Cewek Ndeso

By Alienz2908

408K 28.7K 2.8K

"Mass...iki corone pake piye toh??" ~ Asri Larasati "Gilaa...bini gua ndeso banget!!" ~ Aksa Delano Hendrawa... More

Prolog
1#Cewek Ndeso
2#Sial
3#Double Sial
4#Emosi
5#Crazy
6#SAH!
7#Akward
9#Anak Ilang
10#Ndeso
11#Tau dah
12#Shee Up!
13#Sebuah Rasa
14#Sebuah Rasa (2)
Author's Note
15#Tanda-tanda
16#Berubah
17#Bertemu
18#Reuni
19#Bara Api
20#Labil
21#Salah apa
22#Mulai Terungkap
23#Nope
24#Tahu
25#Percaya (1)

8#Lambe Turah

13.1K 947 24
By Alienz2908

Langsung baca aja...

Cepetan dah...

Scroll aja...

Jangan kelamaan...

Jangan penasaran..

Bisa baca kan?

Nggak lupa caranya baca kan?

Aelahh lama lu!!

Nihh gue kasih!

❄❄❄

"Sri... ikut mama arisan yuk! Nanti mama kenalin kamu sama temen-temennya mama." Ajak mama Helen sambil menarik tangan Sri.

"Ndak ahh ma. Malu aku." Tolak Sri.

"Ayolahh... Mama malu sama temen-temen mama, kemarin mama udah bilang kalo mau ngajak kamu. kalo kamu nggak mau, nanti mama marah sama kamu, ggak mau ngomong lagi sama kamu." Nyonya drama queen mulai melancarkan aksinya.

Sebenarnya itu hanya akal-akalan mama Helen supaya Sri mau ikut. Mana mungkin mama Helen bisa marah sama Sri yang unik, imut-imut #kayaauthor rajin bekerja, rajin menabung, rajin apalagi yaa?. Pokoknya susah lah cari mantu yang kaya gitu. Yang kaya gitu perlu dilestarikan di suaka margasatwa. Becanda gue :v

"Sri mau ikut, tapi ada syaratnya."

"Apa syaratnya?? Jangan yang aneh-aneh ya."

"Nggak aneh-aneh kok. Eemm....Sri cuma mau bilang kalo sri enak manggil ibuk aja, sri nggak nyaman manggil mama. Maklum lidah orang jawa hehe." Ternyata syarat yang diminta Sri hanya soal panggilan. Dia tak nyaman memanggil mama Helen dengan sebutan mama.

"Ohh cuma itu?" Mama Helen pun menyemburkan tawanya. "Oke oke...kamu boleh panggil mama dengan ibuk."

"Makasih lho buk. Sri lega banget, dari kemaren ndak nyaman manggil pake mama."

"Iya nggak papa. Mama ehh ibuk minta maaf kalo kemaren udah paksa kamu." Mama Helen masih mengeluarkan tawanya.

"Maaf buk, tapi ini aku belum minta ijin sama Mas Aksa." Ucap Sri lirih.

"Halahh...kamu nggak perlu minta ijin, kalo kamu dimarahin ntar mama marahin balik."

Sri cuma garuk-garuk leher sambil senyum kikuk. Dia pun mengikuti mama Helen dari belakang.

"Mahh...mau kemana?" Tanya Aksa yang baru datang.

"Ohh...mama mau arisan."

Aksa heran melihat Sri yang mengikuti mamanya dari belakang.

"Ehh cewek ndeso! Lu mau kemana?"

"Ohh...Sri mau mama ajak arisan. Sekalian mama kenalin ke temen-temen mama."

Mata Aksa melotot. Kaget dengan penuturan mamanya.

"Yang bener aja deh ma? Nggak liat penampilan dia?"

Mama Helen membalikkan badannya, meneliti penampilan Sri dari atas ke bawah. "Emang penampilan Sri kenapa?"

"Penampilannya ndeso kaya gitu. Yang ada malah bikin malu orang ma!" Protes Aksa.

Sri tersinggung dengan ucapan Aksa.

"Sri nggak jadi ikut deh ma."

"Lohh...jangan dong. Kamu jangan dengerin omongannya Aksa ya. Ntar mama pasang saringan di mulutnya, biar kalo ngomong difilter dulu." Mama Helen me melotot kan matanya kearah Aksa.

"Tapi maa..."

Belum sempat Aksa menyelesaikan ucapannya, mama Helen sudah motongnya. "Yuk Sri... nggak usah kita dengerin omongan suami kamu yang nggak bermutu itu. Keburu acaranya dimulai."

Mereka pun meninggalkan Aksa.

~~~

"Ehh..mana nih, kok jeng Helen belum dateng?" Ucap seorang ibu-ibu yang bernama Lina. Dia adalah orang yang selalu iri dengan apa yang dipunya mama Helen.

"Iya ya. Katanya mau ngenalin menantunya" Ucap ibu-ibu lain, Yelin. Dia orang yang paling sombong.

Arisan Sosialita itu terdiri dari 18 orang. Termasuk mama dari Gaga, Galen dan Reno.

Sebenarnya mama Helen tak suka dengan acara seperti itu, yang hanya digunakan untuk ajang pamer saja. Dia ikut hanya karena ada Arsha, Wina dan Farah (read mama Gaga, Galen dan Reno) yang tak lain adalah sahabatnya sendiri.

"Maaf ya jeng saya datengnya telat."

Orang yang sedari tadi dibicarakan pun akhirnya datang.

"Jeng...katanya mau ngenalin mantunya? Mana? Kok pembantunya diajak juga." Telinga orang yang dipanggil jeng itu pun memerah. Apalagi pembantu, yang tak lain adalah Sri hanya berani menundukkan kepalanya.

"Merusak acara aja deh jeng."

"Tolong mulutnya dikondisikan ya jeng Lina dan jeng Astri. Dia ini mantu saya, bukan pembantu." Ucap mama Helen dengan tatapan sinisnya.

Siapa yang tak marah jika menantunya dihina? Kecuali menantu yang tak pernah diharapkan oleh mertuanya.

"Apa sih istimewanya perempuan kaya gitu?" Tunjuk Santi ke arah Sri dengan angkuhnya.

"Lihat penampilannya." Mata laser milik Yelin meneliti penampilan Sri dari atas ke bawah, samping kanan kiri, depan belakang, ehh...ga deng. "Nggak modis sma sekali, ini sih nggak cocok buat jadi menantu. Pantesnya sih jadi pembantu."

"Dia cantik kok." Sambil mengeluarkan senyumannya ke arah Sri.

"Makasih lho buk." Balas Sri dengan senyumannya.

"Jangan karena jeng Farah udah sahabatan lama sama jeng Helen, terus jeng Farah muji menantunya. Apa jangan-jangan jeng Farah cuma mau cari muka biar dibilang sahabat baik?." Ucapan pedas keluar dari mulut Caty.

"Denger ya jeng kucing, saya setuju sama ucapannya jeng Farah." Dukung mama Wina.

"Kok Aksa mau punya istri kaya gitu sih jeng? Padahal saya kan udah ngajuin anak saya buat jadi istrinya si ganteng Aksa."

"Denger ya jeng Vio yang lemotnya nggak ketulungan. Mana mau anak saya sama anaknya situ. Ntar anak saya dibilang pedofil lagi. Lupa apa kalo anaknya masih SD?"

"Ohh...iya ya." Setelah berpikir cukup lama akhirnya jeng Vio sadar dengan usia anaknya. Masa ibu lupa sama anaknya sih.

"Kemaren kan saya juga sudah ngajuin anak saya Citra buat jadi istrinya Aksa. Kenapa nggak di ACC? skripsi kali ah. Kenapa perempuan kaya gitu malah di ACC?" Protes Dena karena bukan anaknya yang akan menjadi menantu mama Helen. Kalo anaknya yang jadi mantu kan lumayan, bisa ngeruk hartanya jeng Helen. Itu pemikiran awal Dena.

Memang benar ya, sesuatu yang diawali dengan niat tidak baik akan berakhir tidak baik juga.

"Maaf ya jeng Dena, awalnya saya memang mau menjodohkan Aksa sama Citra. Tapi liat kelakuan Citra kaya gitu buat saya berubah pikiran. Untung belum jadi."

"Emang perempuan di Bumi udah punah? Lihat anak saya, dia punya istri seorang model. Jeng Lina, jeng Hana sama jeng Yuri juga punya mantu seorang model, Jeng Fina sama jeng Santi punya mantu pramugari." Sombong Yelin. Ibu-ibu lain juga membenarkan ucapan Yelin.

"Ohh ya. Siapa nama kamu?" Tanya Lina dengan menunjuk Sri menggunakan dagunya.

"Nama saya Sri. Asri Larasati."

"Apa dia bilang?? Sri? Pantes aja mukanya ndeso, ternyata namanya juga ndeso. Ahahaha" Ujar Yelin diakhiri engan gelak tawanya, yang lainnya juga ikut tertawa.

"Maaf yo ibuk-ibuk. Bukan maksud saya ndak sopan. Tapi nama itu yang ngasih orang tua saya. Jadi anda ndak boleh menghina nama saya, kalo anda menghina berarti anda sudah menghina orang tua saya. Saya diam bukan berarti takut, saya ndak mau jadi anak durhaka sama orang tua karena saya balik mengatai ibuk-ibuk. Terima kasih atas pendapatnya mengenai saya." Akhirnya Sri mau mengungkapkan apa yang sedari tadi ia tahan.

"Prokk...prok..prokk.."

Satu orang memberi tepuk tangan kepada Sri. Arsha, mama Gaga. Orang yang sedari tadi diam tak bersuara pun sekarang mengeluarkan suaranya, walau hanya tepuk tangan saja. Membuat semua mata mengarah padanya.

"Saya sudah malas sama acara ini. Ayo Sri kita pergi aja." Ajak mama Helen. Sri hanya diam saat tangannya ditarik.

Arsha, Wina dan Farah pun juga beranjak dari tempat itu.

"Heh jeng...ini arisannya gimana? Belum dibuka kok pada pergi sih." Ucap Dania yang menjadi pembawa acara.

Abiss....

❄❄❄
Sorry baru bisa update 🙏
Jangan lupa vote&komen.

Continue Reading

You'll Also Like

236K 14.1K 35
FOLLOW SEBELUM BACA!!! Hargai karya penulisnya. [PROSES REVISI] "Menikah dengan cewek polos seperti dia? Hahaha menarik juga sih, bisa gue kerjain t...
2K 1K 30
Highest Rank 🎖️ #3 in aku mencintaimu [10/01/2020] #5 in tanpacinta [29/10/2019] #5 in akukamu [02/09/2019] 📍[BELUM TAHAP REVISI]📍 - "semua cowo i...
2.8K 336 16
"Ra, are you okey?" tanya Aksa. "I'm fine" "Gak usah bohong, maaf kalau kesannya gak sopan" jeda Aksa "tadi gue sempet denger kata-kata bokap lo". "...
159K 4.5K 39
Bagaimana cara merelakan cinta pertama demi memantaskan diri untuk dirinya? 23 Februari 2019 - 19 Maret 2019 #1 in romance [27/07/19] #2 in percintaa...
Wattpad App - Unlock exclusive features