IDOL [COMPLETED]

By songhyesoo_

387K 25.5K 327

"Kehidupan seorang IDOL itu jauh lebih kompleks dari yang terlihat" Cerita ini menceritakan tentang kehidupan... More

AUTHOR NOTE
Bagian 1
Bagian 2
Bagian 3
Posisi Member Di Grup K-Pop
Bagian 4
Bagian 5
PENGUMUMAN BAGI PEMBACA LAMA
Bagian 6
Bagian 7
Bagian 8
Bagian 9
THANKS
Bagian 10
Bagian 11
Bagian 12
THANKS (2)
Bagian 13
Bagian 14
AUTHOR NOTE (2)
Bagian 15
Bagian 16
Bagian 17
Bagian 18
Bagian 19
Bagian 20
Bagian 21
Bagian 22
Bagian 23
Bagian 24
Bagian 25
Bagian 26
Bagian 27
Bagian 28
Bagian 29
Bagian 30
Bagian 31
Bagian 32
Bagian 33
Bagian 34
Bagian 35
THANKS for 10k and HMD
Bagian 36
Bagian 37
Bagian 38
Bagian 39
Bagian 40
Bagian 41
Bagian 42
SNS Update Special V Birthday
Bagian 43
Bagian 44
Bagian 45
Bagian 46
Bagian 47
Bagian 48
Bagian 49
Bagian 50
Bagian 51
Bagian 52
Bagian 53
Bagian 54
Bagian 55
Bagian 56
Bagian 57
Bagian 58
Bagian 59
Bagian 60
Bagian 61
Bagian 62
Bagian 64
Bagian 65
Bagian 66
Bagian 66
Bagian 67
Chapter 68
Chapter 69
Chapter 70 - END
SPECIAL CHAPTER
IDOL PART 2

Bagian 63

2.8K 214 3
By songhyesoo_

Long time no see, maaf lama gak update hehe

Mana suaranya buat yang udah nunggu story ini up? Yuhuu~

Aku harap kalian sukaaa..

❇️❇️❇️

AUTHOR POV

"Hyeri-ya!" seru seseorang yang baru datang tersebut.

Hyeri segera mendorong dada Jungkook agar menjauh sehingga pagutan keduanya terlepas.

Jungkook lalu menjauh dua langkah dari bankar Hyeri. Ia saat ini tengah terkejut karena Hyeri tiba-tiba mendorongnya.

Hyeri kenudian menoleh, saat mengetahui siapa yang datang sontak matanya melebar. "Appa, Eomma"

Dua orang yang baru saja muncul dari balik pintu itu berjalan mendekat ke arah bankar Hyeri dengan raut wajah khawatir.

"Hye, bagaimana bisa seperti ini? Ada yang sakit? Sudah makan? Sudah minum obat? Sud--" ucapan Ny. Song terputus karena Hyeri menyelanya.

"Eomma~" ucap Hyeri berusaha menghentikan ucapan Ny. Song yang tengah bertanya banyak hal.

Ny. Song menghela nafasnya sejenak. "Kenapa bisa seperti ini?"

"Ada orang yang tak ku kenal tiba-tiba masuk ke dalam dorm dan menyerangku" jelas Hyeri.

"Bagaimana pelakunya? Sudah tertangkap belum?" tanya pria paruh baya yang berdiri disamping Ny. Song yang tak lain adalah Tn. Song.

Hyeri mengangguk. "Sudah"

"Syukurlah" ucap Ny. Song dan Tn. Song serentak.

Ny. Song lalu menoleh ke arah Jungkook. Ia baru menyadari keberadaan Jungkook karena tadi ia terlalu cemas dengan Hyeri.

"Nuguya?" tanya Ny. Song dengan mata yang meneliti penampilan Jungkook.

(*Nuguya? : Siapa? (formal)

"Ah, annyeonghaseyo abeonim, eomonim. Joneun Jeon Jungkook imnida" sapa Jungkook lalu membungkuk sopan, tak lupa ia juga menyunggingkan senyuman terbaiknya.

"Ah Jeon Jungkook BTS kan?" tanya Ny. Song yang dibalas anggukan oleh Jungkook. "Pantas saja aku merasa tak asing dengan wajahmu. Kamu terlihat lebih tampan jika dilihat langsung seperti ini"

Jungkook tersenyum manis. "Kamsahamnida eomonim"

Jujur saja saat ini Jungkook merasa sangat gugup berhadapan langsung dengan ayah dan ibu dari Hyeri. Ia sudah terbiasa menghadapi ribuan penonton namun tak segugup sekarang walaupun hanya bertemu dengan dua orang saja.

"Sempatkanlah waktu untuk pulang ke Busan Hyeri-ya, ajak juga namchin-mu ke rumah" ucap Ny. Song seraya sedikit menatap Jungkook.

"Kami sudah tidak berkencan, Eomma" ucap Hyeri pelan.

Entah mengapa saat Hyeri mengucapkan sederet kalimat itu, hati Jungkook merasa sesak dan seperti ditampar.

"A-ah, mianhae" ucap Ny. Song dengan nada yang menandakan ia tak enak hati.

"Gwaenchanhayo eomonim" balas Jungkook seraya memasang senyuman terbaiknya.

"Dimana Hyewon?" tanya Hyeri yang berusaha mengalihkan topik pembicaraan.

"Didepan bersama Youngbin" jawab Ny. Song.

Hyeri hanya mengangguk mengerti.

"Jungkook-ssi, bisa kita berbicara sebentar?" ucap Tn. Song seraya menatap Jungkook yang tengah memperhatikan interaksi antara ibu dan anak itu.

Jungkook beralih menatap Tn. Song, ia lalu mengangguk. "Nde abeonim"

"Ayo keluar, kita cari tempat yang nyaman" ucap Tn. Song lalu beranjak pergi dari sana.

"Saya permisi dulu eomonim, Hye" pamit Jungkook sebelum keluar dari ruangan itu dan dibalas anggukan oleh Ny. Song dan Hyeri.

Jungkook lalu beranjak keluar mengikuti langkah Tn. Song yang entah akan berjalan ke mana.

"Eomma.." panggil Hyeri dengan raut wajah yang terlihat gelisah dan panik setelah Jungkook dan Tn. Song beranjak dari ruangan itu.

"Gwaenchanha, Jungkook akan baik-baik saja" ucap Ny. Song yang mengerti dengan kegelisahan putrinya tersebut.

Hyeri lalu mengangguk dan mencoba untuk berpikir positif serta merapalkan do'a, semoga saja Jungkook baik-baik saja.

***

Kini Jungkook dan Tn. Song tengah duduk dikursi yang berada diujung lorong. Tempat itu cukup sepi karena yang diperbolehkan ke sana hanyalah pasien VIP dan keluarganya.

Jungkook dan Tn. Song duduk berhadapan dan dibatasi oleh sebuah meja persegi ditengah-tengah mereka.

Jungkook merasa gelisah, sedari tadi ia memilin-milin jarinya yang berada dibawah meja.

"Annyeonghaseyo Jungkook-ssi" sapa Tn. Song yang akhirnya membuka suaranya.

"A-annyeonghaseyo abeonim" balas Jungkook gugup.

"Aku mengajakmu ke sini untuk membahas mengenai hubunganmu dan nae ttal" jelas Tn. Song seraya menatap Jungkook.

(*nae ttal : putriku)

Jungkook hanya terdiam seraya balas menatap Tn. Song. Diam-diam namja itu meneguk ludahnya karena terlalu gelisah.

"Bisa kau ceritakan awal mula hubungan kalian?"tanya Tn. Song.

Jungkook mengangguk. Ia lalu menceritakan semua kisahnya dan Hyeri. Mulai dari pertemuannya diruang meeting hingga mereka memutuskan untuk berkencan.

Tn. Song hanya terdiam dan menyimak semua cerita yang disampaikan oleh Jungkook. Bisa ia lihat beberapa kali Jungkook tersenyum disela-sela ia menceritakan kisahnya dan Hyeri.

"Lalu bagaimana bisa hubungan kalian berakhir? Dari cerita yang kudengar sepertinya hubungan kalian harmonis" tanya Tn. Song setelah Jungkook selesai menceritakan kisahnya.

Senyumam Jungkook yang semula tercetak indah dibibirnya kini perlahan luntur dan menghilang digantikan dengan raut wajah sendu.

"Semuanya berawal saat saya mengajak Hyeri bertemu ditaman dan ternyata ada orang yang mengambil foto kami lalu menyebarkannya ke publik. Dan fans kami mulai menentang hubungan kami. Lalu Bang PD-nim meminta agar kami mengakhiri hubungan ini yang langsung disetujui oleh Hyeri" jelas Jungkook.

Jungkook menghela nafas sejenak sebelum melanjutkan, "Walaupun hubungan kami sudah berakhir, ternyata Hyeri masih saja mendapat teror dari fans yang tak setuju dengan hubungan kami. Dan puncaknya kemarin saat ada sassaeng fans masuk kedalam dorm Sunrise dan menyerang Hyeri"

Tn. Song lagi-lagi mengangguk setelah mendengar cerita dari namja yang berada dihadapannya ini.

"Maaf abeonim karena sudah membuat Hyeri mendapatkan teror hingga dia sekarang berada dirumah sakit" ucap Jungkook dengan raut wajah yang menunjukkan bahwa ia benar-benar menyesal.

"Yak! Gwaenchanha, semua ini bukan kesalahanmu"

"Tetapi tetap saja semua ini karena saya abeonim"

"Dengarkan aku Jungkook-ssi, semua ini sudah takdir dan kau tak usah menyesalinya, lagi pula semuanya sudah berlalu. Aku sama sekali tak marah padamu" ucap Tn. Song diiringi senyuman hangatnya.

"Biar aku ceritakan sedikit kisah Hyeri sebelum dia menjadi idol. Awalnya aku sangat menentang keinginannya untuk menjadi idol karena aku tau betapa kejamnya dunia entertainment, tapi dia tetap bersikukuh ingin menjadi idol. Akhirnya aku memperbolehkannya menjadi idol dengan syarat harus menerima semua konsekuensinya. Dan inilah salah satu konsekuensi yang harus dia terima, tak bisa bebas berkencan" lanjut Tn. Song tanpa melunturkan senyumannya.

"Nde, ini memang konsekuensi kami sebagai idol. Tapi bagaimana pun juga saya tetap merasa bersalah dengan keadaan Hyeri sekarang" ucap Jungkook sendu.

"Lupakan saja masalah itu, aku mengajakmu berbincang disini bukan untuk membuatmu semakin merasa bersalah maupun menyesalinya. Aku ingin membahas mengenai perasaanmu pada putri ku, apa kau masih mencintainya?"

Jungkook mengangguk mantap. "Nde, saya masih sangat mencintainya"

Tn. Song menatap Jungkook seksama, ia mencari kesungguhan yang terpancar dari mata coklat milik Jungkook.

Tn. Song lalu mengangguk pelan. "Aku menyetujui hubunganmu dengan Hyeri, kejarlah dia dan perbaiki hubungan kalian"

Jungkook tersenyum lebar saat mendengar ucapan tersebut, namun saat mengingat sesuatu senyuman itu perlahan memudar.

"Geunde--" ucapan Jungkook terputus karena Tn. Song menyela.

(*Geunde : Tapi)

"Masalah PD-nim dan penggemar kalian?"

Jungkook mengangguk lesu. "Nde abeonim"

"Untuk itu kau pikir belakangan, mereka pasti akan mengerti dengan perasaanmu dan Hyeri"

Jungkook terdiam, ia mencerna semua ucapan yang dilontarkan Tn. Song sedari tadi. Ia menimbang-nimbang beberapa hal karena ia tak mau keputusannya yang tak hati-hati akan semakin menciptakan jarak yang lebih lebar lagi antara dirinya dan Hyeri.

Pikiran Jungkook berputar pada beberapa hari belakangan ini. Hari-hari dimana ia tak bisa bersama dan melihat Hyeri. Dan hal tersebut sangat menyiksa hatinya.

Jungkook akhirnya mengangguk seraya tersenyum lebar. "Nde abeonim, saya akan melakukannya"

Tn. Song ikut tersenyum dan menepuk-nepuk bahu Jungkook beberapa kali. "Jadilah gentle untuk memperjuangkan cintamu"

Jungkook mengangguk semangat.

"Kajja, kita harus kembali ke ruang inap Hyeri" ajak Tn. Song seraya bangkit berdiri.

Jungkook pun ikut berdiri. Mereka lalu berjalan beriringan menuju ruang inap Hyeri seraya membicarakan beberapa hal.

Tak lama kemudian, mereka sudah sampai diruang inap yang dituju. Hyeri masih ditemani oleh Ny. Song namun kali ini disana ada juga Hyewon, adik laki-laki dari Hyeri.

"Appa~" seru Hyewon lalu menghambur memeluk Tn. Song.

Tn. Song mengacak rambut Hyewon seraya tersenyum kepada putranya tersebut. Jungkook yang merasa senang melihat interaksi manis antara appa dan anak itu juga tersenyum hangat.

"Nuguya?" tanya Hyewon seraya memandang Jungkook dengan tatapan penuh tanya.

"Annyeong Hyewon-ah" sapa Jungkook ramah sambil berjongkok agar tingginya sama dengan Hyewon.

"Annyeonghaseyo hyung" sapa balik Hyewon lalu membungkuk sopan. "Siapa nama hyung?"

Jungkook tersenyum sebelum menjawab, "Nama hyung Jeon Jungkook"

Hyewon tampak berpikir sejenak setelah mendengar jawaban Jungkook.

Tak lama kemudian matanya melebar seraya menatap Jungkook dengan mata berbinar.

"Ah! Jungkook hyung?! Namchin Hyeri noona kan?" tanya Hyewon.

Jungkook tersenyum seraya sedikit melirik ke arah Hyeri yang juga tengah menatapnya.

Ia lalu beralih menatap Hyewon lagi kemudian mengangguk. "Ne"

"Hyung tampan sekali, Hyewon juga ingin tampan seperti hyung"

"Gomawo, Hyewon juga tampan"

"Jinjjayo?" tanya Hyewon seraya menatap Jungkook dengan mata berbinar.

(*Jinjjayo? : Benarkah?)

"Ne, hyung serius" jawab Jungkook seraya tersenyum gemas melihat Hyewon yang sangat ekspresif.

"Kamsahamnida hyungnim" ucap Hyewon lalu menghambur ke dalam pelukan Jungkook.

"Ne cheonma" ujar Jungkook seraya membalas pelukan Hyewon.

Hyewon lalu menatap wajah Jungkook dengan seksama, ia lalu menangkupkan kedua tangannya diwajah Jungkook.

"Muka Jungkook hyung imut seperti kelinci tapi Jungkook hyung punya tubuh besar, apa Jungkook hyung bisa menggendongku?" tanya Hyewon dengan wajah polosnya.

Jungkook tertawa geli mendengar pertanyaan Hyewon, begitu pula dengan Ny. Song, Tn. Song dan Hyeri.

"Tentu saja hyung bisa" ucap Jungkook setelah tawanya mereda.

Setelah itu Jungkook bangkit berdiri seraya menggendong tubuh Hyewon.

"Wah hebat, bagaimana bisa hyung kuat seperti ini?" tanya Hyewon dengan tatapan takjubnya.

"Hyung olahraga setiap hari"

"Olahraga apa yang hyung suka?"

"Semuanya, tapi hyung sedang berlatih boxing"

"Jinjjayo? Boxing?"

"Ne" jawab Jungkook seraya mengangguk.

"Hyung bisa mengajari Hyewon boxing? Hyewon ingin mempunyai tubuh besar seperti Jungkook hyung" ucap Hyewon dengan nada menggebu-gebu.

Sebelum Jungkook menjawab, Ny. Song sudah terlebih dahulu menyela. "Hyewon-ah, berlatih boxing dengan Jungkook hyung-nya lain kali ya. Setelah ini kita harus ke bandara"

Hyewon menoleh ke arah eomma-nya seraya mencebikkan bibirnya kesal. "Eomma~ Hyewon ingin berlatih boxing dengan Jungkook hyung"

"Iya lain kali sayang, kita harus menjenguk halmeoni-mu terlebih dahulu"

(*halmeoni : nenek (dari pihak ayah)

"Eomma~" rengek Hyewon.

"Hyewon menjenguk halmeoni dulu ya, lain kali hyung akan mengajari Hyewon boxing" ucap Jungkook kepada Hyewon seraya tersenyum lembut.

Hyewon diam beberapa saat lalu mengangguk setuju. Ia kemudian turun dari gendongan Jungkook.

"Hyung, yaksok?" ucap Hyewon sambil mengacungkan jari kelingkingnya ke hadapan Jungkook.

(*yaksok : janji)

Jungkook tersenyum hangat lalu mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking milik Hyewon. "Yaksok"

Hyewon pun ikut tersenyum lebar.

Ny. Song dan Tn. Song merasa senang melihat interaksi antara anaknya dan Jungkook. Mereka berpikir Jungkook memang yang terbaik untuk Hyeri, namun sayang sekali hubungan mereka harus kandas atas keinginan pihak lain.

Ny. Song lalu menatap Hyeri yang tengah terbaring diatas bankar, ia kemudian menggenggam tangan kanan anak sulungnya itu.

"Hyeri-ya" panggil Ny. Song kepada putrinya tersebut yang membuat Hyeri menoleh seraya tersenyum. "Eomma, Appa dan Hyewon harus ke Australia setelah ini, tak apa kan?"

Hyeri mengangguk dan balas menggenggam tangan Ny. Song. "Nde, gwaenchanayo. Lagi pula disini banyak yang menjagaku"

"Eomma akan pulang secepat mungkin, kau harus istirahat serta makan teratur dan minum obatmu agar kau cepat sembuh"

"Nde Eomma"

"Ya sudah Eomma pergi dulu ya" ucap Ny. Song kemudian mengecup kening putrinya itu.

"Jaga dirimu baik-baik Hye" ucap Tn. Song lalu mengecup kening Hyeri juga.

"Nde Appa" balas Hyeri seraya tersenyum.

Tn. Song lalu beralih menatap Jungkook. "Aku titip Hyeri, Jungkook-ah. Tolong jaga dia dan jika dia nakal kau jewer saja telinganya"

"Appa~" rengek Hyeri setelah mendengar Tn. Song berbicara seakan-akan ia masih kecil.

Tn. Song, Ny. Song, Hyewon dan Jungkook tertawa geli melihat reaksi yang ditunjukkan Hyeri.

"Nde abeonim, saya berjanji akan menjaga Hyeri" jawab Jungkook setelah tawanya mereda.

Hyewon lalu berlari ke arah Hyeri dan memeluk tubuh lemah noona-nya itu. Hyeri tersenyum dan balik memeluk tubuh Hyewon.

"Noona harus berjanji kepada Hyewon kalau noona akan secepatnya sembuh" ucap Hyewon yang masih saja memeluk Hyeri.

Hyeri tersenyum lalu mengelus puncak kepala Hyeri. "Neee, noona janji"

"Get well soon noona" ucap Hyewon seraya mengurai pelukan mereka kemudian mencium pipi Hyeri.

"Thanks boy" balas Hyeri lalu mencium pipi Hyewon juga.

"Ya sudah kami pergi dulu, sampaikan salam pada member yang lain dan juga Youngbin" ucap Tn. Song.

"Nde Appa, take care and safe flight. Sampaikan salamku untuk halmeoni dan semua keluarga disana" ucap Hyeri.

"Thank you dear. Ne akan Appa sampaikan" balas Tn. Song.

"Byeee noona" ucap Hyewon seraya melambaikan kedua tangannya kemudian berjalan menyusul kedua orang tuanya.

"Bye brotha" balas Hyeri seraya membalas lambaian tangan Hyewon.

"Kami pergi dulu Jungkook-ah" pamit Tn. Song pada Jungkook seraya menepuk pelan bahu Jungkook.

Jungkook tersenyum ramah. "Nde abeonim, semoga selamat sampai tujuan"

"Ne" balas Tn. Song.

Setelah itu Tn. Song, Ny. Song dan Hyewon berjalan keluar dari ruang rawat inap Hyeri dan menghilang dibalik pintu.

Dan saat ini hanya tersisa Jungkook dan Hyeri didalam ruangan tersebut. Jungkook tersenyum, ia lalu berjalan mendekati bankar Hyeri.

"Mereka sangat ramah" ucap Jungkook seraya duduk dikursi yang berada disebelah bankar Hyeri.

"Nde, syukurlah oppa bisa akrab dengan keluargaku" balas Hyeri yang juga tengah tersenyum.

"Appa-mu merestui kita"

"Nde?" tanya Hyeri seraya menoleh untuk menatap Jungkook karena ia tak paham dengan ucapan namja itu.

Jungkook tersenyum semakin lebar, ia lalu menggenggam tangan kanan Hyeri.

"Appa-mu merestui hubungan kita, beliau mendukungku untuk memperbaiki hubungan kita dan kembali berkencan" ucap Jungkook lalu mengecup punggung tangan Hyeri.

Pipi Hyeri merona mendapat perlakuan seperti itu dari Jungkook, namun ia segera berusaha bersikap seperti biasa.

"Sekarang bagaimana?" tanya Jungkook karena tak mendapat respon dari Hyeri.

"Mwo?" tanya Hyeri yang lagi-lagi bingung dengan pertanyaan Jungkook.

"Uri, eotte?"

(*uri : kita)

(*eotte? : bagaimana?)

"Mwo? Bicaralah yang jelas oppa, aku tak mengerti"

"Ayo kita berkencan, lagi" ucap Jungkook dalam sekali helaan nafas dan juga nada yang mantap seraya menatap manik mata coklat milik Hyeri.

❇️❇️❇️

Annyeonghaseyo, gimana puasanya yeorobun? Lancar?

Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalani dan maaf kalau aku punya salah ya.

Marhaban yaa Ramadhan❣️

Oh iya, gomawo untuk 50k viewersnya
I purple U Army-deul💜
Sabtu, 25 Mei 2019

To be continued..
Jangan lupa VOTE dan COMMENT

Continue Reading

You'll Also Like

212K 15.7K 23
Taehyung itu anak temuan Bangtan. Intip kehidupan Bangtan setelah kedatangan sosok mungil di rumah mereka Start: 12-6-2019 End: 07-07-2019 Highest ra...
218 1 16
hi guys ... disini aku mau cerita tentang bagaimana perkembangan idola kita yang sekarang menjadi mendunia !!! ini sungguh hebat bukan?? lalu untuk...
76.6K 5.2K 29
"Tidak ada alasan aku menyukaimu. Aku menyukaimu karena aku menyukaimu" "Sekali aku melihatnya, aku tidak akan pernah melupakannya" "Seseorang mencin...
1.2K 230 8
Kue itu manis kan? Iya, manis. Seperti kisah di bawah ini Ceritanya OneShoot aja per membernya. Cast: Kim Namjoon Kim Seokjin Min Yoongi Jung Hoseok ...
Wattpad App - Unlock exclusive features