☑️ Second Marriage

By LianNeeson

258K 20K 1K

Uzumaki Naruto seorang wanita bertubuh besar harus menelan pahitnya perceraian ketika suaminya Uchiha Sasuke... More

Chapter 1 : Divorce
Chapter 2 : My Son
Chapter 3 : Uchiha Sasuke
Chapter 4 : New Life
Chapter 5 : My Boss
Chapter 6 : Jealous
Chapter 7 : The Fiance
Chapter 8 : Be Mine
Chapter 9 : Revenge
Chapter 10 : I'm Back
Chapter 12 : New me
Chapter 13 : New Girl
Chapter 14 : Who am i?
Chapter 15 : Got you
Chapter 16 : The Truth
Chapter 17 : Don't Know
Chapter 18 : Another man
Chapter 19 : Love You
Chapter 20 : New Naru
Chapter 21 : Devil
Chapter 22 : Benci
Chapter 23 : Salah Sasaran
Chapter 24 : Selingkuh
Chapter 25 : Mikoto
Chapter 26 : Milikmu
Chapter 27 : Asal Muasal
Chapter 28 : Hate
Chapter 29
Chapter 30 : Memories
Chapter 31 : Crazy
Chapter 32 : Jail
Chapter 33 : Menikah
Chapter 34 : Akhir

Chapter 11 : Confused

7.8K 667 24
By LianNeeson


Saat ini Naru tengah bersantai di kamarnya setelah mengurus Madara dan mengantar Itachi pergi ia memutuskan untuk beristirahat saja di kamar milik kekasihnya itu.

Saat sedang mencari sesuatu ia tak sengaja menemukan album fhoto milik Itachi, Narupun membuka album itu . Disana banyak sekali fhoto Itachi dan Sasuke yang terlihat sangat akrab sekali.

'Ternyata mereka berdua memang tampan dari kecil' gumam Naruto

Lalu ia sampai di akhir album dan melihat fhoto Itachi bersama seorang wanita cantik berambut merah.

"Aku seperti pernah melihat wanita ini, tapi dimana ya?" Ujarnya pelan

Ia terus melihat fhoto dimana Itachi tengah bertatapan dengan wanita itu, tatapan hangat seolah menjelaskan bahwa Itachi sangat mencintai wanita itu .

Saat sedang asyik melihat-lihat album fhoto suara seseorang memanggil Naru dengan suara yang sangat keras membuat Naruto terganggu.

"Naruuuuuuuu !!!!!" teriak seseorang diluar kamar Itachi

"Siapa wanita gila yang berteriak disiang hari seperti ini" gumam Naru lalu menutup albumnya guna menghampiri orang yang tadi memanggilnya yang tak lain adalah Mikoto.

"Ada apa nyonya besar?" Ujar Naruto malas

"Aku ingin kau segera pergi dari sini sebelum Itachi pulang!!!"

"Kenapa aku harus mengikuti perintahmu?" jawab Naruto malas

"Kau" ucap Mikoto sambil mendorong keras kepala Naru dengan telunjuknya

"Jangan kira aku tak tau!! Aku tau kau sengaja menggoda Itachi karna kau tau dia adalah putraku !! Kau ingin membalas dendam padaku melalui putraku? Jangan harap wanita rendah sepertimu bisa menikah dengan Itachi, aku pernah mengalah padamu sekali kali ini tidak !!! Sampai aku mati aku tak akan pernah merestui hubungan kalian" Ujar Mikoto

Mikoto mengambil sesuatu didalam tasnya, ia mengambil sebuah amplop berisi uang yang cukup banyak lalu melemparnya ke wajah Naru, membuat uang yang berada didalamnya berterbangan.

"Haish , inilah yang aku tidak suka dari keluarga ini. Kalian begitu mendewakan materi, Kalian merasa kalian adalah orang yang hebat hanya karna kalian memiliki materi berlebih. Hingga kalian lupa bahwa kalian adalah manusia sama sepertiku. Aku memang miskin tapi setidaknya lebih baik daripada kalian manusia tak punya hati, suatu saat aku akan menunjukkan padamu rasanya tidak punya uang dan hidup dalam kesusahan, aku akan membuatmu miskin bahkan untuk makanpun kalian tak akan mampu. Kau kira uang sebanyak ini cukup untukku? Aku akan mengambil semua uang dan hartamu hingga kau melarat dan jadi pengemis di jalanan. Ingat itu!!!!!!" Balas Naru penuh amarah

"Kau!!! Beraninya kau mengatakan hal itu pada ibu?" Ujar Sakura yang memang sedari tadi berada di samping Mikoto

Sakura mencoba menampar Naru, namun Naru lebih cepat menangkap tangan Sakura lalu ia balik menampar Sakura.

PLAAKKKK

"Jangan ikut campur urusanku Nona, urus saja anak dan suamimu. Kau pernah merebut apa yang bukan milikmu jadi jangan terkejut jika suatu saat milikmu direbut kembali oleh orang lain" Naru tersenyum sinis ke arah Sakura. Mikoto yang terlanjur kesal mendorong keras Naruto membuat dahi Naru terkena ujung meja.

"Kalian !!!! Apa yang kalian lakukan pada Naruto Haahh" Itachi menghampiri mereka dengan wajah yang terlihat sangat marah

"Beraninya kalian menyakitinya !!!!" Itachi mendekat ke arah Naru lalu melihat ternyata kening Naru mengeluarkan darah. Itachi menggendong Naru ala bridal style. Itachi melihat ke lantai yang berserakkan dengan uang membuat Itachi tambah emosi.

"Kalian !!! Aku bisa mengusir kalian saat ini juga dan membuat kalian jatuh miskin !! Dan kau Ibu, Ibu tentu tau siapa pemilik rumah ini dan pemilik saham terbesar di perusahaan? Aku bisa membuat kalian menjadi gelandangan dalam 1 hari !!! Ingat itu!!!" Itachi lalu pergi meninggalkan Mikoto dan Sakura yang mematung mendengar ucapan Itachi

"Sialan!! Semua ini gara-gara wanita sial itu"

"Sabarlah ibu, kita akan membalas Naruto" Ujar Sakura penuh dengan amarah, ia merasa terhina dengan ucapan Naruto tentang merebut Sasuke.

*******

Itachi mendudukkan Naru tepi tempat tidur lalu pergi mengambil kotak obat untuk mengobati dahi Naruto yang tadi terkena meja.

Itachi mengobati Naru dengan sangat hati-hati.

"Sayang, apa perlu kita pergi ke rumah sakit?" Ujar Itachi khawatir karna luka yang dimiliki Naru ternyata cukup dalam

"Tidak perlu Tachi-nii, aku baik-baik saja"

"Baiklah, tapi biarkan aku memanggil temanku yang seorang dokter kesini untuk memeriksamu" ucap Itachi tak ingin dibantah

"Baiklah" Ujar Naru pasrah

Tak lama setelah itu datanglah teman Itachi yang bernama Sasori. Ia juga merupakan dokter pribadi Itachi.

"Naru tak apa, ini hanya luka kecil. Kau terlalu berlebihan bos" Ujar Sasori

"Tapi tadi dia berkata bahwa dia merasa pusing" Bela Itachi

"Itu pusing yang sangat wajar, jika kepalamu terbentur bos. Tapi jika kau khawatir aku akan memberikan obat dengan dosis rendah"

"Baiklah, lakukan sesukamu"

**********

Setelah Sasori pergi Itachi menyuruh Naru beristirahat. Saat Naru sudah terlelap Itachi pergi ke kamar Madara untuk melakukan sesuatu.

"Kakek, ada satu hal yang ingin aku minta dari kakek" Ujar Itachi dengan raut wajah serius

"Apa Itu?"

"Aku ingin memberikan sebagian saham milikku di Uchiha.corp untuk Naru-chan" Ujar itachi

"Aku juga ingin memberikan mansion ini untuk Naruto" lanjut Itachi

"Kenapa tiba-tiba kau ingin melakukan itu?" Tanya Madara heran

"Hari ini aku melihat sendiri dengan mata kepalaku jika Ibu menghuna Naru karna Naru miskin. Ibu melemparkan uang pada Naru bahkan menyakiti Naru, aku tak ingin Naru dianggap rendah oleh orang lain termasuk ibuku. Aku bisa saja memberikan perusahaanku tapi akan lebih menyakitkan mereka jika aku memberikan hal yang mereka banggakan. Bukankah itu lebih baik kakek?"

"Aku setuju dengan usulmu, lagipula Naru-chan sudah aku anggap seperti cucuku sendiri. Lakukanlah apa yang menurutmu baik, aku akan mendukungmu" Ujar Madara

"terima kasih kakek" Itachi berniat untuk pergi sebelum ditahan oleh Madara

"Terima kasih Itachi, aku beruntung kau menerima Naru. Kau bahkan mampu melindunginya dibanding Sasuke dulu, jagalah Naruto karna dia adalah wanita yang baik" Ujar Madara tulus, Itachi tak membalas ucapan Madara. Ia malah pergi tanpa mengatakan apapun

*********

Naruto terbangun dari tidurnya, ia terbangun sore harinya. Ia melihat jam yang menunjukkan pukul 5 sore

Ia bangun dengan kepala yang masih sedikit pusing dan jangan lupa perutnya yang minta diisi. Naru bermaksud untuk bangun lalu menuju dapur namun suara Itachi terlebih dahulu menginterupsi Naruto.

"Sayang, apa kau membutuhkan sesuatu?" Tanya Itachi yang baru masuk ke dalam kamarnya dengan seorang pelayan yang membawa makanan untuk Naruto.

"Aku lapar. Aku bermaksud untuk pergi kedapur"

"Aku baru saja membawakan makanan untukmu" Itachi mengambil alih makanan yang tadi dibawa oleh pelayan lalu menyuruh pelayan itu pergi.

"Aku akan menyuapimu, kau harus makan yang banyak ya" Ucap Itachi lembut, membuat pipi Naru kemerahan malu.

"Ba .. Baiklah" Balas Naru gugup

Itachi dengan telaten menyuapi Naruto, sesungguhnya Naru merasa terharu akan perlakuan lembut Itachi. Karna Sasuke saja sang mantan suami tidak pernah memperlakukannya selembut ini.

"Wajahmu kenapa memerah sayang? Apa kau demam akibat benturan tadi?" itachi mendaratkan punggung tangannya ke kening Naruto, tapi suhu Naruto normal tak ada masalah. Lalu kenapa wajahnya memerah? Batin Itachi

Naru lalu menepis lengan Itachi, dengan lembut.

"Aku malu Tachi-nii, perlakuanmu membuat aku malu" Ucap Naru sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Haish , kau lucu sekali sayang" Itachi mencubit pipi Naru gemash

"Aku mencintaimu Uzumaki Naruto" Ujar Itachi

"A .. Aku juga mencintaimu Uchiha Itachi" Balaa Naru malu

Itachi lalu mencium bibir Naru, Hanya sekedar menempel namun mampu mewakilkan perasaan masing-masing.

'Sabarlah Naru, aku berjanji akan membuatmu bahagia. Kyu, aku harap kau merestui hubungan kami' Ujar Itachi dalam hati seraya mengingat kenangannya bersama Namikaze Kyubi mendiang istrinya yang ia cintai.

TBC

Please baca juga dong storyku yang satu lagi .. 😊😊😊😊

Continue Reading

You'll Also Like

69.1K 5.4K 21
Naruto tidak bahagia dengan kehidupannya. semua cita-citanya sudah tercapai, dia sudah menjadi hokage, sudah menikah dengan putri salah satu keluarga...
109K 7.1K 28
Warning : Typo Berterbangan... Bahasa kadang baku kadang nggak(lebih sering baku). ********* ****** *** Namikaze Uzumaki Naruto seorang wanita berpar...
98.9K 5.4K 14
Naruto adalah istri dari Sasuke. Ia selalu mendapat perlakuan kasar dari Sasuke, namun suatu kejadian merubah perilaku Sasuke180 derajat. Selesai dir...
Wattpad App - Unlock exclusive features