Ai To Noroi (Cinta Dan Kutuka...

By kazamakinuri

136K 11.2K 2.3K

Sasuke sudah menyakiti seseorang yang dengan tulus mencintainya.dia menghianati dan menghancurkan hidup wanit... More

prolog
chapter 1
chapter 2
chapter 3
chapter 4
chapter 5
chapter 6
chapter 7
chapter 8
Chapter 9
chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Epilog bag 2

Chapter 30

2.7K 255 55
By kazamakinuri

Disclaimer : Naruto milik M.K sensei.

Warning : TYPO bertebaran, EYD tidak sempurna, OOC, dkk..
*
*
*
Selamat membaca...

Malam semakin larut tapi Naruto sama sekali tidak bisa tidur, dia merasa sangat gelisah.

'Uchiha Sasuke..'

Entah kenapa Naruto tidak bisa melupakan cara pemuda itu menatapnya. Mereka tidak saling mengenal tapi Naruto merasa ada sesuatu pada pemuda itu yang membuatnya merasa tidak nyaman.

"Apa aku dan dia pernah saling mengenal sebelumnya" gunam Naruto.

Naruto berguling kesana-kemari tapi tetap tidak bisa memejamkan matanya.

"Aku harus bertemu dengannya besok pagi, tapi apa yang harus aku katakan padanya.."

Karena benar-benar tidak bisa tidur Naruto turun dari ranjangnya dan memakai mantel, kemudian dia keluar dari kamarnya.

'Hime-sama anda ingin pergi kemana larut malam seperti ini" tegur salah satu penjaga yang berjaga didepan kamarnya.

"Aku ingin kekamar Kyu-nii" jawab Naruto.

"Mari kami antar"

Dengan diantar dua pengawalnya Naruto pergi kekamar Kyubi.

****
Sementara ditempat Sasuke. Dia sedang duduk ditepi jendela sembari memegang bunga yang tadi diberikan oleh Naruto. Setelah lima tahun akhirnya Sasuke bisa mulai merasakan perasaan hangat yang menyelimuti hatinya, dia pun mulai bisa tersenyum.

"Apa semuanya baik-baik saja Sas..?" Tanya Shikamaru yang aneh melihat teman sekaligus bosnya itu senyum-senyum sendiri.

"Hari ini baru permulaan Shika, aku yakin setelah ingatan Naru ku kembali dia juga akan kembali padaku." Ujar Sasuke.

"Kenapa kau bisa seyakin itu?"

"Dia masih sama, dia tetap Naru yang sama yang mencintaiku dulu, dia hanya melupakanku karena kecelakaan itu dan aku akan berusaha membuatnya segera ingat kembali." Ujar Sasuke.

'Tapi kau lupa jika ingatan masa lalu Naruto denganmu bukanlah kenangan indah, aku harap saat Naruto mengingat masa lalunya lagi dia tidak membencimu' batin Shikamaru.

"Ayo kita tidur Shika, aku tidak sabar bertemu dengannya lagi." Ujar Sasuke beranjak keranjang dan kemudian berbaring nyaman. "Aku akan tidur nyenyak malam ini."

****
Kyubi terbangun dari tidurnya saat mendengar ketukan dipintu. Kyubi melihat kearah jam dindingnya. Kyubi pun turun dari ranjangnya dan bergerak untuk membukakan pintu.

"Hime..?" Kyubi agak terkejut melihat Naruto yang datang dengan dikawal oleh dua pengawal.

"Kyu-nii maaf menggangu tidurmu." Ujar Naruto dengan wajah menunduk.

"Masuklah hime.." ajak Kyubi. "Dan kalian bisa kembali berjaga."

"Kami permisi pangeran" dua pengawal itu pun pergi.

Kyubi menutup pintu dan melihat adiknya itu sudah duduk ditempat tidur dengan wajah gelisah.

"Ada apa hime?, apa kau tidak menyukai perayaan hari ini?" Tanya Kyubi sembari duduk disampingnya.

Naruto menggeleng.

"Lalu apa yang membuat kesayanganku jadi gelisah sampai tidak bisa tidur seperti ini?" Tanya Kyubi.

"Uchiha Sasuke."

Tubuh Kyubi menegang seketika mendengar jawaban Naruto. Tapi Kyubi berusaha untuk tetap tenang.

"Ada apa dengan Uchiha Sasuke?" Tanya Kyubi hati-hati.

"Apa kakak mengenal Uchiha Sasuke?" Tanya Naruto.

"Tentu saja kakak mengenalnya, dia adik dari Itachi." Jawab Kyubi.

"Apa dulu aku juga mengenalnya?" Tanya Naruto lagi.

Kyubi terdiam. Dia tidak tahu harus menjawab apa, tapi yang dia tahu adiknya ini sudah bertemu Sasuke lagi saat perayaan tadi.

"Kakak kenapa malah diam?" Tanya Naruto yang bingung melihat sikap diam sang kakak. "Jika aku mengenalnya kenapa aku tidak pernah bertemu dengannya seperti aku bertemu dengan Itachi-nii dan keluarganya setiap tahun?"

"Apa kau bertemu dengannya?" Tanya Kyubi.

Naruto mengangguk.

"Aku bertemu dengannya saat ditaman dan saat perayaan tadi, aku sangat bingung karena itu aku bertanya pada kakak."

"Apa yang membuatmu bingung?"

"Kami tidak pernah bertemu sebelumnya, tapi entah mengapa tatapannya mengatakan bahwa kami pernah saling mengenal sebelumnya." Ujar Naruto.

Tanpa sepengetahuan Naruto Kyubi mengepalkan tangannya.

'Lagi-lagi kau membuat masalah Uchiha, kedatanganmu hanya bisa membuat adikku kehilangan tidur tenangnya. Sepertinya aku harus membuatmu mengerti bahwa adikku tidak membutuhkammu lagi." Batin Kyubi kesal.

"Kakak belum menjawab pertanyaan ku, apa sebelumnya aku dan Uchiha Sasuke saling kenal?"

Kyubi menghela nafas.

"Kalian memang saling kenal sebelumnya, karena aku dan Itachi bersahabat karena itu kalian saling kenal satu sama lain" ujar Kyubi.

"Oh..begitu, pantas saja waktu itu dia memelukku" ujar Naruto.

"Apa semua pertanyaan dikepala kecilmu ini sudah terjawab?"

"Kenapa dia tidak menemuiku seperti yang lain?"

"Karena dia sedang patah hati, seharusnya kau sudah dengar itu dari Shisui kan?"

Naruto mengangguk.

"Sekarang ini sudah malam dan kau harus pergi tidur" ujar Kyubi. "Mau menginap disini atau kembali kekamarmu?"

"Di sini saja"

"Baiklah ayo tidur" Kyubi menggendong Naruto dan membaringkannya diranjang, menata selimutnya dan mengecup keningnya. "Selamat tidur hime.."

"Selamat malam kakak"

Kyubi menunggui Naruto hingga adiknya itu benar-benar terbuai dalam mimpi.

"Tidurlah hime kakakmu disini menjagamu" ujar Kyubi pelan.

Setelah adiknya benar-benar tidur Kyubi beranjak ke sofa panjang yang ada didekat jendela. Sekarang giliran dia yang tidak bisa tidur memikirkan Uchiha Sasuke yang kembali hadir di kehidupan tenang Naruto.

"Kami sudah bersusah payah mengembalikan kondisi Naruto hingga dia bisa kembali pulih, tidak akan aku biarkan Sasuke merusak kehidupan Naruto lagi"

Flashback

Lima tahun yang lalu.

Semua anggota keluarga Uzumaki dan Namikaze menunggu didepan ruang perawatan rumah sakit dengan wajah khawatir, pasalnya putri terkecil mereka mulai menggerakkan jarinya setelah sekian lama tertidur(koma), saat ini sedang ditangani langsung oleh dokter utama kerajaan.

"Kenapa nenek Tsunade lama sekali." Gerutu Nagato.

"Tenang dulu putra mahkota ibu yakin hime baik-baik saja" hibur ratu Mito.

"Aku harap dokter Tsunade membawa berita baik" ujar Kushina cemas.

"Semua akan baik-baik saja Kushina" ujar Minato.

Tidak lama kemudian Tsunade keluar dari ruangan Naruto.

"Bagaimana keadaan putriku?" Tanya Kushina tidak sabar.

Tsunade tersenyum.

"Dia sudah sadar" jawaban singkat Tsunade membuat orang-orang yang sejak tadi menunggu dengan cemas menjadi lega.

Tanpa menunggu lagi Kyubi dan Nagato segera masuk keruangan Naruto. Mereka benar-benar lega melihat kesayangan mereka sudah membuka mata.

"Hime..syukurlah kau sudah bangun" ujar Nagato sembari memegang tangan Naruto.

"Hime..bagaimana perasaanmu?, apa masih ada yang sakit." Tanya Kyubi cemas.

Tapi Naruto tidak menjawab dan hanya berdiam diri saja.

"Hime..katakan sesuatu jangan buat kakak-kakakmu ini cemas" ujat Nagato.

"Kalian siapa?" Sebuah pertanyaan sederhana yang membuat Kyubi dan Nagato terkejut bukan main.

"Hime..sayang ini kami.., apa kau tidak mengenal kami?" Tanya Nagato.

"Nenek..ayah..ibu.." panggil Kyubi.

Tsunade segera masuk bersama orang tua Naruto dan ibu Nagato.

"Nenek jelaskan padaku apa yang terjadi pada Naruto?" Cerca Kyubi.

"Sebelum datang kemari sudah aku jelaskan bahwa ada beberapa syaraf hime yg terluka dan akan menimbulkan efek samping dan ini lah efek dari luka disyaraf hime." Jelas Tsunade.

"Maksudmu sekarang hime tidak mengenali kami?" Tanya Kushina.

"Aku belum bisa memastikan, tapi aku akan berusaha untuk menyembuhkannya." Ujar Tsunade.

"Kakiku...ada apa dengan kakiku.." mereka kembali dikejutkan dengan triakan histeris Naruto.

"Hime...tenanglah hime.." Kyubi memeluk Naruto yang histeris karena tidak bisa menggerakkan kakinya. "Nenek tolong lakukan sesuatu pada adikku."

"Siapa aku..siapa kalian..kenapa aku tidak bisa mengingat apa pun.." teriak Naruto.

Tsunade bergerak sigap dan memberikan Naruto obat penenang. Tidak lama kemudian Naruto berhenti histeris dan kembali tertidur.

"Hik..putriku.." isak Kushina dipelukan Minato.

"Tenanglah Kushi, aku yakin putri kita akan baik-baik saja." Ujar Minato.

"Kita harus membuat hime tetap tenang. Dia baru sadar dari komanya dan tekanan tidak bagus untuknya." Ujar Tsunade.

"Berapa lama hime akan kehilangan ingatannya?." Tanya Kyubi.

"Aku belum bisa memastikannya, aku akan memeriksanya keadaanya lagi." Jawab Tsunade. "Berusahalah untuk membuat dia mengenal kalian, tapi jangan paksa dia mengingat apa pun dulu."

"Kami mengerti"

"Kalau begitu aku permisi dulu" pamit Tsunade. "Permisi.."

"Semua ini gara-gara Sasuke, jika dia tidak menyakiti adikku semua ini tidak akan terjadi." Geram Nagato. "Aku akan memberi dia pelajaran."

"Hentikan Nagato, jangan buat masalah lagi dengan mendatangi si brengsek itu." Cegah Kyubi.

"Tapi kak...dia sudah menyakiti adikku." Ujar Nagato.

"Aku sudah memberikan pelajaran yang akan membuat dia menyesal seumur hidup." Ujar Kyubi. "Sekarang kita fokus saja dengan kesehatan hime."

"Tapi orang-orang yang menyakiti adikku, apa mereka akan kita biarkan saja berkeliaran diluat sana."

"Kau tenang saja Nagato, kau sangat mengenalku bukan, aku tidak akan pernah membiarkan orang yang menyakiti adikku bebas begitu saja." Kyubi menunjukkan seringai kejamnya.

Keesokan harinya kemudian kondisi Naruto sudah mulai tenang dan para anggota keluarga harus mengenalkan diri layaknya orang yang baru saja bertemu satu sama lain.

Kyubi datang keruangan Naruto dengan membawa album foto keluarganya. Naruto antusias melihat satu persatu foto-foto dirinya saat bersama dengan keluarganya.

"Ini foto saat kita liburan sekeluarga"

"Jadi sejak kecil aku memang tinggal disini sebagai putri?" Tanya Naruto.

Kyubi mengangguk.

"Kau adalah putri kesayangan semua orang." Jawab Kyubi.

"Permisi..." Nagato masuk keruangan Naruto sembari membawa buket bunga lily. "Hei..hime bagaimana kabarmu hari ini?"

"Aku baik Nagato-nii" jawab Naruto.

"Ini untukmu." Nagato menyerahkan buket lily itu pada Naruto. "Bunga yang cantik untuk putri yang paling cantik."

"Terima kasih Nagato-nii."

"Dan juga ada seseorang yang ingin aku perkenalkan padamu." Ujar Nagato.

"Siapa?"

"Yang diluar masuklah..." panggil Nagato.

Tak lama kemudian seorang pemuda masuk keruangan Naruto.

"Kenalkan dia adalah Uchiha Shisui dan mulai sekarang dia yang akan mengawal dan merawatmu" jelas Nagato.

Mendengar nama Uchiha Kyubi langsung emosi dan menarik telinga Nagato dan membawa putra mahkota itu keluar dari ruangan Naruto.

"Auw...kakak..sakit.." keluh Nagato.

Kyubi melepaskan telinga Nagato.

"kau kakak yang kejam" gerutu Nagato.

"Jelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi, kau sudah tahu bahwa orang yang menyakiti adalah seorang Uchiha, lalu kenapa kau malah membawa Uchiha lain untuk merawat Naruto" ujar Kyubi.

"Kakak ku yang tampan tapi galak sekali..., sebagai seorang calon raja aku mengambil keputusan untuk tidak menyalahkan seluruh klan hanya karena kesalahan satu orang." Jelas Nagato. 'Meski kemarin aku menghajarnya sampai babak belur lebih dulu.' Batin Nagato.

"Dan kau meminta dia menjaga Naruto?"

"Anggap saja itu hukuman untuk mereka" jawab Nagato.

"Aku tidak mengerti jalan pikiranmu."

"Ayolah kakak biarkan sekali-kali adikmu melakukan hal yang benar"

"Baiklah, selama dia melakukan tugasnya dengan baik aku tidak keberatan, tapi jika dia menyakiti Naruto bukan hanya dia kau pun tidak akan selamat dari amarahku." Ancam Kyubi.

Nagato menelan ludah.

"Baik kak.." jawab Nagato.

"Sudahlah, ayo temui hime aku ingin berpamitan hime.."

"Kakak mau kemana?"

"Aku harus kembali ke Konoha dan menemukan orang yang mencelakai adikku."

"Tapi kakak baru saja datang beberapa hari yang lalu."

"Tugasmu adalah menjaga hime dan tugasku mencari pelakunya dan memberikan mereka pelajaran." Ujar Kyubi.

'Jika masih ingin hidup jangan pernah berurusan dengan Kyubi' batin Nagato.

Sementara itu dikamar Shisui dan Naruto hanya saling menatap satu sama lain.

'Cantik sekali..' batin Shisui kagum.'dia seperti putri tidur'

"Ahemm" suara berdeham dibelakang Shisui memutuskan kontak mata keduanya.

"Adikku memang cantik, kau tidak perlu memandangnya sampai seperti itu." Ujar Nagato.

"Maafkan saya" Shisui segera membungkuk.

Kyubi menghampiri Naruto.

"Hime...ada urusan yang harus aku selesaikan, dan harus segera pergi." Ujar Kyubi.

"Kyu-nii mau kemana?" Tanya Naruto.

"Hanya menjalan tugas, setelah tugas itu selesai, kakak pasti segera kembali." Jawab Kyubi.

"Kakak hati-hati ya..."

Kyubi mengelus kepala Naruto.

"Kakak akan segera kembali."

Kyubi menoleh kearah Shisui.

"Jaga dia dengan baik, atau kau akan menyesal."

"Baik pangeran " ujar Shisui dengan menunduk.

"Aku pergi dulu."

Kyubi keluar dari ruangan Naruto, Nagato langsung menghela nafas lega.

"Lebih baik aku menghadapi singa dari pada aku harus berhadapan dengan kakak ku itu." Ujar Nagato.

Sebelum pergi ke bandara Kyubi pergi menemui Tsunade, dia ingin tahu perkembangan kesehatan Naruto.

"Nenek...apa kau didalam?" Kyubi langsung masuk kedalam ruangan Tsunade.

"Oh...pangeran Kurama, ada yang bisa aku bantu?" Tanya Tsunade.

"Aku hanya ingin tahu perkembangan adikku, kapan dia bisa berjalan lagi dan kapan ingatan hime pulih?"

"Hmm..mungkin untuk bisa berjalan lagi harus melakukan terapi rutin, dan untuk ingatannya..." Tsunade nampak berpikir.

"Apa terjadi sesuatu pada adikku?" Tanya Kyubi.

"Untuk mengembalikan ingatannya, kita harus membawanya hime ke kehidupannya yang dulu, tempat yang familiar akan mempercepat kesembuhanya" jelas Tsunade.

"Itu artinya dia harus kembali ke Konoha?."

"Tapi yang aku takutkan jika ingatannya kembali dengan kondisinya sekarang dia akan semakin tertekan." Jelas Tsunade.

"Apa maksud nenek?"

"Jika ingatannya kembali maka dia akan teringat akan janinnya yang sudah tidak ada, dengan kondisinya yang sekarang aku takut dia malah akan depresi." Ujar Tsunade.

Kyubi mengepalkan tangannya.

"Kalau begitu lebih baik hime tidak perlu mengingat masa lalu nya, aku akan membuat ingatan baru untuknya disini, dan semua orang di kerajaan ini harus membantuku." Ujar Kyubi.

"Apa kau yakin?"

"Jika ingatan masa lalu hanya menyakitinya maka dia tidak perlu ingatan itu, adikku hanya boleh bahagia dan tidak ada ingatan kesedihan yang boleh mengganggunya." Ujar Kyubi.

Flashback end...

Suara ketukan pintu mengusik tidur tenang Sasuke dan Shikamaru.

"Siapa yang bertamu sepagi ini" keluh Shikamaru.

"Biar aku saja yang membukanya" Sasuke segera turun dari ranjangnya dan bergegas ke pintu. Saat membuka pintu Sasuke terkejut melihat beberapa pria berseragam berdiri didepan pintu kamarnya.

"Uchiha Sasuke anda harus ikut kami untuk menghadap yang mulia raja"

"Apa?!"

*
*
*
*
*
Tbc...dulu ya...

Dalam hidup ada aja masalah yang datang. Harusnya udah update kemaren tapi karena masalah datangnya tiba-tiba membuat authornya kehilangan mood untuk ngetik.
Tapi syukurlah paling tidak masalah udah beres jd semangatnya muncul lagi buat ngetik..yee...

Ada satu pertanyaan yang sampai sekarang bikin author bingung, kalau ada yang tahu jawab ya...

Pertanyaannya:

Jika seandainya kamu sudah menghancurkan barang dan membuangnya, terus ada yang ngambil barang itu dan memperbaikinya dan orang itu jadi sangat sayang pada barang itu, lalu kamu menyesal dan ingin barang itu kembali kira-kira ama orang yang nemu dibalikin gk ya..?

Dah itu saja pertanyaannya.

Selanjutnya minta vote ama komen aja yg bnyak.

Oh..ya enaknya ayam yang udah ketangkep dikarungin or dikandangin ya...

Ok kita ketemu di chap selanjutnya ya..

See you....

Kazamaki Nuri.

Continue Reading

You'll Also Like

36.8K 2.6K 25
Setelah empat belas tahun Naruto Uzumaki akhirnya kembali ke Konoha. Kota kelahiran serta kota yang banyak meninggalkan kenangan manis sekaligus kena...
43.5K 2.7K 14
Seorang namikaze yang memiliki sikap diluar sikap dari seorang namikaze. Anak perempuan dengan sikap yang sangat manja, yaitu namikaze sakura. . . . ...
108K 7.1K 28
Warning : Typo Berterbangan... Bahasa kadang baku kadang nggak(lebih sering baku). ********* ****** *** Namikaze Uzumaki Naruto seorang wanita berpar...
42.3K 3K 14
Penghiatan dan Rasa sakit yang terus menghantui Naruto pada akhirnya membuatnya terus dalam sebuah pelarian yang tak berujung. Hampir empat tahun ber...
Wattpad App - Unlock exclusive features