Happy reading
******
"Caca senang sekali doraemon"lagi lagi caca menyanyikan lagu kartun yang sering dikenal dengan kantong ajaibnya.
"Woy ca lo kenapa sih,nyanyi nyanyi doraemon gak jelas kaya gitu?"tanya dea heran pasalnya sejak istirahat pertama caca tidak berhenti menyanyikan lagu kartun doraemon tersebut.
"Emm soalnya caca lagi seneng"ucap caca dengan tersenyum lebar.
" lah apa hubungan nya seneng sama lagu doraemon?"tanya dea heran.
"Dasar dea ga peka!!,liriknya kan ada kata AKU SENANG SEKALI!"ucap caca dengan penuh penekanan.
Dea terkekeh.
"Heheh serah lo ae lah,btw seneng kenapa?"
"Dea tau gak__
"Enggak"
"Ih caca belum selesai ngomong"kesal caca karena dea memotong ucapannya.
Sedangkan dea hanya cengengesan melihat sahabatnya yang kesal.
"Hehee sorry,yaudah lanjutin deh"pujuk dea.
"Dea tau gak kalau akan diadakan camping tahunan seminggu lagi?"
Dea hanya mengangguk tanda mengetahui berita itu.
"Terus"
"Ya itu yang bikin caca seneng"ucap caca kembali tersenyum.
"Seneng?,emang apa untungnya buat lo"
"Ih dea gak peka,caca tu pengen ikut camping itu tau"kesal caca melihat sahabatnya yang kurang peka.
"Lah terus segitu senengnya cuma gara gara mau ikut camping?"tanya dea heran kembali pasalnya cuma ikut camping aja caca senangnya kaya dapat undian.
"Kan caca gak pernah ikut camping dari dulu?"sedih caca.
"Lah kenapa?"
"Caca gak dibolehin sama keluarga caca soalnya kata mereka caca itu gampang sakit lagian tempat itu berbahaya untuk caca"jelas caca panjang lebar.
"Cuma keluarga lo?terus kak devan?"ucap dea.
"Itu lebih de,devan itu kan teman masa kecil caca, jadi dari kecil dia udah protektive banget sama caca"
"Jadi lo friendzone?"Tanya dea sambil tertawa.
"Ih dea kok malah ketawa sih!,dev itu emang teman masa kecil caca cuma waktu caca Smp dev nembak caca buat jadi pacarnya"ucap caca dengan muka blushing mengingat kenangan saat devan menembaknya.
"Cie yang flashback?"goda dea.
" Udah udah kenapa jadi bahas dev sih!,caca kan lagi bahas camping!"
"hehehe habisnya lo gak pernah cerita gimana lo bisa jadian sama kak devan"ucap dea dengan cemberut.
"Kapan kapan deh caca cerita,soalnya caca lagi mau bahas camping"ucap caca dengan lembut.
"Yaudah iya,terus gimana lo bisa ikut kalau segitu protektive nya keluarga lo dan kak devan terhadap lo?"tanya dea.
"Em caca udah nyusun ide kok"ucap caca dengan menaik turunkan alisnya.
"Semerdeka lo aja deh gue ikut seneng kalau lo seneng"ucap dea sambil memberi senyuman terbaiknya untuk sahabatnya yang ucul ini.
"Dea ikut kan?"tanya caca.
"Ya ikut lah gue tu suka banget kalau camping kaya gitu"jawab dea dengan semangat.
"Huu tadi aja ledekin caca karena terlampau senang lah dea juga kaya gitu"sinis caca.
Dea hanya cengengesan melihat ucapan sinis caca.
*******
Kring
Tidak terasa waktu sudah menujukkan pulang,semua siswa dan siswi berhamburan keluar kelas,tidak terkecuali caca yang tergesa gesa memasukkan buku kedalam tasnya.
"Buru buru amat ca kaya dikejar setan aja"ucap dea membuat caca menghentikan kegiatan nya sejenak.
"Caca mau nemuin dev,kan caca mau minta izin ikut camping"ucap caca yang kini mulai besiap siap pergi ke kelas devan.
"Iya deh iya yang semangat banget"ucap dea sambil memutar bola matanya dengan malas.
Caca hanya terkekeh melihat ekspresi dea.
"Yaudah caca duluan dulu ya de"ucap caca sambil melambaikan tangan nya kepada dea.
"Iya semoga berhasil"jawab dea menyemangati.
*****
Sesampainya caca dikelas devan,dia langsung melihat kedalam kelas yang hanya diisi oleh keano,delon dan alex.
Delon lebih dulu menyadari kehadiran caca langsung menyapa caca.
"Hai dekmut mau nyari babang tamvan ya"goda delon membuat keano dan alex langsung mengalihkan pandangan nya kearah caca yang berada diambang pintu.
"Dek mau pulang sama abang?"kini keano yang bertanya kepada caca.
Sedangkan caca hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan dari keano dan delon.
"No adek lo buat gue aja ya,gemes gue lama lama liat nya"bisik alex sambil melihat caca yang hanya menampilkan ekspresi polosnya.
"Langkahin dulu mayatnya devan!!"ucap keano membuat alex merinding karena siapa yang berani melawan beruang kutub.
"Dev dimana bang?"tanya caca.
"Diruang osis katanya handphone nya ketinggalan disana!"ucap keano.
"Caca kesana dulu ya"ucap caca.
"Kiss dulu dek"ucap keano kepada caca yang hendak berlalu keruang osis.
Caca hanya mengacuhkan dan pergi keruangan devan.Sedangakan delon dan alex hanya tertawa melihat keano yang cemberut.
*****
Sesampainya diruangan devan,caca langsung membuka pintu tanpa mengetuk nya terlebih dahulu.
"Lo gak punya sopan san___
Devan langsung menghentikan ucapannya saat melihat caca yang membuka pintu tersebut.
"Sayang"
"Apa mau marah?"ketus caca.
"Enggak sayang,kamu ada apa hem kesini?"ucap devan sambil memeluk caca yang ditolak caca dengan memundurkan tubuhnya.
" Emang gak boleh??"sinis caca.
"Boleh sayang,cuma kan aku bisa jemput kamu kekelas"ucap devan dengan nada lembutnya.
"Caca mau protes sama dev!!"
"Protes apa sayang?"Tanya devan sambil menarik kembali caca kepelukan nya dan tidak mendapatkan penolakan dari caca.
"dev gak bilang sama caca kalau akan ada camping"manja caca sambil memeluk devan dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang devan.
Devan hanya tersenyum sambil mencium puncak kepala caca.
"Kamu tau dari mana?"
"Dari temen temen caca,soalnya caca denger mereka ngegosip masalah camping"Adu caca dengan manja.
Devan langsung mencium wajah caca dengan gemas.
"Jangan cium cium dulu,dev belum jawab pertanyaan caca!!"kesal caca kepada devan.
"Pertanyaan yang mana hem?"tanya devan pura pura tidak tahu pertanyaan caca.
"Kesel sama dev"ucap caca sambil melepaskan pelukan nya terhadap devan karena pura pura tidak tahu perihal pertanyaan yang membahas camping.
Devan menghela nafas sambil mengecup puncak kepala caca dengan sayang.
"Kamu kan tahu sayang tempat seperti itu bahaya buat kamu"ucap devan sambil memberi pengertian terhadap caca.
"Tapi kan caca juga pengen kaya temen temen caca"rengek caca.
"Gak boleh!!!,ayo pulang!"ucap devan sambil menggandeng tangan caca menuju parkiran.
Caca hanya mendengus kesal dan menatap cuek devan.
*****
"Assalamualikum"ucap caca dengan tidak mengeluarkan suara toa seperti biasanya.
"Waalaikumsalam,dek sini sama abang"ucap gerald kepada caca yang hendak memasuki kamarnya.
"Ngantuk"balas caca singkat sambil berlalu menuju kamarnya.
Gerald yang merasa tingkah berbeda dari caca langsung bertanya kepada devan yang berada di belakang caca.
"Caca kenapa van?"
"Ngambek"singkat devan.
"Kok bisa?"tanya gerald heran.tumben tumbenan caca bisa ngambek sama ni es kutub.
"Gak ikut camping"ucap devan kembali singkat.dan berlalu meninggalkan gerald.
"Mau kemana lo?"tanya gerald kembali.
"Pulang"
"Buset ni beruang kutub dingin amat yak,perasaan gue dingin gak gitu gitu banget"gumam gerald sambil mengelus dadanya mencoba sabar menghadapi sifat datar devan.
Disaat gerald lagi berusaha menenangkan hati agar tetap sabar.ceilah,datang lah si biang jahil caca.
"Assalamualaikum,pangeran tamvan pulang tanpa gangguan dari tante girang"teriak keano.
"Waalaikumsalam,berisik lo"ucap gerald.
"Selo bang,sensi amat sih"ucap keano.
"Sini lo,gue mau nanya sesuatu!"perintah gerald kepada keano.
"Apaan bang?"tanya keano.
"Princess gue kenapa ngambek?"tanya gerald.
"Oh itu,kok gak nanya devan?"
"Lo kan tahu tu anak ngomong irit banget gue gak ngerti sama bahasa kutubnya"kesal gerald kembali mengingat ucapan devan.
"Kaya abang ga sama aja"gumam keano pelan.
"Apa lo bilang!!"
Keano cengengesan.
"Gini bang,sekolah gue kan ngadain camping minggu depan, terus caca maksa ikut,ya lo tau lah bang devan kaya gimana pasti ga ngizinin lah"jelas keano panjang lebar karena keano juga mengetahui perihal ngambek caca dari devan tentunya. meskipun dengan ucapan singkat devan,keano tetap memahaminya berbeda kalau gerald yang kurang paham.
"Kalau itu gue juga ga ngizinin lah"ucap gerald.
"Sama saya juga"ucap keano dengan nada centilnya.
"Najis lo,sana mandi udah bau juga"ucap gerald sambil mengibaskan tangan nya mengusir keano.
"Wangi gini dibilang bau"gumam keano sambil berlalu kekamarnya
-
-
-
TBC
Jangan lupa vote and coment ya biar semangat ngetik dan cepet updatenya 🙏😊