Re : Guanlin

By tobewithyoo

3.8K 409 328

Pesan-pesan rasa sayang untuk Guanlin dari para hyung-deul kesayangan. . . More

Fr : Minhyun
Fr : Woojin
Fr : Jaehwan
Fr : Jisung
Fr : Daehwi
Special Part (1)

🐣➡️🐥

952 101 43
By tobewithyoo

Ini, pembukanya ?
Pls gimme vote dan komennya 💛💛

.

.

Jisung mengerjapkan matanya beberapa kali sementara tangannya sibuk meraba bagian kasurnya, mencari ponselnya yang sudah nyaris semenit ini terus berdering, kepalanya terasa berdenyut, sisa air mata masih ada di pipinya, dan untuk sesaat ia menyesali keputusannya untuk tetap meminum Soju semalam, karena ini benar-benar bukan kombinasi yang baik.

Ujung jarinya akhirnya merasakan keberadaan ponselnya, meraih benda persegi panjang itu, tanpa melihat siapa yang menghubunginya, Jisung segera saja menempelkan ponselnya di telinga sementara sisi telinganya yang lain, masih bersentuhan dengan bantalnya.

"Hyung! Jisung Hyung ?!"

Suara Jihoon menyapanya dengan ribut, membuat Jisung mau tak mau, bangun dari tidurnya, lalu menyandarkan kepalanya yang masih berdenyut ke ujung ranjang.

"Hmm ? Ada apa Jihoon-ah ?"

"Semalam, setelah aku pulang, apakah Guanlinnie menangis lagi ? Jam berapa dia pulang ? Apakah dia bertahan sampai akhir ? Aku sudah menghubungi Seongwoo hyung, hyung bilang dia juga pulang duluan dan hyungie adalah yang terakhir, hyung apa—"

"Yak! Yak! Satu-satu Jihoon-ah," Jisung memijat pelipisnya, menyipitkan matanya untuk melihat jam berapa sekarang, dan ternyata sudah nyaris sore "..apa yang terjadi ? Apakah sesuatu terjadi ? Pada Guanlin ?"

Jisung menggigit bibirnya, penasaran juga khawatir, lebih-lebih setelahnya terdengar hela nafas Jihoon diujung sana.

"Hoon ?"

"Guanlin sudah ada di Bandara tadi siang, foto-fotonya sudah banyak dan—"

"Dan ?"

"Dia menggunakan kacamata hitam sejak turun mobil, tapi ada satu foto ketika ia melepas kacamatanya, dan—dan matanya bengkak hyung, merah dan sembab.." Jihoon lagi-lagi menjeda, "Aku sudah mengiriminya pesan tapi belum dibaca juga sampai sekarang, jadi aku menelpon Seongwoo hyung, dan dia bilang, Guanlin baik-baik saja saat ia pulang..dan hyung adalah orang yang pulang terakhir.."

Gantian Jisung yang menghela nafasnya kali ini, "Hyung mengantarkan Guanlin sampai ke pintu mobilnya, Hoon. Dia baik-baik saja. Karena hyung tahu hari ini dia harus segera terbang ke Mauritius, makanya hyung dan Daniel memaksanya untuk pulang semalam. Hyung punya nomor manager hyung-nya Guanlin, hyung coba cari tahu dulu, oke ?"

"Okee.." Jihoon menyahutinya segera, Jisung bahkan seolah dapat melihat Jihoon sedang menganggukkan kepalanya bebeberapa kali. "Kabari aku dan Seongwoo hyung, ya hyung ? Sepertinya aku membuatnya panik juga..hehehe.."

Jisung ikut tertawa mendengarnya, bisa membayangkan wajah cemas Seongwoo yang secara terang-terangan sudah mengadopsi Guanlin sebagai anak laki-lakinya.

Jihoon segera memutuskan telponnya setelah memaksa Jisung untuk segera meminum aspirin, ketika Jisung keceplosan mengaku bahwa kepalanya pusing sekarang dan well—tentu saja, sekarang Jisung tidak langsung melakukan hal itu tapi memilih untuk menyecroll layar ponselnya, mencari foto Guanlin yang dimaksud oleh Jihoon.

Oh.., Jisung melihat fotonya dan hanya bisa menatapnya pias, ingatannya berkerja ekstra, tentang apa yang terjadi tadi malam. Guanlin akhirnya menangis tentu saja, meski tetap tidak sebanyak yang lain, tapi akhirnya anak itu menangis juga, meski setelahnya ia kembali jadi Guanlin si maknae yang menguatkan setiap hyung-nya.

Memeluk Jinyoung dan Daehwi bergantian, berusaha membuat Woojin tertawa, dan menempel pada Minhyun.

Atau,

Guanlin kembali menangis sendirian di mobilnya ? Dikamarnya ? Lebih keras dan dengan air mata yang lebih banyak ?

Kepala Jisung semakin terasa berdenyut sekarang, tapi rasa-rasanya tak lagi karena sisa alkohol dalam tubuhnya atau efek tangisannya kemarin.

Kalau ini terjadi satu bulan lalu, Jisung masih saja bisa berlari ke kamar depan, mengecek sendiri kondisi Guanlin lalu memastikannya baik-baik saja dan cukup asupan kasih sayang.

Tapi sekarang, hhh, perpisahan...kenapa harganya semahal ini ?

.

.

"Lin.."

"Ya ?"

Guanlin yang baru saja melepas jaketnya, menatap bingung ke arah manager hyungnya yang tersenyum tipis dan terlihat sedikit merasa bersalah ke arahnya.

"Aktifkan ponselmu dan segeralah sambungkan ke wifi, kau harus segera menghubungi hyungdeulmu, mereka semua khawatir.."

"Huh ?"

"Fotomu tanpa kacamata sudah tersebar.."

"Oh.."

"Dan..satu lagi, cube merilis pernyataan bahwa itu terjadi karena infeksi mata, bukan karena kau menangis..tentu saja reaksi orang-orang menjadi kurang menyenangkan.."

Guanlin mengerti sekarang kenapa hyung-nya ini terlihat merasa bersalah padanya, membuatnya segera menepuk pundak hyungnya itu. "It's okay hyung, aku mengerti.."

"Ya sudah, aku akan merapikan barangmu dulu, kau tunggu disini oke, jangan lupa kabari hyung mu, Jisung-ssi bahkan mengirimiku pesan berkali-kali.."

Sebuah cengiran dan anggukkan Guanlin berikan, tangannya segera mengutak-atik ponselnya, mencari free-wifi bandara dan menyambungkannya, tidak sampai dua menit kemudian notifikasi segera saja bermunculan. Guanlin langsung membuka aplikasi ktalk-nya, tertawa kecil membaca chat-chat hyungnya, dan segera mengetikkan sesuatu untuk memberitahukan kabarnya.

Guanlin :
hi hyung

Seongwoo :
!!!!!

Jihoon :
!!!!!!!!!

Jisung :
Ya!!!

Minhyun :
Kau kebanyakan menangis atau benar yang dibilang cube?????

Jinyoung :
?????

Seongwoo :
???!!!!

Jaehwan :
Kau menangis ? Sendirian lagi ???
Kenapa ??????

Sungwoon :
Lee Kuanlin!!!!

Guanlin :
hyung, aku baik-baik saja,
dan aku tidak menangis sendirian,
sungguh

Daniel :
Are you sure

Daehwi :
jadi, matamu sakit ?!
sudah ke dokter ??

Woojin :
kenapa kemarin tidak bilang jika matamu sakit!

Guanlin :
tadi pagi saat bangun, mataku sudah begini
dan aku sudah ke dokter
aku juga tidur tadi saat di pesawat

tenang saja,
aku baik-baik saja
janji

Jisung :
Benarkah ????

Minhyun :
kau baru sampai kan ?
istirahatlah

Sungwoon :
Simpan ponselmu

Jisung :
Kompres matamu

"Guanlin! Ayo, kita sudah bisa jalan keluar.."

Panggilan dari manajer hyungnya membuat Guanlin mengalihkan matanya sesaat, mengangguk mengiyakan sebelum buru-buru membuka aplikasi lain di ponselnya, Instagram. Memilih foto yang akhir-akhir menjadi salah satu faforitnya, lalu segera mempostingnya.

Sepuluh hyung kesayangannya, yang selalu berdiri sejajar di sisi kirinya, yang selalu bersamanya dua tahun kebelakang, yang selalu ada ketika Guanlin menoleh...namun kini tidak lagi.

Guanlin tersenyum tipis, menghela nafas pelan, memantapkan hati...ia harus baik-baik saja, harus sukses dan membanggakan...sehingga nanti, ketika tiba saatnya ia berkumpul lagi dengan para hyung kesayangannya, ia akan siap. Kapanpun itu.

"Lin, kau memikirkan apa ?"

"Ah..tidak, tidak ada hyung.." Guanlin melirik ke arah koper-koper miliknya dan para staff yang sudah berjajar rapi, "..sini hyung, yang kecil biar ku bawa sendiri.."

"Eh, biar saja, biar—"

Berpura-pura tidak mendengar, Guanlin segera menarik koper kecil berwarna abu metalik yang memang berisi personal things miliknya, lalu berjalan mengikuti rombongan di depannya.

"Kemarikan Lin.."

"Aku saja hyung.."

"Baiklah-baiklah." Manajer hyung-nya tersenyum tipis padanya, "Oh ya, aku sudah menemukan video yang kau minta carikan.."

"Video ?"

"Iya, video ketika para hyung-mu meninggalkan pesan padamu, katanya kau kesulitan menontonnya karena sibuk di backstage, iyakan ?"

"Benarkah ? Kau sudah menemukannya ?"

Manajer hyung-nya mengangguk, dan Guanlin langsung saja memamerkan senyum lebarnya, mengucapkan terimakasih diantara derai tawa bahagianya.

.

.

TBC

Iya. Jadi, book ini tuh bakal series yang terinspirasi dari pesen-pesen para Hyung buat Guanlin di Therefore konser kemarin, jadi...mau ceritanya Guanlin x siapa dulu nih gengs ? Atau mau urut aja sesuai di videonya ?

Enggak bisa janji bakal up cepet, tapi kalo memang cerita ini banyak yang vote, komen dan tertarik...pasti bakal ku update semampuku kok hehehe

Oh ya, cerita diatas tuh, agak berantakkan timelinenya, karena aku lupa banget urutan antara cube rilis statement sama postingan Guanlin tuh gimana, jadi ya...anggep aja begini ya hehehehe

Btw, aku nulis ini karena memang pengen berusaha nulis rasa sayang para hyung ke maknae aja sih, hehehe

So yeah, kasih aku komen, vote, kritik, saran..apapun, jangan diem aja hehehehe, seeyou di next update, xoxo💛

Continue Reading

You'll Also Like

3.8K 551 12
[END]...nah Jaehwan, salah satu dari mereka akan menjadi consortmu...
8.4K 748 15
hanya tentang kesayanganku Mungkin tiap chap beda2 genre beda cerita, dan ada beberapa yang bersambung..
150K 19.8K 31
[End][BxB] Hanya kisah cinta Ong Seongwoo dengan berbagai masalah yang ia hadapi dan dia.
Wattpad App - Unlock exclusive features