SABRINA [Completed]

By oktaviaerlianasari

1M 30.1K 834

(SEDANG DALAM TAHAP REVISI) Ketika takdir mempermainkan perasaan seorang Sabrina Veronica dengan apiknya. Dim... More

Prolog.
1.Awal segalanya
2.Dia
3.Kenapa?
4.Kenapa? 2
5.Rasa?
6.Sebuah keputusan
Tokoh Pemain
7.Akhir Pekan
8.Kejadian tak terduga
9. Terkejut
10.Sebuah pesan
11.Menunggu
12.Penggangu
13.Sebuah Mimpi
14.Kejadian Memalukan
15.Kejadian Memalukan 2.
16.Awal yang Baru.
17.Sebuah Senyum.
18.Kencan?
19. Hari yang menyebalkan.
20. Cemburu
21. Arga
22. Salah paham?
23. Sebuah pengakuan
24. Arleta
25. Perlakuan manis
26. Pertanyaan
27. Luka lama
29. Memperkenalkan
30. Ada apa dengan vanesa?
31. Janji dan hujan
32. Hal konyol
33.Kejutan
34. Bersenang-senang
35. Pesta Aldo
36. Kecelakaan
37. Koma
38. Kenyataan pahit
39. Ulang tahun
40. Putus
41. Akhir segalanya
Extra Chapter
Bca aja.
Extra Chapter 2
Extra Chapter 3
Extra Chapter 4
CUMA INFO
Extra Chapter 5
Extra Chapter terakhir
SEKUEL CERITA SABRINA!

28. Luka lama 2

12.5K 431 10
By oktaviaerlianasari

Setelah memposting fotonya diinstagram Sabrina sibuk mengotak-atik ponsel Arga.

Pertama gadis itu membuka aplikasi whatsapp dan melihat banyak sekali orang yang mengirimkan pesan untuk kekasihnya itu dan hampir rata-rata adalah wanita, tapi tidak ada satu pun pesan yang Arga balas kecuali pesan darinya.

Sabrina tersenyum ketika mendapati banyak pesan yang dikirimkan wanita-wanita yang ingin mendekati Arga namun Arga tidak pernah merespon pesan-pesan tersebut. Padahal rata-rata wanita yang mendekati Arga, memiliki paras yang rupawan dan memiliki kekuasaan di SMA Nusa Bangsa.

Seketika terlintas dipikiran Sabrina untuk memposting fotonya distatus whatsapp milik Arga.

My dear❤

Sabrina merasa puas dengan perbuatannya, ia hanya ingin menyadarkan wanita-wanita kurbel itu bahwa Arga adalah miliknya sekarang.

Setelah puas Sabrina beralih membuka galeri Arga, tidak banyak foto yang ada digaleri Arga. Bahkan isinya saja hanya foto dirinya dan 1 foto Arga. Pandangan Sabrina teralihkan saat melihat ada album foto wanita lain digaleri Arga.

Sabrina melihat ada banyak sekali foto wanita tersebut diponsel Arga.

Ada foto wanita itu yang sedang menampakan wajah kesal yang terlihat sangat lucu difoto tersebut.

Ada juga foto gadis itu yang terlihat sangat bahagia, dan bisa Sabrina pastikan bahwa foto tersebut diambil saat ada pekan raya.

Yang paling menyita perhatian Sabrina adalah foto gadis itu yang menggunakan dress putih, dan gadis tersebut terlihat sangat cantik dan anggun menggunakan dress tersebut. Ia juga menemukan foto Arga yang mengenakan jas putih, senada dengan baju yang dikenakan gadis tersebut.


Jika dihitung secara keseluruhan jumlah foto gadis tersebut sekitar 200 foto digaleri Arga.

Dari pada membuatnya penasaran, Sabrina langsung menanyakan foto gadis tersebut pada Arga.

"Ga,"

Arga hanya berdehem untuk membalas panggil dari Sabrina.

"Ini foto siapa?" tanya Sabrina sambil menujukan salah satu foto gadis tersebut pada Arga.

Arga tersenyum melihat foto Arleta yang sangat menggemaskan itu.

"Itu Leta." jawab Arga.

"Leta?" tanya Sabrina merasa asing dengan nama tersebut.

"Arleta Seyra Kusumajaya. Dia tunangan aku," balas Arga santai.

Tiba-tiba Sabrina merasakan ada sesuatu yang menghantam dadanya dengan keras, Sabrina merasakan sesak saat Arga mengatakan bahwa gadis itu adalah tunangannya.

Jika Arga sudah memiliki tunangan, lalu kenapa pria itu menjadikan dirinya sebagai miliknya.

"T-tunangan?" tanya Sabrina terbata-bata.

"Iya, tapi dia udah gak ada." raut wajah Arga langsung berubah 180° saat mengatakan bahwa tunangannya sudah tiada.

"Maksudnya?" tanya Sabrina belum paham dengan alur cerita yang Arga katakan.

"Iya, dia udah meninggal satu tahun yang lalu karena kecelakaan mobil, ada mobil yang nabrak mobil dia sampek mobilnya numbur pohon besar. Leta kehilangan banyak darah karena benturan keras dikepalanya, dan disaat itu stok darah yang sama dengan darah Leta dirumah sakit lagi habis, darah Leta juga langka jadi susah buat dapetin. Akhirnya Leta meninggal karena kehabisan banyak darah." ucap Arga sambil menatap hamparan laut dengan tatapan kosong.

"Apa itu penyebabnya kamu jadi dingin dan acuh sama cewek?" tanya Sabrina.

"Iya."

Sabrina merasakan sakit, saat mengetahui ada seseorang yang lebih spesial dihidup Arga selain dirinya. Jikalau Arleta tidak mengalami kecelakaan mobil pasti Arga masih berasama gadis itu, dan bisa dipastikan cinta Sabrina akan bertepuk sebelah tangan. Karena Arga terlihat sangat mencintai gadis tersebut dibandingkan dengan dirinya.

"Terus, gimana keadaan orang yang nabrak mobil Leta?" tanya Sabrina ingin lebih tau tentang Arleta.

"Kritis, itu yang aku denger. Tapi sebelum aku sempet liat muka orang yang udah nabrak Leta.. Aku udah dapet kabar kalau Leta udah gak ada, dia udah pergi ninggalin aku sendirian." ucap Arga dengan sendu.

Tiba-tiba Sabrina jadi teringat akan kejadian 1 tahun lalu yang menimpa dirinya, ia tidak tau bagaimana keadaan orang yang ia tabrak pada saat itu, mati atau masih hidup. Yang ia tau saat bangun dirinya sudah berada dirumah sakit.

Sabrina memang pernah mengalami kecelakaan 1 tahun yang lalu, saat itu ia sedang mengendarai mobil bersama dengan Vanesa dengan keadaan mabuk karena sehabis pulang dari club malam. Sabrina memacu mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, dan disaat bersamaan tiba-tiba ada sebuah mobil yang berjalan dari arah berlawanan dengannya, dan terjadilah kecelakaan.

"Maaf." ucap Sabrina merasa bersalah karena telah mengingatkan Arga tentang luka lama pria itu.

"Gapapa, lagian kamu juga berhak tau tentang masa lalu aku. Karena sekarang kamu milikku," ucap Arga tersenyum lembut sambil mengelus puncak kepala. Sabrina dengan lembut.

Sabrina membalas senyum Arga dan mengembalikan ponsel pria tersebut.

"Ehm, Ga balik yuk." ajak Sabrina.

Entah kenapa setelah mendengar penjelasan Arga tentang siapa Arleta, ia tiba-tiba jadi tidak mood.

Arga bangun dari bangkunya dan mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetnya dan meninggalkannya diatas meja tempat mereka duduk.

Setelah itu Arga dan Sabrina berjalan meninggalkan restoran tersebut.

Saat sudah didalam mobil pun tidak ada yang membuka suara, Sabrina sibuk dengan pikirannya, sedangkan Arga sibuk menyetir mobil.

"Langsung mau pulang apa gimana?" tanya Arga akhirnya membuka suara.

"Pulang aja, tiba-tiba aku ngerasa gak enak badan." ucap Sabrina jelas berbohong.

"Apa Mau ke dokter dulu?" tanya Arga.

"Gak.. Gak usah, aku cuma kecapean aja kok. Abis ini tidur, entar juga sembuh." balas Sabrina cepat.

"Bener cuma kecapean?" tanya Arga lagi mencoba memastikan keadaan Sabrina.

"Iya Ga.."

Mobil Arga sudah sampai didepan rumah mewah Sabrina. Sabrina langsung turun setelah mereka sampai.

"Ehm, aku masuk dulu ya mau istirahat." ucap Sabrina.

"Iya, istirahat yang cukup." balas Arga dari dalam mobil.

"Oke, da.." Sabrina melambaikan tangan dan segera masuk ke rumahnya.

Setelah melihat Sabrina masuk Arga langsung menancapkan gas mobilnya meninggalkan kompleks perumahan tempat Sabrina tinggal.

"Eh sayang, kamu udah pulang?" tanya Airin saat melihat Sabrina masuk ke dalam rumah.

Sabrina tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Airin, gadis itu langsung melangkahkan kakinya menuju lantai atas dimana kamarnya berada. Ia sedang benar-benar tidak mood sekarang.

Sabrina membanting tubuhnya diatas kasurnya yang empuk, ia benar-benar lelah sekarang. Tiba-tiba ia teringat akan semua yang Arga katakan, bahwa Arleta adalah tunangannya. Tapi pria itu harus berpisah dengan Arleta karena sebuah tragedi kecelakaan yang menewaskan Arleta.

Memikirkan itu semua jadi membuatnya semakin pusing saja, dari pada terus-menerus memikirkan itu semua Sabrina lebih memilih untuk tidur. Sekarang tubuhnya terasa sangat lelah dan membutuhkan istirahat.

Beberapa menit kemudian Sabrina langsung terlelap tidur.

Sabrina tidak tau bahwa ini adalah awal dari luka yang akan ia dapatkan kelak.

Tinggal beberapa part lagi sabrina ending!!!

Jgn lupa voted, komen, and share!
See you next part 😗

Continue Reading

You'll Also Like

746K 13.8K 46
Cerita tentang siswi SMA yang akan di jodohkan dengan seorang CEO yang dingin, namun berjalannya waktu mereka bisa menerima. Bahagia hanya sementara...
4.1K 1.2K 32
Rahelsya Dwirani Putri, seorang gadis berkulit tropis, berambut sebahu, baik hati dan cerewet. Dia memiliki masalalu yang berlika-liku hingga dirinya...
6.4K 1.6K 33
"Senyuman lo bikin gue de javu. Sayangnya, gue nggak bisa inget siapa lo. Ditambah lagi dengan masa lalu gue yang nggak bisa bikin gue deket sama sem...
306K 18.4K 38
"Maaf, ini hati. Bukan running track yang bisa kamu jadikan sebagai ajang berlari, apalagi pelarian!" :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::...
Wattpad App - Unlock exclusive features