WAKAJI

By JundiaFbrna03

279 8 9

WAKAJI atau warga kelas tkj siji (siji dalam bahasa indonesia artinya satu) adalah kelas yang paling susah un... More

Kembalinya raja rusuh👑
Heartbreak rain🌧💔
Feeling❤
Udah cinta belom sih?❤💦
Hari-hari penuh kacau😭
Promosi👌
Perhatian?🍭
Arga pindah kelas?😲
Raja & Ratu "bukan sejagat"😇👑
Bad News💣
Bukan update🙈

Catatan ke-17📝

87 5 7
By JundiaFbrna03

"Sehari aja enggak usah buat keributan bisa nggak sih?"



"Ibu harap hal ini tidak terjadi lagi Zeva," ujar seorang guru yang kini berada dihadapan Zeva.

Zeva mengangguk dan menunduk dalam-dalam. Dirinya kini tidak berani menatap guru BK-nya yang terkenal killer itu. "Baik bu," ucap Zeva.

"Sudah menjadi tugas seorang ketua kelas untuk mengatur semua anggotanya untuk tertib. Jangan sampai ada keributan lagi, kali ini ibu hanya memberi teguran. Kalau sampai terjadi lagi, ibu akan memberi hukuman yang lebih berat. Ini catatan ke-16 karena ulah kelas kamu yang membuat keributan. Apakah kamu mengerti Zeva?" tanya ibu gurunya itu.

"Me-mengerti bu," jawab Zeva sambil tergagap.

"Baik, kalau begitu kamu bisa kembali ke kelas."

"Terima kasih bu."

Setelah keluar dari ruang BK, Zeva menghela nafas panjang. Kali ini dirinya begitu kesal karena ulah teman-teman sekelasnya yang membuat Zeva masuk ke ruang BK. Sebagai ketua kelas, yang notabene'nya sebagai penanggung jawab atas seluruh keadaan kelas. Maka dirinya lah yang lagi-lagi dipanggil oleh Bu Maya, guru killer yang tadi membuatnya keringat dingin. Beruntung untuk kali ini dia hanya diberi teguran, bukan hukuman yang biasanya diberikan.

"Kali ini gue nggak bakal ampunin lagi tuh bocah-bocah." Umpat Zeva sembari berjalan ke kelasnya.

XI TKJ 1 adalah kelas yang paling dianggap rusuh dan gaduh oleh guru-guru dan siswa-siswi di sekolah ini. Sudah menjadi sebuah kebiasaan rupanya karena dari kelas X, kelas itu juga yang paling banyak mendapat catatan dari BK.

Setelah lama berjalan, akhirnya sampailah Zeva di ruang kelas XI TKJ 1. Langkahnya terhenti karena dia merasakan keanehan saat memasuki ruangan itu. Kelas yang awalnya berisik, gaduh, dan berantakan mirip kapal pecah. Kini berubah menjadi tenang, rapi, dan hening. Niatnya untuk memarahi teman-temannya pun dia urungkan.

Zeva mengangkat sebelah alisnya karena bingung. "Ngapain diem? Tobat lo pada?"

Hening.

"Bodo amat lah, dari pada berisik. Entar gue juga yang kena marah Bu Maya," ucap Zeva kemudian duduk di bangkunya.

"Ck, berisik salah, diem juga salah. Lama-lama gue jadi mirip Raisa deh yang serba salah," cetus seseorang dari sudut ruangan dengan kaki berada di atas meja.

"Gila lo Rel, Raisa itu cewek lo sendiri cowok. Dasar enggak waras!" ujar seseorang lagi.

"Lo juga aneh, orang lagi bercanda juga nanggepinnya serius amat," ucap orang tadi.

"Udah-udah diem. Karel, lawakan lo nggak lucu ya, terus tuh kaki ngapain lo ke atasin turunin enggak?" ancam Zeva yang mulai jenuh dengan keadaan kelasnya.

"Iyee ... iyee, cewek mah ribet nggak bisa diajak santuy." Gumam Karel sembari menurunkan kakinya.

Zeva masih kesal dengan perilaku teman-temanya yang tidak bisa diajak kerja sama. Semuanya hanya mementingkan dirinya sendiri. Walaupun ada beberapa temannya yang kalem dan tidak membuat ulah.

Zeva kemudian maju ke depan kelas untuk memberikan nasihat kepada teman-temannya karena kebetulan kelasnya sedang ada jamkos. "Oke to the point aja gue harap kali ini adalah catatan yang terakhir kita di BK. Apa lo pada enggak malu jadi bahan gosip kelas lain karena keonaran kita? Please ... disini gue berharap dengan sangat kekompakan kita. Buktiin kalo kita juga siswa-siswi yang baik, yang punya keniatan buat belajar. Pada setuju enggak?"

"Gue setuju!" Ucap Karel dengan lantang.

Semuanya memandang ke arah sumber suara. Karel, laki-laki yang dianggap si pembuat onar karena sering sekali membuat kegaduhan dengan tingkahnya yang annoying. Kini menyetujui usul Zeva. Contohnya minggu kemarin saja dia memecahkan kaca jendela karena menendang bola terlalu keras saat bermain bola di dalam kelas.

Karel tersenyum dengan memamerkan giginya yang putih. "Ngapain lo pada ngelihatin gue? Gue emang ganteng enggak usah di lihatin sampe segitunya."

"Jangan kepedean lo Rel, gantengan juga abang Rey Mbayang gue," ucap Emilia yang memang tergila-gila dengan penyanyi muda yang tengah naik daun itu.

"Lebih gantengan juga Sehun gue," sela Lisa yang sangat suka dengan hal-hal yang berkaitan dengan korea.

"Rey gue lah," seru Emilia kembali.

"Sehun number one," timpal Lisa tak ingin kalah.

"Rey!"

"Sehun!"

"Rey!"

"Sehun!"

"Rey!"

"Se--"

Braak!

Ucapan Lisa terpotong karena mendengar suara benda keras yang mengagetkan semua orang.

"Eeh ... maaf-maaf kalo aku ngagetin," ujar seseorang di ambang pintu. Terlihat ada seorang wanita berjilbab panjang yang jatuh di depan kelas di depannya juga terdapat banyak buku-buku yang berserakan.

"Astaghfirullah Aisyah, lo enggak papa? Sini gue bantuin," tawar Zeva ketika melihat seorang perempuan jatuh.

"Aku enggak papa kok, tadi aku disuruh Bu Widya buat ambil buku-buku ini di perpus. Terus ini kaki aku kesandung jadinya jatuh deh. Hehehe ....." Tutur Aisyah menjelaskan.

Aisyah Azzahra, seseorang yang jatuh tadi adalah salah satu siswi yang mendiami kelas XI TKJ 1. Mungkin dari sekian banyak murid yang ada di dalam kelas itu hanya Aisyah yang paling tenang dan kalem. Dari kelas X dirinya juga mampu meraih peringkat 1, dan memenangkan berbagai macam perlombaan yang di ikutinya.

"Ini juga karena lo terlalu banyak bawa buku jadinya jatuh," ucap Zeva sembari membereskan buku-buku yang berserakan. "Tapi lo enggak papa kan?"

Aisyah memandang sahabatnya dan tersenyum. "Aku enggak papa kok, terima kasih ya Ze,"

"Iya sama-sama." Balas Zeva.

Setelah semuanya selesai di bereskan dan Aisyah sudah kembali ke tempat duduknya. Kini Zeva kembali melanjutkan ucapannya. "Ok temen-temen, ngelanjutin yang tadi. Jadi intinya kita semua harus berubah jadi pribadi yang lebih baik lagi. Jangan kaya anak kecil yang susah buat di atur. Kalian udah kelas XI. Mau nggak mau, suka nggak suka, kita harus buktiin kalo kita bisa berubah. Iya enggak?" Tanya Zeva pada teman sekelasnya.

"Gue oke," ucap Karel tiba-tiba.

"Lo kayaknya lagi enggak sehat deh Rel," tukas perempuan yang duduk di depan Karel.

"Gue sehat walafiat Wizy," jawab Karel.

"Kalo gitu gue yang enggak setuju Ze," ujar perempuan yang ternyata bernama Wizy.

"Tuh kan Ze, dia yang enggak waras. Orang mau berubah ke arah yang lebih baik kok nggak boleh. Kalo lo nggak percaya tanya aja sama Bu Ustadzah Aisyah. Iya nggak bu?" seru Karel.

Aisyah yang mendengar itu kemudian tersenyum dan mengangguk. "Bener kata Karel Zy, kelas kita udah banyak catatannya di BK. Enggak ada salahnya kalo kita berubah."

Wizy berfikir sejenak, jika nanti kelasnya berubah menjadi hening dan sepi maka dia tidak bisa lagi bernyanyi-bernyanyi dengan suara keras saat jamkos atau menonton video sambil berteriak-berteriak kala melihat idola'nya.

"Pokoknya gue enggak setuju. Iya enggak temen-temen?" seru Wizy.

"Iya, kita enggak setuju!" ujar beberapa murid lain yang menyetujui usul Wizy.

"Yeee ... enggak-enggak, apaan sih lo Cewek Aneh!" sanggah Karel kemudian.

"Aelaah Rel, biasanya yang buat berisik nih kelas juga lo," sambung Wizy.

"Heh crazy! lo juga sama ngapain ngata-ngatain gue?"

"Gue mah masih mending, daripada lo rel kereta api!"

"Wah, bener-bener enggak waras nih orang,"

"Maksud lo gue gila gitu?"

"Dih ngaku sendiri."

"Lo yang gila!"

"Lo!"

"Lo!"

"Lo!"

"Lo!"

"Diaaam!!!" Pekik seseorang menghentikan perdebatan Karel dan Wizy.

Terlihat ada seorang guru sedang menatap tajam ke arah siswa-siswi XI TKJ 1 sambil berkacak pinggang ketika melihat keributan yang terjadi di dalam kelas XI TKJ 1.

"Zevanya Aristanti ikut ibu ke Ruang BK." Ucapnya dingin sambil berlalu.

'Alamak mampus gue, auto catatan ke-17 ini mah' ujar Zeva dalam hati.

Hai-hai guys alhamdulillah part 1 udah selesai😊
Jangan lelah buat nungguin update next part'nya yee💅
Dari pada nungguin si dia yang nggak peka-peka kan :v
Apaan dah🙄

Ok! see you🤗

Continue Reading

You'll Also Like

54.4K 5.3K 35
CERITA INI KALIAN COPY? SIAP-SIAP GUE BULLY! Nerd, apa yang kalian pikirkan setelah membaca seuntai kalimat tersebut? yang pasti kalian langsung ter...
6.3K 483 34
(SETELAH BAB 3, BAB 4 NYA LONCAT, JADI DI LIAT DULU YA DI DERETAN BAGIANNYA, AKU SUDAH MENCOBA MENGUBAH CUMAN MASIH TETEP BEGITU, MAKASIH) NOTE : DI...
69.1K 4.5K 55
Persahabatan empat gadis yang memiliki kisah hidup yang hampir sama. Anak broken home, dimana orang tuanya hampir tidak memperdulikan mereka sehingga...
41.5K 3.8K 35
Di sinilah gue berada, dalam 1 kelas yang dipenuhi dengan 42 murid luar biasa. Dengan watak-watak yang selalu membuat gue menggelengkan kepala, tapi...
Wattpad App - Unlock exclusive features