Yoontae ... Love Story

By lyanarean01

185K 13.5K 2.6K

Cerita Oneshoot Pairing Member Yoongi & Taehyung Dan member BTS. Boy X Boy Rank #1 Yoonv dari #115 wkwk 7/8... More

Only You - Yoontae Version
Terkekang Rasa - Yoontae Version
Ego Sendiri - Yoontae
Love Phobia Part 1
Love Phobia Part 2
Love Phobia Part 3
Love Phobia Part 4 - Last
Secret
Cemburu nya Seorang Yoongi
Tentang Kita
Sempurna
3600 Second Too Late
Give Me Your Heart
Want to be Your Man
Masihkah Ada ( Yoontae Version )
Min / Kim
The Words Cant To Say (KookV)
POSESIF
Gengsi
Gengsi Part 2
Pelabuhan Hati
Fated To be Your Man
Kau, Aku, Dan Dia
Still Love You
Promosi Dan Penawaran
Mengejarmu ( Yoontae Version )
Promosi Doang Wkwk
Tergoda
Dua Pikiran Satu Perasaan
Chocolate and You
Andromeda (HopeV)
VenusTae
Teori Cinta
Tidak Terdefinisi
Sisa Kepalsuan
Kencan Pagi Buta
First Kiss
Harmoni
BnW
Fall For You
Gengsi Side Story
Pandora
Akasia
The Moment At Eighteen
Inginku Bersamamu
Harga Mati
LDR ???
Live Once More
Hai, Orang Asing
A Story at Night
Ilusi Part 1
Ilusi Part 2
Ilusi Part 3 - Final
Gengsi Side Story Part 1
SIN (M)
Hei, Orang Asing Part 2 (Sully)
Simple World
Blue
Forever Young
Merindukan Purnama
Minta Vote
MIKROKOSMOS
Kebencian
Flower
Buku Yang Sama
Scenery
Psycho
V Dan Taehyung
Jagat Raya
Hello Ghost 2
Hello Ghost 3
Hello Ghost 4
Hello Ghost 5
Hello Ghost 6 - End
Kita ini Apa?
4 Musim
D.E.P.R.E.S.I (Bipolar)
Inner Child - Galaksi
82 - Aku Tetap Denganmu
Don't Say Goodbye
Grow Up With Me
Grow Up With You
Arti Dirimu
Prediksi Member BTS Part 1
Prediksi Member BTS Part 2
Normal Relationship?
Sudden Shower
Sweet Munchies 1
Sweet Munchies 2
Hypermethesia
-Kenang Dan Rasa-
-Titik, Temu dan Kita-
I Draw You
Hai, Orang Asing Part 3
Hai, Orang Asing Part 4
Terdampar
Terdampar 2nd
Lullaby - Remake
You-niverse

Hello Ghost BTS Version 1

1.4K 108 25
By lyanarean01

Adaptasi Hello Ghost Movie.
BTS Version.

...

...

Dalam hidup ini apa gunanya hidup?
Jika sendirian saja.
Bak barang tak berguna yang tidak diinginkan.

...

Sebuah Kamar Apartement yang sederhana, Acara Televisi menayangkan Perayaan Hari Anak, seorang pemuda sedang memakan cemilan.

Bukan, itu adalah Obat.
Obat Tidur dalam Jumlah banyak.

Kim Taehyung menginginkan kematian. Pemuda usia 30 Tahun.

Ia pemuda pengangguran yang gabut dan menyerah pada kehidupan, mencoba bunuh diri untuk yang kesekian kali.

Namun saat ia akan menelan semua obat, ia melihat botol airnya kosong, padahal ia sudah mengisinya tadi, alhasil ia semburkan lagi semua obat yang berada di mulutnya, bertepatan dengan bunyi telepon berdering.

"Hallo, hey bocah pengangguran, bayarlah tunggakanmu segera." kata dari Bapak pemilik Apartement.

Setelah telepon ditutup, ia melanjutkan aksi mari membunuh diri.
Memang pikirannya sudah buntu.

Ia meminum air Kran untuk menelan obat itu.

Saat ia kira dirinya akan mati, Bapak Kos mendobrak kamarnya.

Aksi bunuh diri gagal lagi.

Sial, bahkan kematian seolah menolaknya juga.

"Jika ingin mati carilah tempat lain, dasar pemuda tidak bermoral." omel Bapak Pemilik.

Taehyung hanya duduk dengan pemikiran kosong.
Gagal lagi.

Taehyung tidak tahu apa salah dan dosanya, mengapa Tuhan tidak membiarkan ia mati, padahal Tuhan juga yang membuat hidupnya sebatang kara, pengangguran, miskin, jelek pula, hidup pula.

...

Di Sungai Han, bawah Jembatan terdapat petugas Patroli Air yang bertugas mengangkat orang-orang yang bunuh diri. Sial Taehyung  pun terciduk.

Acara Bunuh Diri Sukses gagal.

Di Rumah Sakit, Kim Taehyung  berada dalam ambang batas.

Namun, anehnya ia tetap saja hidup.

Katanya jika seseorang pernah menjamah kematian, saat ia hidup, segalanya tidak lagi sama.

Kadang akan bisa melihat mereka yang sudah mati.

Taehyung terbangun daru tidurnya karena batuk akibat asap menganggu.
Ia hampir terjengkang karena terkejut ada pria paruh baya, sedang merokok didekatnya.

"Hey Kau, di Rumah Sakit ini kan tidak boleh merokok." kata Taehyunng  non baku.
Nggak sopan bicara pada pria tua itu.

Si Pria tidak menjawab, hanya meneruskan menghisap asap rokok dengan santai.

"Tuan, disini dilarang merokok." tegur seorang suster padanya lalu mengambil rokok dari tangan Taehyung.
Tae jelas terkejut, ia melihat pada pria disampingnya yang kehilangan rokok dan semua mata tertuju pada Tae.

Berani sekali merokok di Kawasan Rumah Sakit.

"Kau bukan manusia?" tanya Taehyung berbisik.
"Menurutmu aku siapa?" tanya Seokjin yang kemudian menanyakan berbalik.

Sepertinya Taehyung sudah Gila. Berusaha bunuh diri membuatnya gila, atau karena dirinya masih hiduplah yang membuatnya gila?

Taehyung dibawa ke ruangan Psikiater dengan ranjang dorong, di satu lorong ia terlihat sendirian, semua juga tahu ia sendirian, namun...

"Apakah dia harus ikut bersamaku?" tanya Tae sambil menunjuk Seokjin yang duduk anteng sebelahnya.

Sedang Perawat yang sedang mendorongnya hanya terdiam, menatapnya prihatin.

Kasihan, masih muda sudah gila.

...

Di Ruangan Psikiater.

Dokter memperhatikan Taehyung dengan prihatin.

"Apa yang menyebabkan anda jadi ingin membunuh diri sendiri?" tanya Psikiater,  namanya Park Bogum.

"Karena saya hidup sendirian." kata Taehyung, ia tidak bisa fokus karena tingkah Seokjin yang jahil sekali ingin mengambio rokok dan korek di meja.
"Diamlah." bisik Taehyung.
"Aku akan diam." kata Dokter Park.
"Bukan anda Dok." kata Tae malu.
"Lalu anda bicara pada siapa?" tanya Dokter Park, mereka hanya berdua di Ruangan ini.

"Teman disampingku." kata Tae sambil menunjuk Seokjin, sedangkan Seokjin hanya menunduk dengan memperhatikan Rokok, ia ingin sekali merokok, sungguh.

"Ahhh teman." Dokter Park menulis seorang teman di samping Tae.
Sungguh, Taehyung tampak gila dimata sang Dokter.

"Jadi tadi kamu bilang tidak punya teman, lalu sekarang ada teman disamping kamu, lalu apa lagi?" tanya Dokter Park.
"Dok, apa anda dengar ada seseorang menangis?" tanya Taehyung.
Hening.
Hanya terdengar suara detak jam, dan juga perut lapar, tidak ada yang menangis.

Mendadak creepy.

"Saya tidak mendengar apapun Tuan Taehyung." kata Dokter Park.
"Di belakang mu, dalam lemari besi itu." Taehyung menunjuk lemari besi dibelakang Dokter.
Dokter pun membuka lemari itu.
"Hah bagaimana bisa kamu ada disana? Dok kenapa kamu menyembunyikan wanita cantik dalam Lemari itu?" tanya Taehyung marah, karena dalam lemari besi itu ada seorang wanita yang menangis, meringkuk sendirian, sedih dan sangat menyedihkan.

Dokter Park Shock.

"Dimana? disini?" tanya Dokter Park sambil meraba lemari yang kosong.
"Hey, apa yang kau sentuh?" teriak Taehyung marah.
"Aku tidak menyentuh apapun." kata Dokter Park mengangkat tangannya.

Kemudian, Tae didorong kembali ke kamarnya.

"Kasihan cantik-cantik tapi gila." komentar Dokter Park saat Tae dibawa keluar.

Terlihat nyata, tapi sebenarnya tidak ada apapun, saat itulah Taehyung merasa dirinya memang sudah gila, karena tidak ada siapapun yang bisa melihat bahwa kini ia tidak sendirian.

Seorang lelaki bernama Seokjin yang kecanduan Rokok, dan seorang Wanita yang hoby menangis, duduk di sisi kanan dan kirinya.

...

Saat malam, Taehyung terbangun dan butuh kekamar mandi.

Setelah dari kamar mandi, ia melihat seorang Perawat yang sedang memunguti lembaran kertasnya yang tertiup angin, bukan angin biasa, pelakunya adalah seorang Kakek Tua yang meniup kertas-kertas itu demi menatap pantat seksi sang perawat.
Taehyung menggeleng-geleng agak prihatin.

Setelah sang perawat pergi, si Kakek menatap Taehyung.

"Apa?" tanyanya galak.
"Sudah tua renta, mesum lagi? nggak ingat umur?" sindir Tae dengan pedas.
"Daripada kamu? masih muda tapi ingin mati? nggak inget umur?" Tae jadi melongo.

Dia berbalik dan ternyata ada 2 orang yang dari tadi mengikutinya, sang kakek pun berdiri di sampingnya.
Di lorong Rumah Sakit, dengan cahaya remang-remang, dan udara dingin, membuat bulu kuduk Taehyung meremang.
Serem.

Ia pun berlari menuju kamarnya.

Namun saat menutup pintu kamarnya, ketiga makhluk itu melayang di atas kepalanya, seperti balon yang lepas talinya.

Sial, mereka hantu ternyata.

"Apa mau kalian?" tanya Taehyung sambil gemetar.
"Kamu, tubuhmu." kata Seokjin.
Taehyung meneguk ludahnya, dan pingsan.

Ketiga hantu itu saling berpandangan.

"Apa kita keterlaluan?" tanya si Tua, namanya Kim Namjoon.
"Mungkin." Kata si wanita yang masih menangis, namanya Kim Jisoo.

...

Keesokan harinya, Taehyung terbangun saat ada yang menepuk pipinya, ternyata Dokter Park dan dua perawat.

"Pagi Tuan Tae, apa tidur dilantai lebih nyaman dari kasur?" tanya Tuan Park.
Taehyung lalu beranjak duduk di kasurnya.
"Masih lebih baik tidur di kasur dong dok, tidur di lantai kan keras, nggak enak." jawab Taehyung dengan polosnya.

Dokter Park menghela nafas, lama-lama mungkin ia yang gila.

"Siang ini anda boleh pulang Tuan Taehyung." kata Dokter lalu memeriksa Taehyung.
"Dok, kenapa anak kecil disana bermain-main lompat-lompat?" tanya Taehyung bingung saat melihat anak kecil manis bergigi kelinci lompat-lompat di kasur paling ujung.

Sang Dokter meneguk ludahnya.
"Disini hanya ada kita , tidak ada pasien lain selain Tuan." kata Dokter membuat Taehyung menghela nafas, ia lalu menoleh ke arah tadi, ada 3 hantu yang semalam dan kini ditambah seorang anak kecil mungkin usia 15 tahun.

Mereka berempat adalah hantu yang siap menghantui hari Kim Taehyung.

...

Dalam Bus, Taehyung terlihat duduk sendirian di bangku belakang, namun sebenarnya ada 4 hantu yang duduk bersamanya.

Saat menyebrang Zebra Cross, ia terlihat berjalan bungkuk sendirian, nyatanya 3 hantu itu berada di gendongannya, dan anak kecilnya bergelantung di bawah kakaknya.

Hidupnya sudah suram, dan kini ada 4 hantu yang membuat hidupnya makin suram.

Mengerikan.

Lebih ngeri dari usaha Bunuh dirinya yang gagal.

.

Ia mengunjungi seorang Cenayang dari Iklan selebaran yang tadi ia lihat dalam Bus.

"Jadi anda ingin mati?" tanya Cenayang itu.
"Iya, aku ingin mati, bagaimana cara mengusir mereka?" tanya Taehyung.
"Turuti kemauan mereka, mereka memiliki perasaan mengganjal yang akhirnya menahan mereka disini, jadi turuti saja apa permintaan terakhir mereka." kata Cenayang sambil menerawang kesuraman Taehyung.

Setelah Tae pergi, Cenayang itu melihat prihatin, pemuda miskin, berputus asa dalam hidupnya, dan kini dihantui oleh 4 hantu.

Kasihan.

...

Taehyung berjalan menuju apartemennya.

"Hey pemuda, buang sampahmu dengan benar, hidup macam apa yang kamu jalani, seperti orang yang mau mati saja." umpat Ibu tetangga kamarnya karena sampah yang bertumpuk depan kamar Taehyung.
"Maaf karena aku belum mati, aku sudah mencobanya, tapi belum bisa." Taehyung menunduk meminta maaf, membuat si Ibu jadi merasa bersalah.

Taehyung masuk ke dalam kamarnya.

Para hantu melepas alas kaki mereka lalu masuk ke dalam Apartement Taehyung.
Ia memandang alas sepatu mereka, ia pun tertegun.

"Ini pertama kalinya ada yang berkunjung kerumahku, meski kuharap mereka adalah manusia."

Si pemuda yang kesepian seumur hidupnya, kini merasakan adanya tamu, meski bukan manusia.

...

TBC

...


Continue Reading

You'll Also Like

111K 9.7K 9
Jimin dan sepupunya... WARNING!!!! Boys Love, 21+ Mohon bijak buat pembaca. Makasih uda mau ngvote n komen 🤗💙💛
335K 26.2K 56
#1 in Sinkook [14 Juli 2019] #2 in HEB [3 Oktober 2019] #3 in Hwangsinb [3 Oktober 2019] #1 in SinKook [7 November 2019] #1 in jjk [12 Desember 2019]...
200K 17.6K 27
Rahasia terbesar keluargaku yg di tutup rapat lama sekali... seorang pria angkuh dan super cuek yg pernah kusukai... dan kebodohanku yg berani mengun...
357K 25K 106
[TAMAT] Kayak judulnya ini cuma postingan instagram dari member bities. ______________________________ Pairing; Sope(HopeGa with bott!Suga), Namjin...
Wattpad App - Unlock exclusive features