UNEXPECTED

By keyshazaliany

1.7K 277 1

{Kau Menjauh Hanya Karena Sebuah Permainan, Yang Kau Buat Bersama Teman Temanmu,} - Rani Zaidan - Nanda Risky... More

002
003
004
005
CAST
006
007
008
009
010
011
012
013
014
015
016
017
018
019
020
021
022
023
024
025
026
027
028
029
030
031
032
033
034
035
036
037
038
039
040
041
042
043
044
045
046
047
048
049
050
051
052
053
054
055
056
057
058
059
060
061
062
063
064
065
066
067
068
069
070
071
072
073
074
075
076
077
078
079
080
081
082
083
084

001

249 8 0
By keyshazaliany


Di Pagi hari yang sangat cerah, damai, dan tentram terdapat seorang gadis cantik yang masih tertidur pulas diatas kasur king size miliknya. Namanya Rani Zaidan dihari senin ini dia dan sepupunya pindah dari kota jakarta ke kota bandung, yah karena papanya rani ada kerjaan disini dan papanya tidak mau meninggalkan keluarganya sendirian dijakarta. Hari ini hari pertama rani sekolah bersama sepupunya. Gadis itu masih berada di alam mimpinya. Tiba tiba pintu kamarnya dibuka oleh seseorang dan terlihatlah sepupunya yang tampan but sifatnya nyebelin, kepoan pokoknya dia itu nyebelinn banget, Namanya
Keenan Orlando seumuran dengan Rani dan mereka satu sekolah.

-RANI POV-

"Hello bangunn girl udah jam berapa nih!" Kata keenan sambil menepuk nepuk pipiku pelan, kni pun aku bergeliat diatas kasur sambil merentangkan kedua tanganku keatas sambil menguap

"Come on rani cepatan bangun, lo mau telat di hari pertama lo sekolah!" Kata keenan lagi membangunkanku sambil menepuk nepuk pipiku lagi

Aku pun bangun dengan mencebikkan bibirku "Ck iya iya bawel amat sih lo, gue udah bangun ni" Sahutku ngegas

"Ya elo sih lama" sahut Keenan setelah itu langsung turun kebawah

Setelah nyawa ku terkumpul aku langsung mandi dengan cepat karena setelahku lihat udah jam 06.15. Setelah selesai mandi aku langsung siap siap untuk kebawah untuk sarapan.

'Hari ini gue mau pake jepit rambut untuk menahan pony ku yang sudah menjuntai ke depan mata, rambut dikepang kebelakang, pake kacamata bulet tebel tanpa minus, dan memakai rok dibawah lutut dan yapp gue udah keliatan culun' batinku, setelah semua sudahku pakai aku langsung turun ke bawah untuk sarapan.

Dibawah sudah ada Keenan, Mama dan Papa, Keenan memang tinggal dirumahku karena orang tuanya telah meninggal dunia karena kecelakaan pesawat jadi Keenan tinggal bersama orang tuaku, setelah ku turun dari anak tangga ke tiga semua orang yang ada di meja makan langsung melihat ke arahku dengan melongo,

"Kamu beneran ran sekolah dandan kaya gitu?" Tanya papa hendri padaku

"Iya pah beneran deh aku nggak becanda" jawabku

Keenan udah tau kenapa aku dandan kaya gini, karena di sekolahku yang dulu aku kayak dijadiin primadona dan nggak mau jadi seperti yang dulu aku pingin beda nggak kaya dulu dan aku ingin mendapat teman yang menerimaku apa adanya bukan karena harta. Setelah sarapan aku dan Keenan berpamitan untuk berangkat sekolah.

¥¥¥

Sesampainya aku dan Keenan di parkiran sekolah aku sama keenan langsung pergi ke ruang kepsek, selama perjalanan menuju ruang kepsek aku sama keenan jadi bahan tontonan para siswa siswi yang sedang berjalan di koridor sekolah dan asal kalian tau aja selama perjalan menuju ruang kepsek keenan selalu menebarkan pesonanya. Dan kuakui senyum keenan memang manis dan menawan, keenan emang ganteng because papanya dari amerika dan mamanya ya asal jakarta, keenan persis dengan papanya mulai dari rambutnya yang hitam pekat, dan matanya hitam pekat dengan tatapan tajamnya.

"Gila ganteng banget cowonya"

"Itu orang atau malaikat yang turun dari surga sih ganteng amat, kalo liat dia itu rasanya adem gitu!"

"Istt...cewenya kok culun begitu sih!" Ucap salah satu cewe cabe yang berada tak jauh dari tempatku berjalan

'Angin lewat...Angin lewat' batinku. Dan lagi lagi aku masih menjadi sorotan tajam oleh siswa siswi selama aku berjalan menuju ruang kepsek.

Setelah sampai di ruang kepsek

"Permisi pak" ucap keenan ramah

"Iyya nak masuk aja" ucap kepsek itu

"Saya keenan pak sama ini sepupu saya rani" ucap keenan ramah

"Ohh anak baru ya? Duduk duduk" ucap kepsek itu menyuruhku dan keenan untuk duduk

"Jadi kalian murid barunya" tanya kepsek itu

"Iyya pak" jawab mereka berdua

"Yasudah tas kalian taruh disini aja dulu trus kalian ke koprasi ambil topi ya" ucap kepsek itu

"Iyya pak, berarti nanti saya sama rani kembali kesini lagi?" Tanya keenan lagi

"Iyya nanti kamu kembali lagi, nanti sama saya suruh guru buat anter kelas kalian berdua" ucap kepsek itu

"Yaudah pak makasih ya pak saya duluan" ucapku

"Ohh iya silahkan" ucap kepsek itu

Aku dan keenan berjalan menuju koprasi sekolah yang berada di lantai1

"Kee kenapa gue diliatin terus sih risih gue" bisikku pelan kepada keenan

"Karena lo cantik mangkanya mereka liatin lo" ucap keenan gombal

"Halah udah gak mempan gue sama gombalan lo, gombalan lo udah basi tau gak hahaha" ucapku diakhiri dengan tawa

"Hahaha bisa aja lo" sahut keenan dengan tertawa mereka tertawa bersama. Mereka menjadi tontonan siswa siswi yang berada dilapangan, tapi mereka lebih fokus melihat senyum keenan yang manis.

"Gila surga dunia senyumnya manis"

"Adek meleleh bwang melihat senyummu yang manis bagaikan gulali itu"

"Bolehkah aku melihat senyummu setiap hari"

"Senyumanmuu yang indah bagaikan candu ingin trus ku lihat walau dari jauhh"

Kagum siswi yang tak sengaja melihat senyum keenan yang manis. Dan keenan mengabaikan tatapan kagum dari para kaum hawa. Mereka tetap berjalan ke koprasi sekolah dengan menjaili satu sama lain.

¥¥¥

Setelah kutahu kalau kelasku 11 IPA I dan Keenan kelas 11 IPA II. Aku dan Keenan berpisah untuk masuk ke kelas masing masing, aku masuk kelas dengan diantar oleh bu yanti guru Biologi, keenan diantar oleh guru olahraga. Aku berjalan di belakang bu yanti.

"Selamat pagi anak anak ini kita kedatangan teman baru silahkan perkenalkan dirimu" bu yanti memberi salam dan menyuruhku untuk memperkenalkan diriku, aku tersenyum dan mengiyakan perkataan bu yanti.

"Hai semua kenalin nama aku rani zaidan kalian bisa dipanggil rani bisa aidan aku pindahan dari jakarta" kataku memperkenalkan namaku. Setelah selesai bu yanti menyuruhku duduk di bangku kosong, aku berjalan menuju bangku kosong yang ada dideretan nomer 3.

Setelah menaruh tas aku segera duduk, aku merasa kalau ada yang memandangku dengan pandangan jijik.

"Istt....kenapa cewe culun itu sekelas sama kita sih nggak level banget deh sama gue udah dia dekil gitu, culun lagi jijik gue" kata seorang perempuan yang sedang berbicara kepada teman sebangkunya,

'Bodo amat' batinku.

¥¥¥

Setelah bel istirahat berbunyi aku tetep duduk dikelas karena aku belum punya temen dan tiba tiba ada empat orang cewe cantik yang nyamperin aku.

"Hay rani salam kenal, kenalin nama gue sinta, ini nanda, ini zia, ini azza" kata sinta sambil menjulurkan tangannya kearahku,

"Oh iya salam kenal juga ya" ucapku sambil menangkap tangan sinta untuk bersalaman dan aku tersenyum kepada mereka berempat

"Ngomong ngomong gue sama temen temen gue boleh jadi temen lo nggak?" Tanya sinta padaku

'Akhirnya ada yang mau jadi temen gue, Ooohh ini most wanted girlnya SMA Dirgantara? Baik ya' batinku,

"Emang lo nggak malu punya temen kayak gue yang culun begini?" Tanyaku pada sinta

"BIG NO!!! ngapain juga kita malu punya temen kaya lo, lagian ya terserah kita dong mau temenan sama siapa aja yakan" seru sinta sambil tersenyum ramah kearahku dan melihat satu persatu sahabatnya yang ada dibelakangnya.

"Iya ran kita temenan sama siapa aja kok" sahut zia ramah

"Okelah makasih ya udah mau jadi temen gue lagian gue juga baru disini dan gue juga harus kenal sama kalian kan hehe" jawabku

"Yaudah yuk lanjutlah kuy kantin" ajak sinta kepada ku dan temannya.

¥¥¥

Sesampainya aku, Nanda dkk di kantin kita langsung menjadi sorotan bagaimana tidak aku berjalan dengan most wanted girlnya SMA Dirgantara, bagaimana aku tau because aku sebelum masuk sekolah ini aku sempat dengar dari keenan, kan udah aku bilang keenan tuh kepoan jadi tanya sana sini. Nanda Dkk mengabaikan tatapan para kaum adam yang sedang menjailinya ada yang bersiul, tiba tiba ada yang sok puitis, dan hebatnya lagi nyanyi diatas meja sokk cool, mereka memilih untuk duduk dan memesan makanan.

"Lo pada mau pesen apaan?" Tanya sinta pada yang lain

"Gue mau bakso aja isinya lengkap laper gue soalnya" seru azza

"Gue samain aja tapi sambelnya banyakin ya hehe" seru nanda lagi

"Gue mau nasi goreng komplit okeh" seru zia lagi

"Kalo lo ran?" Tanya sinta padaku

"Em....gue samain kaya zia aja deh" jawabku

"Oke gurls sabar ye gue pesenin dulu" jawab sinta setelah itu sinta berjalan ke stan bakso dan nasi goreng

Sambil menunggu pesanan datang sinta buka mulut

"Eh ran lo pindahan dari mana?" Tanya sinta

"Gue pindahan dari SMA Altamefia dijakarta" jawabku

"Enakan mana ran dibandung atau dijakarta?" Tanya sinta lagi

"Gatau sih gue kan baru di bandung jadi belom kerasa sih" jawabku, sesudahnya berbincang bincang pesanan pun datang.

Selesai makan bunyi bel masuk berbunyi dan akhirnya aku dan yang lain masuk ke kelas. Aku tetep jadi sorotan tajam siswa siswi yang lain

"Eh kenapa si cupu jelek itu bisa temenan sama nanda dkk sih jadi iri gue, kenapa nggak gue aja yang temenan sama mereka kan nanda dkk itu cewe most wanted girlnya SMA Dirgantara dan si cupu itu nggak usah, nanda dkk kan kaya, masa temenan sama si cupu itu!" Kata seorang cewe syirik dengan melihatku sinis

'Ngapain sih ngurusin idup orang idup lo aja belum tentu bener!' Batinku.

"Woi!! gausah lo jelek jelekin temen gue, gue denger ya pembicaraan lo berdua" Bentak azza kepada dua orang siswi itu. Kedua siswi itu langsung menunduk dalam

Aku cuma ngasih tau Nanda Dkk tuh katanya pinter bela diri
I Don't Know the truth, this info from keenan again hehe

¥¥¥

Kring..kring..kring
bel pulang sekolah berbunyi aku segera kedepan gerbang sekolah untuk menunggu Keenan yang tak kunjung datang mengambil motor sportnya diparkiran.

"Yaelah lama banget keenan nih" kataku sebal karena menunggu keenan yang lama.

15 menit kemudian,

"Hai ran nungguin ya" tanya Keenan padaku

"Ya iya lah kee gue udah nunggu disini berapa menit uy" sahutku ngegas

"Ya maap lah tadi itu banyak banget cewe yang minta foto sama gue mangkanya lama" kata Keenan

"Yaudah emang gue peduli, pulang aja lah udah cape kaki gue dari tadi berdiri terus" jawabku malas

"Oke kanjeng ratu kita berangkat sekarang" sahut Keenan

¥¥¥

Sampainya aku dirumah

"MAMA....RANI YANG CANTIK NAN BAIK HATI INI PULANG!!" Kataku teriak didepan pintu dan mama yang sedang ada di ruang tengah sambil menonton tv terjelontak kaget.

"Kamu ini apa apaan sih rani pulang pulang teriak teriak berisik tau nggak, ini tuh rumah bukan hutan ya" celoteh mamaku

"Eehe maapkan anakmu yang cantik ini mah yaudah dehh mah aku mau keatas dulu terus mandi biar segerr" kataku langsung menaiki tangga

"Ran nanti malam jangan lupa langsung turun buat makan malam!" Seru mamaku

"Okee" jawab rani

"Kamu juga ya kee turun buat makan malam" ucap mama kepada Keenan

"Oke ma nanti kee turun" jawab keenan

¥¥¥

Keesokan harinya.

"BANGUN KEBO UDAH SIANG NIHH NTAR TELAT KESEKOLAHNYA!!" Teriak Keenan sambil menggoyangkan bahuku, aku bergeliat diatas kasur lalu aku bangun secara tiba tiba dan langsung melempari Keenan dengan bantal yang ada disebelahku

"AMPUN AMPUN KANJENG RATU SAKIT SEMUA INI" teriak Keenan

"Yaudah mangkanya kaga usah teriak teriak gue kaga budek ya!" Sahutku ngegas ke Keenan

"Udah sono keluar dari kamar gue mau mandi" seruku lagi ke Keenan

"Ga usah lah males turun gue disini aja yaa nungguin lo" sahut Keenan sambil ingin tidur dikasurku

"Pala lo peyang keluar kaga dari kamar gue apa mau gue teriak sampe tetangga pada kesini semua!!" Jawabku ngegas

"Ya udah sih santuy aja, gue keluar bye" sahut Keenan ngambek

Keenan kembali ke kamarku lagi dan mengatakan "Halah sok lo ga mau ditungguin gue tau kok lo itu T.E.P.O.S HAHAHA" Kata keenan dan langsung lari kebawah

"KEENANN!!!" Teriakku dari atas, keenan yang sudah berada dibawah hanya cengengesan

"Pagi mah, pa" ucapku pada mama dan papaku

"Okee begitu sekarang gue kaga disapa okee" sahut Keenan ngegas

"Selamat pagi Keenan Orlando yang paling guanteng sejagad rayaa and sodaraku yang paling nyebelin ini" sapaku pada keenan sambil mencubit kedua pipinya

"Makasih kanjeng ratu, selamat pagi juga sodaraku yang paling jelek" sahut Keenan

"Ohh gue emang jelek ya??...gapapa kee makasih udah jujur ya" jawabku sambil berpura pura ingin menangis dan menundukkan kepala dalam

"Omegas kanjeng ratuku jangan cry elah, kee cuma bercanda" kata keenan sambil berjalan ke kursi rani

"Ya udah sih sabodo gue" sahut ku ngegas

"Udah toh lu berdua ini bertengkar aja kerjaannya dari pada bertengkar mending berangkat sono" sahut mamaku sambil mengaduk kopi untuk papa

"Yaudah mah, pa aku sama keenan berangkat dulu ya bye bye" seruku sambil mencium punggung tangan kedua orang tua ku

"Iya hati hati kalian berdua, keenan kalo bawa motor jangan ngebut ngebut ya" seru papaku

"Oke siap pah kee nggak bakalan ngebut kok" sahut keenan. Emang keenan manggil mamaku dan papaku itu sama kaya aku panggil dengan sebutan mama dan papa.



Voment ya gais;)
2000 words;)

Continue Reading

You'll Also Like

288K 9.6K 41
Dia, Gardenia si cantik autentik dengan cintanya yang tulus. ______ Nathan Rajendra, cowo yang selalu dideskripsikan sebagai manusia dengan kepribad...
83K 6.1K 40
ᴄᴏᴍᴘʟᴇᴛᴇᴅ✔ ✒Cerita tentang tiga laki-laki yang memiliki sikap yang sangat berbeda dan memiliki satu kesamaan, yaitu mencintai satu gadis yang sama. M...
DANGEREUX By emiiii

Teen Fiction

6.8M 781K 53
Re-upload versi paling awal cerita ini dibuat! SUDAH TERBIT DAN TERSEDIA DI SELURUH GRAMEDIA INDONESIA & TBO TERPERCAYA! Find me on Instagram @yeremi...
Wattpad App - Unlock exclusive features