Ambitious (?) -Selesai

By leungfah

8.3K 1K 276

Saat cinta tak berbalas dan hasrat menguasai, bisikan bisikan kegelapan menyapa liar. Saat cinta tak dilirik... More

02.
03.
04.
05*
06*
07*
08*
09*
10*

01.

1.3K 116 24
By leungfah


"Ambitious (?)"
Ori. By Leungfah
{2Moons}

____________
__________
_______





Forth masih berharap pada wayo dan tak mempedulikan Phana yg sudah menjadi tunangannya. Forth hanya fokus pada wayo! Junior manis penarik hati, Forth tak menyangka ia tidak hanya jatuh, tapi sudah terkunci akan pesona wayo.




Siang malam hanya wayo, wayo, dan wayo dalam pikiran Forth. Setiap ada celah disitu ada kesempatan emas bagi Forth! Berulang kali tindakan gila telah Forth lakukan.


Cinta tulus yg awalnya didalam hati sekarang telah berubah pekat menjadi obsesi! Dimana Forth dulu yang dingin namun baik hati? Setelah usai kontes bulan kampus 2 tahun lalu tak ada yg tahu, bagaimana kondisi si bulan kampus tehnik itu. Kecuali salah satu anggota ilegal dokter yang menemaninya malam itu yaitu Aku!.

Forth! Tak ada rasa untuknya tapi setelah malam itu? Getaran muncul! keinginan selalu berada didekatnya dan selalu bisa terlihat olehnya adalah mimpiku. Tapi sayang, yang dilihat Forth hanya wayo! Dan membuat ku sadar penghalang harus disingkirkan bagaimana pun caranya.


Siang ini lagi lagi Forth berulah dengan mengajak wayo berkencan secara terang terang dikantin fakultas dokter. Dihadapan semua orang! Membuat ku makin menbenci wayo karna ia selalu dapat apa yg aku idamkan dari Forth. Dan makin membuat ku ingin menyikirkannya! Dan tebak? Semua orang dapat mengetahui kelanjutannya yaitu Phana akan menghajar habis habis Forth dan wayo hanya bisa mematung. Ia tak ada sama sekali pikiran untuk melerai kekasihnya itu.

Aku dan Kit lah yg harus bertindak, aku menyeret Forth jauh dari lingkungan fakultas dan berhenti di dekat danau. Sesungguhnya aku sangat senang bisa memegang dan menatap manik teduh itu secara langsung. Tapi mata ku harus ternodai dgan luka lebam dan memar diwajahnya yg membuat ku hanyut kedalam karismanya.


Kami duduk diatas rerumputan dgan aku mengobati lukannya, tangannya mengepal kuat wajahnya mengeras. Aku tak dapat berbuat apa pun kecuali aku ingin kehilangannya! Aku sudah cukup sulit bertahan dalam posisi ini, kalau aku sampai di jauhi Forth maka matilah hatiku.

"Apa yg harus aku lakukan lagi Untuk mendapatkan wayo?" tanya Forth pada angin. Aku ada dihadapannya! Lalu apa aku masih tak terlihat untuknya?. Ini telah sering membuat ku terluka tapi mau apa lagi, cinta yg berkuasa.

Selesai mengobatinya aku memberikan air untuknya tapi hanya di letakkannya di tanah. Aku meliriknya sesekali menghembuskan napas, Forth masih diam menatap lurus pada danau di depannya. Aku ingin jadi danau itu!


"Forth~ ap apa kau tak bisa mencari yang lain? Banyak diluar sana menantimu, memujamu, dan mencintaimu!" ujar ku entah sudah berapa ratus kali aku mengutarakan kalimat itu. "Kau tahu jawabannya Baem!" sahut Forth melirik tajam dan langsung membuat ku menunduk takut.


Forth berdiri lalu berlalu pergi dari sini! Tak ada yg bisa mengubah keinginan Forth. Aku sangat berharap suatu hari Forth berbalik kearah ku dgan mata yg sama ketika ia bertemu wayo. Dan datang pada bukan untuk menceritakan keungulan wayo atau rencananya mendapatkan wayo. Tapi datang pada ku untuk sebuah pernyataan cinta.


Malamnya Kit, Phana dan kekasihnya datang ke rumah ku. Aku sesungguhnya malas bertemu mereka terutama wayo! Jauh lebih baik aku ke club biasa Forth datangi dan minum dgannya.

"Baem! Ada apa dgan mu?" tanya Kit terlihat emosi, aku hanya berbaring diatas kasur sambil memainkan smartphone ku.

"Baem!!! Kit bertanya padamu! Aku melarang mu mendekati anak tehnik itu!!!" ucap Phana berteriak murka

"Siapa kau!!! Kau saja tak mengerti aku!! Apa harus aku mematuhi semua PERINTAH mu HAH!!!" sahut ku tak kalah nyaring

"Baem! Kami sahabat mu! Dan kau berubah semenjak kenal dgan anak tehnik itu Baem!" suara Kit memberi jawaban

"P' Baem~ tak apa kalau Phei berteman dgan P' Forth! Tapi lebih bagus kalau tidak terlalu dekat" tutur wayo pelan tertuju pada ku

Aku menatap marah pada wayo dan ia langsung menunduk. Aku benci suasana ini semuanya hanya bisa melihat sisi mereka tak merasakan apa yg aku derita karna Junior itu! Aargghhh!!! Fuck!!!

"Kenapa bila aku dekat dgannya? Apa kau takut ia akan berpaling pada ku hah!" sahut ku menatap wajah manis itu penuh kebencian

Plakkk...

"Baem!!! Jangan berani berani lagi kau berkata seperti itu pada wayo!" ujar Phana meninggi membela tunangannya setelah menamparku sangat keras, mungkin berbekas dan rasa panas perih telah terasa dalam hitungan detik "Pha!!!" teriak Kit menyadarkan Phana, dan lihat kekasihnya hanya diam dia sangat senang persahabatan kami rusak.

"A a aku min minta maaf Baem~ aku khilaf~" ucap Phana sadar sambil terbata bata lalu ingin memyentuh pipi ku tapi aku berpaling. "Kalian tahu pintu keluar!" ujar ku dingin membelakangim mereka, aku merasakan sebuah tangan menepuk pelan pundak ku lalu terdengar pintu di tutup.


Aku mengelus pipi ku yg masih sakit tapi tak sesakit saat mengingat suara Forth mengalun merdu memanggil wayo. Phana bahkan melukai ku hanya untuk sebuah kalimat! Aku kebalkon dan melihat di parkiran mobil Phana sudah melaju lalu tak lama ming datang tentunya Kit pergi bersama kekasihnya.

Aku sendirian! Heh, orang tua yg sibuk dgan dunia mereka dan menyuruh ku untuk pergi dari rumah. Apa pantas di sebut orang tua? Aku kehilangan orang tua, sahabat, bahkan orang yg kucintai.


Emmm... Apertemant ku berada dilantai 6, bila aku terjun sekarang mungkin hanya patah tulang paling parah koma. Aku tak ingin merasakan sakit yg lain, lebih baik membalas rasa sakit ini.

Brak...

Aku langsung masuk kedalam setelah mendengar pintu didobrak! Dan benar saja, pintu rumah ku didobrak paksa dan terlihat sebuah tubuh tergeletak dilantai dalam keadaan lemas. Aku sudah biasa! Forth datang pada ku setelah mabuk berat dan akan tidur dikamar ku lalu meracau nama wayo semalam yg membuat ku menahan sakit didada ini.

Aku membopong tubuh lebih besar milik Forth dan merebahkannya dikasur lalu melepas semua pakaiannya kecuali boxer!. Lalu membersihkan tubuhnya yg berbau alkohol dan rokok yg menyengat selesai baru aku menyelimutinya. Setelah itu menyuci bajunya ketika semua beres aku duduk diujung ranjang menatap lurus pada wajah tampannya, bukankah aku sudah pantas disebut kekasihnya?

"Wayo~ wayo~" ucap Forth sangat halus dan jelas ketika menyebut nama itu "Forth~ bisakah kau sebut nama ku saja? Aku disini Forth! Aku mencintai mu, apa kau tak bisa melihat keberadaan ku?" ucap ku lirih sudah terasa mata ku memanas tak terasa air mata menetes membasahi pipi ku yg langsung ku hapus.

Normal

Pagi sudah tibah namun kamar Baem masih gelap karna tirai belum dibuka dan Baem pun masih terlelad dalam kondisi duduk bersandar pada tiang ranjang menghadap langsung pada wajah Forth. Sebuah mata sejuta pesona mulai terbuka dan merejap menyesuaikan penglihatannya. Forth bangun dari tidurnya sedikit meringis merasakan sakit di kepalanya lalu menyumpah sadar ia bukan berada ditempatnya.


Forth juga melihat pemandangan pagi yg indah tersaji dihadapannya. Tapi ketika merasakan sejuk disekujur tubuhnya Forth sadar ia telanjang dan juga bertepatan yg ada dihadapannya ikut terbangun sambil mengucek matanya sangat manis "Forth~ kau sudah bangun rupanya! Mandilah aku akan memasak" ujar Baem sambil berlalu pergi keluar kamar itu.

Forth juga binggung kenapa setiap kali mabuk atau gelisah ia akan ketempat ini. Dan si pemilik juga tak mempermasalahkan apa lagi ketika ia mabuk sangat menyusahkan, sehabatnya yg lain jera berurusan ketika ia mabuk. Saat Forth usai mandi di tempat tidur sudah disiapka sepasang baju yg berbau harum.


Forth keluar dan melihat Baem sudah siap dengan masakannya, Baem juga sudah siap dgan seragamnya. "Forth~ makanlah! Kau muntah banyak sekali, pasti perutmu kosong" tutur Baem lembut sepasang dgan senyum manisnya menyapa Forth pagi ini. "Baem, maaf aku menyusahkan mu lagi! Kau bisa membuangku kejalanan bila mabuk dan berulah, aku tak apa!" ujar Forth merasa tak enak hati merasakan banyak kebaikan Baem padanya.


Sedang Baem tersenyum kecut! Baem sangat ingin memusnahkan Forth ketika memanggil nama pria lain, tapi bagaimana nasib cintanya ketika Forth harus musnah. "Forth~ kau tak menyusahkan! Ayo makan, aku akan mengantarmu! Em... Pakaian mu malam tadi sangat bau jadi aku menyucinya dan sekarang belum kering" ucap Baem sangat halus tapi Forth setelah mendengar Baem menyuci pakaiannya, Forth langsung berdiri dan menatap marah pada Baem.

Forth berlari menuju pakaiannya dijemur lalu membongkar saku celana jeans dan kemejanya. Tapi tidak ia temukan apa yg ia cari lalu mendatangi Baem dan meremas kuat kerah baju Baem " siapa yg menyuruh mu menyucinya hah!!! Kau tahu itu sangat berharga!!!" marah Forth tak terkendali akibatnya Baem takut sekaligus marah. Dan tak mempedulikan lehernya yg sudah tercekik.

Bruk...

Baem dijatuhkan kelantai oleh Forth dan ditinggalkan Forth pergi dgan kemarahan. Baem meringkuk memeluk tututnta sendiri dan menenggelamkan wajahnya kedada lalu menangis menjadi jadi, tangan putih Baem mengpal kuat mendakan ada kemarahan begitu besar.


Hari ini Baem bolos mata kuliah paginya dan datang pada siang hari setelah menata dirinya kembali. Hari ini mood Baem sangat hancur! Merah dipipinya masih berbekas akibat ulah Phana tadi malam dan ditambah merah disekeliling lehernya sangat terlihat. Baem tak merasa sakit pada tubuhnya tapi hatinya! Hatinya, hatinya, dan selalu hatinya yg terluka dan merasakan sakit tak berdarah yg paling pedih.


Baem acuhkan teman temannya dan tak pedulikan Phana dari tadi meminta maaf atas kesalahannya. Baem memasang wajah datar dan memancing amarah Phana kembali. Baem terus menyingkirkan tangan Phana dari kulitnya hingga membuat Phana tersenggol wayo disampingnya sampai terjatuh ketanah.

"Aargghhh!!!" teriak wayo kesakitan yg tenyata ia jatuh pas mengenai paku hingga tertancap dilengannya. Hanya paku kecil tapi sakitnya tak terkira akibat berkarat, semua panik memberikan penangan utama untuk wayo. Phana sampai berlutut pada wayo akibat kesalahannya, biar pun sudah wayo katakan sudah memaafkanya.


Tapi dilain sisi sebuah smirk tajam menghiasi wajah manis Baem, ada perasaan puas melihat darah mengucur dari tubuh mulus wayo.




¥¥¥¥¥¥¥¥

Swaddee kha~

Kesayangan dari grup yg tidak bisa diungkapkan melalui tulisan! Pokoknya best lah...

Ibu ibu lahir jaman old namun eksis jaman now!!!

Enaenasquadd
MamaChuckytaeteeluffHasi_Agustin27

Temen temen yg punya daya khayal selangit, kesayangan yg absurt, abtrak, edan, ajaib tapi manis, cantik, dan ganteng! *katanyaXD

astree2427tyohana02ywinteratadewienfipu114tatrityoDarlingKyusungofficialatim6CieenenkNoimiayakamoe_Yuunongdao14SuChan_KoOkiERin_LsyFB2209taitokekWilly97Iamdask612marvellousin17

Dll...

Continue Reading

You'll Also Like

1.7K 101 35
Kisah seorang wanita yang berjuang untuk keluarganya dan terjebak dalam dilema cinta.
5.2K 192 21
Kau adalah harapan singkat di sebuah penggapaian yang panjang.
457K 31.9K 68
Ketika menunggu menjadi hal menyakitkan namun usaha tak mengkhianati, menunggu pun menjadi hal menyenangkan pada akhirnya. Ketika itu pula, perasaank...
Wattpad App - Unlock exclusive features