FAIRY KINGDOM
-
-
-
-
Chaptered : 1/?
Romance, Fluff, hurt, magic and fantasy
T+
Oh Sehun
Xi Luhan
And other member exo
Insipiration of : ALFHEIM ONLINE (ALO)
Disclaimer : Hunhan milik orang tuanya , Tuhan, dan saya(?)#slap
Jika ada kesamaan alur tempat dan lain lain itu hanya murni ketidak sengajaam guys~
IT'S YAOI DONT LIKE DONT READ! ^^
NO PLAGIATOR AND SILENT READERS^_^
AND ALSO PLEASE DONT BASH ME
Thanksss
Summary : Tree of life yang sekarat membuat 11 pengguna rare power mencari sang unicorn! Sinar Bulan dan Matahari mulai melemah. Alien dari planet Mars mulai berdatangan! Perang besar terjadi, bagaimana cara Sehun yang notabene orang terkuat di EXO menyelamatkan semuanya? Termasuk orang di masa lalunya, Xi Luhan
Prolouge : Berjuta-juta tahun setelah kematian Sehun dan Luhan, hujan meteor menghantam bumi tanpa ampun membuat penduduknya meninggal serentak. Bumi menjadi seonggok planet sampah. 300tahun kemudian bulan dan matahari menjadi satu, sinar mereka membuat satu pohon besar yang di juluki Tree of Life . Pohon itu membuat kehidupan baru yang hanya berisi Makhluk yang di sebut Fairy. Tidak ada tekhnologi modern, semuanya sederhana namun indah, bebas polusi(?) *maudongg
Author pov
Di sebuah hutan dekat desa grandum terlihat seorang pemuda yang mengejar buruannya hingga kepelosok hutan. Mata birunya hanya terfokus pada rusa yang ada di depannya sehingga membuatnya terantuk akar pohon saat sedang berlari kencang
BRUUKK
"Akh...." rintihnya pelan, Pemuda cantik berambut coklat itupun menatap sedih buruannya yang sudah sangat jauh, "Sial Susah susah masuk ke hutan sialan ini aku malah kehilangan buruan berhargaku.. hiks eommaaaaa"Dia mulai menangis kecil, kesal karna kecerobohannya sendiri.
Srakk Sraakk Sraakk
Luhan menajamkan pendengarannya, ia mendengar langkah kaki seseorang
"Omona.. Eothokae? Aku mendengar langkah kaki mendekat" Pemuda cantik bernama Luhan itu pun langsung berlari pelan ke semak semak untuk sembunyi.
Tak lama kemudian terlihat seorang Pemuda yang sangat tampan berambut hitam sedang membawa pedang hitamnya. Mata sipitnya terus melihat kesekeliling, Setelah dirasa aman ia menarik Rusa hasil buruannya yang tadi hampir menjadi milik Luhan dan meletakannya di bahunya.
Luhan yang menyadari ini kesempatan kabur pun berniat untuk terbang sebelum-
Wuuuuuuuusshhhhh
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"
Angin besar berputar di sekitar Luhan membuat Luhan menabrak batang pohon dengan cukup keras.
"Aaakkhhhh" Luhan merintih kesakitan, Liquid telah menggenang di mata indahnya
"Neoumu appoyo..."
"Eoh? Nan gwenchana? Mian aku mengira kau harimau atau semacamnya" Kata pemuda tampan tersebut ia mendudukan dirinya di hadapan Luhan
"Hiks... punggungku sakit! Hueeeee" Luhan mulai menangis kencang
"Yak! Uljimaa!! Aish kau ini! Cepat naik ke punggungku" kata pemuda tersebut sambil menyodorkan punggung lebarnya
"MWO? SETELAH KAU MELUKAIKU KAU JUGA AKAN MENCULIKKU? Asal kau tau aku ini miskin!"
"Yakk!! Siapa bilang aku akan menculikmu hah?"
Luhan mengedikan bahunya "tidak ada sih"
"Lalu? Kenapa kau menuduh orang seenaknya?" Pemuda itu mulai penasaran dengan Luhan yang ajaib, memang sih kekuatan mereka ajaib tapi... apakah watak para fairy juga menjadi ajaib? Ia rasa tidak, toh buktinya ia masih normal normal saja.
"Baik baik aku kalah! Nah sekarang kau harus bertanggung jawab karna membuatku kesakitan, ummm?"
"Sehun, Oh Sehun" ucapnya singkat
"Namaku Luhan, Xi Luhan. Oke, paling tidak kau harus membawaku ke desa terdekat Sehun-ssi"
"Karna itu aku menyodorkan punggungku pabbo namja!"
"aish kau galak sekali Sehun-ssi" cibir Luhan
"Biarin! Cepat naik. Kau membuang waktu berhargaku Luhan-ssi"
Karna kesal Sehun membentaknya terus menerus Luhan berdiri dengan kasar, namun.. sangat disayangkan punggungnya terlalu sakit karna terhempas terlalu keras, membuat Luhan jatuh terduduk kembali "Akhh....." Luhan merintih kecil
"Aish merepotkan saja!" Setelah mendumel tak jelas Sehun menggendong Luhan dengan gaya bridal style, melebarkan sayap hitamnya dan terbang ke langit dengan cepat menuju desa grandum.
di desa Sehun memutuskan Meletakan(?) Luhan di Kursi depan rumah tabib Lee. Sedangkan Sehun membeli beberapa perban dan salep herbal.
Setelah keluar dari rumah tabib Lee, mereka pergi menuju rumah Sehun untuk mengobati Luhan.
"Tunggu sebentar..." Sehun mengeluarkan kunci rumah dari sakunya
Cklek
"Silahkan" kata Sehun pelan, ia bergegas masuk untuk mengambil baskom dengan air dingin dan handuk kecil
Luhan pun masuk untuk duduk di sofa empuk Sehun yang terbuat dari kapas. Ia berjalan dengan tertatih sambil memegang punggungnya.
"Akhh...." Luhan meringis pelan saat duduk
Sehun pun kembali dengan salep dan air dingin oh, jangan lupakan handuk kecil itu.
"Kau mau mengobatiku dengan itu? Tak bisakah kau memanggilkan ras Sylph untukku?" Keluh Luhan kesal. (An: Sylph itu ras peri penyembuh ciri"nya bermata hijau, nah kalo matanya hijau berarti sayapnya jyga^^)
"Diamlah! Padahal kau seorang undine.. bukannya undine itu bisa magic heal juga? Jika dilihat lihat hp(darah)mu lebih tinggi dari ku..." kata Sehun dengan menggunakan Eye invisibilitynya (an : Undine, tipe langka warna mata biru kekuatan hampir sama dengan sylph namun damagenya lebih kuat, dia juga bisa menyalurkan tenaga/darahnya)
"Diam! Aku membenci diriku yang menjadi undine satu satunya... huh! Ditambah lagi aku sama sekali tak bisa menggunakan rare power ku" Keluh Luhan
"Kau pengguna rare power?" Tanya Sehun lengkap dengan kerutan di dahinya
"Yup... tapi itu percuma.. menurut ramalan ada 12 pengguna yang dijuluki EXO kan? Lagipula... ugh, aku tak bisa menggunakannya" ucap Luhan, semburat merah muda terlihat samar di kedua pipi putihnya
"Aku dan 2 temanku seorang exo" kata Sehun membuat Luhan terkejut dan kembali antusias
"Benarkah? Itu berarti kita masih punya kesempatan melawan exorcist kan?"
"Mungkin saja.. tapi apa kau lupa jika di totalkan kita hanya berlima? Ck..." Ucap Sehun
"Kau benar, Ah! Aku hampir lupa menanyakannya.. Kau ras apa? Dan juga apa rare powermu?" Tanya Luhan sambil menyelidiki Sehun dari ujung kaki sampai ujung kepala
"Kau tak pernah sekolah ya? Otakmu bodoh sekali... kau tak melihat warna mataku apa? Paboo" cibir Sehun
"Ya! Jangan mengataiku pabbo! Huh! Sudahlah jawab saja apa susahnya sih?"
"Rasku spriggan, kekuatanku angin"
"SPRIGGAN? ANGIN? HUAAAAAA DAEBAAAKKKK" Luhan berteriak heboh di rumah Sehun. Untunglah Sehun tinggal sendiri
"Yak! Jangan ribut di rumahku! Kau kenapa sih?"
"Huaaaa aku ingin sekali menjadi spriggan.. mereka manly" mata Luhan sudah berbinar binar lucu
"Huh.. biasa saja kok" Sehun membusungkan dadanya
"Baiklah... hari sudah sore, kurasa aku harus pulang" Luhan mencoba berdiri, karna kakinya yang masi sakit membuat Luhan terjatuh dan wajahnya tepat berada di selangkangan Sehun
BRUUKKKK
Mata Sehun membulat sempurna mulutnya menganga ia ingin teriak namun suaranya tercekat. Sementara Luhan? Ia tak sanggup mengangkat wajahnya untuk melihat Sehun
"IGE MWOYAAAAA!!!!??" ucap seseorang yang baru datang
T.B.C
An: hiaaaaahh akhirnyaa chap 1 nya selese jugaa, epep ini sequel dari Let Me Go looh.. tapi jujur aja gak nyambung sama sekaleeh, jadi mohon maaf kalo banyak yang gak suka.. yah soalnya kan kalo aku nulis pas lagi mood and apa yang lagi aku pikirin hohoo... kebetulan ngefans banget sama kirito yah jd ngambil ide dari Alfheim online hehee
Mungkin update chappnya agak lama karna akhir akhir ini aku sibuk banget jadi maklum *kaya ada orang yang baca aja-_-* okeh udh duluu yaa paypay~>.<
R.E.V.I.E.W P.L.E.A.SE :)