laut.

"BAIKLAH! SEMOGA KAU TENANG DI SANA,"

.
.
.

hai hai hai... i'm back! Yuhuuuu.

eh eh mau nanya nih, aku belum pernah nulis cast ketua kelas kan? Aku lupa nih.. Kalau kalian ngerasa aku pernah nulis cast ketua kelas mohon komen di part berapa aku pernah nulis. Mudah-mudaha  engga yahh soalnya bener bener lupa hehe

Eh kalau kalian tau, aku lebih seneng kalau kalian comen, karena jadi penyemangat gitu buat up terus.😅🤗

Buat yang sering-sering comen, tambahin sering2nya yahhh aku sampe hafal loh username kalian😘😊

Sampai jumpa di malam minggu berikutnya❤😍😚😚

Continue Reading

You'll Also Like

16.7K 1.2K 18
Yuju dan umji terpaksa menikahi satu sama lain karena keinginan kakek-nenek mereka. Akankah mereka memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia? Atau a...
5.5K 559 37
Umji yang udah ga kenal sama namanya cinta, dan suga yang berusaha supaya umji cinta sama dirinya Dan umji selalu ada tamengnya yaitu abang abangnya...
7.3K 1K 30
Ini cerita tentang Umji, si penggemar nomor satunya Suga. . "Kenapa Kak Suga ganteng banget, sih?" . . Ini cerita tentang Suga, si mahasiswa pendiam...
51.5K 5.9K 32
Cinta itu tidak buta. Hanya saja tidak semua orang yang memiliki mata mampu melihatnya. Seperti aku yang tidak menyadari perasaanku sudah tumbuh samp...
Wattpad App - Unlock exclusive features