[10] Bang Iqbaal

By kangbaperrr

3.2M 225K 16K

"Dek, mau jadi pacar Abang gak?" More

Bang Iqbaal #1
Bang Iqbaal #2
Bang Iqbaal #3
Bang Iqbaal #4
Bang Iqbaal #5
Bang Iqbaal #6
Bang Iqbaal #7
Bang Iqbaal #8
Bang Iqbaal #9
Bang Iqbaal #10
Bang Iqbaal #11
Bang Iqbaal #12
Bang Iqbaal #13
Bang Iqbaal #14
Bang Iqbaal #15
Bang Iqbaal #16
Bang Iqbaal #17
Bang Iqbaal #18
Bang Iqbaal #19
Bang Iqbaal #20
Bang Iqbaal #21
Bang Iqbaal #22
Bang Iqbaal #23
Bang Iqbaal #24
Bang Iqbaal #25
Bang Iqbaal #26
Bang Iqbaal #27
Bang Iqbaal #28
Bang Iqbaal #29
Bang Iqbaal #30
Bang Iqbaal #31
Bang Iqbaal #32
Bang Iqbaal #33
Halu
Bang Iqbaal #34
Bang Iqbaal #35
Bang Iqbaal #36
Bang Iqbaal #37
Bang Iqbaal #38
Bang Iqbaal #39
Bang Iqbaal #40
Bang Iqbaal #41
Bang Iqbaal #42
Bang Iqbaal #43
Bang Iqbaal #44
Bang Iqbaal #45
Bang Iqbaal #46
Bang Iqbaal #47
Bang Iqbaal #48
ku ingin tanya
Bang Iqbaal #49
Bang Iqbaal #50
Bang Iqbaal #51
Bang Iqbaal #52
wedding preparations
Bang Iqbaal #53
Bang Iqbaal #54
Bang Iqbaal #55
Bang Iqbaal #56
Bang Iqbaal #57
Bang Iqbaal #58
Bang Iqbaal #59
Bang Iqbaal #60
Bang Iqbaal #61
Bang Iqbaal #62
Bang Iqbaal #63
Bang Iqbaal #65
Bang Iqbaal #66
Bang Iqbaal #67
Bang Iqbaal #68
Bang Iqbaal #69
Bang Iqbaal #70
Bang Iqbaal #71
Bang Iqbaal #72
Bang Iqbaal #73
Bang Iqbaal #74
Bang Iqbaal #75
Bang Iqbaal #76
Bang Iqbaal #77
Bang Iqbaal #78
Bang Iqbaal #79
Bang Iqbaal #80
Bang Iqbaal #81
Bang Iqbaal #82
Bang Iqbaal #83
Bang Iqbaal #84
Bang Iqbaal #85
Bang Iqbaal #86
Bang Iqbaal #87
Bang Iqbaal #88
Bang Iqbaal #89
Bang Iqbaal #90
Bang Iqbaal #91
Bang Iqbaal #92
Bang Iqbaal #93
Bang Iqbaal #94
Bang Iqbaal #95
Bang Iqbaal #96
Bang Iqbaal #97
Bang Iqbaal #98
Bang Iqbaal #99
Bang Iqbaal #100
Facts about "Bang Iqbaal"
Bonchap #1
Bonchap #2
Bonchap #3
Bonchap #4
Bonchap #5
Bonchap #6
Bonchap #7
Bonchap #8
Bonchap #9
Bonchap #10
Bonchap #11
Bonchap #12
Bonchap #13
Bonchap #14
Bonchap #15
Epilog
kudu buka
kangen
kangen #2
Kangen #3
1M
Buka!

Bang Iqbaal #64

25.8K 1.8K 67
By kangbaperrr

(namakamu) duduk di atas perut Iqbaal sambil memakaikan masker di wajah Iqbaal, sejak pulang dari Maldives wajah mereka sedikit kusam

"Diem-diem dong Bang! Nanti masker nya kena mulut kamu" ucap (namakamu) saat Iqbaal terus memiringkan kepalanya

"Masih lama?" Tanya Iqbaal

"Sebentar lagi" ucap (namakamu), Iqbaal memegang pinggang (namakamu) sambil sesekali mengelus perut (namakamu)

"Sudah selesai!" Pekik (namakamu) senang

(Namakamu) mengubah posisinya menjadi duduk di samping Iqbaal, dan Iqbaal juga mengubah posisinya menjadi bersandar di kepala ranjang

"Kamu gak pake?" Tanya Iqbaal

"Ini mau pake" ucap (namakamu)

"Sini aku yang pakein" ucap Iqbaal sambil mengambil mangkuk berisikan masker dari tangan (namakamu)

"Jangan berantakan ya?" Pinta (namakamu) dan Iqbaal mengangguk

Iqbaal memposisikan duduk nya berhadapan dengan (namakamu), posisi mereka sangat dekat sekarang

Iqbaal mulai memakaikan masker ke wajah (namakamu) dan (namakamu) hanya memandang wajah Iqbaal dengan jarak sedekat ini, (namakamu) meniup-niupkan wajah Iqbaal agar masker nya cepat kering

"Yang jangan di tiup-tiup, aku cium ya?" Ucap Iqbaal sambil menatap (namakamu) gemas

(Namakamu) menampakkan jejeran giginya, "biar masker kamu cepat kering"

Iqbaal mencium pipi (namakamu) yang belum terkena masker tapi itu membuat masker yang ada di wajah Iqbaal mengenai pipi (namakamu)

"Bang! Ih udah gak usah cium-cium dulu!" Ucap (namakamu)

"Nanti kalau udah selesai maskeran, aku boleh cium kamu sepuasnya, ya?" Ucap Iqbaal dan (namakamu) mengangguk

Iqbaal kembali memakaikan masker di wajah (namakamu) dengan senyum manis nya, "yang" panggil Iqbaal

"Apa?" Jawab (namakamu)

"Kapan umroh nya?" Tanya Iqbaal

"Bang, aku baru 11 bulan koas udah banyak bolosnya" ucap (namakamu)

"Makanya berhenti aja" ucap Iqbaal

"Enak aja!" Sungut (namakamu)

"Koas kamu berapa lama lagi?" Tanya Iqbaal

"Pokonya paling sebentar itu 2 tahun," ucap Iqbaal

"YaAllah yang, terus nanti kalau anak kita umur 1 tahun, kamu masih koas juga? Udah lah berhenti aja" ucap Iqbaal lemas

(Namakamu) menatap Iqbaal sambil menggigit bibir bawahnya, yang Iqbaal bilang benar juga, dan sekarang (namakamu) bingung harus bagaimana. Ia sudah sampai di tahap ini tapi dengan gampang ia melepaskan nya, tapi ia juga harus memikirkan keluarga nya

Huft, nikah muda sungguh membuat nya bingung

"Ya ya ya? Berhenti aja ya?" Bujuk Iqbaal

(Namakamu) menghembuskan napas berat, "nanti aku pikirin lagi"

"Jangan lama-lama, Minggu depan kamu bilang jawabannya ya?" Ucap Iqbaal

"Gak segampang itu Bang, jangan Minggu depan lah" ucap (namakamu) memelas

"Gabisa! Pokonya Minggu depan!" Ucap Iqbaal tidak mau di bantah membuat (namakamu) kembali menghembuskan napas berat nya

"Terserah" jawab (namakamu) sambil membuang wajahnya ke arah lain

Iqbaal tau (namakamu) tidak bisa, tapi Iqbaal harus membuat (namakamu) bisa karena ini memang  konsekuensi yang harus (namakamu) terima

"Maaf ya aku paksa kamu" ucap Iqbaal lembut sambil mencoba membuat (namakamu) menatapnya lagi

"Iya, yaudah buruan pakein aku masker lagi" ucap (namakamu)

"Marah sama aku?" Tanya Iqbaal dan (namakamu) menggeleng

"Kenapa harus marah? Aku kan harus ikutin kata suami aku" ucap (namakamu) diakhir senyuman

Iqbaal tersenyum mendengar ucapan (namakamu) dan setelah itu mengecup bibir (namakamu) sekilas

"Pake lagi ya?" Ucap Iqbaal dan (namakamu) mengangguk

Iqbaal mulai kembali memakaikan masker pada wajah (namakamu),

malam ini Iqbaal semakin menjadi pria paling beruntung di dunia

*

(

Namakamu) sedang berada di rumah bunda, (namakamu) dititipkan ke bunda oleh Iqbaal karena Iqbaal takut (namakamu) kenapaa-napa kalau di rumah sendirian

Hari ini Iqbaal juga akan mengurus tentang koas (namakamu), dan membicarakan nya pada ayah agar memberi izin untuk (namakamu) berhenti dengan semua yang berhubungan dengan perkuliahan dan per-koas an

"(Namakamu) istirahat aja biar bunda yang beresin dapur nya" ucap bunda, mereka habis masak untuk buka puasa nanti karena buka puasa sudah tinggal 1 jam lagi

"Gak apa-apa bunda, biar (namakamu) aja" ucap (namakamu) dengan senyumannya

"Udah minum susu nya?" Tanya bunda

"Udah kok bunda" jawab (namakamu) dengan senyuman yang terus terlukis di wajah nya

Bunda tersenyum, "bunda ke kamar sebentar ya, kamu istirahat aja ini udah bersih kok"

"Iya bunda, bunda istirahat ya" ucap (namakamu)

"Kamu juga (namakamu), nanti kalau capek-capek bunda diomelin sama Iqbaal" ucap bunda diakhiri kekehan

"Aku omelin dia balik, enak aja omel-omelin bunda kesayangan aku!" Ucap (namakamu) lucu membuat bunda tertawa

"Bunda ke kamar dulu ya" ucap bunda lagi dan (namakamu) mengangguk setelah itu bunda pergi menuju kamar

(Namakamu) meletakkan terigu kedalam lemari dapur dan setelah itu berjalan ke ruang tamu, baru saja ia mendudukkan dirinya di sofa ponselnya berbunyi menampilkan nama Iqbaal di sana

Dengan cepat (namakamu) mengangkat telfon Iqbaal, kalau tidak cepat-cepat mengangkat telfon dari Iqbaal, akan dipastikan Iqbaal bakal misuh-misuh dan ngoceh gak jelas

"Assalamualaikum"

"Waalaikumsallam"

"Lagi ngapain yang?"

"Habis beres-beres dapur tadi, kamu dimana?"

"Istirahat sayang, aku udah deket rumah kok, kamu habis masak sama bunda?"

"Hm.. iya habis masak sama bunda, kamu hati-hati"

"Yaudah, kamu istirahat ya. Telfonnya aku tutup"

"Iyaa, assalamualaikum"

"Waalaikumsallam"

Bip

(Namakamu) meletakkan ponselnya di atas meja, ia menyalakan tv dan mencari tontonan yang seru. Setelah mendapat Chanel TV yang menurutnya seru (namakamu) kembali meletakkan remote di samping nya dan fokus menonton

Sekitar 15 menit kemudian, (namakamu) mendengar suara mesin mobil Iqbaal membuat (namakamu) berjalan ke arah halaman rumah

(Namakamu) menyalimi tangan ayah mertuanya, "aduh menantu ayah cantik banget" puji ayah

(Namakamu) terkekeh, "ayah bisa aja"

"Ayah ke bunda dulu ya nak, kamu samperin Iqbaal sana" ucap ayah dan (namakamu) mengangguk setelah itu ayah pergi menuju kamar

(Namakamu) melihat Iqbaal datang dengan jas yang ia sampirkan di bahu nya, dasi yang sudah acak-acakan, lengan kemeja yang digulung sampai siku, tak lupa tangan kanan yang ia masukkan kedalam saku

(Namakamu) menyalimi tangan Iqbaal, Iqbaal mencium kening (namakamu) serta pipi (namakamu) dan setelah itu memeluk tubuh (namakamu)

"Kangen" bisik Iqbaal

"Hmm... Ayo masuk, sini jas nya aku bawain" ucap (namakamu) mencoba melepaskan pelukannya namun di tahan oleh Iqbaal

"Kangen suaminya juga gak?" Tanya Iqbaal

"Iya kangen, pake banget" ucap (namakamu) agar Iqbaal melepaskan pelukannya

Iqbaal mencium pipi (namakamu) gemas setelah itu melepaskan pelukannya, (namakamu) mengambil jas yang ada di bahu Iqbaal dan mereka berjalan ke dalam beriringan

"Anak kita gimana? Gak ganggu kamu kan?" Tanya Iqbaal sambil memeluk pinggang (namakamu)

"Enggak kok, dia baik engga ganggu aku beraktivitas" ucap (namakamu)

"Anak pintar," ucap Iqbaal sambil mengusap perut (namakamu)

(Namakamu) tersenyum, setelah sampai di kamar Iqbaal duduk di atas kasur sedangkan (namakamu) meletakkan jas Iqbaal di sofa kamar

"Bun, ayah ngebolehin. Aku udah bilang" ucap Iqbaal

(Namakamu) mengangguk, "yaudah,"

"Sini dulu," ucap Iqbaal menyuruh (namakamu) mendekat, (namakamu) mendekat ke arah Iqbaal dan Iqbaal menarik (namakamu) untuk duduk di pangkuannya

"Kamu gak apa-apa?" Tanya Iqbaal memastikan

(Namakamu) mengangguk, "gak apa-apa kok, tenang aja"

"Maaf aku banyak mau" ucap Iqbaal sambil menatap wajah (namakamu)

(Namakamu) tertawa dan setelah itu mengecup pipi Iqbaal, "kok jadi alay gini kamu? Suami siapa sih?"

Iqbaal tersenyum sambil mengeratkan pelukannya, Iqbaal menenggelamkan wajah nya di leher (namakamu) sambil mencium aroma tubuh (namakamu)

"Aku punya gelar baru sekarang" ucap Iqbaal

"Apa?" Tanya (namakamu)

"Iqbaal the lucky man"

*

Mayan lah lebih panjang dari yang tadi hehehe

Continue Reading

You'll Also Like

4.7K 1K 55
kata-kata mutiara dan kata-kata bijak Pena_AnakDesa
45.2K 4.6K 57
[Sasusaku fanfiction] [Local] [Fluffy] [Romance] "Kita sepupu, apa gak berhak kalo gue suka sama lo?" Karena ketidaksengajaan takdir yang mempertemuk...
120K 8.8K 47
bagaimana bisa athlete badminton Men Double yang di puja - puja dunia alias rangking 1 dunia bisa memiliki hubungan rumit dengan seorang penulis buka...
1.6M 93.3K 39
Menjadi Psikolog merupakan impian gadis chubby ini, tetapi hal ini membuat dia terjebak kepada sebuah permasalahan dan kehidupan bebas diluar sana. P...
Wattpad App - Unlock exclusive features