Setelah 2 hari di pantai semua siswa SMA Garuda Wijaya pun pulang.
"Tra,lo lama banget sih beres-beresnya." ucap raisa kesal.
"Sabar sa bentar lagi,"balas citra.
" buruan tra ihh,nanti bisa-bisa kita ditinggalin."ucap reva.
Setelah beberapa menit citra pun selesai.mereka pun langsung ke tempat parkiran bis mereka.
"Baik,anak-anak apakah semuanya sudah berkumpul?," tanya Pak Herput.
"Sudah pak." jawab semua murid.
"Kalau semuanya sudah berkumpul,kalian bisa langsung naik ke bis." ucap Pak Herput.
Semua siswa pun naik kedalam bis.saat kania ingin masuk kedalam bis tiba-tiba ada seseorang yang menariknya.
"Lep..." ucapan kania terhenti saat melihat siapa orang yang sudah menariknya."iqbal."sambungnya.
"Lo,duduk bareng gue." ucapnya sambil menarik tangan kania untuk masuk kedalam bis.
"Tapi bal,gue duduk bareng reva." ucap kania.
"Kan,lo duduk bareng iqbal aja gue duduk bareng reza." ucap reva.kania pun mengangguk.
"Baik anak-anak apakah kalian sudah mendapatkan tempat duduk?," tanya Pak Herput.
"Sudah pak." jawab semua orang yang ada dibis.
"Ya sudah kita akan berangkat sekarang,sebelum berangkat mari kita baca do'a dulu,berdo'a mulai." ucap Pak Herput.""berdo'a selesai."sambungnya.setelah itu bis melaju dengan kecepatan sedang.
Iqbal melirik kania yang sedari tadi menguap terus."Lo ngantuk?,"tanya iqbal.Kania pun mengangguk."kalau lo ngantuk nyender aja dibahu gue."sambungnya.
"Tapi," ucap kania.
"Dari pada lo nyender ke jendela nanti kepala lo sakit gara-gara kebentur." ucap iqbal.Akhirnya kania pun menyender di bahu iqbal.dan kania mulai tertidur.
"Ternyata lo makin cantik kalau lagi tidur." ucap iqbal sambil mengusap rambut kania.
setelah beberapa jam mereka pun sampai disekolah.
"Kania bangun," ucap iqbal sambil menggoyangkan bahu kania.
"Hmmm,udah nyampe yah," ucap kania setengah sadar lalu mengucek matanya.
"Udah." jawab iqbal.mereka pun turun dari bis.
"Kan,lo pulang bareng siapa?," tanya raisa.
"Gue dijemput bang kevin." jawabnya.
"Ya udah kita duluan yah dahh." ucap raisa.merek pun pulang ke rumah masing-masing.tiba-tiba handphone kania berbunyi.
Bang kevin jelek 😈
Bang kevin jelek 😈 : de sorry gue
gak bisa jemput lo.
Setelah membaca pesan dari kevin wajah kania pun berubah menjadi cemberut.
"Lo kenapa?," tanya iqbal.
"Gue kesel,abang gak bisa jemput gue terus gue harus pulang naik taxsi." jawab kania.
"Pulang bareng gue." ucap iqbal."tunggu disini gue ambil mobil dulu."sambungnya,iqbal pun pergi untuk mengambil mobilnya.
"Kania,kok lo masih disini,pulang bareng gue yuk," ajak kemal.
"Gak usah kak aku lagi nunggu iqbal." jawab kania.iqbal pun datang.
"Naik." ucap iqbal dingin.kania pun naik kemobil iqbal.iqbal pun melajukan mobilnya.
Saat diperjalanan keadaan hening,dan iqbal membawa kania kearah jalan yang bukan menuju rumahnya.
"Iqbal,kita mau kemana inikan bukan jalan kerumah gue," ucap kania panik.
"Ke rumah gue." jawab iqbal.
"Mau ngapain ke rumah lo." tanya kania.
"Gue mau mandi dulu setelah itu gue anterin lo." jawab iqbal.kania pun diam.
Setelah beberapa menit mereka pun sampai.
"Turun." ucap iqbal.kania pun turun dari mobil,lalu mengikuti iqbal yang masuk kerumahnya.
"Iqbal,lo udah pulang?," tanya liora.iqbal tidak menjawab pertanyaan liora.
"Tunggu disini,gue mandi dulu." ucap iqbal,lalu pergi ke kamarnya.
Setelah iqbal pergi,liora pun duduk disebelah kania."Gue liora kakaknya iqbal,lo kaniakan."ucap liora.
"Kok kakak tau nama aku."tanya kania.
Liora pun tersenyum." gue pernah ngeliat foto lo di handphonenya iqbal."jawab liora.
"Apa dihandphonenya iqbal." ucap kania.
Liora pun mengangguk."Kan,gue mohon bantu gue untuk jelasin semuanya ke iqbal,"ucap liora."hanya lo yang bisa bantuin gue,karna berkat lo gue bisa melihat senyum iqbal lagi,pasti lo taukan permasalahan gue dan iqbal."sambungnya.
Kania pun mengangguk,lalu memegang tangan liora."kak,kania akan berusaha bantu kakak sekuat tenaga kania,kakak gak usah sedih lagi yah."ucap kania.liora pun mengangguk.
"Kania kita pulang." ucap iqbal sambil menarik kania.
"Kak lio,kania pulang yah." ucap kania sambil berjalan.kania pun masuk kedalam mobil.
Saat diperjalan keadaan hening dan macet,kania pun mulai berbicara karna dia tidak suka ke heningan.
"Iqbal,bolehkan kania nyanyi." tanya kania.
Iqbal pun melirik kearah kania."Boleh kalau suara lo bagus."jawab iqbal.
"Iqbal tenang aja suara kania bagus kok." ucap kania."tapi iqbal juga harus nyanyi yah."sambungnya.iqbal pun mengangguk.
Kania pun mulai menyanyi lagu Devano yang judulnya Menyimpan rasa..
🎵🎵🎶🎶
Kau,diam-diam aku jatuh cinta kepadamu
Ku bosan sudah menyimpan rasa kepadamu
Tapi tak mampu,ku berkata didepanmu.
Aku tak mudah mencintai
Tak mudah bilang cinta
Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta
Tuhan tolong dengarkanku
Beri aku dia tapi jika belum jodoh
Aku bisa apa.Sambung iqbal sambil menatap kania,kania pun menatap balik iqbal.
Setelah beberapa menit iqbal pun kembali fokus menyetir.sampai akhirnya mereka pun sampai didepan rumah kania.
"Iqbal,mau masuk dulu gak?," tanya kania.
"Gak udah malam." jawabnya.kania pun mengangguk."besok gue jemput lo jam 10 pagi."sambung iqbal.sambil masuk kedalam mobil.
"Iya,hati-hati iqbal." ucap kania,iqbal hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan kania.kania pun masuk kedalam rumahnya.
"Habis dari mana lo jam segini baru nyampe?," tanya kevin.
"Habis makan dulu bang." jawab kania.
"Oh,ya udah lo masuk ke kamar jangan lupa bersih-bersih dulu terus tidur." ucap kevin.
"Iyah abang kevin sayang." ucap kania,lalu pergi ke kamarnya.setelah selesai bersih-bersih tiba-tiba handphone kania berbunyi.
Iqbal si es❄⛄
Iqbal si es❄⛄ : jangan tidur terlalu
malam.
Anda : iya iqbal.
Setelah membalas pesan dari iqbal kania menyimpan handphonenya.
Apa besok saatnya gue harus bilang ke iqbal supaya dia mau dengerin penjelasan dari kak liora.batin kania
"Liat besok aja deh." ucap kania,lalu kania pun tidur.