Relationshit [IDR]

By pecintaibay

183K 18.3K 2.2K

Menceritakan tentang kisah cinta (Namakamu) dan Iqbaal yang berakhir sesuai takdir tuhan :))) More

1๐ŸŒป
3๐ŸŒป
4๐ŸŒป
5๐ŸŒป
6๐ŸŒป
7๐ŸŒป
8๐ŸŒป
9๐ŸŒป
10๐ŸŒป
11๐ŸŒป
12๐ŸŒป
13๐ŸŒป
14๐ŸŒป
15๐ŸŒป
16๐ŸŒป
17๐ŸŒป
18๐ŸŒป
19๐ŸŒป
20๐ŸŒป
21๐ŸŒป
22๐ŸŒป
23๐ŸŒป
24๐ŸŒป
25๐ŸŒป
26๐ŸŒป
27๐ŸŒป
28๐ŸŒป
29๐ŸŒป
30๐ŸŒป
31๐ŸŒป
32๐ŸŒป
33๐ŸŒป
34๐ŸŒป
35๐ŸŒป
36๐ŸŒป
Sequel dan QnA

2๐ŸŒป

9.2K 673 19
By pecintaibay

"Iya yang, sabar. Ini lagi dijalan."

"Mau dibawain apa?"

"Mau nya kamu. Sekarang! Cepet baal."

Terdengar kekehan dari sebrang sana
"Yaudah, aku matiin dulu ya telfonnya."

"Iya. Hati-hati dijalan."

**

Tok tok tok ..

"Assalamu'alaikum."

"Waalaikumslm. Eh, iqbaal? Masuk."

Iqbaal tersenyum pada calon kakak iparnya ini. Lalu mengikuti Bastian yang memasuki  ruang tamu.

"Ni bang, gue bawain jajan." ucap Iqbaal seraya menaruh beberapa kantong plastik yang berisikan jajan an.

"Wuih, apaan ni? Banyak banget." Mata Bastian berbinar melihat isi kantung plastik yang banyak itu, "makasih ya. Emm, kalau mau ambil minum ambil sendiri ya baal?"

"Iya." Iqbaal clingak-clinguk mencari keberadaan gadisnya, "(Namakamu) dimana bang?"

"Di kamar nya, sana gih susulin. Daritadi ngerengek sakit perut terus. Mau nya sama lo." jawab Bastian tanpa melihat Iqbaal, dia sedang menikmati jajan an yang dibawa Iqbaal tadi.

Iqbaal terkekeh, "yaudah. Iqbaal keatas dulu, bang."

**

Tanpa mengetuk pintu, iqbaal langsung memasuki kamar (Namakamu).

Iqbaal tersenyum kala melihat gadisnya sedang duduk di sofa menghadap televisi, namun matanya malah melihat ke arah handphone yang sekarang sedang dia genggam.

"Pasti lagi nonton drakor," gumam iqbaal.

Iqbaal mendekat lalu langsung duduk disamping (Namakamu).

(Namakamu) yang terkejut karena kedatangan Iqbaal yang tiba-tiba, memukul pelan lengan iqbaal "kebiasaan, kaget tau!" Ucap nya kesal.

Iqbaal nyengir, "ya maaf. Hehe,  perut kamu udah sembuh?"

Bukannya menjawab, (Namakamu) malah meletakkan kepalanya ke pundak Iqbaal lalu melanjutkan nonton Drakor nya yang sempat tertunda.

Iqbaal mengelus-elus rambut hitam (Namakamu), "Semesta."

"Hm?"

"Pacarnya dateng, dianggurin nih? Masa yang diliatin hp nya terus?"

(Namakamu) beranjak dari duduknya nya, menaruh hp nya diatas meja. Iqbaal yang melihat itu tersenyum senang.

Setelah menaruh hp, (Namakamu) langsung memeluk Iqbaal.

Iqbaal membalas pelukannya lalu menaruh dagunya dipuncak kepala (Namakamu), tangan kanannya ia pakai untuk mengelus rambut hitam (Namakamu), dan tangan kiri nya untuk mengelus punggung (Namakamu).

"Manja banget kalau lagi kedatangan tamu, hm." ucap Iqbaal pelan.

(Namakamu) mendongak melihat wajah Iqbaal, Iqbaal sedikit menunduk untuk melihat wajah gadisnya.

"Emangnya nggak boleh?"

"Ya bukannya nggak boleh. Aku tu malah seneng banget kalau kamu kayak gini."

"Terus?"

"Aku bakal lebih seneng kalau kamu kayak gini setiap hari, nggak cuma sebulan sekali." ucap Iqbaal pelan karena jarak wajah mereka hanya sekitar satu cm.

(Namakamu) kembali menyandarkan kepala nya ke dada bidang Iqbaal yang dibaluti kaos polos.

"Tadi aku bawain jajan," ucap Iqbaal.

(Namakamu) berbinar lalu melepaskan pelukan mereka. "Ditaruh mana?" Tanya (Namakamu) dengan senangnya.

"Itu, dimeja." jawab Iqbaal dengan dagu yang menunjuk kearah meja kecil, disamping kasur.

(Namakamu) langsung berlari untuk mengambil plastik itu lalu kembali ke sofa.

Iqbaal menggeleng-geleng kan kepalanya melihat tingkah gadisnya 'Abang sama adek sama aja.' batin nya

"Banyak banget, baal."

Iqbaal hanya tersenyum.

"Bang babas udah kamu kasih?"

"Udah, dia udah aku kasih tadi."

(Namakamu) memperlihatkan jejeran giginya, "terimakasih, pacar!"

**

Ruang keluarga.

"Gimana adek gue? Masih sakit perutnya?" Tanya Bastian pada Iqbaal.

"Malah waktu Iqbaal baru dateng dia nggkada sakit perut lagi, bang." Jawab Iqbaal lalu terkekeh, "sekarang juga udah tidur."

Bastian hanya membalas nya dengan senyum an. Dia senang, iqbaal sudah cukup membuktikan bahkan dia bisa menjaga adiknya.

"Main PS yuk bang," ajak Iqbaal.

"Hayuk lah, gabut juga gue."

**

"BALLLLL!"
"IQBAAALLL!!"

(Namakamu) meneriaki nama kekasihnya itu sambil menuruni anak tangga.

Ah ternyata disana. (Namakamu) menemukan kekasih nya itu sedang tertidur dibawah sofa dengan bastian disampingnya yang juga tertidur.

(Namakamu) menyempil, duduk diantara mereka berdua lalu memeluk Iqbaal dari samping, ia menghirup aroma memabukkan dari tubuh Iqbaal, dan memainkan jari nya didada bidang Iqbaal yang masih terbalut kaos polos.

Iqbaal yang merasa terganggu membuka matanya, melihat (Namakamu) yang sedang melakukan sesuatu yang membuat nya merasa errrrr, ia senang jika kekasihnya sedang 'kedatangan tamu' karna hal ini membuat (Namakamu) menjadi begitu manja.

Ide jahil Iqbaal muncul, dia tersenyum smirk lalu menutup matanya lagi dan tangan nya ia gunakan untuk membalas pelukan kekasihnya.

"Eh bangun," ucap (Namakamu) terkejut. "Hfth. Kirain bangun, ternyata.." (Namakamu) tetap saja menenggelamkan kepala nya ke dada bidang iqbaal.

"Ternyata apa?" Ucap Iqbaal yang sudah membuka matanya lalu tersenyum manis.

"Ih Iqbaal, kirain tadi tu udah bangun. Ternyata emang udah bangun beneran," (Namakamu) cemberut.

Iqbaal terkekeh pelan lalu mencium pipi kekasih nya, "manja banget sihhhh." sambil mengunyel unyel pipi (Namakamu).

"Aaaa sakit," keluh (Namakamu).

"Ekhem." Bastian yang dari tadi ternyata sudah bangun berdehem karena.. "Berasa jadi nyamuk abang tuh."

(Namakamu) menoleh ke arah Bastian.

"Eh, Abang ganteng. Kenapa bang?" Dengan wajah tanpa dosa nya itu (Namakamu) bertanya seperti itu.

"Kenapa-kenapa, ganggu Abang lagi tidur tau gak?"

"Sirik aja sih lu bang." Iqbaal terkekeh

**

Jam delapan malam Waktu Indonesia Barat, Iqbaal sedang berada di pekarangan rumah gadisnya, ia dipaksa pulang oleh (Namakamu) dikarenakan sudah malam.

"Jangan ngebut ya. Hati-hati dijalan, hati nya jangan jalan-jalan." Ucap  (Namakamu) tersenyum hangat

"Iya yang, besok pagi aku jemput. Ngampus jam berapa?"

"Eh, enggak-enggak. Besok yang ada kamu telat, baal." tolak (Namakamu) dengan halus

"Ke kampus jam berapa (Namakamu)?" Ucap Iqbaal tak ingin dibantah.

"Jam delapan." (Namakamu) pasrah, percuma menolak ajakan kekasih nya ini, dia tidak akan bisa. Iqbaal kan kepala batu.

"Yaudah aku pulang dulu ya. Jangan lupa cuci kaki, gosok gigi, terus langsung tidur. Jangan begadang." Perintah Iqbaal

(Namakamu) mengangguk paham.

Iqbaal mengangkat tangan kanan nya ke depan wajah (Namakamu) --meminta disalimi-

(Namakamu) tersenyum malu lalu menerima tangan Iqbaal dan ditempelkannya tangan itu ke keningnya.

Ya pokoknya kek salim sama Bu guru gitu lah ya. Paham kan?:v

"Udah sana pulang." ucap (Namakamu) malu-malu

Iqbaal terkekeh "Nggak usah malu-malu gitu yang, kan latihan." senyum smirk Iqbaal muncul kembali

"Latihan?" Tanya (Namakamu) kebingungan

"Iya. Latihan," jawab Iqbaal sambil mengangguk, "besok kalau kamu udah jadi istri aku bakalan setiap hari bahkan setiap aku mau berangkat atau pulang kerja."

Ucapan Iqbaal barusan membuat pipi gadis dihadapannya ini memerah, sangat sangat merah bak tomat.

(Namakamu) tak membalas ucapan Iqbaal, dia hanya tersenyum malu.

"Udah ah, sana pulang!"

Ah iqbaal jadi gemash. Dia mengacak pelan rambut gadisnya, "iya."

Iqbaal memasuki mobil.
Saat sudah didalam mobil, dia membuka kaca mobil itu lalu mengucapkan:

"good night my future wife."

Continue Reading

You'll Also Like

3.2M 148K 76
______________________ DILARANG COPY!! ๐Ÿ“Œ Nama: ATLANTIS 2: PANGLIMA โœ๏ธ Penulis: Myrosemary_rose ๐Ÿ’ฅ Genre: Romance, Geng Motor, Obsession, Dark, Slic...
680K 54.8K 84
Si kembar yang paling disayang, meskipun kelahirannya membuat ibunda tersayang mereka harus kehilangan nyawanya. Manja, clingy, cengeng itu makanan...
2M 150K 75
Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita...
9.3M 419K 38
สŸแด‡แด€แด…แด‡ส€ ส™แดœแด‹แด€ษด ๊œฑแด‡แดส™แด€ส€แด€ษดษข สŸแด‡แด€แด…แด‡ส€! Alur hidup tak ada yang tau, begitulah yang terjadi ada Sagaragas Altair Galaksa, cowok yang dijuluki raja jalanan sek...
Wattpad App - Unlock exclusive features