changyen [Changbin + Yena]

Por fiveteenaugust02

8.3K 749 39

Sebuah hubungan yang tertentang oleh kk nya sendiri Más

pengenalan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
bukan update
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
?

11

230 18 1
Por fiveteenaugust02

Sesuai janji chan semalam kepada yena. Sekarang mereka sedang di taman bermain. Menaiki wahana-wahana di sana dengan di hiasi tawa lepas.

Sebenarnya chan tidak terlalu berani menaiki wahana tetapi melihat adik nya yang sangat antusias dengan dihisi senyum di wajahnya chan jadi memberanikan diri demi adiknya.

Setelah lelah menaiki wahan mereka pun berkeliling mencari tempat untuk mereka beristirahat.

"Kamu tunggu sini ya. Kk mau beli minum dulu" ucap chan setelah menemukan tempat untuk mereka beristirahat.

"Jangan lama-lama"

"Siap"

Chan pun melangkah pergi meninggalkan yena sendiri menunggunya.

Sambil menunggu kk nya kembali yena pun mengeluarkan ponsel nya. Dia membuka aplikasi instagram mengscrol kebawah sampai dia menumakan update an dari kk nya. Dan itu membuat dia terkejut.

"Ini bukannya kk nya ka changbin ya? Eh tapi gak mungkin. Tapi ko mirip ya? Ah cuma mirip mungkin" yena pun langsung mengeluarkan aplikasi instagram lalu beralin ke aplikasi whatsapp dan ada pesan masuk dari seseorang.

Ka changbin (2)

P
Mau bljr lgi? Bsk lo ulangannya kan?

Iya ka
Ter jam 9 gua krmh lo

Ok

Ah yena sampai lupa besok dia ada ulangan. Tapi dia belum belajar bahkan dia belum mengerti semua keculi yang dia ngerti hanya yang kemarin di ajarkan oleh kk kelas nya itu.

Yena pun memasukkan ponsel nya dan tak lama chan kembali dengan membawa cemipan dan 2 botol minuman

"Kk lama banget si"

"Tadi ketemu temen jadi ngobrol sebentar"

"Kebiasaan"

"Udah gak ush cemberut. Nih di minum. Abis ini mau kemana lagi"

"Pulang aja ka aku harus ke rumah ka changbin buat minta ajarin matematika"

"Oh ok"

"Kk gak marah?"

"Engak kalo itu buat kebaikan kamu. Nnti kk yang anteri"

"Serius?"

"Iya. Ydah ayo"

Mereka pun kembeli kerumah nya. Setelah mereka sampai yena langsung turun begitu saja dari mobil lalu berlalri menaiki anak tangga mengemas alat tulis nya untuk dia bawa. Yena tidak perlu mandi dia sudah mandi tadi maka dari itu dia hanya menyemprotkan minyak wangi di baju yang dia kenakan. Setelah selesai yena langsung turun kembali dan memasuki mobil yang terdapat kk nya yang sudah menunggu nya dari yena turun tadi.

"Buru-buru banget si dek"

"Abis aku gak enak ka pasti di tungguin"

Setelah itu chan menjalankan mobilnya. Mengantar adik nya itu sampai di depan rumah kk kelas adik nya.

"Maksih ka chan"

"Iya. Jangan terllu larut pulang nya. Kalo mau di jemput telepon kk. Belajr yang pinter" ucap chan sambil mengucak rambut adik nya.

"Ka chan jngan di acak-acak aku males benerin kuncirannya lgi"

"Hehe iya iya"

"Yaudah aku turun. Ka chan hati-hati di jalan. Jangn ngebut bawa mobil nya soalnya kk bukan pembalap laya  ka lino"

Yena pun keluar dari mobil nya itu lalu masuk ke dalam. Setelah sampaidi depan pintu yena memencet bel dan tidak lama orang yang punya rumah membukakan pintu nya.

"Maaf ka lama"

"Msuk"

Yena akhirnya masuk lalu duduk di sofa yang terdapat meja di bawahnya.

"Gua ambil minum sama cemilan dulu"

Setelah changbin mengambil cemilan dia langsung mengajarkan yena  soal matematika yang tidak di mengerti oleh adik kelasnya itu.

"Terus grafiknya gmna tuh"

"Kalo di kasih nya soal gambar grafik gampang lo tinggal bedain aja"

"Bedain?"

"Lemot juga otak lu. Jadi klo gambar grafiknya bentuk u ke bawa dia min x kalo bentuk grafik nya ke atar x nya gak ada min nya dan kalo ke atas itu namanya minimum kalo ke bawah itu maksimum. Ngerti?"

"Oh"

"Gua jelasin panjang lebar lu cuman jawab oh"

"Hehe iya iya gua ngerti"

"Ydah mau lanjut atau udahan?"

"Udahan ah cape gua"

"Ydah lu santai aja dulu. Gua mau ganti baju"

"Ok"

Tengah asik bersandar dan memejamkan matanya tiba-tiba saja pintu rumah itu  terbuka olrh seseorang.

"Eh ka hye....." ucapan yena  terhenti karena mata nya kini tengah menatap seseorang yang sedang berdiri di belakang hyewon.

"Ka li...lino" ucap yena terbata

"Loh kalian saling kenal? Udah lama" tanya hyewon

Pertanyaan hyewon tidak di gubris sama sekali oleh mereka melinkan hanya terdapat yena yang menundukkan kepala nya dan minho dengan muka datar nya.

Sampai mereka semua menoleh ke arah anak tangga yang terdapat seseorang tengah menghampiri mereka bertiga

"Lo" ucap minho sambil menunjuk changbin

"Kalin juga saling kenal?" Tanya hyewon kembali

Setelah itu minho menarik tangan hyewon agar lebih dekat dengannya. Dia menatap mata hyewon dengan penuh amarah

"Kamu kenapa si no?

"Kamu masih tanya kenapa"

"Aku gak ngerti sumpah ada apa sama kamu"

"Ngapain ada bajingan itu di sini. Dan lo ngapan di rumah cewe gua. Yena pulang!" Ucap minho mengalihkan pandangannya ke changbin sambil menunjuk nya dengan jari telunjuknya lalu kembali menatap hyewon yang kini tengah menatap nya  dengan pandangan marah

"Atas hak apa kamu nyuruh yena pulang. Dan siapa yang kamu bilang bajingan"

"Yena adik aku jadi aku berhak nyuruh dia buat pulang"

Hyewon hanya merespon nya dengan anggukkan lalu dia bertany kembali kepada minho

"Lalu spa yang kamu maksud bajingan"

"Dia" ucap minho menunjuk changbin

"Dia changbin ketua dari Traideger-x. Dia bajingan! Dia ngedeketin adik aku karena pasti ada mau nya. Dia  itu manus....."

Plak

Satu tamparan mendarat di pipi mulus minho dan itu sukses membuat minho memalingkan mukanya karena tamparannya sangat keras

"Hyewon kamu nampar aku?"

"Tau alesan aku nampar kamu. Itu karena kamu keterlaluan"

"Kenapa kamu malah belain bajingan itu"

"STOP MANGGIL DIA DENGAN KATA-KATA BAJINGAN"

"LO BELAIN DIA HAH?"

Mereka pun saling membentak satu sama lain sampai kalimat hyewon mampu membungkam minho

"KAMU TAU ORANG YANG KAMU SEBUT BAJINGAN ITU ADIK AKU NO ADIK AKU! ucap hyewon dengan penuh emosi sesekali air mata nya menetes

"Jadi.."

"Iya gua kk dari seorang bajingan"

"Jadi selama ini gua pacaran sama kk musuh gua sendiri. Jadi bajingan itu adik lo."

"Gua bilang STOP SEBUT DIA BAJINGAN"

"DAN SAMPAI KAPAN PUN GUA GAK AKAN BERHENTI MANGGIL DIA BAJINGAN"

bughhh

Minho tersungkur di lantar akibat ulah changbin yang memukul nya tadi

"Udah cukup ya gua liat lo terus ngebentak kk gua"

"Why? Mau jadi pahlawan bajingan wahai ketua traideger-x" ucap minho sambil mengeluarkan smirk nya

"Bangsat" changbin pun memukul minho tanpa henti dan sesekali minho membalas nya tapi karena changbin yang tengan di kuasai amarah jadi lah minho yang babak belur.

Changbin tidak berhenti memukuli minho sampai suara seseorang menghentikan ke giatannya.

"Ka changbin stop" teriak yena yang bergurai air mata karena ketakutan melihat mereka berkelahi.

Yena pun menghampiri mereka lalu membantu minho berdiri.

"Ka changbin gak perlu sekasar itu ke ka lino"

"Gua gak akan kasar kalo kk lo gak mulai duluan"

"Tapi gak pake cara kaya tadi. Kk mukul ka lino sampe kaya gini. Kk mau buat ka lino mati? Kalo emng iya larena ka lino juga musuh kk mending kk bunuh gua dulu. Gampang ko kk ngerokok sekarang di hadapan gua hembusin hasap rokok itu sebanyak yang lo mau sampai gua mati kehabisan nafas. Gua rela asal lo gak ngelakuin apa pun ke ka lino

Perkataan yena sukses membuat minho ingin menitih kan air matanya. Adik nya itu sangat menyayangi nya tapi dia memperlakukan adik nya dengan tidak baik.

"Bukan itu maksud gua yen" ucap changbin yang merasa  bersalah setelah melihat air mata yang terus menerus keluar dari air mata adik kelas nya itu.

"Gpp ka gua ngerti. Gua tau maksud lo"

"No" ucap hyewon menghampiri minho yang tengah lemas. Dia menangkup pipi minho.

"Maaf kalo aku harus ngelakuin ini. Tapi let's break. Aku gak mau punya hubungan sama orang yang gak suka sma keluarga aku" ucap hyewon lalu melepaskan tangan yang tadi tengah menangkup pipi minho

"Ok" ucap minho sambil menatap tepat di kata hyewon

Deg

Hyewon dapat merasakan kekecewaan yang minho pancarkan dari tatapan matanya.

'Maafin aku no. Tapi ini yang terbaik buat hubungan kita'~hyewon

"Yaudah ka kita pulang aja. Kita bersihin luka kk di rumah. Aku ambil tas dulu sebentr"

Yena pun mengambil tas nya lalu kembali menghampiri mereka.

"Ka changbin makasih udah ngajarin. Ka hyewon aku pamit"

Changbin merasakan tatapan kebencian yang yena berikan tadi pada saat dia mengucapkan terima kasih tadi. Changbin yakin pasti yena sangat marah karena ulah nya tadi.

Yena pun membawa keluar sambil memnggandeng minho. Tapi sesampai di di garansi yena tidak menemukan satu pun kendaraan milik minho

"Kk gak bawa kendaraan?"

"Enggak"

"Yaudah kita keluar aja. Kita telepon ka chan aja."

Yena pun membawa minho dari pekarangan rumah itu

Seguir leyendo

También te gustarán

2.6M 135K 39
[Belum direvisi] Bagaimana perasaan kalian jika memiliki pacar yang begitu sempurna. Bukan hanya dari fisiknya dan wajahnya tapi juga prestasi yang d...
2M 182K 54
KALAU KARYA INI MUNCUL DI TEMPAT LAIN DENGAN NAMA BERBEDA, ITU BUKAN KEBETULAN, TAPI PLAGIAT. SEGERA LAPORKAN KE AUTHOR! "Mas, bisa ga mobilnya janga...
3.4M 168K 69
Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah me...
883K 71.2K 43
Adanira Pranaya - Seorang fresh graduate yang memutuskan kembali ke kampung halamannya. Kesehariannya hanya diisi dengan membantu usaha ibunya dan me...
Wattpad App - Desbloquea funciones exclusivas