yaoi book's

By kurokurooyukiii

191 14 2

kumpulan cerita cerita yaoi dari author amatir homophobic dilarang baca!! More

1. SouEve

191 14 2
By kurokurooyukiii













Pair: Sou×Eve
From: Utaite
Genre: yaoi, adults, omegaverse

*Di apartemen Eve

"Nee, Eve-san, apa kau tahu s*x?" tanya Sou pada pemuda jamur yang membelakanginya

"Eh? S*x? Apa itu? Coba kau cari di internet" jawab Eve-tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop-

"Oke~, jika aku menemukannya apa kau akan melakukannya denganku?" Tanya Sou

"Hmmm... memangnya s*x itu kegiatan?"

"Etto nee... tadi Sakata san bilang 'ya!. S*x itu kegiatannya sulit, bahkan butuh dua orang untuk melakukannya'"jawab Sou

"Heee~ gitu yaa~ mmm... boleh kok, aku tidak keberatan tapi tunggu pekerjaan ku selesai dulu " kata Eve

Sou mulai mencari pengertian dan cara melakukannya di internet, setelah beberapa saat wajah sou merah padam.

"Uwaaaahhhh....akhirnya selesai, bagaimana Sou apa kau menemukannya?" Kata eve yang membuat Sou terkejut

"EH- a-ah.. hmm aku menemukannya Eve san" kata Sou dengan gelagapan

"Hee~ lalu s*x itu apa?" Tanya Eve namun tetap menghadap pekerjaannya

"Hmmm...pertama tama aku tanya dulu. Eve san apa statusmu? Alpha? Omega?" Tanya sou namun tak dijawab oleh Eve.

Karena pertanyaan Sou, Eve tak sengaja mengeluarkan aroma veromon(?)nya yang memabukkan Sou. Sou sadar bahwa Eve adalah seorang omega. Sou tersenyum manis yang terlihat menyeramkan

"Fuuuhh~" Sou meniup telinga eve.

"Hyaaa-!!!" Eve terkejut dengan suara yang dikeluarkannya maupun tiupan Sou.

"Eh! Eve-san tadi suaramu?!" Sou terkejut karena suara eve tadi seperti suara perempuan.

"A-ah... etto- bukan kok S-Sou" timpal Eve dengan gugup

"Hee~... jaa~" Sou menggigit telinga Eve, Eve tidak sadar bahwa dia telah mendesah.

"Nghh~... Sou-hhngg~" Sou tersenyum, ia lalu mencium Eve. Lidahnya melesak masuk ke mulut Eve. Eve pasrah dicium oleh Sou.

"Mmhh~..mmngh...Souhnn.." desah Eve saat lidahnya dimainkan oleh Sou. Setelah berciuman hampir 10 menit, Sou terpaksa menghentikan ciumannya karena dadanya sudah dipukul oleh Eve-menandakan Eve sudah kehabisan nafas-

"Hah-..haah...ahh...hah.. hah" Eve bernapas dengan terburu buru. Tak lama kemudian, Sou kembali mencium dan melumat bibir maupun lidah Eve.

"Mnggh..hmmm..ngmmh..." desah Eve. Tangan Sou mulai menjelajahi tubuh Eve, Sou mengenai 2 nipple pink milik Eve yang membuat Eve mendesah lebih keras

"NGGH~... Hngg~" Sou melepaskan ciumannya, lalu menggigit tengkuk leher Eve.

"Kau hanya milikku, Eve-san. Tak kubiarkan ada orang lain memilikimu~ nee~, Eve-san" bisik Sou di telinga Eve.

"Mmmhh...hmmm-" Eve mencoba untuk menahan desahannya saat Sou menggigit nipple nya.

"Nee~, Eve-san jilat ini" Sou mengarahkan 3 jarinya ke mulut Eve. Pikiran Eve sedang tak bekerja dan matanya memburam karena perilaku Sou, ia hanya menuruti kata Sou. Sou memainkan lidah Eve dengan tangannya.

"Mmmhhh~...souhmmh..."

Sou melepaskan jarinya dari mulut Eve.

"Hngg?..." Eve menatap Sou. Sou memasukkan jarinya ke lubang Eve

Satu jari masuk
"Ngghh~..." Eve terus mendesah saat jari Sou bergerak di dalam sana

Jari kedua masuk
"Ahhh~...Souuu"

Jari ketiga masuk
"AHHHNN~... Sou-hnggg...ahn- sou- sou- Souuu... AH-.. AHN- HNGGGG~" Desahan Eve semakin keras saat Sou mengenai titik sensitif Eve. Sou yang mengetahui itu terus menggerakkan jarinya kesana

"AH!- AHH..AAHHNN~~ HNGGG~ SOU berh-..hngg henthih souuu, ah ada-hh yangh hngg mau keluar AHHHHHHHNNNNN~~~" Eve memeluk Sou, ia sungguh kelelahan tapi tak yakin bahwa Sou akan melepaskannya.

"Hee~...kau sudah keluar, eve-san? Padahal ini baru permulaan lhoo~. Nee~ Eve-san apa kau mau ku rusak?" Kata Sou

"Nee~ Eve-san, apa kau tahu? Dadaku selalu sakit saat kau bersama natsuhiro-san. Aku selalu cemburu lhoo~ Eve-san. Apa kau tak tahu kalau aku menyukaimu? Hmmm?" Lanjut Sou

"Hah-... hah- souu...daisuki, aishiteru yo. Nee~ Sou~ jangan marah yaa~ natsuhiro yang terus saja mendekatiku, bahkan Luz juga. Kowaii yo Sou, hanya didekatmu aku merasa tenang. Aishiteru Sou" ucap Eve dengan wajah merah hingga telinga. Sou yang mendengar ucapan Eve langsung memerah.

"Hei, jangan menggodaku dong Eve-san~ apa kau begitu ingin ku rusak, hmm?~" bisik Sou di telinga Eve.

"Aahh~...hnnng~ Souu" desah Eve, wajahnya sungguh menggoda iman Sou, bayangkan saja wajah Eve yang tampan kini telah berantakan, matanya memerah, wajahnya merah hingga telinga, bibirnya merah akibat gigitan Sou.

"Tch. Apa-apaan wajahmu itu?! Begitu inginnya kah kau ku rusak. Jaa~" Sou membuka celana Eve dan celananya, membuangnya sembarangan. Lalu menghentakkan miliknya ke lubang Eve dengan cepat dan kasar.

"AAAAHHHHHH-... ittai- Souuu ittai- yameteeehhh..." Eve kesakitan namun entah kenapa dia menginginkan lebih. Sou menenggelamkan miliknya didalam Eve.Eve merasa dalamnya sobek karena 'milik' Sou.

"Heee~... khh- Eve-san lihatlah wajahmu. Wajahmu mengundang alpha lain lhoo~" ucap Sou

"Hiks...ahhh- ittai sou souu~ hiks..hik..." Eve memeluk Sou sambil menangis. Didalamnya sungguh penuh, ia merasa ada barang yang besar didalamnya.

"Bukannya kau ingin ku rusak, Eve-san? Jadi aku akan menggerakkan milikku sekarang nee~" Sou menggerakkan miliknya dengan kasar dan sungguh cepat.

"AH!..AH..AHHH!! SOUUU HNGGG...AHN! NHHH! LAGI SOU! MOTTO HHH AAAHHH LEBIH CEPAT HNGG" Eve berteriak lebih keras saat sou mengenai kelenjar prostat Eve. Sou langsung menghantam tempat itu berkali kali.

"SOUU!! HYAAA! AH- AHN- HNGGG- KIMOCHI SOU AH!- MILIK SOU BESAR AH! AH! AH- HNNN MEMBESARRHNG.." Eve terus mendesah.

"AH- SOU- AKU KHH MAU KELUAR AHHNNN~ SOUUUUUU~ " Eve keluar disusul oleh Sou didalam Eve.

"Aaahh~ penuhh~ tubuhku penuh dengan milik Souu~ aahnn~"

"Hhh- Eve-san~ aishiteru~" Sou mencium Eve

"Mmhh... aku juga, Sou~" Eve memeluk Sou, Sou jatuh menimpa Eve. Setelah itu mereka tertidur.

~Esok hari~

"Hngg-...ittai" Eve mencoba bengun namun merasa belakangnya sakit. Seketika Eve teringat tadi malam dan wajahnya memerah. Ia melihat wajah damai Sou, lalu mengelus rambut Sou dan mencium bibirnya singkat

"Aishiteru, Sou~" kata Eve. Eve merasa ada seseorang yang memegang tangannya, yang ternyata Sou. Sou lalu berpindah menjadi diatas Eve dengan cepat dan memegang lengannya.

"Jangan membuatku menambah satu ronde, Eve-san" ucap Sou dengan senyuman menggodanya.

"T-tunggu, Sou?!!"
"Selamat makan~ "
"Aahh~..."

*siang hari, villa ocha* (disewa para utaite)

"Nee~ Eve-san ayo ke kamarku" ajak Luz ke Eve

"A-ah.. maaf aku mau mencari Sou" tolak Eve

"Ayolah, Eve-san" Luz memaksa Eve sambil menarik tangannya.

"T-tolong lepas Luz-san" Eve mulai takut. Dia dan Luz mendengar langkah seseorang berlari

"Lepaskan tangannya, Luz-san. Dia milikku seorang" ucap Sou dengan nada dingin dan tatapan tajam.

"C-cih" Luz melepaskan genggamannya lalu pergi.

"Kau tak apa, Eve-san? Apa kau terluka? Tch, aku akan membunuhnya jika kau sampai terluka" tanya Sou beruntun.

"Hngg, daijobu Sou. Terimakasih telah menyelamatkan ku. Tapi kenapa kau bisa tahu?" Tanya Eve dengan senyum manis.

"Oohh, itu karena aromamu, Eve-san" ucap Sou

"E-eehh... ah~... Sou- aku merasa aneh- hngg~"

"Jangan menggodaku, Eve-san~" kata Sou sambil menggendong Eve ala bridal style.














Terima kasih telah membaca. Terima kritik dan saran, tapi jangan hujat

-kuro

Continue Reading

You'll Also Like

125K 3.6K 57
𝑻𝒉𝒆 𝒔𝒕𝒐𝒓𝒚 𝒐𝒇 𝑵𝒆𝒏𝒈 𝑰𝒛𝒆𝒍𝒍 & 𝑲𝒂𝒏𝒈 𝑬𝒑𝒂𝒏 DILARANG PLAGIAT!!! TOLONG HARGAI KARYA ORANG LAIN!!! MIKIR ITU PAKAI OTAK BUKAN PAKAI...
Mission By cheesecake

General Fiction

309K 30.2K 34
Sebuah layar hologram muncul didepannya ketika ia membuka matanya. Lebih tak masuk akal lagi jika dirinya bangkit dari kematian setelah adegan bunuh...
1.2M 46K 35
Mati karena kecelakaan bukannya menuju alam baka malah jiwanya terseret di dunia novel?! Vanellope gadis 18 tahun itu bertransmigrasi ke dalam tubuh...
Wattpad App - Unlock exclusive features