hyunjeong ~ oneshoot

By byunbee2706

100K 7.1K 205

just a little happiness of hyunjeong~ Beberapa rated M Kritik saran? Komen Sorry for typo More

1. Blush
2. Home
3. Surprised
4. The Cat
5. Help
Help 2
6. Blood
7. Drink
8. New
9. Sorry
10. Sleeping Bag
11. Lie
12. Wake Up
13. Wait
14. Swim
15. Cool
16. Boy
17. Who
18. Scared
19. Beach
20. Wrong
21. Plan
22. Bus
23. Curious
24. Pet
25. Parents
26. Birthday
27. Ruler
28. Cry
29. Cousin
30. Hurt
31. Miss
33. Crochodile
34. Gay
35. Mafia
Mafia 2
36. Try
37. Toy
38. Friends
39. Sleep
40. Hug
41. Angry
42. Number
Number 2
43. Alchohol
44. Phone
45. Want
46. Go away
47. First
48. Talk
49. Lose
50. Shocked

32. Doctor

1.4K 106 2
By byunbee2706

"Uncle Jin! Temani Zizi kedokter yuk!"

"Zizi kenapa hm? Zizi sakit? Dimana Mommy?"

"Mommy dikamar. Sedang dihukum Daddy."

Kak Hyunbin sialan. Kalau mau menghukum kak Minhyun jangan siang-siang pas ada Zizi dong~ Hyunjin

"Ayo uncle Jin. Zizi harus ke dokter."

"Sebentar sayang. Uncle ambil kunci mobil sebentar."

"Cepat uncle!"

"Iya Zizi. Memangnya Zizi sakit apa hm?"

"Zizi susah buang air besar. Perut Zizi sakit."

"Baiklah tunggu sebentar."

Di mobil Hyunjin bingung, kenapa Zizi dari tadi diam saja.

"Zizi kenapa diam aja? Tadi masih semangat loh. Perutnya sakit?"

"Zizi tiba-tiba takut ketemu dokter."

"Ngga papa sayang. Kan ada uncle."

Sampai di dokter anak, Zizi tidak mau turun dari mobil. Sehingga Hyunjin harus menggendong Zizi sampai keruangan sang dokter.

Ceklek

"Selamat siang. Silahkan duduk."

"Uncle, dokternya cantik. Zizi suka hihihi." Ucap Zizi sambil berbisik kepada Hyunjin.

"Stt jangan bicara yang tidak-tidak. Itu tidak sopan Zi."

"Halo, siapa nama mu manis?" Tanya dokter sambil tersenyum ramah saat melihat gadis digendongan itu terlihat seperti malu-malu dan sedikit takut.

"Zizi, kau ditanya sayang."

"Na-nama ku Zizi."

"Zizi? Baiklah. Boleh dokter tahu apa keluhanmu?"

"Zizi berkata dia susah buang air besar. Dan perutnya sakit." Bukan Zizi yang menjawab, tapi Hyunjin.

"Bisa ikut dokter sebentar? Biar ku periksa."

"Baiklah Mommy."

"Huh?"

"Zizi apa yang kau katakan hm? Minta maaf, itu tidak baik."

Bukannya menuruti Hyunjin, Zizi malah belari kearah Jeongin lalu memeluknya.

"Mommy, Daddy jahat." Adu Zizi kepada Jeongin.

"Siapa yang jahat hm?" Ucap Jeongin. Dia tidak keberatan saat dipanggil Mommy oleh Zizi.

"Daddy Hyunjin jahat. Tadi memarahi Zizi." Jawab Zizi sambil menunjuk Hyunjin.

"Yak bocah! Sejak kapan aku menjadi Daddymu?" Balas Hyunjin tidak terima.

"Tuh kan Mommy! Daddy bahkan tidak mengakui Zizi anaknya."

"Sebentar Zizi, biar dokte-"

"Mommy! Bukan dokter." Potong Zizi dengan cepat.

"Baiklah. Zizi tunggu dikursi Mommy dulu oke. Mommy akan bicara dengan Daddy mu dulu."

Hyunjin yang mendengar sang dokter yang diketahuinya bernama Jeongin berbicara seperti itu hanya bisa menyembunyikan rasa terkejutnya walau ada perasaan hangat dihati saat mendengarnya.

"Baiklah. Zizi pintar. Zizi akan menunggu Mommy dan Daddy."

Jeongin mendekati Hyunjin dan mengajaknya untuk berbincang di dekat jendela ruang praktiknya.

"Tuan Hyunjin, seper-"

"Hyunjin. Jangan panggil tuan. Aku belum setua itu."

"Baiklah. Hyunjin, sepertinya Zizi tidak sakit. Tapi kenapa dia meminta pergi ke dokter?"

"Aku juga tidak tahu. Zizi sangat aneh hari ini. Biasanya dia tidak begitu."

"Sebelumnya aku minta maaf. Apa kau sangat sibuk?"

"Aku cukup sibuk. Kenapa?"

"Kau saat dirumah selalu memperhatikan Zizi?"

"Tidak. Kenapa?"

"Mungkin itu sebabnya. Zizi merindukan mu sebagai ayahnya."

"Sebentar. Zizi bukan anak ku."

"Kenapa kau jahat sekali tidak mau mengakui anak mu sendiri?"

"Tidak. Bukan begitu. Zizi memang bukan anak ku."

"Jangan keras-keras! Zizi akan sakit hati jika mendengar kau tidak mengakuinya sebagai anakmu."

"Buntelan kentut itu memang bukan anak ku. Kau kenapa tidak percaya sekali sih?!"

"Buntelan apa kau bilang?!"

"Hei Zizi itu anak ku. Kenapa kau tidak terima huh?!" Entah sadar atau tidak sadar, Hyunjin mengaku-ngaku jika Zizi adalah anaknya.

"Zizi juga anak ku. Zizi memanggilku Mommy." Hei Joengin, kenapa kau ikut-ikutan?

"Zizi juga memanggil ku Daddy. Jadi dia jelas-jelas anak ku."

"Tidak! Zizi anak-"

"Zizi bukan anak kalian berdua. Dia anak ku."

"Minhyun hyung? Kau disini?" Tanya Hyunjin yang terkejut.

"Ya. Tadi Zizi menelfon ku dengan ponsel mu. Kau tidak sadar? Ck! Aku pergi. Zizi ku bawa. Dari pada memperebutkan anak ku, kenapa kalian tidak membuat anak sendiri?" Ucap Minhyun lalu pergi meninggalkan Hyunjin dan Jeongin yang tiba-tiba merasa sangat canggung.


Makasih udah vomen~

Continue Reading

You'll Also Like

107K 5.4K 8
Hyunjin itu gak baik untuk kesehatan ㅡ ksm Started by 황현진 • 김승민 ©jeogionuna
15.5K 1.1K 30
Terkadang yang tampak nyata sebenarnya hanya ilusi- [Author] ⚠PERINGATAN! ⚠ cerita ini mengandung bahasa kotor,tidak baku,adegan dewasa dan tindak ke...
32.5K 3.5K 37
Apa jadinya jika orang yang begitu ceria mendadak menjadi pendiam hanya karena satu keputusan ! ꒰ Hyunjeong ꒱ؘ ꒰ Minsung ꒱ؘ ꒰ Chanmin ꒱ؘ ꒰ Chang...
72K 4.7K 32
tentang hyunsuk yang menyukai jihoon secara ugal - ugalan "jihoon mau jadi pacarku gak?" - hyunsuk "ogah" - jihoon disclaimer!! fiction boyslover co...
Wattpad App - Unlock exclusive features