I'm D-BOY [Completeāœ“]

By kimraeya08

3.7K 706 53

yoongi melihat semuanya yg mereka lakukan. Ia tak sengaja menjadi saksi pembunuhan keji rakyat bawahan yg dil... More

D-prolog
D-1
D-2
D-3
D-4
D-5
D-6
D-7
D-8
D-9
D-10
D-11
D-12
D-14
D-15
D-16
D-17
D-18
D-19
D-20
D-21
D-22
D-23
D-24
D-25
D-26
D-27
D-28
D-29
D-30
D-31
D-32 [END]

D-13

69 21 1
By kimraeya08

_______________________________

I'm D-BOY
[13]
Dont forget to vote!
_______________________________

Pagi ini yoongi sudah mendapatkan panggilan dari woojun untuk segera ke lantai dua menemuinya

Yoongi pun langsung menuju lift menaiki lantai dua. Sesampainya disana, seperti biasa terlihat woojun seorang diri tengah duduk di dalam salah satu ruangan kaca yg berada disana

Yoongi melangkah menuju satu kapsul ruangan kaca tersebut, lalu menunggunya seraya memajangkan muka datarnya

"Buka pintunya"
Ucap woojun

Pintu pun terbuka perlahan. Yoongi memasukinya dan duduk di sofa depan woojun

"Ada apa?" Tanya yoongi to the point

"Aku ingin meminta bantuanmu" jawab woojun

"Bantuan apa?"

"Kurasa pacar soojin itu tidak baik untuknya, maka dari itu tolong awas mereka dan juga"

Belum selesai woojun berucap, yoongi langsung memotongnya

"Tidak"

"Aku belum selesai bicara"

"Aku tahu maksudmu"

"Jadi bagaimana? Kau mau menerimanya? Tenang saja...ada bayaran untuk itu"

"Untuk apa aku melindungi dia? bahkan aku tak peduli sama sekali"

"Bukan soal perasaan, tapi tolonglah..anggap saja ini kontrak, kamu akanku kontrak untuk melindungi soojin"

"Tidak! Aku tetap akan menolaknya TUAN. Bukankah kau menyembunyikan aku disini? Sampai sampai setiap keluar aku harus izin? Dan sekarang..kau menyuruhku keluar untuk melindungi soojin? Aku tak tertarik maaf"

Yoongi berdiri lalu melenggang pergi meninggalkan woojun yg masiha terduduk

"Tapi yoongi.."

"Bukakan pintu ini!"
Perintah yoongi

"Buka pintu" ucap woojun

Pintu pun terbuka dan yoongi hanya berlalu tanpa menengok ke belakang

·
·
·

"Soojin-ah!" Panggil woojun seraya berjalan menuju kamar soojin

Ting tong

Woojun menekan bel kamar soojin, dan dia hadapkan mukanya ke layar cctv kamar soojin

"Ada apa ka? Aku sedang malas berbicara denganmu!" Bentak soojin saat wajahnya sudah muncul di layar

"Tenanglah..ada kabar gembira!"

"Katakan saja"
Jawabnya dengan muka yg terlihat malas

"Ada job untukmu, dari brand mahal..pergilah, langsung syuting hari ini juga jika kau mau"

"Wah benarkah?! Brand apa ka?"

"Brand favoritmu! Cepat..pertemuannya jam 9 pagi ini"

"Baiklah, aku akan bersiap..terimakasih!"

Soojin tersenyum lalu mematikan layar monitor cctv di kamarnya

Woojun tersenyum dan melenggang pergi dari kamar soojin

·
·
·

"Pemotretan kali ini kamu dipasangkan oleh sunggyu , dan projek kali in pakaian pantai, jadi..kamu tahu kan?"

"Emm harus pasangan kah? Bisa gk kalo sama cewe aja?"

"Tidak bisa soojin-ah.."

"Tapi kan.."

"Ah iya..suami mu? Apa dia bakal marah?"

Bukan dia yg marah, tapi pacarku yg bakal marah
-soojin-

"Ti..tidak, hanya saja aku sedikit khawatir dengannya"

"Tapi kau sudah tanda tangan soojin-ah"

Soojin tertegun beberapa menit, setelahnya diapun menjawab pertanyaan sang produsernya itu

"Iya..baiklah, akan ku lakukan"

Setelahnya soojin pun langsung melakukan pemotretan bersama seorang model pria yg tergolong tampan dan juga populer

Soojin melakukannya dengan sedikit ragu dan ketakukan. Bukan apa apa, dia takut junho akan menghukumnya karena dia menerima job ini, dan lagi..sunggyu dikenal sebagai musuh bebuyutan junho selama ini

Mungkin aku akan mati!
-soojin-

·
·
·

Selesai pemotretan soojin langsung mendapat panggilan dari pacarnya junho

Soojin mengangkatnya sembari menahan nafas karena ketakutan

"Soojin-ah..bisakah kau kerumahku sekarang?" Ucap junho dengan nada yg terdengar tenang, membuat soojin Menghela nafasnya lega

Apa dia tidak marah? -soojin-

Setelah itu soojin pun langsung bergegas menuju rumah junho dengan senyuman terlukis di wajahnya
·
·
·

"Ada apa sayang?" Tanya soojin mesra sambil memainkan rambut sang kekasih

Mereka tengah asik menonton televisi besar dirumah junho dengan santainya

Namun tiba tiba sebuah iklan muncul, iklan sebuah brand pakaian dengan tema baju pantai ini langsung menarik perhatian junho

Soojin menatap layar televisi sekilas, itu sukses membuat dia bingung kepalang dan ketakutan tak bisa ia sembunyikan lagi

"Emm..itu..tadi aku gk tau kalau.."

Belum selesai soojin berbicara, junho langsung bangkit dari duduknya, lalu menarik tangan soojin agar dia ikut berdiri di depannya

"Arghhh"
Soojin mengerang begitu tangan besar junho menjambak kuat rambut soojin dan menariknya keatas

"Kan sudah kubilang jangan macam macam, kau tahu kan dia itu musuhku? apa kau sudah tak peduli denganku huh?!"

"Aa..aniyaa, bukan begitu"
Soojin berusaha berbicara dengan posisi rambutnya yg masih ditarik oleh junho

"Lalu apa hah?!"
Junho memulai emosinya dengan nada tinggi, tangannya lebih keras menarik rambut indah pacarnya itu

"Le..lepaskan aku dulu"
Ucap soojin terbata bata karena menahan rasa sakit

Junho pun perlahan melepaskan cengkramannya dirambut soojin, lalu meletakkan kedua tangannya di pinggang, seperti bos yg siap mendengarkan karyawannya berbicara

"Job itu baru aku dapat tadi pagi, dan...kakakku yg menawarkannya" jawab soojin setelah rambutnya dilepaskan oleh junho

"Kaka? Lagi?! Kenapa kakamu itu selalu saja buat masalah. Lama lama aku mau dia mati saja"

"Jangan!" Teriak reflek yg keluar dari mulut soojin

"Apa hah?!!" Teriak junho yg mendekatkan wajahnya dengan soojin, tatapannya yg tajam membuat soojin hanya terdiam ketakutan

"Se..sebelum kau membunuh kakakku, aa..aku akan membunuh ka..kamu duluan"
Soojin memberanikan diri dengan jawabannya itu walau terbata bata

"Silahkan!"

Plak

Junho seketika menampar keras pipi soojin, soojin memegangi pipinya itu. Dia menangis

Teganya pacarnya yg selalu ia dahulukan berbuat seperti ini

"Aku..minta maaf " ucap soojin perlahan. Soojin menunduk tak berani menatap junho yg masih berapi api, dalam benaknya ia masih yakin bahwa junho itu orang baik, hanya saja dia sedang dilanda emosi

Aku mencintainya
-batin soojin-

Junho meletakkan telapak tangannya ke leher soojin lalu mendorongnya hingga terhantup ke dinding cukup keras

"Aakk erghh"
Soojin mulai sesak nafas ketika junho menekan tangannya itu

"Aa..apa.yang..kau..la..kukan?"
Ucap soojin dengan susah payah, dia berucap seperti pita suaranya itu sedang terhimpit sesuatu yg berat

Junho masih mencekik leher jenjang soojin, sekarang dia menambah siksaan itu dengan mencium soojin

Bukan ciuman yg bikin gairah atau kenikmatan

Junho menggigit bibir soojin Hingga berdarah

"Arghh akhh"
Disela sela gigitan yg dibuat junho di bibirnya itu, soojin mengerang kesakitan sambil terus memastikan nafasnya belum habis

Bughh

Junho terpental setelah mendapat satu tendangan dari seseorang yg tengah berdiri sekarang

Soojin melemas dan tersungkur tak berdaya di lantai

"Hahh hahhh"
Soojin masih mengatur nafasnya hingga ia tak mempedulikan siapa orang yg telah menendang junho

"Siapa kau?!" Teriak junho yg masih memegang tubuhnya yg kesakitan

"Min yoongi"
Ucap pria itu dengan suara dingin membuat siapapun yg mendengarnya membeku seketika
·
·
·
[TBC]


Continue Reading

You'll Also Like

1K 556 37
Kania selalu menuruti perkataan keluarganya. Dia membuang hobinya dan hanya belajar seperti keinginan sang ayah. Tapi saat ayahnya meminta Kania untu...
4.1K 367 61
keluarga memang yang terpenting dalam hidupnya, dia rela melakukan apapun demi mencari tahu penyebab kematian orangtuanya. sebuah kenyataan yang memb...
78.3K 5.4K 17
Lihatlah bagaimana Taehyung menemukan kebenaran tentang siapa Jungkook dan siapa Yoongi. Basic story : brothership || family || a bit bromance
Wattpad App - Unlock exclusive features