RIDDLE or DEATH (Hiatus)

By PutriAnggraini156

2.4K 368 464

~Sebuah teka-teki misterius yang selalu meneror 14 orang sahabat~ •Pertikaian, penghianatan, dan arti sahabat... More

-------Prolog-------
%Cast%
•0%•
•3%•
•5%•
•7%•
•11%•
•15%•
•19%•
•23%•
•27%•
•33%•
•37%•
•41%•
•45%•
•51%•
•55%•
•57%•
•59%•
•61%•
•63%•

•13%•

110 19 50
By PutriAnggraini156

"Ada apa sebenarnya?"
.
.
.
.
.

"Hey! Melamun aja kerjaan lu!" Ucap Veren mengejutkan Stefanny.

"Ya Allah, untung gue nggak ada riwayat penyakit jantung" ujar Stefanny sembari mengelus dadanya.

"Ada apaan?" Tanya Veren mengambil tempat duduk di dekat Stefanny.

"Kayaknya yang Lo curigai tentang Loey itu benar deh" jawab Stefanny sambil memeluk boneka rilakumanya.

"Udah gue bilangin, kalian aja yang nggak percaya. Gue udah curiga dari awal sama tuh anak" ucap Veren.

"Lo tau nggak? Tadi gue dengar percakapan dia sama Mutik, kayaknya mereka partner satu tim deh" kata Stefanny.

"Sudah gue duga sih dari awal" sahut Veren.

"Jadi gimana? Apa kita harus selidiki?" Tanya Stefanny.

"Ayo! Gue suka nih sesi selidik-menyelidik" jawab Veren bersemangat.

"Ya udah mulai besok kita mulai rencana kita" ucap Stefanny yang diangguki Veren.

"BEBEBBBBB!!!!!!!!!!" teriak Adjie menggema di seluruh ruangan dorm itu.

"Apaan sih! Gue bukan bebeb lu!!!" Teriak Aulia tak kalah dengan terus berlari. Alhasil Adjie dan Aulia berkejar-kejaran di dalam dorm itu.

"Bebeb!!!! Jangan jauh-jauh dari aku ihhhhh!!!!" Kesal Adjie dengan menghentakkan kakinya di lantai sembari memanyunkan bibirnya.

"Nggak usah sok imut deh ji, jijiq gue liatnya" ucap Lucas dengan menggeliat geli. Adjie pun kesal dan langsung pergi memasuki kamarnya dengan muka di cemberut sedangkan Aulia menghela nafasnya lega dan duduk di dekat Stefanny dan Veren.

"OH MAY GOSHHHHHH!!!!!!!!!!!" teriak Rachel keluar dari kamar mandi sambil membawa handuknya.

"Apaan sih Chel?" Tanya Stefanny.

"Ada kecoaaaaaaaa" heboh Rachel.

"DIMANA???????" teriak Sarah.

"Di kamar mandiri ih!!!! Pokoknya gue nggak mau tau tuh kecoa harus hilang, lenyap dari muka bumi ini!!!" Gerutu Rachel. Veren pun menatap Rachel dengan tatapan datarnya lalu dia berdiri dan menarik tangan Rachel.

"Ehhhhhh, Lo mau bawa gue kemana heyy!!!" Seru Rachel terkejut.

"Diam dan ikuti!" Perintah Veren membuat Rachel tutup mulut.

"Rafli tolong beliin gue batagor di depan dong" pinta Ahra.

"Ih ogah, beli sendiri sana!" Ucap Rafli.

"Hmmm, gue ada uang warna merah jambu nih. Siapa yah yang mau" ujar Ahra sambil memamerkan selembar uang 100rban.

"Mau beli berapa?" Tanya Rafli langsung berdiri dan menarik uang yang ada di tangan Ahra.

"Beli aja 20.000" jawab Ahra dan Rafli pun langsung pergi keluar.

"Tuh anak mata duittan ih" ucap Sarah.

"Eh, besok pemakaman pak Bayu kan?" Tanya Lucas.

"Iya" jawab Stefanny.

"Kita berangkat bareng yah" ajak Lucas.

"Itu mah emang udah direncanain" kata Aulia.

"Ya udah, kalau gitu gue duluan yah. Udah ngantuk nih" pamit Lucas pergi menuju kamarnya.

"Eh, Arvin sama Yayan mana yah? Kok nggak keliatan?" Tanya Aulia celingak-celinguk mencari keberadaan Arvin dan Alfian.

"Gue juga nggak liat Ghina sama Dina" ucap Stefanny ikut celingak-celinguk.

"HELLOOOO!!!! ANYBADIHOME!!!!!" Rusuh Alfian yang datang dengan membawa dua bingkisan yang ada ditangannya.

Bughhh

Stefanny melempar bantal ke arah Alfian membuat Alfian meringis.

"Ya Allah uni, jahat banget jadi orang. Kita itu buat baik datang bawa cemilan eh pas sampai malah di lempar" gerutu Alfian sambil menenteng bingkisan dan menaruhnya di atas meja. Stefanny hanya menghela nafasnya.

"Buat apa tuh cemilan?" Tanya Stefanny.

"Buat gue lah" jawab Arvin cuek.

"Yah yah, cemilan sebanyak itu cuma buat Lo sendiri?" Tanya Sarah dengan nada terkejut.

"Iyalah, emang kenapa? Kalian mau? Beli sendiri sana!" Ucap Arvin langsung mengambil bingkisannya di atas meja.

"Ayo, yan kita habiskan cemilan ini" ajal Arvin, Alfian pun mengangguk dan mereka berdua berjalan menuju kamar mereka.

Sedangkan di kamar mandi, Veren dan Rachel malah berdebat.

"Pokoknya gue nggak mau tau, tuh kecoa harus lenyap!" Perintah Rachel.

"Payah lu, kecoa aja takut!" Sindir Veren. "Mana tuh kecoa?" Tanyanya.

"Itu tuh di dekat sapu" jawab Rachel menunjuk ke arah sapu. Veren pun mengambil sapu itu dan terlihat 3 kecoa yang sudah stay untuk menakuti mereka berdua.

"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" teriak Veren dan Rachel bersamaan, mereka pun lari menaiki tangga menuju kamar Stefanny.

Ckitttttt

Brakkkk

Pintu tertutup, lalu Veren dan Rachel pun bernafas lega. Tanpa mereka sadari posisi mereka sekarang saling menghadap dengan jarak hanya terpaut 5 cm saja.

Deg

Deg

Deg

Suara detak jantung mereka berbunyi keras. Mereka saling menatap dan Veren pun melangkah maju membuat Rachel ikut melangkah mundur.

Tap

Tap

Tap

Veren semakin maju membuat Rachel ikut juga melangkah mundur dan tanpa disadarinya punggungnya sudah menyentuh dinding dan membuat dia tidak bisa melangkah mundur lagi. Veren semakin maju membuat Rachel menutup matanya sembari menetralkan gugupnya. Dia takut Veren akan menciumnya karena jarak yang dekat ini.
Veren memajukan kepalanya dan menatap Rachel yang sudah menutup matanya takut. Dia pun tersenyum miring.

"Kenapa? Lo mau banget yah gue cium?" Bisik Veren di telinga Rachel.

"A-apa?" Rachel membuka matanya dan melihat Veren berdiri di depannya hanya dengan jarak 3 cm.

Gubrakkkk

Rachel mendorong tubuh Veren membuat bokong Veren mencium lantai dengan tidak elitenya.

"Mimpi lu!" Kesal Rachel langsung pergi meninggalkan Veren sendiri.

"Cantik juga" batin Veren tersenyum lebar.

🔪🔪🔪🔪🔪

Seorang lelaki jangkung itu memasuki sebuah rumah mewah. Dia berjalan dengan santai sambil menunjukkan wajah songongnya.

"Bibi!!!!!!!!" Teriaknya. Orang yang dia panggil pun segera bergegas menuju ke arahnya.

"Bersihkan pakaianku yang ada di dalam mobil. Dan ingat! Hilangkan noda darahnya jangan sampai itu noda merusak rencana ku" ucap lelaki jangkung itu.

"Baik tuan" sang bibi pun langsung menuju ke arah mobil dan mengambil pakaian milik tuannya.

Brakkk

Sebuah kartu identitas terjatuh dari dalam jaket tuannya, bibi itu pun mengambilnya dan secara tak sengaja membacanya.

"Bayu Gatra? 30 tahun, guru IPA?" Tanya bibi kepada dirinya sendiri.

"BIBIIIIIIIIIII!!!! CEPAT!!!!!!!" teriak tuannya membuat bibi itu pun langsung bergegas masuk melupakan kartu identitas yang terjatuh lagi.




Stefanny kembali melamun di balkon kamarnya. Dia masih memikirkan rencana dari Loey dan Mutik. Dia penasaran, rencana apa yang mereka berdua jalankan? Apakah sebuah misi rahasia? Atau ada sangkut pautnya dengan kematian pak Bayu? Entahlah Stefanny pun tak tau. Tiba-tiba sepasang tangan memeluk Stefanny erat dari belakang.

"Hey, di sini dingin ntar sakit" ucap Kyungsoo dengan mengeratkan pelukannya.


"Kakak" panggil Stefanny langsung membalikkan badannya dan memeluk Kyungsoo erat. Kyungsoo adalah kakaknya Stefanny.

"Kakak kok bisa ada disini?" Tanyanya dengan semakin mengeratkan pelukannya.

"Kangen aja sama adek kakak yang satu ini" jawab Kyungsoo mengecup puncak kepala Stefanny dan mengelus rambut panjangnya.

"Kakak, Stefanny sayang kakak" ucap Stefanny dengan mendongak melihat Kyungsoo.

"Kakak juga sayang kamu" ucap Kyungsoo dengan mencium kening Stefanny sayang.

Drtttttt

Drtttttt

Tiba-tiba handphone Stefanny berbunyi, dengan cepat Stefanny melepaskan pelukannya dan merogoh kantong piyamanya untuk mengambil handphone. Dia pun membaca pesan yang masuk ke dalam handphonenya dan..

Brakkkk

Handphone nya terjatuh karena dia terkejut dengan apa yang dibacanya.

"Ada apa?" Tanya Kyungsoo panik.

"KAKAK!!!!!!"

---------------------TBC-------------------

Yeay, oe double up!!!!!
Jangan lupa votmentnya yah ❤️❤️❤️

Saranghe 😘

ILF F :
PSA 💙

{250918}

Continue Reading

You'll Also Like

13.5K 1.7K 27
❝ Jika aku bukan mentari yang kau harapkan, mampukah kau bertahan? ❞ -Taeyong ❝ Aku benar-benar merasa seperti pemeran antagonis sekarang.❞ -Jina ❝ I...
4.3K 755 44
{COMPLETED} "Persahabatan ini tercemar oleh dusta, kebohongan, dan kebusukkan manusia di dalamnya." ‐ Hwang Ye Ji • 'Permainan akan berakhir dalam ti...
142K 26.4K 27
❝ Kalau ketemu satu sama lain, jangan lupa saling bunuh ya? ❞
796K 169K 34
"Apa yang terjadi selama ini bisa aja gak akan terjadi di masa yang akan datang."
Wattpad App - Unlock exclusive features