School Girl (The Symbol)

By mriko3603

68.2K 7.6K 1.4K

Ren Yamamoto remaja biasa yang ingin putus sekolah saat sma tapi, itu semua berubah saat dia mendapatkan beas... More

prolog season 1
bagian 1 : sekolah
bagian 2 : perkenalan
bagian 3 : informasi
bagian 4 : stalker
bagian 5 :dewan no.8
bagian 6 :makan malam
bagian 7 :idol
bagian 8:sifat sebenarnya
Bagian 9 :event
bagian 10: pertarungan
bagian 11: pertarungan (2)
bagain 12: masa lalu (1)
bagian 13 :masa lalu(2)
bagian 14:pesta
bagian 15:foreign man
bagian 16:salah paham
bagian 17:pahlawan
bagian 18: date
bagian 19:undangan orang tua
bagian 20 :suprnatural
bagian 21:terlihat
bagian 22:kekacauan
bagian 23:kekacauan (2)
bagian 24 :hadiah
bagian 25:kunjungan
bagian 26:tamu
bagian 27:analisa
bagian 28:rahasia wanita
bagian 29:tattoo
bagian 30:weekend bersama kepala sekolah
bagian 31:pekerjaan
bagian 32:perasaan
bagian 33:penentuan
bagian 34:perjalanan
perkenalan karakter
season 2 prolog
hari 1 di pulau the elit
hari 2 di pulau the elit
prolog tresela mirasula
hari 3 di pulau the elit
tattoo symbol
hari 4 di palau the elit
gangguan
hari ke 5 di pulau the elit
rahasia lucy
hari ke 6 di pulau the elit
hilang
hari ke 7 di pulau the elit
pacar satu hari
kencan pertama
turnament (1)
turnament (2)
masa lalu alice
anggota dewan yang terkuat
keheningan
kunjungan
keanehan sela
amarah sela
undangan
kerajaan rose
kediaman keluarga white
orang tua
pulau
pendeta
kepercayaan
ketakutan
altar
pertunangan
kediamman yuki kuro
malu
camp pelatihan
aktivitas
activitas bagian 2
ingatan sela
ingatan ran
ingatan erina
Rune stone
kemampuan lucy
kunjungan mendadak
uji nyali
uji nyali (2)
uji nyali (3)
bintang jatuh
serikat
bullying
season 3 prolog
tinju anggota dewan
rambut
orang asing
pesta piyama
teman
teman 2
saudara
roger
sumo
3 saudara
trio monster
pacar
kediamman yamamoto
sahabat
wanita dewasa
mabuk
pagi hari
penyerangan
kekalahan si monster hijau
peculikan
si pembantai
monster
dalang
bangkitnya
si iblis hitam
3 dewi
tiger and dragon vs demon
tanda
rumah sakit
dua
si iblis hitam dan putih
dua iblis
death ren yamamoto
putih vs hitam
selamat tinggal
informasi
mahluk terkuat

amukan trio monster

327 37 33
By mriko3603

   Di markas destroyer kami semua telah sampai dan berada di gedung besar dan di kawal beberapa pagawal berbadan besar.

   Pengawal menghentikan kami aku, mare, dan alex mengangkat kedua tanganku dan menyentuh bahu dua orang tersebut.

"Grab! "Kami bertiga menguatkan cengkraman kami di 6 pengawal, "ahhhh"mereka berdua mencoba melepas dari cengkraman kami bertiga.

"Dimana ran atau, kau mati"aku melotot di depan wajah pengawal berkepala botak.

    Semua anggota dewan gemetaran melihatku yang seperti itu untuk pertama kalinya, kedua pengawal yang berada di cengkramanku terpingsan.

"Woi berlebihan kau ren"mare tersenyum mengejek ke arahku.

"Begitu ya"aku melepaskan cengkramanku.

"Benar seharusnya begini"mare mengangkat kedua pengawal berbadan besar dengan kedua tangannya.

    Kedua pengawal terlempar , mare melompat dan "bukkk"kedua pengawal terkena tendangan dua kaki mare.

"Kretak"pagar hancur karena tendangan mare, "begini baru caranya memanggil mereka semua"mare tersenyum lebar.

"Benar banget "aku tersenyum lebar.

"Jadi mereka berdua aku apain ya"alex melihat kedua pengawal yang di cengkramannya, alex melepas cengkramannya "kalian bawak mereka ke rumah sakit"alex dengan wajah malas dan masuk mengikuti kami.

"Keren"sela menelan ludahnya.

"Seberapa kuat mereka bertiga"yuki gemetaran melihat kami yang ada di depan.

                     ~|||~
"Lepaskan aku keparat"ran memukul pintu yang terbuat dari baja.

"Bukkk-bukkk"ran memukul secara bertubi-tubi, "sial! "Ran menangis sambil memukul terus pintu.

   Tangan ran yang sudah bedarah, "aku membahayakan semuanya, semua maafkan aku! "Ran menangis.

   Layar monitor mendadak hidup ran membersihkan air matanya, dan mendekati monitor itu "semuannya"ran terkejut melihat kami yang di keliling ratusan petarung.

"Ren! "Ran terkejut saat melihat mataku yang terlihat berbeda seperti elang yang menatap mangsanya.

   Ran mengepalakan kedua tangannya, "bodoh! ,yang ketangkap hanya aku kenapa kalian semua ada disini"ran menangis sambil menunduk kepalanya.

"Keluarkan aku keparat! "Ran beteriak dan terus menerus memukul pintu, sampai membuat tangannya mengeluarkan banyak darah.

"Percuma saja monster hijau,kau tidak akan pernah bisa menghancurkan pintu itu, lihatlah di layar ini pembantaian teman-temanmu,hahahahah"suara di mikrofon menertawakan ran.

"Sudah aku bilang lepaskan aku keparat! "Ran beteriak kesal dan menghancurkan mikrofon itu,"sial semoga saja kalian baik-baik saja semua"ran terududuk sambil melihat layar.

                    ~|||~

"Huh,nampaknya kita terkepung"mare dengan wajah malasnya.

"Benar sekali ya"alex tersenyum kecil.

   Mendadak di tengah kerumunan muncul laki-laki berambut panjang dengan tubuh terluka, "selamat datang semuanya "dia tersenyum senang.

"Bukannya kau anggota red dragon "restia terkejut.

"Kau mengenalinya restia"erina terkejut.

"Benar di petarung yang mengandalkan kecepatan, dan dia be rank A ,aku pernah bertarung dengannya sekali"restia tersenyum senang, "mau tanding ulang denganku "restia menggunkan kuda-kudanya.

"Heh"dia tersenyum mengerikan, "hahahah, keparat karena temanmu itu wajahku yang cantik rusak"laki-laki itu dengan tatapan mengerikan.

"Kau pantas mendapatkannya, dimana ran! "Yuki kesal namun di hentikan sela.

"Temanmu ya, huh pencundang itu kami sembunyikan bodoh, dan juga aku memiliki dendam pribadi dengan dia keparat"dia dengan tatapan mengerikan, "srettt"dia menjatuhkan penutup suatu benda.

"Jarum suntik, jangan-jangan dia! "Yuki terkejut dan mengingat orang yang melawannya sebelumnya.

"Hehehe, aku naikan dosisnya 3 kali lipat"dia tersenyum lebar dan menusukan jarum ke lehernya.

   Mendadak tubuhnya di penuhi urat dan kulitnya berubah menjadi merah, "hahaha, menarik sekali"dia tersenyum senang, "aku datang! "Dia belari ke arah kami.

"Wushhhh"dia mendaratkan tendangan, "grab"aku mencengkram kakinya dengan tangan kiriku, "grab"aku mencengkram wajahnya dengan tangan kananku.

"Mustahil!.... "Dia terkejut dan melihat tubuhnya yang akan terbanting, "bomshhh"dia terbanting karenaku.

  Aku mengangkat dia hanya dengan tangan kananku, "dimana ran keparat"aku melotot melihatnya.

"Sial lepaskan aku monster! "Dia meronta-ronta mencoba melepas dari cengkramanku di wajahnya.

"Gretttt"aku menguatkan cengkramanku, "ahhhhhh"dia beteriak kesakitan membuat wajahnya mengeluarkan darah.

"Ren hentikan"sela menyentuh tangan kananku, "tenanglah "sela menyentuh telapak tanganku.

   Aku melepaskan cengkramanku, "maaf"aku menundukan kepalaku.

   Sela tersenyum senang,"heh,siapa juga yang bisa tenang "Aku tersenyum lebar dan menendang wajahnya.

   Dia terpental dan terpingsan dengan wajah berumulan darah, sela terkejut melihatku dengan mata seperti monster.

"Ren, tidak siapa kau!"sela gemetaran melihatku.

    Aku mengeluarkan pedang pasang yang terbuat dari kayu di kedua kakiku, "tekkk"aku menyatukan kedua pedangku.

   Semua gemetaran melihatku namun, "bukkk"wajahku terkena pukulan mare, "woi sadarlah keparat"mare tersenyum jengkel.

   Alex menguatkan kakinya, "bukkkkk"aku terkena tendangan alex, "sadarlah bodoh "alex dengan tatapan tenang.

   Semua anggota dewan gemetaran melihat kami bertiga,kepalaku yang meneteskan darah.

"Maaf semua"aku membersihkan darah di wajahku,"slurp"aku menjilat darah yang menetes di kepalaku.

   Aku tersenyum lebar, "kalian semua siap"aku berdiri di depan mare dan alex.

"Ayo waktunya kita mulai"kami beriga serempak dan belari.

"Bukkk"mare menendang semua orang yang ada di depannya, "minggir-minggir"mare tersenyum.

   Alex ikut menendang dan tidak mau kalah, "grab"salah satu tangan orang di pegang mare, "bukkkk"dia melepar orang tersebut dan langsung menendangnya.

"Bukkk-bukkk"aku memukul-mukul dengan pedang kayuku dan terus belari.

"Kuatnya"alice gemetaran melihatku.

    Alice melihat sela yang gemetaran, "dia bukan ren"sela mengigit kukunya gemetaran.

"Sela san tenanglah "erina menenangkan sela.

   Semua terkejut karena untuk pertama kalinya sela gemetaran dan ketakutan, "kenapa sela ketakutan?"lucy binggung.

   Alice memeluk dirinya sendiri, "entah kenapa aku merasa sangat takut melihat ren"alice gemetaran.

"Aku pun juga"lucy gelisah.

"Ren"erina ikut gemetaran.

"Aura itu keluar dari tubuh ren "rin ikut gemetaran.

"Monster! "Suara pelan sela.

   Semua terkejut melihat sela, "woi apa maksudmu sela!"selina kesal sambil mencengkram kerah baju sela.

"Dia bukan ren! "Sela menangis.

"Bukan ren"erina melihatkunya menghajar lawan tanpa ekpresi di wajahku.

"Monster-monster menyingkirlah dari tubuh ren"sela makin gemetaran dan berkeringat dingin sambil meneriakiku.

"Heh, mustahil rasanya aku gemetaran juga"yuki memeluk tubuhnya.

    Semua makin takut saat melihat wajahku yang tersenyum senang karena cipratan darah.

    Semua lawan telah kami habisi,"kami pergi dulu"aku tersenyum manis melihat semua anggota dewan.

   Mare dan alex dengan tatapan serius melihatku, karena tidak bisa merasakan jiwaku yang terasa di hadapan mereka semua saat ini bukanlah ren Yamamoto melainkan sesuatu yang sangat berbahaya.

"The true oni"si iblis yang sebenarnya yang haus akan petarungan.

Bersambung.

Continue Reading

You'll Also Like

572 35 14
Hitaka Rey, dia adalah seorang "no life" yang ingin menjalani masa muda yang sempurna di masa SMA-nya. 2 Arpil 2018 dia bertemu kakak kelas cantik ya...
35.1K 731 76
Autor: Kinugasa Shougo 衣笠彰梧 Sinopsi : SMA Kōdo Ikusei, sebuah sekolah bergengsi terkemuka dengan fasilitas canggih di mana hampir 100% siswa melanjut...
29.9K 2.1K 24
Jay selalu hidup dengan aturan tertib, terstruktur, dan selalu menjaga jarak dari hal-hal yang bisa mengguncang dunianya. Namun, semuanya berubah ket...
60.3K 4K 36
Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan terlahir kembali di dunia lain, dunia dimana sihir itu ada. Dia terlahir menjadi seorang pangeran namun di...
Wattpad App - Unlock exclusive features