"Apa aku terlambat?" Tanya seorang wanita yang langsung duduk menghampiri tiga wanita lain nya yang sedang menikmati makan malam mereka di sebuah restaurant mewah.
"Menurut mu 20 menit apakah cukup di sebut terlambat, miyoung-ah?" Tanya wanita bertubuh lebih kecil dari miyoung
"Yah lee soonkyu! Apa kau ingin mati huh?" Ucap miyoung kesal mentap sunny
"Shttt unnie. Kita sedang berada di restaurant, bukan di club!" Ucap wanita yang paling muda di antara mereka semua
"Mianhe krys. Bocah soonkyu ini yang memulai nya lebih dulu" ucap miyoung menunjuk ke arah sunny dengan raut wajah kesal
"Stop this shit, tiff. Pesan lah makanan mu, karena kita akan shopping sehabis ini" ucap jessica dengan aura komandan seperti biasa nya.
Mereka pun menikmati makan malam mereka dengan tenang, ya meskipun mereka juga sibuk menggosipkan tentang fashion terbaru.
"So, jessie, tell me.. bagaimana hubungan mu dan yul?" Tanya tiffany yang sekarang sedang berada di samping jessica yang sedang melihat dompet channel terbaru.
"Biasa saja. Kami bahkan belum bertemu lagi sejak hari kita pergi ke Namsan" ucap jessica yang masih fokus pada dompet-dompet branded di hadapan nya itu
"Really? Itu kan sudah 3 hari yang lalu. Aishh dasar yul pabo! Ternyata benar kata yoong, yul itu sangat pabo kalau soal wanita" ucap tiffany kesal mengingat namja tan yang belum membuat movement lagi untuk mendekati sahabat nya ini
"Pria itu memang pabo. Dia bahkan membuat ku percaya bahwa dia telah menikah" ucap jessica yang kini sudah meminta pelayan toko untuk membawa dompet yang tadi di pilih nya ke kasir
"What?! Yul? Menikah?? Pacaran saja dia tidak pernah" ucap tiffany terkejut. Beruntung mereka sedang berada di ruang VIP dan krys serta sunny sedang pergi ke toilet, jadi tidak ada yang tertarik oleh suara kencang milik tiffany.
"Oh my gosh! Bisa kah kau mengecil kan suara mu tiff?! Im going to be deaf soon because of you!" Ucap jessica kesal dengan ice glare nya. Yang membuat tiffany terkekeh dan langsung meminta maaf
"Apa yul benar-benar mengatakan itu, jessie?" Tanya tiffany bingung dan mendapat anggukan dari jessica yang sangat fokus melihat koleksi sepatu terbaru channel.
"Wah kenapa dia berbohong seperti itu? Apa mungkin karena wajah mu terlalu jelek jessie, makanya dia mengaku jika dia sudah menikah agar kau tidak mendekati nya" ejek tiffany yang tentu saja sukses membuat jessica kesal dan hampir melemparkan sepatu flat channel berwarna hitam itu ke arah muka nya.
"I am gorgeous, you know!" Ucap jessica memflip kan rambut nya.
"But seriously jessie, aku benar-benar ragu dengan orientasi seksual nya. Dia benar-benar tidak pernah berpacaran dan tidak pernah ada berita tentang nya bersama wanita mana pun muncul di media, tidak seperti taeyeon dan yoong. Aku jadi ragu, apakah dia normal?" Ucap tiffany menatap jessica penuh arti dan sukses mencuri perhatian dari jesscia. Mereka saling menatap dan tersirat jelas di mata mereka tentang kebenaran soal diri yul.
"Apa kalian akan saling bertatapan seperti sepasang kekasih hingga maut memisahkan begitu?" Ucap sunny yang datang bersama krystal menghampiri jeti yang langsung kembali ke bumi.
"Apa yang kalian berdua sedang lakukan unnie? Apa kalian saling menyukai?? Omo!" Ucap krystal dengan mimik terkejut dan menutup mulutnya dengan tangan
"Big NO"
"NEVER"
Ucapan yang langsung keluar spontan dari mulut JeTi yang sukses membuat sunny dan krystal terkekeh terutama melihat wajah menjijikan yang di keluarkan oleh JeTi
"Iuuuhhhh"
Ucap terakhir yang di keluarkan kedua nya sebelum menjaga jarak.
——————————————————————
Tiga orang lelaki sedang menikmati wine di balkon penthouse milik yul. Red wine dengan roasted peanut serta potato chips, dan cuaca yang sangat mendukung membuat ketiga nya sangat menikmati malam itu. Melapaskan sejenak stess yang mereka hadapi. Di temani api unggun yang selalu siap untuk menghangatkan mereka.
"Tidak terasa 3 minggu lagi christmas hyung. Apa yang akan kita lakukan christmas tahun ini?" Tanya yoong excited menyambut salah satu event terbesar setiap tahun nya.
"Entah lah. Apa kau punya ide, yul?" Tanya taeng
"aku sangat sibuk dengan pekerjaan ku di kantor, aku bahkan tidak sadar jika christmas akan segera tiba" ucap yul yang meminum wine nya.
"Aishh kau benar-benar tidak berubah hyung! Bagaimana cara nya kau akan menikah? Jika mencari yeoja saja kau tidak punya karena selalu kau habis kan dengan bekerja" ucap yoong yang mengunyah potato chips di tangan nya
"No no no yoong. You are wrong. Dia sudah berusaha mencari yeoja yang akan di nikahi nya tapi belum ketemu saja sampai saat ini" ucap taeng membela yul
"Thats right midget! You r my best buddy" ucap yul merangkul taeng
"Yah! Apa begini cara mu membalas ku? Dengan mengejek ku begitu!! Aishh" ucap taeng kesal tapi membuat yoong dan yul terkekeh melihat sahabat nya itu selalu cepat emosi jika menyangkut soal fisik kecil nya itu. Meskipun badan nya di penuhi oleh otot-otot yang keras, bahkan dia juga memiliki 6 packs, tapi tetap saja dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk menambah tinggi badan nya. Membuat dirinya cukup frustasi.
"I m just trying to be honest tho" ucap yul dengan smirk di wajah nya yang membuat taeng semakin kesal
"Stop it hyung. So back to topic" ucap yoong yang melihat taeng akan segera menghajar yul
"Bagaimana kalau kita pergi menaiki gunung saja? Ku dengar christmas di australia dan indonesia adalah summer. Aku bosan dengan white chirstmas" ucap yul yang kemudian meminum wine nya
"Hmm ide yang bagus juga. Sudah lama sekali bukan kita tidak naik gunung" ucap yoong
"Boleh juga. Tapi aku tidak tau apakah tiffany mempunyai rencana lain untuk christmas ini. Kau tau dengan status baru ku ini akan sangat sulit mengikuti kegiatan di hari raya tanpa kehadiran nya" ucap taeng yang menghela nafas cukup berat. Mengingat ancaman dari daddy nya, taeng tidak bisa berbuat sesuka hati nya lagi, dia harus membuat hubungan nya dengan tiffany berjalan lancar hingga hari "H". Taeng sangat ingin mengakhiri hubungan nya dengan tiffany tetapi ancaman dari ayah nya beberapa hari lalu membuat niat taeng mengubur niat nya itu.
"Chinca? Sejak kapan kau peduli dengan nya hyung?" Tanya yoong tak percaya dengan apa yang di katakan oleh lelaki yang badan nya lebih kecil itu. Yoong dan yul tau jelas jika taeng sangat tidak peduli dengan apa yang akan di lakukan oleh tunangan nya itu.
"Aku tidak peduli padanya. Aku hanya tidak ingin egois." Ucap taeng
"Apa uncle kim lagi-lagi mengancam mu dengan membawa soal hyung dan omma mu, taeng?" Tanya yul yang tau jika sahabat nya sangat tersiksa karena harus terkurung di kerjaan bisnis sang ayah. Sahabat nya itu tidak punya kekuatan yang cukup untuk melawan perintah mr Kim yang berhati dingin. Mr Kim bahkan tega untuk melukai darah daging nya sendiri jika anak-anak nya tidak menaati perintah nya.
"Sudah lah, aku tidak ingin membicarakan tentang pria tua itu" ucap taeng yang kembali meminum wine nya. Yoong dan yul pun saling menatap satu sama lain dan menuruti permintaan sahabat mereka itu karena tidak ingin membuat sahabat nya itu semakin sedih jika harus mengingat apa yang terjadi di hidup nya.
—————————————————————
"Welcome to our club, Miss Lee and Miss Jung" ucap seorang pria yang berpakaian rapi menghampiri sunny dan juga jessica. Jessica dan sunny pun membalas sapaan itu dengan senyum manis di wajah mereka.
"Mr kang, apa semua nya sudah siap?" Tanya sunny
"Of course miss lee. Semua sudah menunggu di lokasi. Mari saya antarkan" ucap mr kang ramah dan berjalan mendahului jessica dan sunny.
Terlihat lapangan hijau yang sangat luas, serta beberapa orang yang sedang asik menaiki kuda mereka. Ya, mereka sedang berada di perternakan kuda. YLK Resort yang terletak tidak jauh dari pusat kota seoul. Resort yang hanya bisa di masuki oleh orang-orang elit karena harga fantastis yang di tawarkan.
"Wow! Amazing. Tempat ini sangat bagus sekali" ucap jessica melihat pemandangan di hadapan nya.
"I know right. Ini resort yang baru di bangun sekitar 3 bulan lalu. Tempat yang menjadi favorite kalangan elite karena fasilitas serta privacy yang di tawarkan oleh tempat ini" ucap sunny yang berjalan di samping jessica
"Apa kau sering ke sini, sunny?" Tanya jessica dan mendapat gelengan kepala dari sunny.
"Aku hanya dua kali ke sini , menemani daddy dan uncle ku. Makanya aku kenal dengan mr kang" jelas sunny
Terlihat beberapa crew sedang bersiap-siap untuk pemotretan yang akan di lakukan oleh jessica.
"Apakah kau sengaja melakukan ini pada ku, sunny?" Tanya jessica yang sedang di dandani
"Maksud mu jessi?" Tanya sunny heran
"Kau tau bukan, cuaca saat ini sudah memasuki musim dingin. Apa kau sengaja memilih teman outdoor? Hari ini kita melakukan pemotretan di club berkuda dan beberapa hari lagi kita akan melakukannya di club golf. Apa kau sengaja ingin membuat ku beku?" Tanya jessica yang terdengar kesal
"Aigoo.. kau adalah ice princess, remember? Cuaca seperti ini bukan nya menjadi favorite mu? Apa kau masih ingat ketika kita melakukan photoshoot outdoor saat summer? Kau terus mengatakan 'air con~~~' dengan raut muka yang sangat memelas seperti kau akan segera meleleh. Aku benar-benar tidak mengerti apa yang kau inginkan jessi" ucap sunny melipat kedua tangan nya di dada sambil menggelengkan kepala nya menatap jessica yang terlihat cemberut.
"Apa tidak bisa kita melakukan nya di indoor saja?" Bujuk jessica dan mendapatkan gelengan kepala dari sunny.
"Back to nature adalah tema kita untuk edisi fashion kita kali ini, jessi. Apa kau sudah lupa?" Jessica menghela napas nya cukup berat dan menggelengkan kepala nya. Dia sedikit menyesal dengan tema design yang di buat nya kali ini.
"Okay. Done. Kau terlihat sangat cantik miss Jessica" ucap sang penata rias dan sukses membuat jessica tersenyum bahagia mendengar pujian itu meskipun sering kali dia mendengar perktaan itu tapi tetap saja hati nya merasa senang.
"Gumawo, hyuna-ah" ucap jessica sebelum pergi bersama sunny.
Terlihat sang photographer sedang berbicara dengan seseorang yang seperti nya salah satu member di YLK resort ini. Terlihat jelas pria itu memakai pakaian lengkap seperti seorang horse rider.
"Siapa pria yang berbicara dengan kwang soo oppa itu?" Tanya jessica
"Ntah lah. Tapi sepertinya pria itu tampan. Lihat saja rahang nya yang gagah itu" ucap sunny terkekeh. Meskipun hanya melihat wajah yang berbicara dengan photographer mereka itu dari samping, dan wajah pria itu di tutupi dengan kacamata gentle monster, ntah kenapa masih bisa terlihat tampan oleh mata kedua yeoja itu.
"Kwang soo oppa" panggil sunny yang sudah berada di samping kwang soo.
"Ahh.. Kalian sudah siap?" Tanya kwang soo yang langsung melihat kedua wanita yang jauh lebih pendek dari nya itu.
"Aku sudah siap oppa" jawab jessica dan mendapat anggukkan dari kwang soo. Pria yang tadi berbicara dengan kwang soo langsung menoleh ke arah sumber suara itu. Suara yang tidak asing di telinga nya.
"Oh ya, perkenalkan, ini teman ku, kwon yul. Yul, ini jessica dan sunny. Boss ku." Ucap kwang soo memperkenalkan mereka. Sunny pun dengan semangat 45 langsung menjabat tangan yul dan dengan gaya centil nya menyembutkan nama nya.
"Sicababy" ucap yul tersenyum yang membuat muka jessica sangat merah seperti kepiting rebus. Sedang kan kwang soo dan sunny terlihat sangat terkejut dengan apa yang mereka dengar. "Sica" "baby". WHAT?!!
"Apa kalian adalah sepa..." tanya kwang soo dengan wajah shock nya
"No! Dia hanya teman ku oppa. Apa yang sedang kau lakukan di sini yul?" Tanya jessica mengalihkan pembicaraan.
"Jessica, yul ini adalah..." ucap kwang soo terpotong
"Aku di sini karena kwang soo meminta bantuan ku untuk meminjamkan kuda ku. Dan apa kau yang akan menjadi model nya?" Tanya yul tersenyum manis kepada jessica
"Apa begitu oppa?" Tanya jessica tak percaya dengan ucapan lelaki di hadapan nya ini.
"Dae, jessica-ah. Apa kalian masih ingat ketika kita berada di club horse riding di incheon? Saat aku bilang aku bertemu teman ku, ini lah teman yang aku ceritakan" jelas kwang soo yang membuat yul terkejut
"I knew it! Aku pernah bilang bukan wajah mu terlihat tidak asing. Kita pernah berpapasan saat berada di incheon." Ucap yul bahagia karena ternyata tebakan nya sangat tepat.
"Apa kita bisa memulai pemotretan nya?" Ucap jessica mengalihkan pembicaran. Dia juga mulai terasa dingin akibat perubahan cuaca dari musim semi ke musim dingin.
"Baiklah.. yul, apa kau bisa membantu jessica untuk menaiki kuda mu itu?" Tanya kwangsoo yang langsung di anggukkan oleh yul.
Yul dengan sabar membantu jessica untuk berinteraksi dengan kuda kesayangan nya yang berwarna putih itu.
Berusaha sebaik mungkin agar wanita itu mendapatkan hasil foto terbaik.
Saat ini yuri dan jessica berada di depan sang kuda.
"Apa kuda ini sungguh punya mu?" Tanya jessica yang memberanikan diri memberi makan wortel kepada sang kuda
"Tidak. Ini adalah kuda hyung ku. Aku dulu tidak menyukai hobby ini" ucap yul jujur
"Oh jadi ini punya hyung mu? Tapi kenapa sepertinya kau sangat dekat dengan kuda ini? Seperti kau saja yang merawat nya?" Tanya jessica yang sedikit bingung.
"Ini adalah satu-satu nya kenangan dari hyung ku. Tentu saja aku harus merawat nya bukan?" Ucap yul tersenyum namun tampak jelas wajah sedih yang berusaha ia sembunyikan
"Kenangan? Maksud mu?" Tanya jessica yang lemot. Namun sadar sebelum yul menjawab.
"Omo! Jangan bilang jika dia sudah.." ucap jessica terhenti ketika melihat yul menganggukkan kepala nya.
"Dia sudah bahagia di atas sana" ucap yul tersenyum
"Mianhe.. aku tidak tau jika dia..."
"It's okay, sicababy" ucap yul tersenyum manis yang tentu saja membuat jessica tertegun melihat nya.
"Okay guys, nice shoot!" Teriak kwangsoo yang ternyata mengambil gambar yul dan jessica dengan jarak wajah yang cukup dekat. Membuat jessica langsung menarik wajah nya menjauh yul.
"Jessica, naik lah ke atas kuda nya" pinta kwangsoo
Yul pun dengan sigap menawarkan diri untuk membantu jessica menaiki kuda nya itu. Menggengam tangan kiri jessica dan membantu wanita itu duduk dengan benar di atas kuda putih nya. Yul juga terus memegang tangan jessica ketika kuda itu mulai di ajak berjalan oleh salah satu staff jessica yang berada di depan sang kuda. Jessica terlihat jelas sedikit takut dan terus menggengam tangan namja tampan yang terus memakai kacamata hitam nya itu.
"Mereka terlihat seperti sepasang kekasih" bisik para staff yang membuat sunny menganggukkan kepala nya dan terkekeh.
"Mereka sangat serasi" ucap sunny yang terus tersenyum menatap adegan di depan nya itu.
——————————————————————